Closing soon Closes at 5:00 pm

Polri

Satpolairud Polresta Banyuwangi Menggelar Patroli Pemantauan Di Kawasan Wisata Pantai Mutiara Tabuhan

Banyuwangi || Jejak - Indonesia.id, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Banyuwangi jajaran Polda Jawa Timur menggelar patroli dan pemantauan di kawasan wisata Pantai Mutiara Tabuhan, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi dalam rangka Operasi Lilin Semeru 2025, Kamis, (25/12/2025) pagi

Dalam kesempatan tersebut, Kasubnit Tindak Satpolairud Polresta Banyuwangi Aipda Ida Bagus Permadi, S.H. mengatakan giat patroli dialogis yang dilaksanakan bersama Bripka I Nyoman Suma dalam rangka untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada wisatawan untuk selalu waspada terhadap potensi cuaca extrem dan gangguan kamtibmas saat libur natal dan tahun baru.

Patroli ini bertujuan untuk memberikan rasa aman, nyaman serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya selama meningkatnya aktivitas wisata menjelang libur akhir tahun 2025," terangnya.

Mengingatkan kepada wisatawan agar selalu waspada terhadap keselamatan diri dan barang bawaan, mematuhi aturan keselamatan di area pantai, serta menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan wisata," tambahnya.

Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kasat Polairud Polresta Banyuwangi Kompol Muchammad Wahyudi, A.Md, S.H. mengatakan giat patroli lilin Semeru 2025 yang dilaksanakan dalam rangka untuk memastikan situasi kawasan wisata dalam keadaan aman dan kondusif.

Dengan adanya patroli tersebut, diharapkan para wisatawan dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman, serta tercipta sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga kamtibmas di wilayah hukum Polresta Banyuwangi.

Dalam kegiatan ini, personel Satpolairud berdialog langsung dengan wisatawan, penyedia jasa, pedagang dan petugas keamanan Pantai Mutiara Tabuhan.

Guna memberikan rasa aman dan nyaman, Polresta Banyuwangi juga menempatkan personelnya di pos-pos Nataru untuk stand by dan siap membantu masyarakat yang memerlukan bantuan.

"Masyarakat dapat melaporkan ke pos pantai maupun pos keamanan terdekat jika memerlukan bantuan dari anggota Polri yang sedang bertugas di seputaran Pantai Mutiara Tabuhan," tutupnya. (GP)

Polri Siagakan Swam Boat di Kutablang Bireuen, Bantu Mobilitas Warga Pascabencana

Banda Aceh || jejakindonesia.id — Polri melalui Polda Aceh mengerahkan satu unit kapal rawa (swam boat) ke Desa Kutablang, Kabupaten Bireuen, sebagai langkah cepat dalam mendukung mobilitas masyarakat dan penanganan pascabencana di wilayah tersebut.

Kapal rawa bantuan Kapolri tersebut disiagakan untuk membantu penyeberangan warga, terutama dalam pengangkutan barang dan evakuasi masyarakat terdampak, mengingat akses darat di kawasan itu belum sepenuhnya pulih akibat bencana.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto, S.I.K. mengatakan, pengiriman swam boat ini merupakan bentuk respons cepat Polri terhadap kebutuhan mendesak masyarakat yang mengalami kendala mobilitas pascabencana.

“Polri hadir untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan. Swam boat ini difokuskan membantu penyeberangan warga, baik untuk angkutan barang maupun evakuasi dalam kondisi darurat,” ujar Kombes Pol Joko Krisdiyanto.

Penyerahan sekaligus operasional kapal rawa tersebut dibenarkan oleh Juru Bicara Posko Penanggulangan Bencana Pemerintah Aceh, Murthalamuddin. Menurutnya, bantuan ini sangat dibutuhkan masyarakat yang selama ini terkendala akses penyeberangan akibat dampak bencana.

Kabid Humas menjelaskan, swam boat tersebut dioperasikan langsung oleh personel Polri dan tidak dipungut biaya apa pun bagi masyarakat. Kapal ini dapat digunakan kapan saja sesuai kebutuhan, baik untuk mengangkut barang bantuan maupun mendukung mobilitas warga dalam situasi darurat.

“Kapolri membantu satu unit swam boat untuk angkut barang di Kutablang, Bireuen. Boat ini gratis untuk angkutan barang atau bantuan,” jelasnya Kabid Humas dalam keterangannya, Jumat (12/12/2025).

Kabid Humas Polda Aceh menegaskan, Polri akan terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan penanganan bencana berjalan optimal serta kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara cepat dan tepat.

“Ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan kemanusiaan,” tutup Kombes Pol Joko Krisdiyanto.

Untuk operasi swamp boat, Bupati Bireuen telah membantu BBM-nya. Dan seluruh elemen masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolri atas bantuan Swamp boat tersebut, tutup Kabid Humas

Polri Terus Kebut Pembangunan Sumur Bor di Berbagai Fasilitas Umum di Aceh Tamiang

TAMIANG || jejakindonesia.id — Polri terus menggenjot pembangunan sumur bor di berbagai titik di Kabupaten Aceh Tamiang sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih. Hingga Rabu (24/12/2025), tercatat sebanyak 60 titik sumur bor telah berhasil dibangun dan dimanfaatkan di wilayah tersebut.

Pembangunan sumur bor tersebut tersebar di sejumlah fasilitas umum, mulai dari puskesmas, sekolah, tempat ibadah, hingga fasilitas pribadi milik masyarakat yang pembangunannya dilakukan berdasarkan permintaan langsung warga yang datang ke posko Polri di Kabupaten Aceh Tamiang.

Program pembangunan sumur bor ini merupakan bagian dari instruksi Kapolri, dengan target pembangunan sebanyak 300 titik sumur bor untuk mendukung kebutuhan air bersih pada fasilitas umum maupun fasilitas pribadi masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang.

Salah satu pembangunan sumur bor yang dilaksanakan hari ini berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Aceh Tamiang.

Pembangunan ini diharapkan dapat membantu mencukupi kebutuhan pasokan air bersih guna menunjang pelayanan kesehatan dan perawatan pasien.

Kombes Pol. Zuhdi Batubara, S.I.K., menyampaikan bahwa program sumur bor ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga menjawab kebutuhan dasar warga.

“Pembangunan sumur bor ini adalah bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat. Air bersih merupakan kebutuhan vital, terutama di fasilitas pelayanan publik seperti rumah sakit, puskesmas, dan sekolah,” ujar Kombes Pol. Zuhdi Batubara.

Ia menegaskan, Polri berkomitmen untuk menyelesaikan target pembangunan 300 sumur bor sesuai arahan pimpinan, agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Aceh Tamiang.

“Kami akan terus menggenjot pembangunan sumur bor sesuai target. Harapannya, fasilitas yang dibangun ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan membantu meningkatkan kualitas hidup warga,” tambahnya.

Melalui program ini, Polri berharap kehadirannya di tengah masyarakat tidak hanya dirasakan dari aspek keamanan, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam mendukung kesejahteraan dan pelayanan publik, khususnya di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang.

Tinjau 2 Gereja, Kapolri Pastikan Pengamanan dan Pelayanan Misa Malam Natal

JAKARTA || jejakindonesia.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan langsung ke Gereja Katedral dan GPIB Immanuel Jakarta Pusat. Hal itu dilakukan untuk memastikan terciptanya pengamanan dan pelayanan optimal bagi masyarakat yang menjalani ibadah Natal.

Peninjauan tersebut dilaksanakan bersama dengan Menko Polkam, Menko PMK, Mendagri, Panglima TNI, Kemenag dan stakeholder terkait lainnya.

Menurut Sigit, peninjauan ini merupakan tindaklanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat bisa mendapatkan pengamanan dan pelayanan optimal saat Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Sesuai arahan Pesiden kita diminta berikan pelayanan terkait operasi Nataru di dalamnya kita mengamankan masyarakat mudik , masyarakat yang melaksanakan Misa ibadah Natal dan masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan pergantian tahun," kata Sigit usai meninjau Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Rabu (24/12/2025).

Sigit memaparkan, untuk mengamankan Nataru tahun ini, sebanyak 147 personel gabungan dikerahkan. Selain itu, Sigit menyebut juga menggandeng organisasi kemasyarakatan (ormas) di antaranya yakni Banser NU dan Kokam Muhammadiyah.

"Kami Polri saat ini menurunkan kurang lebih 147 personel gabungan dan kemarin juga kami melaksanakan apel bersama-sama dengan rekan-rekan lain seperti Banser. Kami juga mengajak Kokam untuk ikut bersama-sama melaksanakan kegiatan pengamanan khususnya di Gereja yang melaksanakan perayaan misa Natal," ujar Sigit.

Dengan dilibatkannya ormas tersebut, Sigit menyebut bahwa, hal itu wujud dari Bhinneka Tunggal Ika. Dimana semua elemen bersatu tanpa melihat agama untuk sama-sama menjaga seluruh Bangsa Indonesia.

"Ini juga bagian dari wujud Bhinneka Tunggal Ika. Bagaimana seluruh masyarakat, elemen bangsa sama-sama tanpa membedakan agama, namun semuanya bersatu untuk ikut membantu memberikan jaminan rasa aman," ucap Sigit.

"Karena itu tentunya kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan TNI, stakeholder terkait dan teman-teman dari ormas, Banser, Kokam dan lain yang ikut membantu, bagian wujud dari Indonesia adalah negara besar, negara yang terus menjaga kesatuan dan persatuan," tambah Sigit menekankan.

Di sisi lain, Sigit berharap seluruh rangkaian Ibadah malam Misa Natal ini juga bisa mendoakan masyarakat yang sedang mengalami duka cita akibat bencana alam di Sumatra. Ia juga meminta agar seluruh pihak bisa menjaga keamanan dan kelancaran hingga pergantian tahun nanti.

"Dan kita berdoa semua agar seluruh rangkaian ibadah Misa Natal baik hari ini ataupun nanti pergantian tahun semua bisa berjalan. Tentunya kita titip doakan saudara kita yang sedang terkena musibah untuk kembali bisa bangkit dan kita berdoa sama-sama untuk saudara kita di Sumatra dan saudara kita di seluruh negeri agar semua terjaga dari situasi prediksi yang kemungkiann bisa terjadi akibat ramalan cuaca," tutup Sigit.

Momen Haru Saat Pelantikan di SPN Seulawah: Kapolda Aceh Ingatkan Bintara Muda Jaga Amanah Orang Tua

ACEH || jejakindonesia.id - Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah melantik sebanyak 114 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri dalam upacara penutupan pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Aceh, Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, Rabu, 24 Desember 2025.

Kapolda Aceh menyampaikan bahwa upacara tersebut menjadi momentum penting yang menandai berakhirnya seluruh rangkaian pendidikan pembentukan yang telah berlangsung selama lima bulan. Ia menegaskan bahwa Polri patut berbangga karena secara kuantitas telah menambah personel berpangkat bintara yang selanjutnya akan bertugas di tingkat pusat maupun kewilayahan.

“Selamat kepada para bintara remaja Polri yang telah menyelesaikan pendidikan pembentukan dan secara resmi dilantik hari ini dengan pangkat Brigadir Polisi Dua dan Bhayangkara Dua Polisi. Saya berharap saudara menjadi pribadi-pribadi yang tercerahkan,” ujar Kapolda saat membacakan amanat Kalemdiklat Polri dalam upacara tersebut..

Ia menekankan bahwa profesi polisi merupakan panggilan dan jalan hidup. Dalam setiap tugasnya, seorang polisi harus mencerminkan peran sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan melalui pikiran, perkataan, dan perbuatan.

“Jaga nama baik lembaga pendidikan dan institusi Polri. Keutamaan kepolisian adalah kemanusiaan, keteraturan sosial, dan peradaban,” katanya.

Kapolda Aceh juga menjelaskan bahwa peran polisi sebagai penjaga kehidupan diwujudkan melalui sikap profesional, cerdas, bermoral, dan modern dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, polisi tidak boleh melakukan tindakan kontraproduktif seperti pemerasan, menerima suap, atau membekingi aktivitas ilegal.

Sebagai pembangun peradaban, polisi berperan menegakkan hukum dan keadilan secara beradab, mencegah konflik sosial, melindungi korban dan pencari keadilan, membangun budaya tertib, serta memberikan kepastian hukum dan edukasi kepada masyarakat.

“Polisi sebagai pejuang kemanusiaan bertujuan mengangkat harkat dan martabat manusia melalui pelayanan keamanan, keselamatan, hukum, administrasi, informasi, dan kemanusiaan yang dapat dipertanggungjawabkan secara moral, hukum, dan sosial,” ujar jenderal bintang dua itu.

Kepada para bintara remaja, Kapolda mengingatkan agar senantiasa menjaga moralitas, kejujuran, kebenaran, dan keadilan, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Ia juga mendorong para lulusan untuk terus berinovasi, kreatif, dan menjadi pembelajar sepanjang hayat.

“Jadilah polisi yang profesional, berilmu, bermoral tinggi, serta mampu memberikan pelayanan prima yang cepat, tepat, akurat, transparan, dan akuntabel,” pesannya.

Menutup amanat, Kapolda Aceh menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Kepala SPN Polda Aceh beserta seluruh staf, pengasuh, instruktur, dan tenaga pendidik atas dedikasi dan pengabdian dalam menyelenggarakan pendidikan pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2025.

Ia juga mengucapkan selamat kepada para bintara remaja Polri yang baru dilantik, seraya mengingatkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan anugerah Tuhan serta buah dari doa orang tua dan keluarga.

“Selamat bertugas, tetap semangat, dan teruslah berbuat kebaikan untuk masyarakat, bangsa, dan institusi Polri,” pungkasnya.

error: Content is protected !!