Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Arsip untuk Redaksi » Halaman 16

Redaksi

IMG-20260813-WA0016

Polres Batu Bara Ungkap Peredaran Ketamin, Hampir 1 Kilogram Barang Bukti Diamankan

BATU BARA || Jejak-indonesia.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Batu Bara mengungkap dugaan peredaran obat keras jenis ketamin di wilayah hukumnya. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial MF (29), warga Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara.

MF diamankan pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 15.30 WIB di Dusun Merdeka, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa satu bungkus plastik teh berwarna hijau bertuliskan aksara Cina dengan merek Tie Guan Yin yang berisi ketamin dengan berat bruto 977 gram. Polisi juga mengamankan satu buah tas sandang berwarna hitam.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan transaksi obat terlarang di sebuah rumah yang juga digunakan sebagai bengkel di Dusun Merdeka, Desa Lalang.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Satres Narkoba Polres Batu Bara melakukan penyelidikan dan pengintaian di lokasi. Saat berada di tempat kejadian, petugas melihat dua orang laki-laki berada di teras rumah. Salah seorang di antaranya terlihat membawa tas sandang berwarna hitam.

Ketika petugas melakukan penangkapan, pria tersebut sempat berupaya melarikan diri dan meletakkan tas yang dibawanya di atas sekat pembatas antara rumah dan bengkel. Namun, petugas berhasil mengamankannya di depan pintu rumah.

Setelah tas diperiksa, petugas menemukan satu bungkus plastik teh warna hijau merek Tie Guan Yin yang berisi ketamin dengan berat bruto 977 gram.

Dalam proses pengamanan, sempat terjadi perlawanan dari pihak keluarga tersangka. Meski demikian, petugas berhasil mengamankan MF beserta barang bukti dan membawanya ke Satres Narkoba Polres Batu Bara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas dugaan perbuatannya, MF diproses berdasarkan Pasal 435 juncto Pasal 138 Ayat (2) dan (3), subsider Pasal 436 Ayat (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Penyidik saat ini masih melakukan pengembangan untuk mengungkap asal-usul barang serta kemungkinan keterlibatan jaringan lain dalam perkara tersebut. Sementara itu, barang bukti ketamin akan dikirim ke Laboratorium Forensik Polda Sumatera Utara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa jajaran Polda Sumut bersama seluruh satuan kewilayahan akan terus melakukan penindakan terhadap segala bentuk peredaran narkotika maupun obat-obatan berbahaya.

Menurutnya, pengungkapan kasus di Batu Bara tersebut menunjukkan pentingnya peran masyarakat dalam membantu kepolisian mengungkap peredaran obat terlarang.

“Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri. Informasi dari masyarakat sangat penting untuk mempersempit ruang gerak para pelaku. Setiap informasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti melalui proses penyelidikan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Ferry.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan aktivitas peredaran narkotika maupun obat-obatan keras di lingkungan sekitarnya.

Polres Batu Bara menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika maupun obat-obatan keras yang berpotensi membahayakan masyarakat.

Pengembangan terhadap perkara ini masih dilakukan guna mengungkap asal-usul barang bukti serta kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat.

IMG-20260813-WA0015

Berawal dari Informasi Warga, Polisi Langkat Ungkap 11 Batang Ganja di Perladangan

LANGKAT || Jejak-indonesia.id – Informasi dari masyarakat kembali menjadi pintu masuk bagi kepolisian dalam mengungkap dugaan tindak pidana narkotika di Kabupaten Langkat. Polda Sumut melalui Polsek Kuala mengamankan 11 batang tanaman yang diduga ganja dari area perladangan di Desa Garunggang, Kecamatan Kuala, Senin (10/8/2026).

Pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebut adanya tanaman diduga ganja tumbuh di salah satu area perladangan di Desa Garunggang. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Kuala kemudian melakukan penyelidikan ke lokasi.

Kapolsek Kuala AKP Syamsul Bahri mengatakan, petugas terlebih dahulu melakukan pengintaian untuk memastikan kebenaran informasi yang diterima sebelum melakukan tindakan.

Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan seorang pria berinisial SH (35), warga Desa Garunggang, Kecamatan Kuala. Petugas juga menemukan dan mengamankan 11 batang tanaman yang diduga ganja dan masih tumbuh di area perladangan yang diduga berkaitan dengan SH.

Saat dilakukan pemeriksaan awal, SH mengakui menanam tanaman tersebut di area perladangannya. Ia juga mengaku masih menyimpan daun ganja kering di dalam sebuah goni plastik yang berada di sebuah gubuk.

Petugas kemudian mengamankan SH beserta barang bukti ke Polsek Kuala untuk pemeriksaan dan proses lebih lanjut. Selanjutnya, perkara tersebut dilimpahkan kepada Satresnarkoba Polres Langkat guna menjalani proses penyidikan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K., melalui PS Kasi Humas IPTU M.R. Siregar, menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti setiap informasi masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

“Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti secara serius sesuai dengan prosedur yang berlaku. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan atau peredaran narkotika,” ujar IPTU M.R. Siregar.

Menurutnya, keberhasilan pengungkapan tersebut tidak terlepas dari kepedulian masyarakat yang berani menyampaikan informasi kepada kepolisian.

Pengungkapan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polres Langkat dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika serta menciptakan situasi keamanan yang kondusif di tengah masyarakat.

Langkah tersebut sejalan dengan program Polisi Langkat Garuda Ksatria, dengan semangat “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai.”

IMG-20260813-WA0014

Kompolnas Visitasi Polres Barito Selatan, Verifikasi Inovasi Dua Bhabinkamtibmas dalam Kompolnas Awards 2026

BARITO || Jejak-indonesia.id – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melaksanakan visitasi dalam rangka penilaian Kompolnas Awards 2026 di Polres Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Selasa (11/8/2026). Visitasi tersebut menjadi bagian dari tahapan verifikasi lapangan terhadap inovasi dan kinerja personel Polri yang masuk nominasi.

Anggota Kompolnas Dr. Yusuf, S.Ag., M.H. bersama tim melakukan pengecekan langsung terhadap program yang dijalankan dua Bhabinkamtibmas Polres Barito Selatan yang berhasil masuk tiga besar nominasi Kompolnas Awards 2026 Kategori Perorangan Partnership, yakni Aipda Yogi Friatno Setiawan, S.I.Kom. dan Brigpol Lidya Aprilia Anisa A.Ng., S.H Kategori Perorangan People.

Dalam keterangannya, Dr. Yusuf mengatakan visitasi dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara hasil penilaian tahap awal, dokumen yang disampaikan, serta kondisi nyata di lapangan.

“Visitasi ini merupakan bagian dari proses penilaian untuk memperoleh gambaran secara komprehensif mengenai implementasi kinerja, inovasi, kualitas pelayanan publik, tata kelola organisasi, serta dampak program yang dilaksanakan oleh peserta,” ujar Dr. Yusuf.

Ia menjelaskan, Kompolnas Awards merupakan salah satu bentuk penilaian terhadap praktik-praktik baik yang dilakukan anggota maupun satuan kerja Polri. Karena itu, tim Kompolnas melakukan verifikasi secara langsung untuk memastikan inovasi yang diajukan benar-benar dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Melalui visitasi ini kami ingin memastikan kesesuaian hasil penilaian tahap pertama dan dokumen dengan kondisi nyata, sekaligus memverifikasi keaslian inovasi dan praktik baik yang dilakukan di lapangan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, tim Kompolnas yang terdiri dari Dr. Yusuf, Nining Desiwati, serta Dr. Mardonna Lamtio, S.Pd., M.M., didampingi Irwasda Polda Kalimantan Tengah. Kedatangan tim disambut Kapolres Barito Selatan AKBP Jecson R. Hutapea, S.I.K., M.H., Bupati Barito Selatan, Forkopimda, Forkopimcam Dusun Selatan, Wakapolres, serta jajaran pejabat utama Polres Barito Selatan.

Setelah rangkaian penyambutan dan arahan di Mapolsek Dusun Selatan, tim Kompolnas melanjutkan kegiatan dengan melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah program unggulan yang menjadi bagian dari nominasi kedua personel tersebut.

Salah satunya adalah program yang dikembangkan Aipda Yogi Friatno Setiawan selaku Bhabinkamtibmas Desa Kalahien, Kecamatan Dusun Selatan. Aipda Yogi mengembangkan budidaya jamur tiram bersama Pemerintah Desa Kalahien dan PT Nusantara sebagai upaya pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan.

Selain itu, Aipda Yogi juga menjalankan program BAJAKA PRESISI yang diwujudkan melalui kegiatan perpustakaan keliling untuk meningkatkan akses dan literasi anak-anak di wilayah binaannya.

Tim Kompolnas juga melakukan pengecekan program pembinaan masyarakat yang dijalankan Brigpol Lidya Aprilia Anisa A.Ng., S.H., Bhabinkamtibmas Kelurahan Hilir Sper. Program tersebut antara lain kegiatan Anak Asuh yang berfokus pada pembinaan dan pendampingan anak, serta sejumlah program pemberdayaan dan pembinaan masyarakat.

Sebelumnya, Brigpol Lidya juga dikenal melalui program BHAMASAK atau Bhabinkamtibmas Membangun dan Membina Satkamling serta BAKMIE atau Bhabinkamtibmas Membina Pelajar. Program-program tersebut diarahkan untuk memperkuat keamanan lingkungan, pembinaan generasi muda, serta meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.

Dr. Yusuf menegaskan bahwa kehadiran Kompolnas dalam visitasi bukan hanya untuk melihat kelengkapan administrasi, tetapi juga memastikan dampak nyata dari program yang dijalankan oleh personel Polri.

“Yang kami lihat bukan hanya dokumen atau laporan kegiatan, tetapi bagaimana inovasi tersebut benar-benar diimplementasikan dan memberikan manfaat kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi pemacu bagi seluruh personel Polres Barito Selatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat kemitraan dengan masyarakat, serta menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan warga.

Visitasi Kompolnas Awards 2026 di Polres Barito Selatan kemudian dilanjutkan dengan pengecekan langsung terhadap lokasi program yang dijalankan kedua Bhabinkamtibmas. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam proses penilaian sebelum Kompolnas menetapkan penerima penghargaan Kompolnas Awards 2026.

IMG-20260813-WA0013

Unggul di Enam Kategori, Polda Riau Juara Umum Ketahanan Pangan Polri

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Polda Riau kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Polda Riau berhasil meraih Juara Umum Klaster 3 dalam penilaian Program Ketahanan Pangan Polri Tahun 2026 setelah mencatatkan prestasi pada enam kategori penilaian.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dalam kegiatan Awarding Day Apresiasi Kreasi Polri yang digelar di Grand Ballroom The Tribrata, Jakarta, Selasa malam (11/8/2026).

Kabid Humas Polda Riau Kombes Akmadi mengatakan, predikat juara umum diraih berdasarkan akumulasi nilai dari seluruh kategori yang diikuti.

Polda Riau mencatatkan perolehan nilai tertinggi dibandingkan Polda lainnya yang tergabung dalam Klaster 3.

“Alhamdulillah, Polda Riau meraih Juara Umum Klaster 3. Capaian ini merupakan akumulasi dari prestasi yang diraih pada berbagai kategori. Ini menjadi bukti kerja bersama seluruh jajaran dalam mendukung dan mengimplementasikan program ketahanan pangan,” kata Akmadi, Rabu (12/8/2026).

Dalam penilaian tersebut, Polda Riau meraih Juara II Kategori Penambahan Lahan dan Produksi Jagung, Juara II Kategori Serapan Jagung Bulog, serta Juara I Kategori Manajemen Media Polda.

Prestasi juga datang dari jajaran kewilayahan. Polres Indragiri Hulu meraih Juara III Kategori Manajemen Media Polres.

Sementara pada kategori inovasi, Polda Riau meraih Juara II Kategori Inovasi Polda dan Polres Kuantan Singingi berhasil menjadi Juara I Kategori Inovasi Polres.

“Enam capaian tersebut kemudian terakumulasi dalam penilaian akhir dan menempatkan Polda Riau sebagai peraih nilai tertinggi sekaligus Juara Umum Klaster 3,” ujar Akmadi.

Secara nasional, penilaian Program Ketahanan Pangan Polri dibagi dalam tiga klaster. Polda Jawa Timur keluar sebagai Juara Umum Klaster 1, Polda Kalimantan Barat sebagai Juara Umum Klaster 2, sedangkan Polda Riau menjadi Juara Umum Klaster 3.

Akmadi mengatakan, penghargaan yang diterima langsung Kapolda Riau dari Kapolri tersebut menjadi apresiasi terhadap kerja kolektif seluruh jajaran Polda Riau, mulai dari tingkat Polda hingga Polres, bersama pemerintah daerah, Bulog, kelompok tani dan berbagai stakeholder lainnya.

Menurutnya, capaian tersebut sekaligus menjadi motivasi untuk memastikan program ketahanan pangan terus berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Penghargaan ini, lanjut Akmadi, menjadi torehan membanggakan bagi seluruh jajaran personel sekaligus menjadi tanggung jawab untuk terus meningkatkan apa yang sudah dikerjakan.

"Semangatnya bukan berhenti pada penghargaan, tetapi bagaimana Polri ikut mengambil bagian dalam memperkuat ketahanan pangan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutup Akmadi. []

IMG-20260813-WA0012

Kapolda Gorontalo dan Forkopimda Sambut Kedatangan Wamendagri, Jamintel, serta Wamenkes di Bandara Djalaluddin

GORONTALO || Jejak-indonesia.id - Suasana khidmat menyelimuti Ruang VIP Bandara Djalaluddin Gorontalo pada Rabu (12/8/2026) pagi. Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Drs. Widodo S.H., M.H., bersama Gubernur Dr. Ir. H. Gusnar Ismail, M.M., dan jajaran Forkopimda, menyambut kedatangan tiga pejabat penting dari pemerintah pusat.

Ketiga tamu negara tersebut adalah Wakil Menteri Dalam Negeri RI Komjen Pol (Purn) Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M., Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M., dan Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR. Rombongan berangkat menggunakan maskapai Garuda Indonesia ini mendarat tepat pukul 09.45 WITA.

Sambutan Agung Tradisi Mopotilolo

Sebagai bentuk penghormatan tertinggi, ketiganya disambut dengan prosesi adat Mopotilolo. Tradisi sakral ini wajib digelar untuk menyambut tamu kehormatan yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Bumi Serambi Madinah. Dipimpin langsung oleh pemangku adat U Duluwo Limo Lo Pohalaa, prosesi berlangsung megah diiringi tabuhan genderang khas dan tarian perang Longgo.

Rangkaian ritual adat dimulai dengan mopodungga lo uyilumo, sebuah prosesi jamuan makan dan minum sebagai simbol pemuliaan tamu. Setelah itu, suasana menjadi hening saat petuah adat dibacakan, disusul doa bersama demi keselamatan, kesehatan, dan kelancaran agenda para pejabat selama di Gorontalo. Prosesi sakral ini diakhiri dengan mongabi, yaitu pernyataan resmi dari tokoh adat yang menandakan bahwa para tamu telah direstui dan diterima secara resmi sebagai bagian dari warga Gorontalo.

Agenda Strategis Nasional di Gorontalo

Kunjungan kerja ini bukan sekadar seremonial. Ketiga pejabat pusat tersebut langsung dihadapkan pada sejumlah agenda strategis nasional yang berdampak langsung pada masyarakat Gorontalo.

Rombongan dijadwalkan langsung bertolak menuju Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo. Di sana, akan meninjau langsung pelaksanaan program Skrining Tuberkulosis (TB) Terintegrasi serta layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi warga setempat.

Sementara itu, Wamendagri Komjen Pol. (Purn) Akhmad Wiyagus dan Jamintel Reda Manthovani meneruskan agenda selanjutnya pada siang harinya. Keduanya dijadwalkan menghadiri program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) sekaligus mengukuhkan pengurus DPD dan DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) se-Provinsi Gorontalo yang berlokasi di Auditorium Universitas Negeri Gorontalo.

(Red/Rezha LDD)

error: Content is protected !!