Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Olahraga » Halaman 3

Olahraga

IMG-20260607-WA0077

Semangat Bhayangkara Presisi Menggema di Final POR Polda Sumut, Polres Toba Sabet Gelar Juara

MEDAN || Jejak-indonesia.id – Atmosfer penuh semangat, sportivitas, dan kebersamaan mewarnai partai puncak cabang olahraga sepak bola Pekan Olahraga dan Rohani (POR) Polda Sumatera Utara Tahun 2026 dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

Pada laga final yang berlangsung sengit hingga 120 menit, Polres Toba berhasil keluar sebagai juara setelah menundukkan Sat Brimob Polda Sumut melalui drama adu penalti dengan skor 4-2, Jumat (5/6/2026).

Pertandingan yang berlangsung di hadapan para Pejabat Utama Polda Sumut tersebut turut disaksikan Irwasda Polda Sumut, Karo Ops Polda Sumut, Dansat Brimob Polda Sumut, Karo Rena Polda Sumut, Kabid TIK Polda Sumut, Dir Intelkam Polda Sumut, Dir Polairud Polda Sumut, serta personel dari berbagai satuan kerja dan jajaran kewilayahan.

Sejak menit awal, kedua tim tampil agresif dan menyuguhkan permainan berkelas. Polres Toba membuka keunggulan pada menit ke-8 melalui gol Supriadi Nababan yang sukses memanfaatkan peluang di depan gawang lawan.

Sat Brimob Polda Sumut yang tertinggal satu gol terus meningkatkan tekanan. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-43 ketika mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor imbang bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pertandingan semakin menarik. Polres Toba kembali memimpin melalui gol Andrew Harianja pada menit ke-58. Namun hanya berselang empat menit, Sat Brimob kembali menunjukkan mental juara dengan mencetak gol balasan yang membuat skor kembali imbang 2-2.

Kedua tim terus saling menyerang hingga berakhirnya waktu normal. Pertandingan kemudian berlanjut ke babak tambahan waktu selama 2x15 menit. Meski sejumlah peluang emas tercipta dari kedua kubu, disiplin lini pertahanan serta gemilangnya penampilan para penjaga gawang membuat skor tidak berubah.

Pemenang akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti. Dalam situasi penuh tekanan tersebut, para eksekutor Polres Toba tampil lebih tenang dan efektif. Mereka sukses mengonversi peluang menjadi gol dan memastikan kemenangan dengan skor 4-2.

Hasil tersebut mengantarkan Polres Toba meraih Juara I cabang olahraga sepak bola POR Polda Sumut 2026. Sementara Sat Brimob Polda Sumut menempati posisi Juara II dan Polres Padang Lawas (Palas) berhasil meraih Juara III.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan final sepak bola POR Polda Sumut bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi wadah memperkuat soliditas dan kebersamaan seluruh personel dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

"Melalui Pekan Olahraga dan Rohani ini, Polda Sumut terus membangun semangat kebersamaan, jiwa korsa, dan soliditas antarsatuan. Nilai-nilai sportivitas yang ditunjukkan para peserta selama pertandingan mencerminkan semangat Bhayangkara Presisi yang senantiasa mengedepankan profesionalisme, integritas, dan kerja sama dalam pelaksanaan tugas," ujar Ferry.

Sementara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto menegaskan bahwa penyelenggaraan Pekan Olahraga dan Rohani merupakan bagian dari upaya memperkuat kebersamaan, kesehatan jasmani dan rohani, serta semangat pengabdian seluruh personel Polri menjelang Hari Bhayangkara ke-80.

Menurutnya, semangat persaudaraan dan sportivitas yang terbangun selama pelaksanaan POR diharapkan menjadi energi positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Final sepak bola yang berlangsung kompetitif dan penuh semangat tersebut menjadi penutup yang berkesan dalam rangkaian POR Polda Sumut 2026. Lebih dari sekadar perebutan gelar juara, ajang ini menjadi simbol kuatnya soliditas keluarga besar Polda Sumut dalam mewujudkan Polri yang semakin Presisi, profesional, dan dicintai masyarakat.

IMG-20260604-WA0088

Tim Basket Bhayangkara Dewata Raih Juara III SPENSAKA Basketball Competition 3

TABANAN || Jejak-indonesia.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Tim Basket Bhayangkara Dewata Polda Bali. Dalam ajang SPENSAKA Basketball Competition 3 antar pelajar SD/Academy/Club, SMP, dan SMA/SMK se-Provinsi Bali, Tim Basket Bhayangkara Dewata berhasil meraih Juara III, sekaligus menunjukkan komitmen Polda Bali dalam mendukung pengembangan olahraga dan pembinaan generasi muda. Kamis, (4/5/2026).

Kejuaraan yang berlangsung pada 26 Mei hingga 2 Juni 2026 di Lapangan Bola Basket SMP Negeri 1 Kerambitan (SPENSAKA), Kabupaten Tabanan, menjadi wadah kompetitif yang mempertemukan para atlet muda berbakat dari berbagai daerah di Bali. Dalam turnamen tersebut, Tim Basket Bhayangkara Dewata tampil dengan semangat juang tinggi, sportivitas, serta kekompakan yang akhirnya mengantarkan mereka meraih posisi tiga besar.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Polda Bali, tetapi juga mencerminkan pentingnya pembinaan olahraga sebagai sarana membangun karakter, disiplin, dan semangat kebersamaan. Kehadiran Tim Basket Bhayangkara Dewata di tengah kompetisi pelajar turut memberikan motivasi bagi para peserta untuk terus mengembangkan potensi diri melalui jalur olahraga.

Pencapaian tersebut sejalan dengan komitmen Polda Bali dalam mendukung berbagai kegiatan positif yang berdampak langsung kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui olahraga, diharapkan tercipta lingkungan yang sehat, produktif, dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama Bali di tingkat yang lebih tinggi.

Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi yang telah ditunjukkan oleh Tim Basket Bhayangkara Dewata selama mengikuti kejuaraan.

"Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan semanga kebersamaan yang ditunjukkan seluruh anggota tim. Kami berharap keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan, menjunjung tinggi sportivitas, serta menginspirasi generasi muda Bali agar aktif dalam kegiatan positif melalui olahraga. Polda Bali akan terus mendukung upaya pembinaan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter," ujar Kapolda Bali.

Dengan raihan Juara III tersebut, Tim Basket Bhayangkara Dewata diharapkan dapat terus mengukir prestasi pada berbagai kompetisi mendatang serta menjadi representasi semangat Presisi, sportif, dan berprestasi dalam setiap ajang olahraga yang diikuti.

IMG-20260531-WA0103

Adelia Dwi Cahya Anggraini Siswi SMPN 1 Glagah Tembus Podium The Sunrise of Java Silat Championship 1

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id - Semangat generasi muda Banyuwangi dalam mengembangkan olahraga pencak silat kembali menunjukkan hasil positif. Salah satu prestasi terbaru datang dari Adelia Dwi Cahya Anggraini, siswi SMP Negeri 1 Glagah, yang berhasil meraih Juara II pada ajang The Sunrise of Java Silat Championship 1, Minggu (31/5/26).

Kejuaraan yang berlangsung di GOR Tawangalun Banyuwangi pada 30–31 Mei 2026 tersebut diikuti ratusan atlet dari berbagai sekolah. Adelia sukses menempati posisi runner-up pada nomor tanding Kelas G Putri Pra Remaja.

Bagi Adelia, keikutsertaannya dalam kejuaraan tersebut menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan sekaligus menguji hasil latihan yang selama ini dijalani bersama perguruan pencak silat PSHT.

Menurutnya, kompetisi seperti The Sunrise of Java Silat Championship menjadi wadah penting bagi atlet muda untuk berkembang dan mengukur kemampuan di bidang bela diri.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan dunia pendidikan.

"Selain dukungan dari sekolah, kami juga berharap ada perhatian dan dukungan lebih dari pemerintah serta Dinas Pendidikan agar pembinaan atlet muda bisa semakin maksimal," ujarnya.

Prestasi yang diraih Adelia menjadi salah satu bukti bahwa Banyuwangi memiliki banyak potensi atlet muda yang dapat berkembang hingga tingkat yang lebih tinggi. Dengan pembinaan yang berkesinambungan, ia optimistis semakin banyak pesilat daerah yang mampu mengharumkan nama Banyuwangi di berbagai ajang kompetisi.

Di tengah keberhasilannya meraih medali perak, Adelia juga menyampaikan apresiasi kepada para atlet senior Banyuwangi yang sebelumnya berhasil menorehkan prestasi pada ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov).

Ia mengucapkan selamat atas raihan satu medali emas dan dua medali perunggu yang berhasil dipersembahkan para pesilat Banyuwangi, sekaligus berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda untuk terus berlatih dan berprestasi.

Keberhasilan Adelia di The Sunrise of Java Silat Championship 1 menambah daftar capaian atlet muda Banyuwangi yang terus menunjukkan perkembangan dalam olahraga pencak silat, sekaligus menjadi dorongan bagi lahirnya pendekar-pendekar baru yang mampu bersaing di tingkat regional, nasional, hingga internasional.

IMG-20260525-WA0097

Kapolda Banten Raih Juara 2 Kejuaraan Tenis Kapolda Cup dalam Semarak Hari Bhayangkara ke-80

SERANG || Jejak-indonesia.id - Kejuaraan Tenis Kapolda Cup dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 berlangsung meriah dan penuh semangat sportivitas di Lapangan UH Tennis Center, Jalan Miyabon, Lingkungan Cibebek, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi serta memperkuat soliditas dan sinergitas antar instansi di Provinsi Banten.

Turnamen yang diikuti sebanyak 160 peserta dari berbagai instansi tersebut mempertemukan sejumlah tim terbaik hingga babak final. Pada kategori ganda, Tim UH harus mengakui keunggulan Tim Metro dengan skor 5-7 sehingga menempatkan Tim Metro sebagai juara, sementara Tim UH meraih posisi juara 2.

Sementara itu, pada kategori beregu, Tim Metro kembali tampil sebagai juara setelah mengalahkan Banten (1) yang harus puas berada di posisi juara 2 bersama.

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol. Maruli Ahiles Hutapea menyampaikan bahwa pelaksanaan Kejuaraan Tenis Kapolda Cup merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya bertujuan memeriahkan hari jadi Polri, namun juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan meningkatkan sinergitas lintas sektor.

“Pelaksanaan Kejuaraan Tenis Kapolda Cup ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan hari jadi Polri, namun juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan soliditas, serta memperkuat sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, komunitas olahraga, dan seluruh elemen masyarakat di Provinsi Banten,” ujar Maruli pada Senin (25/05).

Maruli juga menegaskan bahwa olahraga tenis lapangan memiliki nilai strategis dalam membangun karakter, kedisiplinan, sportivitas, dan semangat juang.

“Melalui olahraga, kita dapat membangun komunikasi yang baik, memperkuat solidaritas, serta menjaga kekompakan antar instansi demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Provinsi Banten,” lanjutnya.

Kejuaraan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat fair play. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti pertandingan hingga penutupan kegiatan sebagai wujud nyata kebersamaan dan soliditas antar instansi di Provinsi Banten. (Bidhumas).

1779712140061_copy_647x798

Kurash Banyuwangi Raih 9 Medali di Piala Wali Kota Surabaya 2026

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Kontingen Kurash Banyuwangi sukses menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Kejuaraan Piala Wali Kota Surabaya 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Surabaya ke-733. Dalam kejuaraan tersebut, Banyuwangi berhasil membawa pulang total 9 medali dan meraih posisi Juara Umum 3.

Pelatih Kurash Banyuwangi, Kamila, mengatakan bahwa pihaknya mengirimkan total 10 atlet yang terdiri dari berbagai kategori usia, mulai usia dini, junior hingga senior.

“Untuk kejuaraan kemarin, kami mewakili Kabupaten Banyuwangi dengan mengirimkan 10 atlet. Terdiri dari satu atlet usia dini atau pemula, empat atlet junior usia 13 sampai 19 tahun, dan lima atlet senior,” ujarnya.

Dari hasil pertandingan, kontingen Banyuwangi berhasil meraih empat medali emas dan sejumlah medali lainnya hingga total sembilan medali.
Adapun peraih medali emas di antaranya berasal dari kelas +50 kilogram putra. Kemudian medali emas lainnya diraih pada kelas junior putri -52 kilogram atas nama Leni dan Bintang, kelas 44 kilogram putri atas nama Calista, serta beberapa nomor lainnya.

Sementara medali perunggu salah satunya diraih oleh Alfatina yang harus mengakui keunggulan lawannya dari atlet yang lolos PON bela diri.
“Secara permainan sebenarnya bagus, cuma kemarin kalah pengalaman dengan atlet yang sudah lolos PON bela diri,” kata Kamila.

Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah dari latihan intensif yang dijalankan para atlet selama beberapa bulan terakhir. Meski dukungan proposal baru turun sekitar satu setengah bulan lalu, latihan rutin tetap dilakukan secara disiplin.

“Kita tetap intens latihan fisik, tes teknik, dan program-program lainnya. Alhamdulillah hasilnya bisa membawa empat emas dan total sembilan medali,” ungkapnya.

Saat ini, latihan Kurash Banyuwangi dipusatkan di sekretariat Sumberejo Barat Cheng Ho serta di wilayah Kelurahan Tamanbaru.

Kamila berharap olahraga Kurash di Banyuwangi ke depan mendapat perhatian lebih dari KONI maupun Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Pasalnya, cabang olahraga tersebut dinilai terus menunjukkan prestasi dan perkembangan positif.

“Kami berharap Kurash Banyuwangi bisa lebih diperhatikan lagi. Karena walaupun baru hadir di Banyuwangi, kami selalu berprestasi dan bahkan sudah dua kali mengadakan event tingkat Jawa Timur bertajuk Beach Kurash,” jelasnya.

Tak berhenti di situ, Kurash Banyuwangi juga akan kembali menggelar kejuaraan antar pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA se-Kabupaten Banyuwangi pada 1 Juni mendatang di Cluring.

“Insyaallah tanggal 1 Juni nanti kami mengadakan kejuaraan antar pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA se-Banyuwangi di Cluring,” pungkas Kamila.

error: Content is protected !!