Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Berita » Halaman 28

Berita

IMG-20260729-WA0033

Kontingen Polda Bali Ukir Prestasi Gemilang di Kejuaraan Menembak Kapolri Cup 2026, Borong Gelar Juara dan Harumkan Nama Bali

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Kontingen menembak Polda Bali kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan memborong sejumlah gelar juara pada Kejuaraan Menembak Kapolri Cup Tahun 2026. Ajang bergengsi yang digelar di Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada 23–26 Juli 2026 tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dan diikuti oleh para atlet menembak terbaik dari jajaran Polri di seluruh Indonesia.

Dipimpin langsung oleh AKBP Michael R. Risakotta, S.H., S.I.K., kontingen Polda Bali tampil penuh percaya diri dengan kekuatan 13 personel terbaik yang diberangkatkan berdasarkan Surat Perintah Kapolda Bali Nomor: Sprin/1295/VII/KEP./2026. Berbekal latihan intensif, disiplin tinggi, dan semangat juang yang kuat, para atlet Polda Bali mampu menunjukkan performa luar biasa di berbagai nomor pertandingan, baik kategori perorangan maupun beregu.

Prestasi paling membanggakan datang dari AKBP Michael R. Risakotta yang sukses merebut Juara I Presisi Perorangan 25 Meter Pamen, membuktikan kualitasnya sebagai salah satu penembak terbaik di lingkungan Polri. Sementara itu, AKP Ketut Narsa turut mempersembahkan prestasi dengan meraih Juara II Presisi Perorangan Pama, sekaligus menambah koleksi medali melalui Juara III Shoot Off Pama.

Dominasi Polda Bali semakin terlihat melalui penampilan gemilang para polisi wanita (Polwan). Tim Beregu Presisi Polwan yang diperkuat Kompol Ni Putu Wila Indrayani, S.I.K., M.H., Aipda Ni Luh Putu Aprinayanti, S.H., dan Bripda Ni Putu Mayra Sesarini berhasil menyapu Juara I Beregu Presisi Polwan, mengungguli para pesaing dari berbagai kepolisian daerah lainnya.

Tidak hanya itu, pada kategori Shoot Off Polwan, Aipda Ni Luh Putu Aprinayanti tampil sebagai yang terbaik dengan meraih Juara I, sementara Kompol Ni Putu Wila Indrayani menyusul di posisi Juara II, menjadikan podium didominasi oleh atlet-atlet Polwan Polda Bali.

Di sektor pria, kerja sama solid yang ditunjukkan AKBP Michael R. Risakotta, AKP Ketut Narsa, dan Aiptu Dwi Wahyono juga membuahkan hasil manis. Ketiganya sukses membawa pulang Juara III Beregu Presisi Polki, melengkapi deretan prestasi yang diraih kontingen Polda Bali sepanjang kejuaraan.

Selaku pimpinan kontingen, AKBP Michael R. Risakotta mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., atas dukungan, arahan, dan kepercayaan yang diberikan kepada seluruh anggota kontingen.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses latihan yang panjang, disiplin yang tinggi, kerja keras, serta kekompakan seluruh personel yang bertanding membawa nama Polda Bali di tingkat nasional.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolda Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si. atas arahan, dukungan, dan kepercayaan yang diberikan kepada kontingen. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, serta kekompakan seluruh personel tim. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme sekaligus mengharumkan nama Polda Bali di berbagai ajang ke depan," ujar AKBP Michael.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa personel Polda Bali tidak hanya unggul dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga memiliki kemampuan, ketangkasan, dan mental juara dalam bidang olahraga menembak. Raihan berbagai gelar pada Kejuaraan Menembak Kapolri Cup 2026 sekaligus menjadi simbol kesiapsiagaan, profesionalisme, serta dedikasi tinggi insan Bhayangkara dalam menjaga kemampuan individu maupun kerja sama tim.

Prestasi tersebut diharapkan mampu menjadi motivasi bagi seluruh personel Polda Bali untuk terus meningkatkan kompetensi, mengembangkan kemampuan, serta mempertahankan tradisi prestasi di tingkat nasional. Di momen peringatan Hari Bhayangkara ke-80, torehan gemilang ini menjadi kado istimewa sekaligus kebanggaan bagi institusi Polda Bali dan masyarakat Pulau Dewata.

IMG-20260729-WA0056

Kawal Profesionalisme dan Akuntabilitas, Itwasda Polda Bali Gelar Pengawasan Ketat Terhadap Seluruh Satgas Operasi

BALI || Jejak-indonesia.id - Dalam setiap pelaksanaan operasi kepolisian, tolak ukur keberhasilan tidak hanya terpaku pada pencapaian target dan situasi keamanan di lapangan, melainkan juga pada tertibnya administrasi serta akuntabilitas penggunaan anggaran.

Guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Bali turun tangan melaksanakan Pengawasan Operasi (Wasops) secara melekat kepada seluruh Satuan Tugas (Satgas) yang terlibat.

Langkah pengawasan ini merupakan wujud komitmen Polda Bali dalam menerapkan prinsip manajemen kepolisian yang ideal, yakni Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, dan Pengendalian (POAC).

Pengawasan tidak pandang bulu; seluruh lini Satgas mulai dari Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Penegakan Hukum (Gakkum), hingga Satgas Bantuan Operasi (Banops), menjalani pemeriksaan secara komprehensif.

Tim Wasops dari Itwasda Polda Bali mengawali kegiatan dengan melakukan audit administrasi (desk audit) di posko operasi. Di sini, tim melakukan sinkronisasi secara detail antara Rencana Kegiatan (Rengiat) yang disusun pada awal operasi dengan Hasil Kegiatan (Hasgiat) harian yang dilaporkan oleh masing-masing Kasatgas.

Pengecekan ini penting untuk memastikan bahwa setiap pergerakan personel di lapangan tercatat dengan baik, terarah, dan memiliki dampak nyata terhadap stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

Selain aspek operasional, transparansi dan efisiensi dalam penyerapan anggaran operasi menjadi salah satu sorotan utama Itwasda Polda Bali. Tim pengawas memastikan bahwa setiap dukungan anggaran operasional bagi personel didistribusikan secara tepat waktu dan tepat sasaran.

Pengawasan Operasi (Wasops) yang dilakukan oleh Itwasda Polda Bali ini pada hakikatnya bukanlah ajang untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai sarana konsolidasi, evaluasi, dan perbaikan (quality assurance).

Jika ditemukan adanya ketidaksesuaian atau hambatan operasional, tim Itwasda akan langsung memberikan asistensi dan rekomendasi perbaikan (problem solving) kepada Kasatgas yang bersangkutan.
Melalui pengawasan yang ketat dan berkesinambungan ini, Itwasda Polda Bali menjamin bahwa seluruh Satgas dapat bekerja secara sinergis, efektif, dan efisien.

IMG-20260729-WA0055

Perkuat Manajemen Disaster Kepolisian, Polda Bali Terima Tim Peneliti STIK Lemdiklat Polri

BALI || Jejak-indonesia.id - Polda Bali menerima kunjungan Tim Supervisi dan Peneliti STIK Lemdiklat Polri dalam rangka penelitian terkait penguatan layanan Kepolisian dalam menghadapi situasi kebencanaan. Kegiatan tersebut berlangsung di Lounge Sura Dwipa Sarva Bavena, Rabu (29/7/2026), dan disambut oleh Irwasda Polda Bali, Kombes Pol. Asep Ahdiatna, S.I.K., M.H., bersama Pejabat Utama Polda Bali.

Tim Supervisi dan Peneliti STIK Lemdiklat Polri yang dipimpin, Kombes Pol Dr. Eko Wagiyanto, S.I.K., S.H., melaksanakan penelitian bertujuan untuk menggali informasi terkait kesiapsiagaan, mekanisme respons, serta strategi Kepolisian dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Dalam sesi diskusi, jajaran Polda Bali memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan dalam mendukung manajemen disaster kepolisian, mulai dari mitigasi bencana, peningkatan kemampuan personel, kesiapan sarana dan prasarana, hingga penguatan koordinasi dengan instansi terkait.

Berbagai pengalaman dan praktik penanganan di lapangan menjadi bahan masukan dalam kajian penelitian, khususnya dalam upaya meningkatkan efektivitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat saat menghadapi kondisi darurat.

Melalui kegiatan ini, Polda Bali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kesiapsiagaan dan profesionalisme personel dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui manajemen disaster kepolisian yang efektif dan terpadu.

IMG-20260729-WA0046

TNI – Polri Solid Rangkaian Hari Jadi Pemkab Pakpak Bharat Ke – 23 Dan Pesta Budaya Oang Oang Berjalan Dengan Aman Dan Kondusif

SALAK || Jejak-indonesia.id - Hari Jadi Kabupaten Pakpak Bharat Ke - 23 tahun 2026 dan pesta Budaya Oang Oang berjalan dengan aman dan Kondusif, Selasa 28 Juli 2026 sekira pukul 19.30 s.d dini hari di lapangan Kasean Banurea Kec. Salak Kabupaten Pakpak Bharat.

Rangkaian hari jadi Kabupaten Pakpak Bharat ke - 23 tahun di gelar 2 hari ( 27 s.d 28 Juli, konsentrasi lokasi berada di 3 ( tiga ) titik mulai dari Upacara Hari Jadi Kabupaten Pakpak Bharat ke - 23 tahun di laksanakan di lapangan Yon TP 906 / Sanalenggam di Cikaok Kecamatan STU Julu, Rapat Sidang Paripurna di balai Sada Arih dan Perayaan Pesta Budaya Oang Oang yang berada di lapangan Kasean Banurea Kec. Salak.

Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, S.T., S.I.K.,M.H melalui Kasi Humas AKP Amron Simanullang, S.H dalam siaran persnya menjelaskan bahwa dalam kegiatan Perayaan Hari Jadi Kabupaten Pakpak Bharat Ke - 23 tahun Polres Pakpak telah mengirimkan personel nya guna mengikuti kegiatan Upacara di lapangan Cikaok, Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, S.T., S.I.K., M.H di wakili oleh Waka Polres Kompol Donris E. Pasaribu, S.H duduk di Tribun kehormatan bersama unsur Muspida, begitu juga setelah upacara diadakan Rapat Sidang Paripurna Di Balai Sada Arih juga menempatkan Personel guna di lakukan pengamanan, saat perayaan pesta Budaya Oang Oang di lapangan Napasengkut Salak juga telah memploting Personelnya di beberapa titik guna di lakukan pengamanan di lokasi dan gatur lalin mengingat pesta Budaya Oang - Oang menampilkan stand dari 8 ( delapan ) Kecamatan dengan hiburan berupa atis lokal Kabupaten dan Nasional, animo masyarakat sangat besar melihat artis kaum Gen - Z yang datang ke Bumi Sindeka ( Juan Reza ).

Di dukung cuaca cerah, di saksikan oleh unsur Muspida dan di tengah kawalan personel Polres Pakpak Bharat dan personel Yon TP 906 Sanalenggam Pesta Budaya Oang Oang di lapangan Kasean Banurea Kec. Salak berjalan dengan aman dan Kondusif, hiburan mulai dari artis lokal kabupaten sampai Juan Reza ( artis nasional ) tampil maksimal di tengah masyarakat Kab. Pakpak Bharat, Humbahas, Dairi bahkan dari Subulussalam hadir demi melihat dari dekat artis Idola mereka.

IMG-20260729-WA0045

Densus 88 Sosialisasikan Bahaya IRET Dan NVE Bagi Pelajar Di Sumatera Utara

MEDAN || Jejak-indonesia.id - Pada hari Rabu pagi, 29 Juli 2026 Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Utara mengadakan Sosialisasi Pencegahan Bahaya Radikalisme dan Terorisme di Aula Nusantara Kantor Kesbangpol Provinsi Sumut di Jalan Gatot Subroto, Medan. Kegiatan yang diikuti oleh sekolah tingkat SLTA se Kota Medan, kegiatan ini bertujuan untuk membangun kewaspadaan dan peningkatan kemampuan deteksi dini terhadap bahaya Faham Rasdikalisme dan Terorisme.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kaban Kesbangpol Provinsi Sumut Dr. Ir. Mulyono, ST, M.Si. Dalam sambutannya Kaban Kesbangpol menyampaikan bahwa bagaimana berkembangnya ancaman yang muncul saat sekarang ini harus dapat ditangkal oleh para anak-anak muda khususnya pelajar dengan tidak mudah terpengaruh dan terprovokasi oleh informasi-informasi yang beredar khusunya melalui dunia maya maupun media social. Diharapkan para pelajar memiliki semangat juang dalam menggapai cita-citanya untuk nantinya dapat termewujudnya Indonesia emas 2045.

Selanjutnya, Kasatgaswil Sumatera Utara Densus 88 Kombes Pol Dr. Didik Novi Rahmanto, S.I.K., M.H., selaku narasumber menyampaikan bahwa saat ini ancaman bagi para pelajar bukan hanya penyebaran paham intoleransi, radikalisme dan terorisme (IRET) saja, namun munculnya fenomena Nihilistic violent extremism (NVE) juga menjadi ancaman nyata bagi para pelajar di Sumatera Utara, bagaimana era modernisasi dan digitalisasi saat ini membuat para pelajar tidak dapat lepas dari kegiatan kesehariannya dengan handphone, selain itu bagaimana situasi psikologi para pelajar yang sedang dalam pencarian jati diri, memiliki rasa ingin tahu tinggi, merasa ingin diakui namun memiliki kelabilan emosi serta minimnya literasi, hal ini yang membuat para pelajar menjadi rentan terhadap paparan paham IRET dan NVE. Munculnya konten-konten negative yang bersifat provokatif, konten hoax hingga konten-konten kekerasan di media sosial menjadi pintu masuk paparan tersebut hingga bisa masuk melalui handphone yang dimiliki oleh para pelajar.

Pada kesempatan itu Kasatgaswil Sumut menyampaikan kepada para pelajar bahwa kegiatan ekstra kurikuler dapat menjadi salah satu cara untuk mencegah paparan IRET dan NVE bagi pelajar, dan diharapkan melalui organisasi intra sekolah (OSIS) dapat membuat kegiatan-kegiatan yang positif di lingkungan sekolahnya. Dan diharapkan melalui kegiatan ini para pelajar dapat menjadi duta-duta cegah di lingkungan sekolahnya masing-masing dengan cara berbagi cerita dan informasi tentang bahaya paparan IRET dan NVE yang didapat kepada teman-temannya di sekolah.

error: Content is protected !!