Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Berita » Halaman 17

Berita

IMG-20260805-WA0041

Polda Bali Perkuat Kemitraan Keamanan Internasional Bersama JOPP Team Kedutaan Besar Inggris

BALI || Jejak-indonesia.id - Polda Bali menerima kunjungan The Joint Overseas Protect and Prepare (JOPP) Team Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, Selasa (4/8/2026). Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kemitraan internasional dalam mendukung keamanan serta menjaga Bali sebagai destinasi wisata yang aman dan kondusif.

JOPP Team yang dipimpin Protect & Prepare Indonesia Coordinator, Mr. Thomas Beverley, diterima Wakapolda Bali Brigjen. Pol. I Made Astawa, S.I.K., M.S.I.,didampingi Pejabat Utama Polda Bali. Pertemuan berlangsung sebagai forum mempererat koordinasi dan bertukar pengalaman di bidang keamanan.

Dalam pertemuan tersebut, Wakapolda Bali menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi, khususnya kamera pengawas (CCTV), dalam mendukung pencegahan dan pengungkapan tindak kejahatan. Polda Bali juga mendorong pengembangan sistem CCTV yang lebih terintegrasi guna meningkatkan efektivitas pemantauan situasi kamtibmas.

Selain itu, Wakapolda Bali memaparkan rencana pengembangan sistem CCTV berbasis Artificial Intelligence (AI) melalui kolaborasi dengan sektor pariwisata dan pelaku usaha. Inisiatif ini diharapkan mampu memperkuat deteksi dini, mempercepat respons, serta mendukung terciptanya lingkungan yang aman bagi masyarakat maupun wisatawan.

Sementara itu, Mr. Thomas Beverley menyampaikan apresiasi atas komitmen Polda Bali dalam mengembangkan sistem keamanan berbasis teknologi. Ia juga menyatakan dukungannya terhadap penguatan kerja sama dengan Polri khususnya Polda Bali dan akan mengoordinasikan rencana tersebut dengan pihak terkait di Inggris sebagai peluang kolaborasi di bidang keamanan.

Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak sepakat untuk terus memperkuat sinergi melalui pertukaran pengalaman, peningkatan kapasitas, dan pemanfaatan teknologi guna mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif serta menjaga kepercayaan masyarakat dan wisatawan terhadap Bali.

IMG-20260805-WA0022

Satpolairud Polresta Banyuwangi Intensifkan Patroli Dialogis dan Himbauan Keselamatan bagi Nelayan di Pelabuhan Muncar

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Dalam upaya menjaga keamanan perairan serta meningkatkan keselamatan para nelayan, anggota Satpolairud Polresta Banyuwangi melaksanakan kegiatan patroli dialogis dan himbauan kepada masyarakat nelayan di kawasan Dermaga Pelabuhan Muncar, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.22 WIB hingga selesai tersebut berlangsung di bawah pengendalian Kasat Polairud Polresta Banyuwangi, dengan personel pelaksana Aipda I Wayan Wedhana, Kanit Polairud Unit Selatan.

Dalam patroli tersebut, petugas berdialog langsung dengan para nelayan untuk menyampaikan berbagai pesan kamtibmas sekaligus mengingatkan pentingnya mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut.

Petugas mengimbau agar setiap nelayan selalu melengkapi kapal dengan peralatan keselamatan pelayaran, seperti life jacket (jaket pelampung) maupun ring buoy (pelampung cincin). Selain itu, nelayan juga diminta untuk tidak memaksakan diri melaut apabila kondisi cuaca sedang buruk atau angin bertiup kencang, demi menghindari risiko kecelakaan di laut.

Selain memberikan edukasi mengenai keselamatan berlayar, kehadiran personel Satpolairud juga bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat nelayan yang beraktivitas di kawasan Pelabuhan Muncar.

Kasat Polairud Polresta Banyuwangi menegaskan bahwa patroli dialogis merupakan salah satu langkah preventif kepolisian untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja di laut.

"Dengan adanya patroli dan himbauan secara rutin, diharapkan masyarakat nelayan semakin disiplin dalam menerapkan standar keselamatan berlayar serta turut menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah perairan Banyuwangi," ujarnya.

Dari hasil kegiatan tersebut, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di sekitar Pelabuhan Muncar tetap aman, tertib, dan kondusif. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar tanpa adanya gangguan yang menonjol.

Berdasarkan kondisi cuaca saat pelaksanaan patroli, langit terpantau cerah, air laut dalam kondisi surut, angin bertiup cukup kencang, dan gelombang relatif landai, sehingga masyarakat nelayan tetap diimbau untuk terus memantau perkembangan cuaca sebelum melakukan aktivitas pelayaran.

IMG-20260804-WA0087

Gerak Cepat Dirsamapta Polda Kalteng, Tinjau Langsung Penanganan Karhutla

PALANGKARAYA || Jejak-indonesia.id -  Direktorat Samapta Polda Kalimantan Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sebagai bentuk pengawasan sekaligus memastikan seluruh proses penanganan berjalan optimal, Dirsamapta Polda Kalteng bersama para PJU Polda Kalteng turun langsung meninjau lokasi kebakaran di Jl. Hiu Putih, Kota Palangka Raya, Selasa (4/8/2026).

Peninjauan terdrbut bertujuan memastikan personel yang bertugas di lapangan melaksanakan pemadaman dan pendinginan secara maksimal agar api tidak kembali muncul maupun meluas ke area lain. Selain mengecek kondisi di lokasi, pihaknya juga memantau koordinasi antarinstansi yang terlibat dalam penanganan karhutla.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polda Kalteng dalam memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan penanganan karhutla, sekaligus memberikan motivasi kepada personel agar tetap mengedepankan kesiapsiagaan, sinergi, dan profesionalisme saat menjalankan tugas di lapangan.

Dirsamapta Polda Kalteng Kombes Pol. Viddy Dasmasela, S.H., S.I.K., M.M., mewakili Kapolda Kalteng Irjenpol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan respons yang cepat, terukur, dan berkesinambungan. Seluruh personel diminta untuk terus siaga serta mengoptimalkan langkah-langkah pemadaman maupun pendinginan guna mencegah munculnya titik api baru.

"Penanganan karhutla harus dilakukan secara maksimal dengan mengutamakan keselamatan personel serta memperkuat koordinasi bersama seluruh pihak terkait. Kehadiran pimpinan di lapangan juga merupakan bentuk komitmen untuk memastikan setiap tahapan penanganan berjalan efektif sehingga kebakaran dapat segera dikendalikan," ujar Viddy.

Lebih lanjut, beliau turut mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kesadaran bersama dinilai menjadi kunci dalam mencegah terjadinya karhutla, terutama di tengah kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.

"Ditsamapta Polda Kalteng akan terus berkomitmen menangani karhutla secara maksimal, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani secepat mungkin," tutupnya.(Pids/)

IMG-20260804-WA0076

Putra dan Cucu Mantri Pengairan Residen Besuki Kembali ke Tanah Leluhur, Agus Flores Siapkan Pidato Kebangsaan Bertema “Polri Cinta Masyarakat”

BESUKI, JAWA TIMUR || Jejak-indonesia.id – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat Besuki, Jawa Timur, dikabarkan akan menyambut kepulangan Raden Kusnandar bersama Agus Flores, yang diperkenalkan sebagai keturunan keluarga Raden Kusman Astrodiarjo, Mantri Pengairan pada masa Residen Besuki.

Agenda yang direncanakan berlangsung pada 17 Agustus 2026 tersebut tidak hanya menjadi momen silaturahmi ke tanah leluhur, tetapi juga akan diisi dengan pidato kebangsaan oleh Agus Flores yang mengangkat tema "Polri Cinta Masyarakat". Tema ini diharapkan menjadi ajakan untuk memperkuat hubungan yang harmonis antara institusi Polri dan masyarakat sebagai mitra dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta persatuan bangsa.

Dalam keterangannya, Agus Flores menyampaikan bahwa kecintaan kepada tanah kelahiran harus diwujudkan melalui pengabdian yang nyata kepada masyarakat.

"Kembali ke Besuki bukan sekadar pulang kampung. Ini adalah bentuk penghormatan kepada leluhur yang telah mengabdikan hidupnya untuk masyarakat. Saya ingin semangat pengabdian itu terus hidup di tengah generasi sekarang."

Menurut Agus Flores, peringatan Hari Kemerdekaan merupakan momentum untuk memperkuat persatuan bangsa tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun golongan.

"Indonesia dibangun dengan semangat gotong royong. Karena itu, seluruh elemen masyarakat harus bersatu menjaga persaudaraan, saling menghormati, dan bersama-sama membangun negeri."

Terkait tema pidatonya, Agus Flores menilai bahwa hubungan yang baik antara Polri dan masyarakat merupakan salah satu fondasi penting dalam menciptakan keamanan yang kondusif.

"Polri tidak dapat bekerja sendiri. Keamanan akan tercipta apabila masyarakat dan Polri saling percaya, saling mendukung, dan bersama-sama menjaga lingkungan. Inilah makna dari tema 'Polri Cinta Masyarakat'."

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan kemerdekaan sebagai semangat dalam membangun karakter bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.

"Kemerdekaan bukan hanya mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi bagaimana kita melanjutkan perjuangan itu melalui kerja nyata, menjaga persatuan, serta mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi."

Agus Flores menambahkan bahwa generasi muda memiliki peran besar dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Saya berharap anak-anak muda Besuki dan Jawa Timur menjadi generasi yang berani berkarya, mencintai tanah air, menghormati hukum, dan menjadi pelopor persatuan di tengah masyarakat."

Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya dan sejarah daerah sebagai bagian dari identitas bangsa.

"Sejarah Besuki adalah bagian dari sejarah Indonesia. Kita harus menjaga warisan para pendahulu, menghormati jasa mereka, dan menjadikan nilai-nilai pengabdian sebagai inspirasi untuk membangun masa depan yang lebih baik."

Rangkaian kegiatan pada 17 Agustus 2026 diharapkan menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat nilai-nilai nasionalisme, serta menumbuhkan semangat kolaborasi antara masyarakat, tokoh daerah, dan berbagai elemen bangsa. Dengan mengusung tema "Polri Cinta Masyarakat", kegiatan ini diharapkan menjadi pesan bahwa keamanan, kedamaian, dan kemajuan bangsa hanya dapat diwujudkan melalui sinergi yang kuat antara aparat negara dan seluruh lapisan masyarakat.

1785842256292

Polres Pasuruan Sampaikan Permohonan Maaf dan Janji Penegakan Hukum Transparan Terkait Dugaan Penganiayaan

PASURUAN || Jejak-indonesia.id – Polres Pasuruan secara resmi menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada segenap masyarakat Kabupaten Pasuruan menyusul peristiwa dugaan penganiayaan yang diduga terjadi dalam rangkaian proses penangkapan seorang tersangka di wilayah Kecamatan Beji. Langkah ini diambil sebagai wujud tanggung jawab moral lembaga sekaligus keprihatinan mendalam atas keprihatinan yang meluas di tengah masyarakat.

Selain menyampaikan permohonan maaf, pimpinan Polres Pasuruan menegaskan komitmen penuh agar penanganan perkara ini berjalan secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel. Kapolres Pasuruan telah segera membentuk tim khusus internal guna melakukan pemeriksaan dan penyelidikan secara menyeluruh terhadap seluruh urutan kejadian, dengan tetap senantiasa menjunjung tinggi hak asasi manusia serta segala ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Plh. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Pasuruan, IPTU Joko Suseno, S.H. menjelaskan bahwa Kapolres telah memerintahkan pemeriksaan mendalam terhadap seluruh personel yang terlibat, guna mengungkap fakta secara utuh dan memastikan setiap tahapan penanganan berjalan sepenuhnya sesuai prosedur yang berlaku.

"Kapolres Pasuruan telah membentuk Tim Internal untuk melakukan pemeriksaan dan penyelidikan secara menyeluruh, objektif, transparan, dan akuntabel. Seluruh anggota yang terlibat dalam proses penangkapan telah dimintai keterangan secara rinci guna mengungkap fakta secara utuh," ujar IPTU Joko Suseno saat dikonfirmasi pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Ia menegaskan, apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan bukti adanya pelanggaran yang dilakukan oleh personel, Polres Pasuruan akan menjatuhkan sanksi tegas dan tanpa pandang bulu sesuai dengan ketentuan disiplin Kepolisian Republik Indonesia, Kode Etik Profesi, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Seluruh hasil pemeriksaan nantinya akan disampaikan secara terbuka kepada publik sebagai wujud pertanggungjawaban dan transparansi.

Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, menegaskan bahwa di tengah berlangsungnya proses penegakan kebenaran ini, seluruh jajaran tetap berpegang teguh pada amanah utama sebagai pelindung, pengayom, dan penegak hukum bagi masyarakat luas.

"Kami berkomitmen penuh menegakkan hukum secara profesional di wilayah hukum Polres Pasuruan. Upaya pemberantasan tindak pidana seperti pencurian kendaraan bermotor, penyalahgunaan narkoba, perjudian daring, maupun berbagai bentuk kejahatan lainnya akan tetap terus kami laksanakan. Namun demikian, setiap langkah tindakan kepolisian harus senantiasa dijalankan sesuai prosedur, menjunjung tinggi hak asasi manusia, serta dapat dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya," tegas AKBP Harto Agung Cahyono.

Secara terpisah, Kapolsek Beji beserta seluruh jajarannya telah melakukan pendekatan dan berkoordinasi secara langsung dengan keluarga korban, tokoh masyarakat, serta perangkat pemerintahan setempat guna menyampaikan perkembangan penanganan peristiwa ini sekaligus menyampaikan permohonan maaf yang tulus.

"Atas nama seluruh jajaran Polsek Beji, kami menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga dan masyarakat atas peristiwa yang menimbulkan keprihatinan ini. Kami sepenuhnya menghormati proses pemeriksaan yang sedang dilaksanakan Polres Pasuruan dan siap mendukung sepenuhnya agar seluruh fakta dapat terungkap secara objektif dan adil," ujar Kapolsek Beji.

Polres Pasuruan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal jalannya proses pemeriksaan ini dengan kepala dingin, serta tidak mudah terpengaruh atau menyebarkan informasi yang kebenarannya belum teruji. Pihak kepolisian menjamin bahwa setiap tahapan penanganan akan dilakukan dengan penuh tanggung jawab guna menjaga dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.

error: Content is protected !!