We're open Closes at 5:00 pm

Polri

Polda Kepri Turun Tangan Bantu Masyarakat Dalam Penyediaan Air Bersih, Hari Ke-10 Di Tanjung Sengkuang Berjalan Kondusif

BATAM || Jejak-indonesia.id – Jajaran Polda Kepulauan Riau melalui Polsek Batu Ampar Polresta Barelang melaksanakan pengamanan pendistribusian air bersih hari ke-10 dari Pemerintah melalui PT Air Batam Hilir (ABH) kepada masyarakat yang terdampak gangguan air di Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Minggu (1/2/2026).

Pengamanan diawali dengan apel yang dipimpin oleh Padal Pengamanan. Dalam arahannya, Padal Pam menekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas pengamanan dengan penuh tanggung jawab, profesional, serta mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat penerima bantuan air bersih.

Berdasarkan data di lapangan, pada hari ke-10 pendistribusian air bersih disalurkan sebanyak 41 trip mobil tangki air, dengan rincian sebagai berikut: RW 01 sebanyak 2 trip, RW 03 sebanyak 5 trip, RW 04 sebanyak 2 trip, RW 05 sebanyak 6 trip, RW 08 sebanyak 4 trip, RW 11 sebanyak 9 trip, RW 12 sebanyak 7 trip, dan RW 13 sebanyak 6 trip. Sementara itu, RW 02, RW 07, RW 10, dan RW 17 air bersih telah kembali mengalir secara normal.

Kegiatan pengamanan ini bertujuan untuk mencegah potensi gangguan yang dapat menghambat proses penyaluran air bersih kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menjamin pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Kota Batam, khususnya ketersediaan air bersih, agar dapat dirasakan secara merata, berkelanjutan, dan berkeadilan.

Masyarakat Kelurahan Tanjung Sengkuang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polsek Batu Ampar dan Polda Kepulauan Riau atas pengamanan yang diberikan selama kegiatan pendistribusian air bersih berlangsung. Kehadiran aparat kepolisian dinilai mampu memberikan rasa aman dan menjamin kelancaran penyaluran air kepada warga.

Sebagai penutup, Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., melalui Kabidhumas Polda Kepri mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, mendukung upaya pemerintah dan kepolisian, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Batam.

Polri Untuk Masyarakat

Bidang Humas Polda Kepri

Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.
Kabidhumas Polda Kepri

E-Mail: humaspoldakepri1@gmail.com
Telp/Fax: 0778-7760038
Twitter: @poldakeprihumas
Facebook: Humas Polda Kepri
Instagram: @humaspoldakepri

Pasang Alarm Gratis di Polsek Wonocolo Sepuluh Pendaftar Pertama Diberi Bonus Buah Durian

SURABAYA || Jejak-indonesia.id – Upaya preventif untuk menekan angka pencurian kendaraan bermotor terus dilakukan jajaran Polrestabes Surabaya Polda Jawa Timur.

Kali ini, Polsek Wonocolo yang juga merupakan jajaran Polrestabes Surabaya menghadirkan layanan pemasangan alarm kendaraan bermotor secara gratis bagi masyarakat.

Program ini disambut hangat warga yang sejak pagi mendatangi halaman Mapolsek Wonocolo, Jalan Margorejo Indah XIX Nomor 1 Surabaya, yang dimulai hari Senin (2/2/26).

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam hal ini Polrestabes Surabaya bersama Polsek jajarannya untuk memberikan rasa aman sekaligus pelayanan langsung yang menyentuh kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Kapolsek Wonocolo Surabaya, Kompol Haryoko Widhi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan pemasangan alarm kendaraan gratis ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari arahan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan.

"Program tersebut difokuskan pada langkah pencegahan dini terhadap maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polsek Wonocolo," tutur Kompol Haryoko, pada Senin (02/02/2026).

Kapolsek Wonocolo menyebut “sedia payung sebelum hujan" menjadi landasan utama kegiatan ini.

"Dengan memasang alarm pada kendaraan, masyarakat diharapkan memiliki perlindungan tambahan sehingga potensi terjadinya tindak kejahatan dapat diminimalkan sejak awal," ungkap Kompol Haryoko.

Mantan Kasi Humas Polrestabes Surabaya tersebut juga menyampaikan, dalam kegiatan ini, Polsek Wonocolo menyiapkan sebanyak 100 unit alarm yang dipasang langsung oleh petugas kepada kendaraan milik warga.

Selain memberikan layanan gratis, Polsek Wonocolo juga menghadirkan suasana keakraban sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat.

Kompol Haryoko Widhi mengatakan bahwa sepuluh warga pertama yang mendaftar dan memasang alarm mendapatkan sajian buah durian secara gratis.

Langkah ini, menurutnya, bukan sekadar bentuk hiburan, tetapi juga sarana mempererat hubungan emosional antara Polri dengan masyarakat.

Dengan pendekatan yang humanis dan penuh keakraban, diharapkan kepercayaan publik terhadap Polri semakin kuat, sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga keamanan lingkungan.

Antusiasme warga terlihat dari jumlah pendaftar yang terus berdatangan, mencerminkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap keamanan kendaraan mereka.

Hingga siang hari, kegiatan pemasangan alarm kendaraan gratis di halaman Polsek Wonocolo masih berlangsung. (*)

Operasi Keselamatan Semeru 2026 Polres Malang Fokus Tekan Angka Kecelakaan

MALANG – Polres Malang Polda Jawa Timur resmi menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026.

Operasi ini menyasar langsung berbagai pelanggaran lalu lintas yang dinilai berpotensi tinggi menyebabkan kecelakaan.

Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska mengatakan, operasi ini merupakan langkah cipta kondisi menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, sekaligus persiapan menuju Operasi Ketupat Semeru 2026.

“Operasi ini bertujuan mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan selamat. Fokus kami adalah menekan pelanggaran yang berisiko fatal di jalan,” kata AKP Chelvib, Senin (2/2/2026).

Dalam pelaksanaannya, Satlantas Polres Malang Polda Jatim bersama seluruh jajaran dan instansi terkait akan mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif secara humanis.

Pendekatan tersebut dipadukan dengan langkah represif yang terukur guna meningkatkan kesadaran serta keselamatan masyarakat.

Adapun sasaran prioritas pelanggaran dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026 meliputi:

1. Menggunakan handphone saat mengemudi
2. Pengendara di bawah umur
3. Sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang
4. Tidak menggunakan helm SNI
5. Mengemudi di bawah pengaruh alkohol atau narkoba
6. Melawan arus dan menerobos lampu merah
7. Pengemudi kendaraan roda empat atau lebih tanpa safety belt
8. Mengemudi secara ugal-ugalan
9. Penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi (knalpot brong)

AKP Chelvin menegaskan, sasaran tersebut ditetapkan berdasarkan hasil analisis dan evaluasi pelaksanaan operasi sebelumnya, termasuk Operasi Lilin Semeru 2025, serta fenomena pelanggaran yang marak di masyarakat.

“Jenis pelanggaran ini paling sering menjadi pemicu kecelakaan. Karena itu, kami akan bertindak tegas namun tetap mengedepankan sisi edukasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Melalui Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polres Malang Polda Jatim menargetkan terjadinya peningkatan disiplin berlalu lintas, penurunan angka kecelakaan, serta berkurangnya fatalitas korban di jalan raya.

“Harapannya, tercipta kondisi lalu lintas yang aman dan tertib, khususnya menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Keselamatan adalah kebutuhan bersama, bukan sekadar aturan,” pungkas AKP Chelvin. (*)

Akhiri Praktik Pasung, Polres Ponorogo Evakuasi ODGJ dan Kirim ke RSJ

PONOROGO || Jejak-indonesia.id – Polres Ponorogo Polda Jawa Timur menunjukkan langkah tegas dan humanis dalam menangani Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang masih dipasung di wilayah Kota Reog.

Setelah mengevakuasi Kirno (59), ODGJ yang dikurung dalam kerangkeng di Dukuh Temon, Desa Temon, Kecamatan Sawoo, Rabu (28/1/2026), jajaran Polres Ponorogo langsung bergerak cepat melakukan pendataan dan identifikasi kasus serupa di seluruh wilayah.

Tak berhenti di situ, upaya berkelanjutan juga dilakukan melalui kegiatan asesmen dan edukasi pelepasan ODGJ pasung yang digelar di Kecamatan Jambon pada Senin (2/2/2026).

Kegiatan ini melibatkan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur bersama Polres Ponorogo, Dinsos Kabupaten Ponorogo, serta Dinas Kesehatan Ponorogo.

Kabag Ops Polres Ponorogo Kompol Edi Suyono mengungkapkan, berdasarkan data, terdapat dua ODGJ pasung di Kecamatan Jambon.

“Yang pertama dipasung sejak sekitar tahun 2015 dan yang kedua dipasung sejak sekitar tahun 2017,” jelasnya.

Dari hasil asesmen, keluarga menyatakan bersedia untuk dilakukan rehabilitasi di RSJ Menur Surabaya.

“Rencana penjemputan akan dilakukan oleh Tim Dinsos Provinsi Jawa Timur, menunggu penjadwalan lebih lanjut,” imbuh Kompol Edi.

Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran Polsek untuk aktif mendata dan melaporkan keberadaan ODGJ yang membutuhkan bantuan.

“Kami berharap para penderita ini bisa mendapatkan pengobatan dan penanganan yang lebih layak dan manusiawi. Dengan begitu, beban keluarga juga dapat berkurang, dan praktik pasung bisa benar-benar dihapuskan dari Ponorogo,” pungkas Kapolres AKBP Andin. (*)

Perkuat Sinergitas Keamanan Global, Wadankorbrimob Polri Sambut Kunjungan Delegasi Prancis ke Mako Brimob

DEPOK || Jejak-indonesia.id - Korps Brigade Mobil (Korbrimob) Polri menerima kunjungan resmi Delegasi _French Security Mission to Indonesia 2026 di Markas Komando Korbrimob Polri, Kelapadua, Cimanggis, Kota Depok, Senin (2/2/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam mempererat hubungan bilateral Indonesia–Prancis di bidang keamanan serta penguatan kerja sama menghadapi tantangan keamanan global.

Kunjungan Delegasi Prancis tersebut disambut langsung Wakil Komandan Korbrimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto. Kehadiran Delegasi dari Kementerian Dalam Negeri Prancis, Business French, Kepolisian Prancis serta para pelaku Industri dan Mitra strategis Prancis merupakan suara kehormatan bagi Korbrimob Polri.

Turut hadir mendampingi Wadankorbrimob yakni Teknisi KBRN Utama Tk. I Korbrimob Irjen Pol. Almas Widodo Kolopaking, Karorenminops Korbrimob Brigjen Pol. Rudy Harianto, Danpas Pelopor Korbrimob Brigjen Pol. Gatot Mangkurat Putra P. J., Danpas Gegana Korbrimob Brigjen Pol. Mulyadi, Teknisi Jibom Utama Tk. II Korbrimob Brigjen Pol. Yopie Indra Prasetya Sepang, Teknisi KBRN Utama Tk. II Korbrimob Brigjen Pol. Deonijiu De Fatima serta Para Pejabat Utama Korbrimob lainnya.

Adapun Delegasi yang mengunjungi Mako Korbrimob yakni Mr. Sylvain Biard, Commercial Counsellor, Trade & Investment Commission-Business France, _Police Superintendant Mr. Olivier Chassot, Police Attache For Indonesia, Police Captain Mr. Laurent Sainseaux, Deputy Head of the Partnerships, Enterprises and Networks Division-Direction of International Security Cooperation, Ministry of the Interior, Police Major Mr. Damien Coupaye, Officer of the Partnerships, Enterprises and Networks Division-Direction of International Security Cooperation, Ministry of the Interior and Mr. Frederic Tournay, Generale Controller, Chief of the Mission of European and International Relations-Directorate General of Civil Security and Crisis Management, Ministry of the Interior.

Rombongan Delegasi Prancis tiba di Mako Korbrimob sekitar pukul 08.00 WIB kemudian menuju lapangan apel untuk melihat gelar peralatan Alutsista dan Alsus yang dimiliki Korps Brimob Polri. Selanjutnya, Delegasi Prancis diarahkan menuju Gedung Gineung Pratidina untuk mengikuti acara resmi dan melihat penayangan Company Profile Korps Brimob Polri.

Dalam kesempatan ini, Wadankorbrimob Polri menyampaikan sambutan dari Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat bahwa Prancis sebagai Mitra strategis Indonesia memiliki pengalaman, kapasitas serta inovasi yang sangat berharga dalam bidang keamanan, pelayanan publik, manajemen krisis dan pengembangan teknologi pendukung operasi keamanan.

“Oleh karena itu, kunjungan ini kami pandang sebagai momentum penting untuk memperkuat dialog, membangun saling pengertian serta menjajaki peluang kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan,” pernyataan Wadankorbrimob Polri.

“Kami berharap pertemuan ini dapat menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan pengalaman, penguatan kerja sama antar lembaga serta pembukaan peluang kolaborasi dengan sektor industri keamanan dan keselamatan publik khususnya dalam mendukung peningkatan profesionalisme, kapabilitas dan kesiapsiagaan Korps Brimob Polri,” lanjutan pernyataan Wadankorbrimob Polri.

Melalui kegiatan ini, diharapkan juga terjalin sinergisitas yang semakin kuat antara Indonesia dan Prancis dalam bidang keamanan, guna mendukung terciptanya stabilitas, perdamaian, dan keselamatan masyarakat di tingkat nasional maupun internasional.