Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Polri

Upaya Polres Pasuruan Wujudkan Masyarakat Sadar Hukum, Kenalkan Paralegal Justice

[video width="1078" height="648" mp4="https://jejak-indonesia.id/wp-content/uploads/2025/08/V9Crop_134328.mp4" preload="auto"][/video]

PASURUAN || jejakindonesia.id - Polres Pasuruan Polda Jatim melalui Seksi Hukum menggelar penyuluhan bertema Paralegal Justice ke desa dan kelurahan.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan mengatakan, penyuluhan ini bertujuan untuk membekali masyarakat dengan pemahaman tentang hak dan tanggung jawab hukum mereka.

"Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran hukum di tingkat desa dan kelurahan," kata AKBP Dani, Sabtu (2/8).

Konsep Paralegal Justice sendiri kata AKBP Dani, menekankan peran kepala desa atau lurah sebagai mediator damai sekaligus penggerak kesadaran hukum di lingkup masyarakat.

"Paralegal bukanlah pengacara atau advokat, melainkan warga yang memahami hukum dan mampu menjadi ujung tombak deteksi serta pencegahan konflik sosial berbasis masyarakat,"jelas AKBP Dani.

Melalui kegiatan ini, AKBP Dani berharap dapat terbentuk kelompok masyarakat sadar hukum yang dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang adil, aman, dan harmonis.

Kapolres Pasuruan juga menambahkan, kegiatan serupa akan dimaksimalkan dengan road show ke setiap wilayah hukum Polres Pasuruan Polda Jatim.

Seperti pekan lalu, penyuluhan dilaksanakan di Kelurahan Bendomungal, Kecamatan Bangil, diikuti sekitar 60 peserta.

Kegiatan dibuka Camat Bangil dan dihadiri oleh Kasi Hukum dan Kasubsi Luhkum Polres Pasuruan Polda Jatim.

Peserta terdiri dari Muspika Kecamatan Bangil, perangkat Kelurahan Bendomunga, termasuk Lurah, RT/RW), tokoh agama (toga), tokoh masyarakat (tomas) dan tokoh pemuda (toda). Hadir kelompok masyarakat seperti ibu-ibu PKK dan kader kesehatan.

Libatkan Personel Gabungan,Kapolresta Banyuwangi Turun Langsung Pimpin Urai Kepadatan di Pelabuhan Ketapang

BANYUWANGI - Mengantisipasi lonjakan arus kendaraan di kawasan Pelabuhan Ketapang, Polresta Banyuwangi Polda Jatim mengerahkan seluruh kekuatan personelnya.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra mengatakan, seluruh unit, mulai dari Satuan Lalu Lintas, Samapta, Pamobvit, hingga jajaran Polsek, dikerahkan untuk memastikan arus kendaraan tetap mengalir dan situasi tetap terkendali.

Seperti diberitakan sebelumnya, kepadatan terjadi akibat meningkatnya volume kendaraan yang hendak menyeberang ke Pulau Bali melalui jalur penyeberangan utama Pelabuhan Ketapang Banyuwangi yang berada di ujung Timur Pulau Jawa tersebut.

“Kami siagakan seluruh personel untuk memastikan kelancaran dan keselamatan pengguna jalan. Penanganan dilakukan secara bertahap dan terukur,” ujar Kombes Pol Rama, Sabtu malam (2/8).

Sejumlah langkah taktis diterapkan untuk mengurai kemacatan, mulai pengalihan arus ke jalur-jalur alternatif, penyediaan kantong parkir sementara bagi kendaraan yang belum dapat memasuki kawasan pelabuhan, hingga penempatan personel pada titik-titik rawan kemacetan.

Selain itu, Polresta Banyuwangi Polda Jatim juga memperkuat koordinasi lintas instansi dengan pihak ASDP, Otoritas Pelabuhan, dan Pemerintah Daerah guna meminimalkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Peningkatan volume kendaraan dengan adanya penghentian sementara operasional penyebrangan akibat faktor cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di Selat Bali menyebabkan antrian panjang kembali terjadi.

Kondisi ini menyebabkan antrean kendaraan mengular hingga ke jalur utama menuju pelabuhan.

Kapoklresta Banyuwangi menjelaskan, untuk merespons kondisi tersebut, pihakanya meningkatkan sistem patroli dan pemantauan lalu lintas dilakukan secara real-time melalui jaringan CCTV.

"Penempatan petugas di lapangan juga difokuskan pada pengaturan antrean, pelayanan informasi, serta penanganan darurat bila diperlukan," kata Kombes Rama.

Polresta Banyuwangi Polda Jatim memastikan kesiapsiagaan personel akan terus berlangsung hingga situasi kembali normal.

”Masyarakat dan pengguna jasa penyeberangan kita imbau untuk tetap tenang, mematuhi arahan petugas, serta memantau informasi terkini dari sumber resmi,’’ pesan Kombes Pol Rama.

Kapolri Hadiri Haul Pondok Bubtet Pesantren di Cirebon, Ulama dan Polri saling Melengkapi

CIRBON || jejakindonesia.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri Haul Al-Marhumin Sesepuh dan Warga Pondok Buntet Pesantren, Cirebon, Jawa Barat, pada Sabtu (2/8/2025).

Dalam acara tersebut, Kapolri menyampaikan harapan agar hubungan antara ulama dan umaro terus diperkuat demi menjaga persatuan bangsa.

Haul yang dipimpin KH Adib Rofi'uddin Izza ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh, antara lain Ketua MPR Ahmad Muzani, Wamennaker Immanuel Ebenezer Gerungan, Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, serta para kiai dan sesepuh Ponpes Buntet. Dari jajaran Polri, hadir pula Irwasum Komjen Dedi Prasetyo, Kabaintelkam Komjen Syahardiantono, Kadivpropam Irjen Abdul Karim, Kadivhumas Irjen Sandi Nugroho, Kapusdokkes Irjen Asep Hendradiana, dan Wakabareskrim Irjen Asep Edi Suheri.

"Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan kepada para sesepuh yang telah wafat, serta sarana untuk memperkuat nilai-nilai Islam, budaya pesantren, dan semangat kebersamaan dalam mewujudkan sinergi antara ulama dan umaro," ujar Kapolri.

Acara juga diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lagu Indonesia Raya dan Syubbanul Wathon, serta sambutan dari para kiai dan pimpinan lembaga. Kapolri menekankan pentingnya dukungan para tokoh agama terhadap langkah-langkah Polri dalam menyukseskan program pemerintah.

"Polri dan ulama punya peran yang saling melengkapi dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Saya memohon doa dan dukungan dari para kiai, ustaz, ulama, serta santri untuk bersama mewujudkan visi Indonesia Emas 2045," ujar Kapolri.

Sebagai catatan, Dewan Sepuh Pondok Buntet terdiri dari KH Adib Rofi'uddin Izza, KH Amirudin Abkari, KH Tajudin Zein, KH Subhi Muta'ad, KH Ahmad Mursyidin, dan KH Hasanudin Kriyani.

Polsek Meurah Mulia Gelar Patroli Malam, Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Ciptakan Rasa Aman

Aceh Utara, Jejak-indonesia.id | Personel Polsek Meurah Mulia, Polres Lhokseumawe, melaksanakan patroli malam dalam rangka mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas) di wilayah hukumnya, Kamis (31/7/2025) malam.

Patroli tersebut menyasar sejumlah titik rawan Guantibmas, antara lain Desa Mns Blang Cut, Desa Mns Barat Paya Itek, dan Desa Mns Mee.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.I.K., S.H., M.S.M., M.H melalui Kapolsek Meurah Mulia IPTU Mulyadi mengatakan, kegiatan patroli ini dilaksanakan untuk memberikan rasa aman sekaligus menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat.

“Selain tindakan preventif, patroli ini juga bertujuan mempererat komunikasi humanis dengan warga serta memberikan imbauan agar masyarakat segera melapor ke Polsek jika menemukan hal-hal yang mencurigakan,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalisir, dan masyarakat Kecamatan Meurah Mulia dapat menjalani aktivitas dengan lebih aman dan nyaman. (red)

Gercep!!! Polresta Banyuwangi Tangani Truk Mogok di Tengah Lonjakan Arus ke Pelabuhan Ketapang

Banyuwangi — Jejak-indonesia.id | Polresta Banyuwangi bergerak cepat (gercep) menangani kemacetan akibat truk Pertamina yang mogok di tengah lonjakan arus kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang, Sabtu dini hari (2/8/2025).

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Situbondo, Kecamatan Kalipuro, tepatnya di depan bekas Pabrik Pengantongan Semen Bosowa.

Truk yang mengalami mati mesin tersebut sempat menyebabkan antrean kendaraan mengular menuju penyeberangan Jawa–Bali.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., turun langsung ke lokasi untuk memimpin rekayasa lalu lintas dan pemberian bantuan terhadap kendaraan yang mengalami gangguan.

“Kami melakukan percepatan penanganan agar antrean tidak semakin panjang dan distribusi logistik tetap berjalan lancar,” ujar Kombes Pol. Rama.

Polresta Banyuwangi mengerahkan personel gabungan dari Satlantas, Sat Samapta, Sat Pamobvit, Satpol Airud, serta jajaran Polsek untuk mempercepat penanganan dan mengurai kepadatan.

Selain pengamanan dan pengaturan lalu lintas, koordinasi juga dilakukan dengan pihak pelabuhan dan instansi terkait guna menjaga kelancaran arus kendaraan dan penyeberangan antarpulau.

Langkah cepat ini merupakan bentuk komitmen Polresta Banyuwangi dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya dalam menjamin kelancaran mobilitas di jalur logistik dan transportasi antarprovinsi.(red)

error: Content is protected !!