Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Berita » Halaman 33

Berita

IMG-20260725-WA0029

Jalin Sinergitas Dan Silaturahmi Kapolres Pakpak Bharat Kunjungi Kantor Kejaksaan Negeri Dairi

SALAK || Jejak-indonesia.id - Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, S.T.,S.I.K.,M.H lakukan kunjungan Silahturahmi ke kantor Kejaksaan Negeri Dairi, Kamis sore ( 23/07/2026 ) di Jl. Sisingamangaraja No. 162 Sidikalang Kabupaten Dairi Sumut.

Kunjungan Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, S.T.,S.I.K.,M.H bersama PJU di sambut oleh Kajari Dairi Bima Yudha Asmara, S.H.,M.H dan Staf Kejari Dairi.

Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, S.T., S.I.K.,M.H melalui siaran persnya yang di sampaikan oleh Kasi Humas Polres Pakpak Bharat AKP Amron Simanullang, S.H mengatakan tujuan Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, S.T., S.I.K.,M.H mengunjungi Kantor Kajari Dairi selain Silaturahmi juga memperkuat Sinergitas penegakan Hukum, mempererat hubungan kerjasama dan koordinasi antara Polres Pakpak Bharat dan Kejari Dairi terjalin dengan baik serta menegaskan komitmen bersama dalam penegakan Hukum yang profesional serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Pakpak Bharat dan Dairi.

Suasana keakraban melalui bincang - bincang hangat seputar Kabupaten Pakpak Bharat - Dairi tercipta, Polres Pakpak Bharat dan Kejari Dairi berkomitmen bersama kedepankan Profesional dalam penegakan Hukum dalam menjaga stabilitas keamanan bersama.

IMG-20260724-WA0082

MusDes RKPDes 2027, Semangat Gotong Royong Wujudkan Desa Kotakan Mandiri Dan Sejahtera

SITUBONDO || Jejak-indonesia.id – Pemerintah Desa Kotakan kembali menunjukkan komitmennya dalam menyusun arah pembangunan yang partisipatif melalui Musyawarah Desa (MusDes) Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Jumat malam (24/7/2026), menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyusun skala prioritas pembangunan desa tahun depan.

Rapat MusDes tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Kotakan H. Saiful Iman, Babinsa Desa Kotakan Pelda Sudarmana, Bhabinkamtibmas, Ketua BPD Kotakan Jasuli Nur Rachman, Ketua LPM Desa Kotakan Eko Sutarjo, jajaran perangkat desa, tokoh masyarakat, serta masyarakat Desa Kotakan yang turut memberikan masukan dan usulan sebagai bagian dari penyusunan RKPDes Tahun 2027.

Dalam forum tersebut, berbagai usulan pembangunan dibahas secara terbuka. Mulai dari pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan pelayanan publik, hingga program-program yang dinilai paling mendesak dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.

Selain menyusun skala prioritas pembangunan, MusDes juga menjadi sarana untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam perencanaan penggunaan anggaran desa. Masyarakat didorong berpartisipasi aktif mengawal setiap tahapan pembangunan, mulai dari proses perencanaan hingga pelaksanaan, agar seluruh program berjalan efektif, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kepala Desa Kotakan, H. Saiful Iman, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan desa tidak hanya bergantung pada pemerintah desa, tetapi membutuhkan dukungan dan kebersamaan seluruh masyarakat, terlebih di tengah kondisi anggaran desa yang saat ini terkepras.

"Keberhasilan pembangunan Desa Kotakan tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah desa semata, melainkan membutuhkan dukungan, partisipasi, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Terlebih, dengan kondisi anggaran desa yang saat ini terkepras, semangat gotong royong, rasa memiliki, dan kepedulian sosial menjadi kunci utama agar setiap program pembangunan tetap dapat berjalan dengan baik. Saya berharap kebersamaan masyarakat terus terjaga sehingga seluruh program yang dilaksanakan mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga Desa Kotakan," pungkas H. Saiful Iman.

Melalui MusDes RKPDes Tahun 2027 ini, Pemerintah Desa Kotakan berharap mampu melahirkan dokumen perencanaan pembangunan yang aspiratif, transparan, dan sesuai kebutuhan masyarakat, sehingga cita-cita mewujudkan Desa Kotakan yang mandiri, maju, dan sejahtera dapat diwujudkan melalui sinergi antara pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat. (Wan)

IMG-20260724-WA0079

Kapolda dan Gubernur Kalteng Tinjau Posko Karhutla di Tumbang Nusa

PULANG PISAU || Jejak-indonesia.id – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan bersama Gubernur Kalimantan Tengah meninjau Posko Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, untuk memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi kebakaran.

"Kami ingin memastikan seluruh personel dan peralatan siap digunakan. Setiap informasi terkait karhutla harus segera ditindaklanjuti agar kebakaran tidak meluas," kata Iwan.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda menegaskan seluruh personel yang tergabung dalam Satgas Karhutla agar selalu sigap merespons setiap laporan maupun titik panas yang terdeteksi di lapangan. Menurutnya, kecepatan penanganan menjadi kunci untuk mencegah api meluas dan meminimalkan dampak kebakaran.

Kapolda juga meminta seluruh personel terus memperkuat koordinasi dan memaksimalkan patroli di wilayah rawan karhutla sehingga setiap potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin.

"Saya juga mengingatkan seluruh personel agar selalu mengutamakan keselamatan saat bertugas di lapangan. Penanganan harus dilakukan secara maksimal, tetapi faktor keselamatan tidak boleh diabaikan," tegasnya.

Kapolda berharap seluruh personel Satgas Karhutla tetap menjaga kesiapsiagaan dan bekerja secara optimal bersama seluruh instansi terkait agar kebakaran di Tumbang Nusa dapat segera dikendalikan serta tidak meluas ke wilayah lain.

IMG-20260724-WA0071

Menko Polkam Puji Kinerja BNN Berantas Narkoba: Selamatkan Manusia & Bangsa

BOGOR || Jejak-indonesia.id - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago mengapresiasi kinerja Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika di Indonesia.

Apresiasi itu disampaikan Djamari saat menghadiri puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido, Bogor, Kamis (23/7).

Dalam kegiatan tersebut, Djamari hadir mewakili Presiden Prabowo Subianto. Djamari mengatakan dirinya telah melihat berbagai hasil kerja, rencana, hingga tahapan program yang telah disiapkan BNN dalam upaya menangani persoalan narkotika.

"Hari ini saya ditunjukkan semua hasil yang sudah dilakukan, rencana yang dilakukan ke depan, program dan tahapan-tahapannya juga sudah disiapkan oleh BNN dan ini suatu hal yang sangat bagus tinggal kita bersama-sama melakukan," ujarnya di Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido, Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/7/2026).

Menurut Djamari, upaya pemberantasan narkotika tidak dapat hanya dilakukan oleh BNN. Ia menilai diperlukan kolaborasi seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk menghadapi ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

"Oleh negara tertentu saja, untuk bagian negara tertentu saja, begitu juga di tingkat nasional, tidak bisa hanya sekedar BNN saja yang melakukan itu. Tapi semua unsur yang ada di kita harus kita peduli pada masalah-masalah yang berkaitan dengan anti-narkotika itu," jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan pemberantasan narkotika juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membangun sumber daya manusia Indonesia ke depan. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga generasi bangsa dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

"Seperti saya katakan tadi kepada anggota BNN, tugas ini adalah tugas dunia akhirat. Untuk menyelamatkan manusia, menyelamatkan bangsa kita ke depan. Kalau kita turunkan lagi pada level tingkat nasional, upaya yang dilakukan ini adalah upaya yang justru melancarkan program pemerintah dalam menciptakan, membentuk sumber daya manusia kita ke depan," jelasnya.

Djamari juga berharap media turut mengambil peran dalam mendukung upaya pemerintah membangun bangsa melalui penyampaian informasi kepada masyarakat.

"Membangun bangsa ke depan yang sudah dilakukan oleh pemerintah, yang sudah mencapai titik-titik yang sangat membanggakan buat kita. Ini juga saya secara pribadi berharap Pers juga turut membantu itu, menyampaikan itu," tuturnya.

*BNN Komitmen Putus Rantai Peredaran Narkoba*

Dalam rangkaian puncak HANI 2026, BNN juga melakukan pemusnahan simbolis barang bukti hasil pengungkapan sejumlah kasus tindak pidana narkotika. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen BNN dalam mempersempit ruang gerak jaringan peredaran gelap narkotika.

Djamari bersama Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto turut melakukan pemusnahan simbolis barang bukti narkotika hasil pengungkapan sejumlah kasus tindak pidana narkotika dalam rangkaian puncak HANI 2026.
Adapun barang bukti yang dimusnahkan memiliki berat total mencapai sekitar 3,37 ton, terdiri atas berbagai jenis narkotika dan bahan terkait, seperti bunga ganja Thailand, sabu, hashish, cairan prekursor, cairan kimia, hingga padatan kimia.

Barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan sejumlah kasus tindak pidana narkotika dengan berbagai modus, mulai dari penyelundupan hingga produksi narkotika secara ilegal. Sebelum dilakukan pemusnahan, sebagian barang bukti telah disisihkan untuk kepentingan pemeriksaan laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan.

IMG-20260724-WA0050

Koordinasi Bersama Satresnarkoba Polresta Banyuwangi, Jejak-Indonesia.id Perkuat Sinergi Publikasi Edukasi dan Pencegahan Narkoba

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Jumat (24/7/2026) Dalam upaya memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum dan insan pers, Pimpinan Umum Media Online Jejak-Indonesia.id, Selamet Solichin yang akrab disapa Mbah Semar, melaksanakan koordinasi dan silaturahmi dengan Kasat Reserse Narkoba Polresta Banyuwangi, melalui Kaur Bin Ops (Kepala Urusan Pembinaan Operasional) pada Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba). Iptu Gatot Suryawan, S.H., di ruang kerja Satresnarkoba Polresta Banyuwangi.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan semangat kolaborasi sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun komunikasi yang efektif antara kepolisian dan media. Sinergi ini dinilai penting untuk mendukung penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat, khususnya terkait upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Banyuwangi.

Dalam kesempatan itu, kedua belah pihak membahas sejumlah isu strategis, di antaranya penguatan publikasi kegiatan kepolisian, penyebarluasan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, serta peran media sebagai mitra Polri dalam memberikan informasi yang objektif, berimbang, dan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran narkotika.

Kaur Bin Ops Banyuwangi, Iptu Gatot Suryawan, S.H., mengapresiasi terjalinnya komunikasi yang baik dengan insan pers. Menurutnya, media memiliki posisi strategis sebagai jembatan informasi antara kepolisian dan masyarakat, sehingga mampu mendukung terciptanya kesadaran kolektif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba.

"Kami berharap sinergi yang telah terjalin dengan media dapat terus diperkuat. Publikasi yang edukatif dan bertanggung jawab akan menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," ujar Iptu Gatot Suryawan.

Sementara itu, Pimpinan Umum Jejak-Indonesia.id, Selamet Solichin (Mbah Semar), menegaskan komitmennya untuk terus mendukung langkah-langkah Polresta Banyuwangi melalui pemberitaan yang profesional, berimbang, serta mengedepankan prinsip jurnalistik yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Media memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan informasi yang tidak hanya cepat, tetapi juga mampu memberikan edukasi kepada masyarakat. Kami siap menjadi mitra strategis Polri dalam menyampaikan pesan-pesan positif, khususnya terkait pencegahan penyalahgunaan narkoba," ungkap Mbah Semar.

Melalui koordinasi ini, diharapkan hubungan kemitraan antara Satresnarkoba Polresta Banyuwangi dan Media Online Jejak-Indonesia.id semakin solid dalam mendukung terwujudnya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sekaligus memperkuat upaya preventif dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Banyuwangi.

Kolaborasi yang baik antara kepolisian dan media diyakini akan mampu menghadirkan informasi yang mencerdaskan, meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mewujudkan Banyuwangi yang aman, bersih dari narkoba, dan kondusif.

(Redaksi Jejak-Indonesia.id)

error: Content is protected !!