Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Polri

Buka Puasa Bareng OKP, Ormas hingga Mahasiswa, Kapolri Serukan Jaga Persatuan-Dukung Program Pemerintah

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan Ormas, OKP, mahasiswa hingga masyarakat sipil. Dalam kesempatan ini, Sigit menyerukan untuk menjaga nilai persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

Menurut Sigit, menjaga nilai persatuan dan kesatuan bangsa, merupakan kunci utama dalam mendukung dan menyukseskan seluruh program Pemerintah Indonesia.

"Tentunya kegiatan ini bagian dari upaya kita untuk terus merajut persatuan dan kesatuan untuk bisa mendukung apa yang menjadi program pemerintah dalam rangka mewujudkan program-program Asta Cita," kata Sigit di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).

Sigit juga menyinggung soal dinamika situasi global yang sedang tidak baik-baik saja dan berpotensi berimplikasi ke dalam negeri. "Artinya kita tentunya harus terus bersiap-siap menghadapi implikasi dari dampak global dan tentunya kita butuh persatuan dan kesatuan," ujar Sigit.

Di sisi lain, Sigit memastikan bahwa, institusi Polri tetap memberikan ruang kepada mahasiswa dan pemuda untuk tetap menyalurkan aspirasinya. Mengingat, hal tersebut adalah bagian dari demokrasi.

"Namun di satu sisi ada satu titik di mana kita bersama-sama harus bersatu, bahu-membahu untuk menjaga agar negara ini tetap bisa bertumbuh dengan baik karena stabilitas kamtibmas itu menjadi salah satu modal utama sebagai prasyarat untuk kita bisa melaksanakan pembangunan," ucap Sigit.

Menurut Sigit, Polri bakal tetap memberikan pelayanan terbaik kepada generasi penerus bangsa untuk menyampaikan suaranya. Bahkan, Ia juga menegaskan Korps Bhayangkara selalu terbuka terhadap kritik.

"Polri siap juga untuk selalu dievaluasi dan dikritik untuk supaya bisa mengantarkan Polri ini sesuai dengan mandat dan amanat reformasi menjadi civilian police yang bisa dekat dan dicintai masyarakat," tutur Sigit.

Dengan terjaganya iklim demokrasi dan situasi kamtibmas yang sehat serta kondusif, Sigit menyebut, hal tersebut bisa mewujudkan visi bersama Indonesia Emas 2045.

"Oleh karena itu, saya titip agar institusi ini terus dijaga dan dirawat sehingga kita bersama-sama bisa menjaga, bisa mengarah, dan mewujudkan apa yang menjadi cita-cita besar bangsa kita mencapai tujuan nasional menuju Indonesia Emas 2045," tutup Sigit.

Korlantas Polri Perkuat Digitalisasi Penegakan Hukum Lalu Lintas Dengan ETLE Mobile Handheld di Polda Kalsel

BANJARMASIN || Jejak-indonesia.id - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus mendorong transformasi digital penegakan hukum lalu lintas melalui implementasi perangkat Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile Handheld di wilayah hukum Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan.

Kebijakan ini merupakan arahan Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryo Nugroho, S.H., M.Hum yang menegaskan pentingnya percepatan digitalisasi penindakan sebagai bagian dari transformasi Polri Presisi.

Pelaksanaan kegiatan tersebut berada di bawah kendali Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal, S.I.K., M.H, yang secara konsisten mengawal implementasi ETLE secara nasional agar berjalan terstandar, terintegrasi, dan akuntabel di seluruh jajaran.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H usai penyerahan perangkat ETLE Mobile Handheld kepada Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), Kombes Pol Dr. M. Fahri Anggia Natua Siregar, S.H., S.I.K., M.H, Kamis (26/2/26).

Kombes Pol Dwi Sumrahadi mengatakan, penyerahan perangkat ETLE Mobile Handheld tersebut sebagai bentuk penguatan operasional serta tindak lanjut kebijakan penegakan hukum berbasis elektronik di daerah.

"Implementasi ETLE Mobile Handheld ini dirancang untuk memperluas jangkauan pengawasan pelanggaran lalu lintas secara mobile, fleksibel, dan presisi," ujar Kombes Dwi Sumrahadi.

Dengan sistem berbasis digital, lanjut Kombes Pol Dwi Sumrahadi petugas dapat melakukan perekaman pelanggaran secara real-time, sehingga proses penindakan lebih efektif, profesional, serta meminimalisir potensi penyimpangan.

Seluruh data hasil tangkapan ETLE Mobile Handheld akan terintegrasi dengan sistem ETLE Nasional dan melalui proses verifikasi oleh petugas validator sebelum diterbitkan surat konfirmasi kepada pemilik kendaraan sesuai data registrasi.

"Mekanisme ini memastikan penegakan hukum berjalan secara terstandar, transparan, dan akuntabel," pungkas Kombes Pol Dwi Sumrahadi.

Sementara itu Direktur lalulintas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Dr. M. Fahri Anggia Natua Siregar berharap penguatan teknologi ini diharapkan mampu menjawab dinamika mobilitas masyarakat yang terus berkembang sekaligus meningkatkan kepatuhan pengguna jalan di wilayah hukum Polda Kalsel.

"Perangkat ini nantinya akan dioptimalkan pada jalur arteri, kawasan perkotaan, serta titik rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kalimantan Selatan, termasuk wilayah Kota Banjarmasin dan sekitarnya," ujar Kombes Fahri.

Dirlantas Polda Kalsel yang merupakan salah satu Tim pelopor ETLE pertama di Indonesia mengatakan melalui implementasi ini, Korlantas Polri menegaskan komitmennya dalam menghadirkan penegakan hukum lalu lintas yang presisi dan berintegritas.

"Ini untuk mendukung terwujudnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) secara berkelanjutan di wilayah Kalimantan Selatan," pungkasnya. (*)

Kapolda Kepri Kukuhkan Da’i Kamtibmas Dan Gelar Silaturahmi Serta Buka Puasa Bersama Ulama, Paguyuban, Dan Buruh

BATAM || Jejak-indonesia.id – Kapolda Kepulauan Riau Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H. menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Buka Puasa Ramadhan bersama Ulama, Paguyuban dan Buruh sekaligus Pengukuhan Da’i Kamtibmas Provinsi Kepulauan Riau Tahun Anggaran 2026, yang dilaksanakan di Lantai 12 Hotel Nagoya Hill Batam, Kamis (26/2/2026) pukul 16.30 WIB.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Kepri Dr. H. Zoztafia, S.Ag., M.Pd.I., Ketua MUI Provinsi Kepri Dr. KH. Bambang Maryono, M.Pd.I., Wakapolda Kepri, Irwasda Polda Kepri, Pejabat Utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang, para Kapolres/Ta jajaran, para ulama dan tokoh agama, ketua paguyuban, ketua serikat buruh, serta Da’i Kamtibmas jajaran yang mengikuti secara langsung maupun melalui Zoom Meeting.

Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenag Provinsi Kepri menyampaikan apresiasi atas peran Polri yang senantiasa hadir di tengah masyarakat dan bersinergi dengan tokoh agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kami melihat langsung bagaimana kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam kegiatan pengamanan dan kolaborasi bersama tokoh agama, kepala KUA, serta para kepala madrasah. Sinergi ini sangat penting dalam menjaga situasi yang aman dan harmonis di Kepulauan Riau,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa menjelang bulan suci Ramadhan, pihaknya telah melaksanakan berbagai kegiatan sosialisasi lintas tokoh agama guna memperkuat nilai toleransi dan menjaga kerukunan antarumat beragama.

Sementara itu, Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H. dalam sambutannya menegaskan bahwa Da’i Kamtibmas memiliki peran strategis dalam membantu Polri menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Peran Da’i Kamtibmas sangat penting dalam membantu tugas Polri, khususnya dalam menjaga situasi kamtibmas. Kami berharap para Da’i dapat memberikan tausiah, edukasi, serta berperan sebagai cooling system bersama Bhabinkamtibmas dalam mencegah potensi konflik di masyarakat,” jelas Kapolda Kepri.

Kapolda Kepri juga menyoroti fenomena maraknya akun media sosial palsu yang mengatasnamakan ustaz atau da’i dan menyebarkan informasi yang tidak benar, provokatif, serta berpotensi memecah belah masyarakat.

“Di era post-truth saat ini, peran guru, ulama, dan Da’i sangat dibutuhkan untuk meluruskan informasi yang tidak benar. Kami berharap Da’i Kamtibmas dapat menjadi narasumber yang memberikan edukasi kepada masyarakat, serta membantu menangkal hoaks dan paham radikalisme,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolda Kepri menyampaikan bahwa situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kepulauan Riau, khususnya Batam, sangat penting dalam menjaga iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kamtibmas yang kondusif akan mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan investasi, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara Polri, ulama, dan seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan pengukuhan Da’i Kamtibmas Provinsi Kepulauan Riau yang ditandai dengan penyerahan sarana kontak berupa syal, dilanjutkan dengan foto bersama dan penyerahan cendera mata.

Selain itu, seluruh elemen masyarakat yang hadir turut membacakan Deklarasi Kamtibmas Provinsi Kepulauan Riau, yang berisi komitmen untuk bersama Polri menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menolak segala bentuk anarkisme, provokasi, ujaran kebencian, serta penyebaran hoaks, serta mendukung langkah Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah (kultum), buka puasa bersama, dan sholat Magrib berjamaah, yang berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri, ulama, tokoh masyarakat, paguyuban, dan buruh semakin solid dalam menjaga stabilitas kamtibmas, khususnya selama bulan suci Ramadhan, demi terwujudnya Provinsi Kepulauan Riau yang aman, damai, dan kondusif.

Terpisah, Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengimbau masyarakat yang membutuhkan layanan kepolisian, ingin mengetahui informasi terkait peta kerawanan, maupun menyampaikan pengaduan agar dapat menghubungi Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam. Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan digital melalui aplikasi Polri Super Apps yang tersedia di Google Play dan App Store, sebagai sarana pelayanan cepat, mudah, dan terpadu guna mendukung terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kepulauan Riau.

*Polri Untuk Masyarakat*

Bidang Humas Polda Kepri
Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.
Kabid Humas Polda Kepri

E-Mail: humaspoldakepri1@gmail.com
Telp/Fax: 0778-7760038
Layanan Kepolisian: Call Center 110 (24 Jam)
Twitter: @poldakeprihumas
Facebook: Humas Polda Kepri
Instagram: @humaspoldakepri

Satbinmas Polresta Banyuwangi Gelar Safari Ramadan, Serahkan Bantuan ke Musala Al Furqon Giri

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id — Kepedulian terhadap sarana ibadah masyarakat kembali ditunjukkan Polresta Banyuwangi melalui program Safari Ramadan. Kali ini, Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) menyalurkan bantuan berupa karpet sajadah dan Alquran ke Musala Al Furqon, Lingkungan Penataban, Kecamatan Giri, Kamis (26/02/26).

Kegiatan tersebut dipimpin Kasat Binmas Basori Alwi yang hadir mewakili Kapolresta Banyuwangi bersama sejumlah personel. Turut serta dalam kegiatan itu rekan-rekan dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Banyuwangi sebagai bentuk sinergi antara kepolisian dan insan pers.

Bantuan diterima langsung oleh pengurus Musala Al Furqon, Mohammad As’adi, disaksikan Ketua RT setempat. Penyerahan dilakukan secara simbolis dan berlangsung dalam suasana kekeluargaan.

Dalam sambutannya, Kompol Basori menyampaikan bahwa program “Polresta Banyuwangi Peduli Musala” merupakan agenda rutin yang telah berjalan sejak tahun sebelumnya. Melalui Satbinmas, Polresta tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan dan penyuluhan, tetapi juga berupaya hadir secara nyata membantu kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin keberadaan Polri bisa dirasakan manfaatnya secara langsung, termasuk dalam mendukung fasilitas ibadah warga,” ujarnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat menambah kenyamanan jamaah serta mendorong semangat masyarakat dalam memakmurkan musala.

Perwakilan SMSI Banyuwangi, Yudha Okta Mahendra, menambahkan bahwa kolaborasi kegiatan sosial bersama Polresta telah terjalin sejak tahun lalu. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi bukti bahwa media dan kepolisian dapat berjalan bersama dalam kegiatan yang berdampak positif bagi warga.

Sementara itu, Mohammad As’adi menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Ia menyebut jumlah jamaah Musala Al Furqon berkisar 20 hingga 30 orang, sehingga bantuan karpet sajadah dan Alquran sangat membantu meningkatkan kenyamanan saat beribadah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Polresta Banyuwangi dan Satbinmas. Semoga ini menjadi ladang amal bagi semua pihak,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Polresta Banyuwangi berharap hubungan kemitraan dengan masyarakat semakin erat serta situasi kamtibmas tetap terjaga dengan baik di lingkungan sekitar.

Aksi Cepat Sat Polairud Polresta Banyuwangi Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Nasional

BANYUWANGI || Jejak-indoneaia.id – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah pesisir Banyuwangi menuntut kesiapsiagaan tinggi dari aparat kepolisian. Tak hanya menjaga keamanan di wilayah perairan, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polresta Banyuwangi membuktikan perannya dalam pelayanan masyarakat di darat melalui aksi tanggap darurat, Kamis pagi (26/2/2026).

Peristiwa bermula sekitar pukul 06.30 WIB, ketika sebuah pohon besar tumbang dan melintang tepat di jalur utama Jalan Raya Jurusan Situbondo, di depan Mako Sat Polairud Polresta Banyuwangi. Akibatnya, arus lalu lintas dari kedua arah sempat lumpuh total, menciptakan antrean kendaraan yang cukup panjang serta risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

Merespons kondisi tersebut, personel Sat Polairud di bawah komando Kasat Polairud Polresta Banyuwangi, Kompol Wahyudi, langsung terjun ke lapangan. Dengan peralatan pemotong, petugas bahu-membahu mengevakuasi batang pohon dan membersihkan material yang menutup badan jalan.

Berkat respons cepat ini, jalur logistik dan transportasi masyarakat kini telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dengan aman.

"Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami, baik di laut maupun di darat. Begitu melihat ada pohon tumbang yang menutup akses jalan nasional tepat di depan mako, kami langsung mengerahkan personel untuk melakukan evakuasi. Hal ini krusial agar jalur logistik tidak terhambat dan aktivitas transportasi masyarakat dapat segera kembali normal," ujar Kompol Wahyudi.(JK)