Bupati Pasuruan Melantik 80 Orang Pejabat Tinggi: Wujud Pembinaan Birokrasi Berkualitas

PASURUAN || Jejak-indoneaia.id – Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, secara resmi melantik 80 orang pejabat tinggi dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut berlangsung khidmat di Auditorium Mpu Sindok, Kompleks Kantor Bupati, dan dihadiri oleh Wakil Bupati Shobih Asrori, Ketua DPRD Samsul Hidayat, serta Sekretaris Daerah Yudha Triwidya Sasongko (8/6/2026).

Dari jumlah keseluruhan pejabat yang dilantik, rinciannya meliputi satu orang pejabat eselon II (jabatan tinggi pratama), 47 orang pejabat eselon III, dan 32 orang pejabat eselon IV. Pelantikan ini merupakan bagian dari penyegaran struktur organisasi guna mendorong kinerja pemerintahan yang lebih dinamis dan profesional.

Untuk jabatan eselon II, dipercayakan kepada Eko Bagus Wicaksono, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Beliau kini mengemban amanah baru sebagai Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang.

Sementara itu, sejumlah pejabat eselon III juga mendapatkan penugasan baru, di mana sebelas di antaranya diangkat sebagai Camat. Di antaranya adalah Agus Hariyanto yang kini menjabat Camat Gondangwetan, Mokhamad Yasin sebagai Camat Lumbang, serta sejumlah nama lainnya yang ditempatkan di berbagai wilayah kecamatan guna memperkuat pelayanan publik di tingkat akar rumput.

Dalam sambutannya, Bupati Rusdi Sutejo menyampaikan ucapan selamat dan harapan agar seluruh pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. “Saya yakin, bekal pengalaman dan dedikasi yang telah Saudara tunjukkan selama ini akan menjadi modal berharga dalam mengemban tugas yang lebih besar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati yang akrab disapa Mas Rusdi menegaskan bahwa rotasi dan mutasi pejabat merupakan hal yang wajar dalam dunia birokrasi. Langkah ini disusun berdasarkan prinsip sistem merit, yang menempatkan kompetensi, kinerja, dan integritas sebagai landasan utama. Hal ini diharapkan dapat melahirkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pasuruan.

 

(RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *