Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Redaksi

Pastikan Kesiapan, Kapolda Jabar Tinjau Jalur di Wilayah Polres Ciamis Jelang Operasi Lilin 2025

CIAMIS || jejakindonesia.id - Kunjungan kerja Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan, S.I.K. S.H., M.H., ke Polres Ciamis menjadi perhatian penting menjelang pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya 2025. Kehadiran Kapolda Jabar yang didampingi sejumlah pejabat utama Polda Jabar menunjukkan komitmen kuat dalam memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana pengamanan Natal dan Tahun Baru di wilayah Kabupaten Ciamis. Kegiatan tersebut berlangsung pada jam 08.30 sampai dengan 11.15 WIB pada Kamis (20/11/2025).

Kunjungan ini diawali dengan penyambutan resmi di Mako Polres Ciamis yang turut dihadiri Forkopimda Kabupaten Ciamis, para pejabat utama Polres, para Kapolsek jajaran, serta tamu undangan. Kapolda Jabar kemudian meresmikan Aula Pesat Gatra dan Gedung Sport Center Polres Ciamis sebagai bentuk peningkatan fasilitas dan dukungan terhadap sarana kerja anggota.

Setelah peresmian, kegiatan berlanjut dengan sesi arahan yang menekankan kesiapan menghadapi puncak arus kegiatan masyarakat pada momentum Natal dan Tahun Baru.

Kapolda Jabar Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan, S.I.K. S.H., M.H., menyoroti pentingnya disiplin, latihan, serta kesiapan personel dalam menjalankan Operasi Lilin Lodaya 2025 yang merupakan operasi kemanusiaan berskala besar.

"Keberhasilan pelaksanaan tugas bukan hanya soal tampilan di lapangan, tetapi juga berasal dari kerja rutin yang tidak selalu terlihat," tegas Irjen Pol. Rudi Setiawan.

Seluruh personel diimbau untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat, termasuk kesiapan menghadapi potensi bencana alam selama periode libur panjang. Pengecekan sarana dan prasarana juga menjadi salah satu prioritas guna memastikan seluruh kegiatan operasional berjalan sesuai SOP.

Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah menyampaikan terimakasih terhadap arahan dan perhatian Kapolda Jabar. Ia menjelaskan bahwa Polres Ciamis telah mempersiapkan personel, strategi pengamanan jalur, pos pengamanan, serta kesiagaan menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa liburan. Kapolres juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor bersama stakeholder daerah demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Masyarakat menyambut positif kegiatan pengecekan langsung dari Kapolda Jabar. Mereka menilai hal tersebut menunjukkan keseriusan kepolisian dalam memberikan rasa aman, terutama pada masa libur akhir tahun yang dikenal dengan tingginya volume perjalanan. Kehadiran Kapolda dinilai memberi dorongan moral bagi anggota kepolisian serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan Polri.

Rangkaian kunjungan ditutup dengan pengecekan Pos Pengamanan Operasi Lilin Lodaya 2025. Seluruh tahapan kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif, sekaligus menandai kesiapan Polres Ciamis dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pada perayaan Natal dan Tahun Baru mendatang.

Diduga 4 Bulan Terakhir SPBU 14-283-690 Dundangan Tidak Melayani Pengisian Kenderaan ” Ada Apa…???

Pelalawan || jejakindonesia.id - Terkait banyak nya laporan masyarakat dan para sopir baik yang melintas maupun warga tempatan bahwasanya semenjak empat (4) bulan terakhir ini diduga kuat pihak SPBU 14-283-690 desa Dundangan kecamatan pangkalan kuras kabupaten pelalawan tepat nya di sisi jalan lintas timur diduga tidak pernah lagi melakukan pengisian BBM subsidi jenis solar kepada kenderaan yang melintas dan warga tempatan, Jumat 21 Nopember 2025.

Banyak masyarakat yang bertanya tanya tanya kira kira apa penyebab nya selama empat (4) bulan terakhir ini selalu BBM subsidi jenis solar diduga tidak tersedia atau diduga tidak pernah lagi melayani kenderaan baik angkutan umum , mobil pribadi ,dan truck truck pengangkut sembako , masyarakat dan para sopir sopir bertanya tanya ada apa sebenarnya nya ...???

Apakah SPBU 14-283-690 dapat sanksi dari Pertamina sehingga BBM subsidi jenis solar tidak di pasok oleh Pertamina...???

Apakah ada kenakalan dari pihak SPBU sehingga BBM subsidi jenis solar selalu nya diduga tidak tersedia ,dan diduga tidak pernah melayani kenderaan, masyarakat dan para sopir mempertanyakan nya.

Ada apa sebenarnya yang terjadi di SPBU 14-283-690....???

Masyarakat dan para sopir ketika di komfirmasi jika memang pihak Pertamina memberikan sanksi kepada SPBU 14-283-690 jangan la terlalu lama di skors, kerna kita masyarakat dan sopir ini kan butuh BBM untuk kendaraan kita..

Dan jika ada kenakalan yang di lakukan oleh pihak SPBU kita berharap agar pihak BPH Migas dan Pertamina melakukan SIDAK dan di cek cctv di SPBU 14-283-690....

Biar ada kejelasan nya apa penyebab selama empat (4) bulan terakhir ini pihak SPBU 14-283-690 tidak ada melakukan penjualan BBM Bersubsidi jenis solar lagi kepada kenderaan, tegas warga dan para sopir ketika di komfirmasi.

Publik mendesak pihak Pertamina harus mengutamakan kepentingan masyarakat banyak dan para sopir sopir yang menggantungkan hidup nya dari pekerjaan yang kerjakan nya sebagai sopir , jika memang tidak ada tersedia BBM subsidi jenis solar di SPBU agar dapat memasok nya biar tranportasi terus berjalan lancar , apalagi tidak lama lagi akan perayaan natal dan tahun baru , banyak memerlukan BBM subsidi jenis solar untuk kendaraan umum, angkutan dan mobil pribadi yang hendak merayakan natal dan tahun baru.

Terkait pemberitaan ini pihak SPBU 14-283-690 ketika di komfirmasi melalui via WhatsApp di nomor WhatsApp 0822 8875 36XX , saudara Kaban Selaku Manager SPBU mengatakan "Kuota habis Pak ,Runing Teks Juga Belum Selesai " dan " kirim rek buat beli rokok pak".

Publik mendesak agar pihak BPH migas dan Pertamina agar melakukan sidak serta cek cctv SPBU 14-283-690 karena diduga kuat empat (4) bulan terakhir tidak melakukan penjualan BBM subsidi jenis solar ke kendaraan.

Satgas Yonif 521/DY Manunggal Dengan Rakyat di Distrik Apalapsili

Apalapsili || jejakindonesia.id - Manunggal dengan rakyat di Papua TNI bersatu melalui berbagai kegiatan, membantu kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan untuk membangun kepercayaan dan hubungan yang harmonis dengan masyarakat lokal demi keamanan dan kesejahteraan bersama.

Satgas Yonif 521/DY di Wilayah Penugasan, kegiatan ini diwujudkan melalui berbagai program, dengan anjangsana (kunjungan) menjadi salah satu metode utama pendekatan teritorial, dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi sekaligus menjaga komunikasi yang harmonis dengan masyarakat di Distrik Apalapsili, Yalimo, Papua Pegunungan (22/11/2025).

Keakraban dan senyuman hangat, kegiatan Anjangsana ke rumah warga di wilayah binaan, ini tidak hanya menjadi agenda rutin pembinaan teritorial tetapi juga wujud kepedulian tulus TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat.

Bpk Jupiter menyampaikan rasa terimakasihnya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut.
“Kehadiran Prajurit yang ramah dan terbuka menciptakan rasa aman dan nyaman membuat kami merasa dekat dengan TNI sebagai keluarga besar masyarakat papua, Semoga Tuhan selalu memberkati.

Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata,S.E,M.I.P,
Anjangsana TNI di Papua merupakan kegiatan kunjungan rutin yang dilakukan oleh Prajurit TNI Satgas Yonif 521/DY kepada masyarakat untuk mempererat hubungan, membangun komunikasi, serta memberikan dukungan sosial dan rasa aman.

Melalui kegiatan-kegiatan ini, TNI berupaya keras untuk hadir di tengah masyarakat Papua, tidak hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi untuk tantangan kesejahteraan dan pembangunan di daerah tersebut.

Kegiatan ini mencakup berdialog, mendengarkan aspirasi, membantu kesulitan sehari-hari dan menunjukkan kepedulian TNI untuk memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat di Papua sebagai kekuatan utama dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Indonesia.

*Prajurit Macan Kumbang Berhasil (Yonif 521/DY)*

Unjuk Kekuatan Nasional, TNI Kerahkan Puluhan Ribu Prajurit Amankan Aset Strategis Bangka–Morowali

BANGKA || jejakindonesia.id — TNI mengerahkan puluhan ribu prajurit dari tiga matra dalam Latihan TNI Terintegrasi Tahun 2025 sebagai demonstrasi kekuatan nasional sekaligus wujud komitmen melindungi aset strategis negara di Bangka Belitung dan Morowali. Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta sejumlah pejabat negara menyaksikan langsung pelaksanaan latihan dari Titik Tinjau Desa Mabat, Bangka, Rabu (19/11/2025).

Latihan skala besar di Bangka Belitung melibatkan 41.397 personel TNI. Kegiatan ini menjadi bukti soliditas, kesiapsiagaan, dan kemampuan tempur gabungan TNI dalam menghadapi spektrum ancaman, termasuk ancaman terhadap sumber daya alam strategis. Selain di Bangka Belitung, Latihan TNI Terintegrasi 2025 juga digelar di Morowali, Sulawesi Tengah, dengan melibatkan 26.998 prajurit di bawah Komando Gabungan TNI. Kegiatan di Morowali juga ditinjau langsung Menhan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Panglima TNI dan para pejabat terkait.

Latihan ini bertujuan meningkatkan profesionalisme, kesiapan tempur prajurit, serta uji kemampuan alutsista. Di dalamnya juga termuat skenario Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya terkait pengamanan wilayah yang rawan konflik kepentingan seperti kawasan hutan dan pertambangan.

Pemilihan Bangka Belitung dan Morowali dilandasi pertimbangan strategis mengingat besarnya kekayaan sumber daya alam di wilayah tersebut, termasuk potensi kerawanan akibat praktik penambangan tanpa izin yang selama ini merusak lingkungan dan merugikan negara. Oleh karenanya, kehadiran TNI menjadi krusial untuk melindungi objek vital nasional.

Sebelumnya, Presiden RI mengungkapkan maraknya operasi tambang ilegal di Bangka Belitung, bahkan mencapai sekitar 1.000 titik, yang menyebabkan Indonesia kehilangan hingga 80 persen produksi timah nasional. Presiden kemudian memerintahkan TNI melakukan pengamanan ketat seluruh jalur pergerakan material timah.

“Saya perintahkan TNI untuk memblokir seluruh jalur masuk dan keluar di Pulau Bangka dan Pulau Belitung. Negara harus mengetahui secara pasti apa yang keluar dan apa yang masuk. Kita tidak boleh terus dirugikan,” tegas Presiden.

Menindaklanjuti perintah tersebut, TNI mengerahkan kekuatan besar beserta alutsista, mulai dari puluhan Rantis Maung, drone taktis, KRI dan KAL, pesawat F-16, Hercules, CN-295, hingga helikopter Caracal dan Super Puma. Penggelaran ini menegaskan bahwa perlindungan sumber daya alam adalah bagian dari tugas menjaga kedaulatan negara.

Dalam rangkaian latihan di Bangka Belitung, Menhan dan Panglima TNI menyaksikan demonstrasi Serangan Udara Langsung (SUL) oleh F-16 dari Wing Udara 31, penerjunan taktis personel Yonif 501, simulasi penangkapan ponton ilegal, serta peninjauan lokasi galian pasir.

Di hadapan awak media, Menhan menyampaikan fokus utama latihan dalam konteks penegakan kedaulatan dan penertiban sektor pertambangan. “Tujuannya satu, bagaimana kita sebagai negara yang berdaulat memiliki kemampuan untuk menegakkan peraturan dan melakukan penertiban dalam rangka pengamanan sumber daya alam yang merupakan bagian dari kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Latihan juga menampilkan berbagai kemampuan TNI, mulai dari Kelompok Depan Operasi Linud (KDOL), Operasi Perebutan Pertahanan Pangkalan Udara (OP3U), skenario _force down_, aksi sabotase terhadap sasaran strategis, hingga operasi penindakan kepada kapal pelaku aktivitas ilegal oleh TNI AL. Seluruh rangkaian dirancang untuk menguji kesiapsiagaan dan respons cepat operasi gabungan di berbagai domain.

Sumber: Dispenad

Cegah Bullying Kapolres Pelabuhan Tanjungperak Kukuhkan Polisi Siswa

TANJUNGPERAK || jejakindonesia.id - Sebagai langkah konkret dalam menekan angka perundungan (bullying) dan kenakalan remaja di lingkungan pendidikan, Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim secara resmi membentuk dan mengukuhkan Polisi Siswa (Polwa).

Apel pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat, di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Jumat (21/11/2025) sore.

Dalam amanatnya di hadapan para siswa dan peserta apel, AKBP Wahyu Hidayat menekankan pentingnya pembinaan kedisiplinan serta peran aktif siswa dalam mencegah pelanggaran di sekolah.

Sorotan utama Kapolres Pelabuhan Tanjungperak tertuju pada isu bullying yang kian marak terjadi, baik secara fisik, verbal, maupun di ranah digital.

"Bullying yang berupa kekerasan fisik, verbal, maupun melalui media sosial adalah perbuatan yang sangat merugikan, mencederai mental, serta merusak masa depan," tegas AKBP Wahyu.

Kapolres Pelabuhan Tanjungperak mengimbau agar para siswa menjauhi segala bentuk perundungan.

Ia mengajak seluruh elemen siswa untuk saling menghargai dan menjadi pelindung bagi sesamanya.

"Karena itu, jangan melakukan bullying dalam bentuk apa pun. Hargai teman, jaga lisan, dan jadilah pelindung bagi sesama, bukan sebaliknya," imbuhnya.

Selain perundungan, AKBP Wahyu juga mengingatkan ancaman pergaulan bebas dan tindakan asusila yang dapat merusak moral generasi muda.

Ia meminta para siswa untuk menghindari tindakan yang merendahkan martabat diri dan melanggar norma kesusilaan, terutama di tempat umum.

"Hindari dan jangan mendekati hal-hal yang dapat menjerumuskan kalian. Fokuslah pada belajar, prestasi, dan masa depan kalian,"tegas AKBP Wahyu.

Terkait tugas dan fungsi Polisi Siswa yang baru dikukuhkan, Kapolres Tanjungperak memberikan pemahaman yang lurus.

Ia menegaskan bahwa keberadaan Polwa bukan untuk menjadi mata-mata yang mencari kesalahan teman sebaya, melainkan sebagai mitra kepolisian di lingkungan sekolah.

Polisi Siswa diharapkan menjadi perpanjangan tangan Bhabinkamtibmas dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kedisiplinan sekolah.

Mereka juga dituntut menjadi teladan dalam sikap dan perilaku, serta menjadi jembatan komunikasi antara siswa, guru, dan pihak kepolisian.

"Polisi siswa harus bersikap humanis, tegas, dan tetap menjunjung tinggi nilai persahabatan dan etika sekolah. Anak-anak sekalian, mari bersama-sama kita wujudkan lingkungan sekolah yang aman," pungkasnya. (*)

error: Content is protected !!