We're open Closes at 5:00 pm
Beranda » Arsip untuk Redaksi » Halaman 397

Redaksi

IMG-20260610-WA0070

KAPOLRES BINJAI HADIRI PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN PT NATURAL TIRTA SEGAR DI LANGKAT

LANGKAT || Jejak-indonesia.id – Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., didampingi Kabag Ops Polres Binjai KOMPOL Kusnadi serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Binjai, menghadiri kegiatan peletakan batu pertama pembangunan PT Natural Tirta Segar (NTS) yang berlokasi di Dusun VII Kutambaru, Desa Namukur Utara, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Selasa (9/6/2026) pukul 14.00 WIB.

Kehadiran Kapolres Binjai beserta rombongan disambut langsung oleh jajaran manajemen PT Natural Tirta Segar dan para tamu undangan yang hadir. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembukaan acara sebagai tanda dimulainya pembangunan perusahaan yang bergerak di bidang produksi air minum tersebut.

Dalam sambutannya, perwakilan PT Natural Tirta Segar, Ricky Tyahyono, mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir serta memberikan dukungan terhadap pembangunan perusahaan. Ia berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar dan keberadaan PT NTS nantinya mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, baik melalui peningkatan perekonomian maupun terciptanya lapangan pekerjaan baru.

Sementara itu, Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas undangan yang diberikan kepada Polres Binjai untuk turut hadir dalam momentum penting tersebut. Menurutnya, di tengah situasi ekonomi global yang masih penuh tantangan dan ketidakpastian, investasi yang masuk ke daerah merupakan langkah positif yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kehadiran PT Natural Tirta Segar diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Kabupaten Langkat dan Sumatera Utara pada umumnya," ujar Kapolres.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng oleh perwakilan PT Natural Tirta Segar yang kemudian diserahkan kepada Kapolres Binjai dan para tamu undangan sebagai simbol rasa syukur serta terjalinnya hubungan silaturahmi dan sinergitas yang baik antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat.

Sebagai rangkaian penutup acara, Kapolres Binjai bersama seluruh tamu undangan dan manajemen PT Natural Tirta Segar melaksanakan prosesi peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan perusahaan tersebut.

Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama yang menjadi simbol komitmen dan optimisme seluruh pihak dalam mendukung investasi yang berdampak pada kemajuan ekonomi masyarakat. Kehadiran PT Natural Tirta Segar diharapkan menjadi angin segar bagi warga sekitar melalui terciptanya peluang kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di tengah kondisi ekonomi yang masih dinamis dan penuh tantangan.

IMG-20260610-WA0069

KAPOLRES BINJAI LATIHAN MENEMBAK BERSAMA FORKOPIMDA BINJAI

BINJAI || Jejak-indonesia.id - Mengasah kemampuan dalam menembak tentunya sangat diperlukan sebagai bentuk melatih diri dalam keterampilan menembak yang mana hari ini perbakin(persatuan menembak dan berburu seluruh indonesia)memfasilitasi kegiatan latihan menembak yang diselenggarakan pada selasa pagi 09/06/26 pada pukul 09.00 wib dilapangan menembak arhanud II/wby dijalan ikan arwana kelurahan timbang langkat kecamatan binjai timur

Pada latihan ini kapolres binjai Akbp Mirzal Maulana SIK.,SH.,MM.,MH didampingi oleh waka polres binjai Kompol Sofyan Nasution SH MH bersama dengan pju polres binjai turut hadir dilokasi tersebut untuk memupuk silaturahmi diantara forkopimda binjai tentunya

Kegiatan awal dibuka oleh ketua harian perbakin kota binjai Dodi dan menyampaikan bahwa ini merupakan salah satu cara untuk mempererat silaturahmi dan juga mengasah kembali kemampuan diri dalam menggunakan senjata sekaligus sebagai pengingat dan ajang latihan yang telah difasilitasi oleh perbakin

kegiatan menembak langsung dimulai yang mana dalam sesi pertama diisi oleh kajari binjai iwan setiawan,kadiskes dr Sugianto Sp.,M.Pd,danyon II/wby Letkol Arh Wahyu Hidayat SH.,M.Tr.Han,waka polres binjai,kalapas binjai M
Mukaffi dan juga kepala bpbd binjai Rudi Iskandar Baroes

Disesi berikutnya kapolres binjai pun ikut mengasah keterampilan menembak diikuti oleh kalapas,danyon arhanud II/wby,kadis kesehatan kota binjai dan dari hasil yang didapatkan bahwa kapolres binjai masih unggul berdasarkan nilai pada sasaran tembak tersebut

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar dan para tamu undangan yang hadir yang mengkuti kegiatan tersebut mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan oleh perbakin kota binjai dan berharap kegiatan positif ini dapat diselnggarakan setiap tahunnya dan diakhir kegiatan perbakin kota binjai memberikan cendramata kepada danyon arhanud II/WBY

IMG-20260610-WA0068

Diduga Arena Judi Sabung Ayam di Sidodadi Kembali Buka Kamis Ini, Warga Tantang APH Buktikan Keseriusan Berantas Perjudian

JEMBER || Jejak-indonesia.id – Rabu (10/6), Dugaan akan kembali beroperasinya arena judi sabung ayam di Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, pada Kamis (11/6/2026), menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Informasi yang beredar luas tersebut memicu pertanyaan publik mengenai efektivitas penegakan hukum terhadap praktik perjudian yang selama ini dinilai sulit diberantas hingga ke akarnya.

Sejumlah warga mengaku menerima informasi bahwa lokasi yang diduga kerap dijadikan arena sabung ayam dan perjudian itu akan kembali menggelar aktivitas seperti biasa. Jika kabar tersebut benar, masyarakat menilai hal itu menjadi tamparan serius bagi upaya pemberantasan perjudian yang selama ini terus digaungkan oleh aparat penegak hukum.

“Kalau benar kembali buka, tentu masyarakat akan bertanya-tanya. Kenapa tempat yang sudah sering menjadi sorotan masih berani beroperasi? Ini yang harus dijawab oleh pihak berwenang,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Menurut warga, keberadaan arena yang diduga menjadi lokasi perjudian tersebut bukan hanya persoalan pelanggaran hukum semata, tetapi juga menyangkut dampak sosial yang lebih luas. Aktivitas perjudian dinilai berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, menimbulkan konflik sosial, hingga memberikan contoh buruk bagi generasi muda.

Keresahan masyarakat semakin meningkat karena beredar informasi bahwa aktivitas tersebut akan kembali digelar secara terbuka. Kondisi ini memunculkan persepsi di tengah publik bahwa para pelaku seolah tidak memiliki rasa khawatir terhadap kemungkinan adanya penindakan hukum.

Warga pun mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), baik dari unsur kepolisian maupun instansi terkait lainnya, untuk segera melakukan langkah preventif dan pengecekan lapangan sebelum aktivitas yang diduga melanggar hukum tersebut benar-benar berlangsung.

“Jangan menunggu ramai dulu baru bergerak. Kalau memang ada informasi akan buka kembali, seharusnya bisa dilakukan langkah antisipasi sejak dini,” kata warga lainnya.

Masyarakat menegaskan bahwa yang mereka harapkan bukan sekadar razia sesaat atau penindakan yang bersifat sementara. Lebih dari itu, warga meminta adanya langkah konkret berupa penutupan total terhadap lokasi yang diduga digunakan sebagai arena perjudian agar tidak terus-menerus menjadi sumber keresahan publik.

Sorotan masyarakat terhadap persoalan ini juga tidak lepas dari komitmen pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Pasalnya, segala bentuk perjudian, termasuk sabung ayam yang disertai unsur taruhan, merupakan perbuatan yang dilarang oleh hukum dan dapat dikenakan sanksi pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Pengamat sosial di Jember menilai, apabila dugaan tersebut benar terjadi, maka diperlukan langkah penegakan hukum yang tegas, transparan, dan berkelanjutan. Penindakan tidak hanya menyasar para pemain, tetapi juga pihak-pihak yang diduga menjadi penyelenggara maupun pihak yang mengambil keuntungan dari aktivitas tersebut.

Kini perhatian masyarakat tertuju pada langkah yang akan diambil aparat. Kabar mengenai dugaan akan beroperasinya kembali arena judi sabung ayam di Sidodadi pada Kamis (11/6/2026) menjadi ujian nyata bagi keseriusan pemberantasan perjudian di Kabupaten Jember.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait mengenai kebenaran informasi tersebut. Namun warga berharap aparat segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan mengambil tindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku apabila ditemukan adanya aktivitas perjudian.

"Jika benar kembali beroperasi, masyarakat menunggu bukti nyata bahwa hukum masih berdiri tegak dan tidak kalah oleh praktik perjudian yang meresahkan."

IMG-20260610-WA0067

Satpolairud Polresta Banyuwangi Intensifkan Patroli Dialogis di Pantai Waru Jajar, Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Tidak Menentu

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat pesisir serta pengguna jasa perairan, personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Banyuwangi melaksanakan kegiatan Patroli Dialogis dan Pembinaan Penyuluhan (Binluh) di kawasan Pantai Waru Jajar, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.30 WIB hingga selesai tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan edukasi dan imbauan terkait keselamatan saat beraktivitas di wilayah pesisir dan perairan.

Patroli yang berada di bawah pengendalian Kasat Polairud Polresta Banyuwangi itu melibatkan personel AIPDA Aditya dan BRIPKA Taufiq. Dalam kegiatan tersebut, petugas menyambangi para pemancing yang sedang beraktivitas di sekitar Pantai Waru Jajar untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta keselamatan di laut.

Petugas mengingatkan masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Meski kondisi cuaca saat pelaksanaan patroli terpantau cerah dengan gelombang laut relatif tenang dan air laut dalam kondisi surut, potensi perubahan cuaca ekstrem tetap perlu diantisipasi demi menghindari risiko kecelakaan di perairan.

Selain memberikan imbauan keselamatan, kegiatan patroli dialogis juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat pesisir. Melalui komunikasi langsung, petugas dapat menyerap informasi, mendengarkan aspirasi warga, sekaligus membangun sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan Banyuwangi.

Kasat Polairud Polresta Banyuwangi menegaskan bahwa kegiatan patroli dialogis merupakan langkah preventif yang rutin dilakukan guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Kehadiran anggota Polair di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan saat beraktivitas di laut.

Dari hasil kegiatan tersebut, tercipta komunikasi yang baik antara personel Satpolairud dengan para nelayan dan pemancing. Masyarakat menyambut positif kehadiran petugas yang tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan edukasi terkait keselamatan dan keamanan di kawasan perairan.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di wilayah Pantai Waru Jajar terpantau aman, tertib, dan kondusif. Cuaca cerah dengan jarak pandang yang baik, kondisi laut tenang, serta arah angin menuju selatan turut mendukung kelancaran patroli yang dilaksanakan oleh personel Satpolairud Polresta Banyuwangi.

Melalui kegiatan seperti ini, Satpolairud Polresta Banyuwangi terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan perairan sekaligus memperkuat kemitraan dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan wilayah pesisir yang aman, nyaman, dan produktif bagi seluruh warga.

IMG-20260610-WA0061

Dukung Kesejahteraan Personel, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo Cek Fasilitas Daycare Mabes Polri

JAKARTA || Jejak-indonesia.id – Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., didampingi As SDM Kapolri Irjen Pol. Dr. Anwar, S.I.K., M.Si., meninjau fasilitas Daycare SSDM Polri yang berlokasi di lantai 1 Gedung TNCC Mabes Polri, Selasa (9/6).

Fasilitas daycare tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan pengasuhan anak bagi anggota Polri maupun masyarakat non-Polri yang sedang mengikuti kegiatan di lingkungan Gedung TNCC Mabes Polri. Daycare beroperasi setiap hari kerja, Senin hingga Jumat, pukul 06.30 WIB hingga 17.00 WIB.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolri menegaskan bahwa pembangunan Polri yang modern tidak hanya berfokus pada peningkatan profesionalisme dan kualitas pelayanan publik, tetapi juga pada upaya menghadirkan kesejahteraan bagi personel dan keluarganya.

“Polri terus berupaya membangun lingkungan kerja yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kesejahteraan personel. Kehadiran fasilitas daycare merupakan bagian dari komitmen institusi untuk mendukung keseimbangan antara pelaksanaan tugas dan tanggung jawab keluarga, sehingga anggota dapat memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat dengan rasa tenang dan penuh tanggung jawab,” ujar Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo.

Menurut Wakapolri, dukungan terhadap keluarga personel merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia Polri yang unggul. Ketika anggota merasa tenang terhadap kondisi keluarganya, mereka dapat lebih fokus menjalankan tugas pelayanan, pelindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Sementara itu, As SDM Kapolri Irjen Pol. Dr. Anwar mengatakan bahwa keberadaan Daycare SSDM Polri merupakan salah satu bentuk perhatian institusi terhadap kebutuhan anggota sekaligus upaya menghadirkan layanan pengasuhan anak yang aman, profesional, dan terpercaya.

“Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap berbagai kasus yang melibatkan tempat penitipan anak, kami memahami bahwa menitipkan anak berarti menitipkan kepercayaan. Karena itu, Daycare SSDM Polri dikelola dengan standar pelayanan yang jelas, mulai dari proses pendaftaran, pendataan anak, pengawasan selama kegiatan berlangsung, hingga proses penjemputan,” ujar Irjen Pol. Anwar.

Untuk menjamin kualitas layanan, seluruh aspek operasional dan fasilitas fisik Daycare SSDM Polri telah disesuaikan dengan standar kelayakan yang ditetapkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Selain itu, SSDM Polri melalui Subbagian Polisi Wanita (Subbagpolwan) menyusun standar kompetensi bagi para pengasuh yang bertugas sehingga kualitas pengasuhan dapat terjaga secara konsisten. Rekrutmen dan pembinaan pengasuh dilakukan dengan mengacu pada standar tenaga pendidik dan pengasuh anak usia dini yang diterapkan di lingkungan TK Bhayangkari.

Pengelolaan daycare juga dilaksanakan melalui kolaborasi antara SSDM Polri dan Bhayangkari guna memastikan aspek pengasuhan, pendidikan dasar anak, keamanan, dan kenyamanan dapat berjalan secara optimal serta berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap anak yang berada di Daycare SSDM Polri mendapatkan pengasuhan yang aman, nyaman, dan berkualitas. Karena itu, pengelolaannya dilakukan berdasarkan standar yang jelas, didukung pengasuh yang memiliki kompetensi, serta diawasi secara berkelanjutan,” jelas Irjen Pol. Anwar.

Ia menambahkan bahwa setiap anak yang menggunakan layanan daycare akan didata terlebih dahulu, termasuk identitas orang tua atau penanggung jawab, kondisi kesehatan anak, serta pihak yang berhak melakukan penjemputan. Prosedur tersebut diterapkan sebagai bagian dari sistem perlindungan dan keamanan anak selama berada dalam pengasuhan.

Daycare SSDM Polri juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung tumbuh kembang anak, antara lain ruang bermain yang aman dan ramah anak, area belajar dan aktivitas edukatif, buku bacaan dan permainan edukatif sesuai usia, ruang istirahat, fasilitas sanitasi yang memadai, serta perlengkapan kesehatan dasar untuk kebutuhan darurat.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan rasa aman bagi orang tua, fasilitas daycare turut didukung sistem kamera pengawas (CCTV) yang dapat dipantau secara real-time. Dengan sistem tersebut, orang tua dapat mengetahui aktivitas anak selama berada di daycare sehingga memberikan ketenangan selama menjalankan tugas maupun mengikuti kegiatan di lingkungan Mabes Polri.

Jam operasional daycare yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB hingga 17.00 WIB dirancang untuk menyesuaikan dengan kebutuhan kedinasan anggota Polri, mulai dari persiapan apel pagi hingga berakhirnya jam kerja administratif. Pengaturan waktu tersebut diharapkan dapat membantu personel menjalankan tugas secara optimal tanpa mengabaikan kebutuhan pengasuhan anak.

“Kami ingin memberikan ketenangan bagi para orang tua yang sedang bertugas atau mengikuti kegiatan kedinasan. Anak-anak berada dalam pengawasan yang baik, sementara orang tua dapat fokus menjalankan tugasnya. Ini merupakan bagian dari upaya SSDM Polri dalam membangun lingkungan kerja yang lebih ramah keluarga,” tambahnya.

Akses layanan daycare juga dibuat mudah bagi anggota Polri maupun non-Polri yang sedang mengikuti kegiatan di Gedung TNCC Mabes Polri. Orang tua cukup melakukan pendaftaran kepada petugas pengelola dan melengkapi data anak sebelum kegiatan dimulai.

“Kehadiran Daycare SSDM Polri merupakan bagian dari komitmen kami dalam membangun organisasi yang modern dan berorientasi pada kesejahteraan personel. Ketika anggota merasa tenang karena anak-anak mereka berada dalam lingkungan yang aman dan terawat, mereka dapat lebih fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami berharap fasilitas ini dapat menjadi contoh bahwa layanan penitipan anak harus mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan kepentingan terbaik bagi anak sebagai prioritas utama,” tutup Irjen Pol. Anwar.

Keberadaan Daycare SSDM Polri menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung pengarusutamaan gender, penguatan kualitas sumber daya manusia, serta pembangunan lingkungan kerja yang ramah keluarga. Melalui fasilitas ini, Polri terus berupaya menghadirkan kebijakan yang tidak hanya memperkuat kinerja organisasi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan keluarga sebagai fondasi utama pengabdian anggota kepada masyarakat, bangsa, dan negara.