Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Arsip untuk Redaksi » Halaman 19

Redaksi

IMG-20260812-WA0016

Bhabinkamtibmas Polsek Bandar Huluan Selesaikan Perselisihan Pesan WhatsApp, Dua Anak di Bawah Umur Berakhir Saling Memaafkan

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id – Kesalahpahaman akibat pesan WhatsApp yang dinilai tidak pantas berujung pada proses problem solving yang dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Bandar Huluan. Persoalan tersebut akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan setelah pihak yang terlibat saling memberikan dan menerima permintaan maaf.

Peristiwa tersebut ditangani Bhabinkamtibmas Polsek Bandar Huluan AIPDA Sukisno di Huta II, Nagori Bandar Masilam II, Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun, Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Langkah problem solving dilakukan setelah seorang warga berinisial H.B. menyampaikan laporan terkait pesan melalui aplikasi WhatsApp yang diterima anaknya, seorang anak berusia 8 tahun berinisial B.

Dalam laporan tersebut, pesan yang diterima B dinilai menggunakan kata-kata yang tidak pantas. Nomor kontak yang berkaitan dengan pesan tersebut sengaja tidak dicantumkan dalam pemberitaan demi menjaga privasi dan perlindungan anak.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Bhabinkamtibmas melakukan penelusuran untuk mengetahui pihak yang berada di balik akun WhatsApp tersebut.

Dari hasil penelusuran, pesan tersebut diketahui berasal dari seorang pelajar berusia 14 tahun berinisial A, yang juga berdomisili di wilayah Huta II, Nagori Bandar Masilam II.

A kemudian dimintai keterangan terkait pesan yang dikirimkan kepada B. Dalam proses tersebut, A menyampaikan bahwa dirinya tidak bermaksud membuat atau mengirimkan pesan tersebut dengan tujuan yang tidak baik kepada B.

Mengingat kedua pihak masih di bawah umur, Bhabinkamtibmas kemudian mengambil langkah penyelesaian secara humanis dengan mempertemukan pihak-pihak terkait untuk mencari solusi terbaik.

Dalam pertemuan tersebut, turut dilakukan komunikasi dengan orang tua B yang berinisial K. Pendekatan kekeluargaan dilakukan dengan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak serta menjaga agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

A secara sadar menyampaikan permintaan maaf kepada K selaku orang tua B dan kepada B. Permintaan maaf tersebut kemudian diterima oleh pihak keluarga.

Penyelesaian secara kekeluargaan tersebut menjadi langkah penting untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak agar lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial dan aplikasi komunikasi.

Bhabinkamtibmas juga mengingatkan pentingnya pengawasan dan pendampingan orang tua terhadap aktivitas anak di ruang digital. Anak perlu diberikan pemahaman mengenai batasan dalam berkomunikasi serta konsekuensi dari setiap pesan yang dikirimkan melalui media sosial.

Kapolsek Bandar Huluan IPTU Patar Banjar Nahor, S.H., M.H. melalui Bhabinkamtibmas mengapresiasi penyelesaian persoalan tersebut secara damai dengan mengutamakan pendekatan pembinaan dan kekeluargaan.

“Karena yang terlibat masih anak-anak, penyelesaian dilakukan dengan pendekatan yang mengedepankan pembinaan, komunikasi dan kepentingan terbaik bagi anak. Kami berharap kejadian ini menjadi pembelajaran agar anak-anak lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial,” ujar IPTU Patar Banjar Nahor.

Problem solving yang dilakukan Bhabinkamtibmas juga menjadi salah satu bentuk kehadiran Polri dalam membantu masyarakat menyelesaikan persoalan sosial sejak dini.

Kepolisian tidak hanya hadir ketika sebuah persoalan telah menjadi perkara hukum, tetapi juga berupaya mencegah konflik berkembang melalui komunikasi dan penyelesaian yang tepat.

Dengan adanya pertemuan dan permintaan maaf, persoalan tersebut akhirnya dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Pihak keluarga menerima permintaan maaf dan situasi di wilayah tersebut tetap aman serta kondusif.

Kegiatan berlangsung dalam kondisi cuaca cerah dan situasi aman terkendali.

Polsek Bandar Huluan mengimbau para orang tua agar terus mendampingi anak-anak dalam menggunakan perangkat digital. Pengawasan yang baik, komunikasi terbuka dan edukasi mengenai etika berkomunikasi di dunia maya menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman maupun persoalan serupa di kemudian hari.

IMG-20260812-WA0015

Resmi Diumumkan, Berikut Susunan Lengkap Pejabat Utama dan 17 Kapolsek Baru Polres Simalungun

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id – Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, mengumumkan susunan lengkap struktur jabatan terbaru di lingkungan Kepolisian Resor Simalungun, usai rangkaian upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dilaksanakan sebelumnya. Hal ini disampaikannya saat dikonfirmasi awak media pada Selasa, 11 Agustus 2026, sekira pukul 15.20 WIB.

Dalam keterangannya, AKP Verry Purba menjelaskan bahwa pengumuman susunan jabatan terbaru ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, sejalan dengan komitmen Polres Simalungun Polda Sumatera Utara dalam memberikan pelayanan yang berintegritas dan humanis, khususnya melalui transparansi struktur organisasi kepada publik.

"Kegiatan ini merupakan bentuk nyata Polri untuk masyarakat, sekaligus wujud transparansi kepada publik terkait susunan pejabat terbaru di lingkungan Polres Simalungun," ujar AKP Verry Purba.

Susunan jabatan baru ini resmi berlaku usai kegiatan sertijab yang dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 11 Agustus 2026, sekira pukul 12.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Tathya Dharaka Mako Polres Simalungun, Jalan Jhon Horailam Saragih, Pamatang Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun.

Menjelaskan susunan pejabat utama, AKP Verry Purba menyebutkan bahwa jajaran Polres Simalungun kini dipimpin oleh Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., didampingi Wakapolres Simalungun Kompol Imam Alriyuddin, S.H., M.H., serta Kabag SDM Kompol Manaek Sahala Ritonga, S.H., M.H.

"Untuk jabatan Kabag Ops kini diemban oleh AKP Tukkar Lungun Simamora, S.H., M.H., Kabag Ren oleh AKP Tugono, S.H., serta Kasubbagbinkar SDM oleh AKP Gunawan Sembiring, S.H.," ucap AKP Verry Purba.

Ia melanjutkan bahwa jajaran Kasat juga turut mengalami pembaruan, dengan Kasat Reskrim tetap dijabat AKP Wisnugraha Paramaartha, S.T.K., S.I.K., CPHR, CBA., Kasat Narkoba oleh AKP Charles Hartono Nababan, S.H., Kasat Intel oleh AKP Tombor Marbun, S.H., serta Kasat Samapta oleh AKP Heddy Marpaung, S.H.

"Kasat PamObvit dijabat AKP Sappetua Simbolon, Kasat Binmas oleh AKP Dorlan Pasaribu, sementara Kasat Lantas kini dijabat oleh AKP Priska Susana Suardi, S.H., menggantikan pejabat sebelumnya," ungkap AKP Verry Purba.

Selanjutnya, untuk jajaran Kasi dan Kasikeu, AKP Verry Purba menyebutkan bahwa Kasat Tahti dijabat IPTU Syahrial, Kasi Hukum oleh IPTU Niasran Simanjuntak, S.H., M.H., Kasi Humas tetap dijabat AKP V.J. Purba, Kasi Propam oleh AKP Gomgom Silaen, Kasi TIK oleh IPDA Daniel Suranta, Kasi Was oleh AKP Sotarduga Panjaitan, S.H., serta Kasikeu oleh IPDA Fery, didukung oleh Paurkes dr. Siro Venesia Banjarnaor.

"Seluruh jajaran ini akan bersinergi bersama-sama dalam menjalankan roda organisasi Polres Simalungun ke depannya," kata AKP Verry Purba.

Tak hanya pejabat utama, AKP Verry Purba turut mengumumkan susunan lengkap 17 Kapolsek sejajaran Polres Simalungun, di antaranya Kapolsek Tanah Jawa Kompol Banuara Manurung, S.H., Kapolsek Dolok Pardamean AKP Restuadi, S.H., Kapolsek Raya Kahean AKP Surianto Pinem, S.H., serta Kapolsek Panei Tonga AKP Daniel Jani Damanik, S.H.

"Kapolsek Gunung Malela dijabat AKP Hengky Bonari Siahaan, S.H., M.H., Kapolsek Jorlang Hataran AKP Suit Purba Dasuha, S.H., M.H., Kapolsek Girsang Sipangan Bolon AKP Mantho Pandiangan, S.H., serta Kapolsek Pamatang Silima Huta AKP Rudiansen Sipayung, S.H.," tutur AKP Verry Purba.

Ia melanjutkan bahwa Kapolsek Dolok Silau dijabat AKP M. Nasir Daulay, Kapolsek Silou Kahean AKP Edy Syahputra, S.H., Kapolsek Sidamanik AKP Rudi Sadar Harol Panjaitan, S.H., serta Kapolsek Bosar Maligas IPTU Soni Silalahi, S.H.

"Kapolsek Bandar Huluan dijabat IPTU Patar Banjarnahor, S.H., M.H., Kapolsek Dolok Batunanggar IPTU Ridho V. Pakpahan, S.Kom., M.H., Kapolsek Dolok Panribuan IPTU Ponijan Damanik, S.H., Kapolsek Pamatang Raya IPTU Oloan Sijabat, serta Kapolsek Purba yang kini dijabat IPTU Budianto Silalahi," jelas AKP Verry Purba.

Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran pejabat baru diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dan melanjutkan program kerja yang telah berjalan baik, sekaligus terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Simalungun.

"Kami berharap seluruh pejabat baru dapat segera beradaptasi dan melanjutkan program-program yang telah berjalan baik, demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat," kata AKP Verry Purba.

Menutup keterangannya, AKP Verry Purba menyampaikan bahwa pengumuman susunan jabatan ini juga bertujuan untuk memberikan informasi yang transparan kepada masyarakat mengenai siapa saja pejabat yang dapat dihubungi maupun dijadikan rujukan dalam pelayanan kepolisian di masing-masing wilayah kecamatan.

"Dengan diumumkannya susunan jabatan ini, masyarakat dapat mengetahui secara jelas para pejabat yang bertugas di wilayahnya masing-masing, sehingga pelayanan Polri dapat semakin dekat dengan masyarakat," tutup AKP Verry Purba.

Dengan terbentuknya susunan jabatan baru ini, Polres Simalungun optimistis dapat terus meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat di seluruh wilayah hukum Kabupaten Simalungun, sekaligus menghadapi tantangan tugas Kepolisian yang semakin dinamis ke depannya.

IMG-20260812-WA0014

Kerjasama dengan ITS, Banyuwangi Perkuat Hilirisasi Sektor Perikanan

SURABAYA || Jejak-indonesia.id - Memiliki kekayaan maritimin dan garis pantai salah satu terpanjang di Indonesia, Pemkab Banyuwangi menandatangani kesepakatan bersama Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) dan PW IKA ITS Jawa Timur untuk memperkuat inovasi teknologi daerah.

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan di Surabaya, Selasa (11/8/2026), bersama Kabupaten Nganjuk, Lamongan, dan Kota Pasuruan. Kerja sama tersebut mencakup penguatan ketahanan pangan, sektor perikanan, serta optimalisasi potensi maritim melalui pemanfaatan teknologi secara berkelanjutan.

Wakil Rektor II ITS Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Sarana Prasarana, Dr. Ir. Machsus, mengatakan kolaborasi ini diperlukan untuk mengoptimalkan potensi kelautan Indonesia.

"Indonesia merupakan negara kepulauan. Sumber daya kelautan yang ada di dalamnya itulah yang perlu kita eksplorasi untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran bangsa ini," ujar Machsus.

ITS, kata dia, salah satu perguruan tinggi yang diberi amanat oleh Presiden Soekarno saat itu untuk fokus pada kelautan atau kemaritiman. Karena itu kampus ini memiliki sandaran sejarah bagaimana ITS terlibat aktif sebagai motor penggerak kemajuan kemaritiman di Indonesia.

"Untuk itu perlu kolaborasi bersama, bagaimana ke depan bisa mengawal kemajuan kemaritiman di Indonesia ini. Sehingga segala potensi yang ada bisa kita berdayakan untuk kemakmuran bangsa, terutama untuk kemakmuran Jawa Timur," tambahnya.

Ketua Umum PW IKA ITS Jatim Eri Cahyadi mengatakan perguruan tinggi dan alumni harus hadir memberikan solusi teknologi bagi daerah.

Ia mencontohkan teknologi pengering ikan serta penerangan yang dapat membantu nelayan mengumpulkan ikan sehingga meningkatkan hasil tangkapan.

"IKA ITS harus hadir memberikan pendampingan dan memanfaatkan keunggulan teknologi untuk membantu wilayah-wilayah di Jawa Timur," kata Eri sekaligus Wali Kota Surabaya ini.

Eri menegaskan kerja sama antardaerah dan perguruan tinggi ini penting untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut baik karena kerja sama tersebut relevan dengan kondisi Banyuwangi yang memiliki garis pantai sepanjang 175,8 kilometer dan potensi perikanan besar.

"Bagi Banyuwangi, ini menjadi nilai tambah untuk menggandeng ITS, terutama dalam pengembangan sektor perikanan," ujar Ipuk.

Menurut Ipuk, sebagian nelayan Banyuwangi masih menggunakan pola tradisional sehingga diperlukan penguatan teknologi, penelitian, pengolahan, hingga hilirisasi produk perikanan.

Ia berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada penelitian, tetapi menghasilkan pendampingan dan inovasi yang meningkatkan nilai tambah produk perikanan masyarakat.

"Mudah-mudahan kerja sama ini berdampak pada peningkatan produk perikanan. Tidak hanya perikanan, sektor pertanian dan pengembangan sumber daya manusia juga bisa dikolaborasikan," kata Ipuk.

Kegiatan MoU ini juga diisi kegiatan forum strategis nasional yang diisi pemateri dari Kepala Badan Penyuluhan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan KKP I Nyoman Radiarta, Dirut PT Agrinas Jaladri Nasional (Persero) Kharisma Febriansyah, serta profesor dari ITS. (*)

IMG-20260812-WA0013

Cegah KKN, Inspektorat Banyuwangi Sosialisasi Peraturan Gratifikasi

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Pemkab Banyuwangi terus memperkuat upaya pencegahan korupsi melalui pengendalian gratifikasi. Salah satunya dengan mensosialisasikan dan melakukan edukasi perubahan peraturan tentang Gratifikasi yang ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengeluarkan Peraturan KPK Nomor 1 Tahun 2026 tentang Gratifikasi. Peraturan itu menjadi pedoman bagi penyelenggara negara dan aparatur sipil negara (ASN) dalam memahami, menerima, maupun melaporkan gratifikasi.

Inspektur Banyuwangi Choiril Ustadi mengatakan saat ini Pemkab Banyuwangi terus melakukan sosialisasi tentang Peraturan KPK Nomor 1 Tahun 2026 tersebut.

“Kami terus melakukan sosialisasi dan edukasi terkait perubahan dalam Peraturan KPK terbaru tentang gratifikasi. Salah satunya telah dilakukan kegiatan Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi kepada Pejabat Bendahara Pengeluaran dan pelaku usaha/rekanan pengadaan barang dan jasa beberapa waktu lalu,” kata Ustadi, Selasa (11/8/2026).

Selain itu pihaknya juga melakukan pendampingan pembentukan dan penguatan Unit Pengendali Gratifikasi (UPG) Pembantu pada perangkat daerah. Hal ini sebagaimana tercantum dalam Peraturan KPK Nomor 1 Tahun 2026 yang menegaskan kembali peran strategis Unit Pengendali Gratifikasi (UPG),

Sejumlah perubahan dalam Peraturan KPK Nomor 1 Tahun 2026 tentang Gratifikasi antara lain adanya penyesuaian batas nilai kewajaran (tidak wajib lapor), antara lain hadiah pernikahan atau upacara adat/agama meningkat dari Rp1.000.000 menjadi Rp1.500.000 per pemberi.

Pemberian sesama rekan kerja yang bukan dalam bentuk uang meningkat dari Rp200.000 menjadi Rp500.000 per pemberi, dengan akumulasi maksimal Rp1.500.000 per tahun. Ketentuan mengenai pemberian sesama rekan kerja pada acara pisah sambut, ulang tahun, maupun pensiun yang sebelumnya dibatasi Rp300.000 telah dihapus.

“Selain itu untuk Pengaturan laporan gratifikasi yang disampaikan melebihi 30 hari kerja tetap dapat diproses sesuai mekanisme yang diatur, serta Penandatanganan Surat Keputusan (SK) Penetapan Gratifikasi kini tidak lagi semata-mata didasarkan pada nilai gratifikasi, melainkan juga mempertimbangkan tingkat kepentingan (prominent) sesuai jenjang jabatan pelapor,” jelasnya.

Ia berharap seluruh ASN semakin memahami bahwa tidak setiap pemberian merupakan gratifikasi yang dilarang, namun setiap penerimaan yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan harus dikelola sesuai ketentuan yang berlaku.

“Semoga peraturan ini bisa dipahami dan diikuti oleh seluruh ASN Banyuwangi. Untuk informasi dan penjelasan lebih lanjuut bisa langsung berkonsultasi ke Kantor Inspektorat,” pungkasnya. (*)

IMG-20260812-WA0012

Kapolres Jakbar Turun ke Sekolah, Ajak Pelajar Jadi Generasi Berprestasi dan Anti tawuran

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Upaya mencegah tawuran pelajar tidak hanya dilakukan melalui patroli dan penindakan, tetapi juga dengan membangun komunikasi serta memberikan edukasi langsung kepada generasi muda.

Semangat tersebut diwujudkan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi, S.H., S.I.K., M.H. melalui kegiatan Police Goes To School dalam rangka Road Show Jakarta Damai: Pelajar Bersatu dan Tawuran Berlalu di SMP-SMK Bhara Trikora, Jelambar, Jakarta Barat, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB tersebut diikuti para siswa dan siswi, guru, serta jajaran kepolisian.

Kehadiran Kapolres disambut dengan antusias oleh para pelajar dan pihak sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres tidak hanya memberikan arahan di hadapan para siswa, tetapi juga berinteraksi secara langsung dengan pelajar di ruang praktik bengkel otomotif.

Ia melihat proses pembelajaran sekaligus berdialog mengenai kegiatan dan keterampilan yang dipelajari para siswa.

Suasana berlangsung santai dan komunikatif.

Para pelajar mendapatkan pesan bahwa sekolah bukan sekadar tempat menuntut ilmu, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter, mengembangkan keterampilan dan mempersiapkan masa depan.

Di hadapan para siswa, Kombes Pol Nasriadi mengingatkan agar tidak ada yang terlibat dalam aksi tawuran maupun penyalahgunaan narkoba.

"Jangan sampai terlibat tawuran dan narkoba. Jaga nama baik diri kalian, keluarga dan sekolah. Fokuslah belajar dan tingkatkan prestasi," pesan Kapolres, Selasa, 11/8/2026

Kapolres juga mengingatkan para pelajar mengenai penggunaan telepon seluler secara bijak.

Menurutnya, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk hal-hal positif dan mendukung proses belajar.

Para siswa diminta tidak menggunakan media sosial untuk menyebarkan berita bohong atau hoaks, melakukan bullying, maupun mengakses konten yang tidak pantas.

Kapolres juga mendorong pihak sekolah untuk terus melakukan pengawasan dan pembinaan, termasuk melalui pemeriksaan penggunaan telepon seluler secara berkala sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan aman.

Lebih jauh, Kapolres mengajak para pelajar untuk saling menghormati dan menghargai satu sama lain. Perbedaan pertemanan maupun latar belakang tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan kekerasan.

"Jauhi perbuatan yang tidak baik. Saling menghargai dan menghormati sesama. Jadilah pelajar yang membanggakan orang tua dan sekolah dengan prestasi," ujarnya.

Melalui Road Show Jakarta Damai, Polres Metro Jakarta Barat ingin menanamkan kesadaran kepada pelajar bahwa masa depan mereka jauh lebih berharga daripada terlibat dalam tawuran atau perilaku negatif lainnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah lingkungan pendidikan, dengan pendekatan yang dialogis dan humanis untuk mengajak pelajar menjadi bagian dari solusi dalam menjaga keamanan Jakarta.

Pelajar bersatu, sekolah aman, tawuran berlalu.

Bersama Polri, mari wujudkan generasi muda Jakarta yang berprestasi, berkarakter dan menjadi kebanggaan keluarga serta bangsa.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

error: Content is protected !!