Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Redaksi

Polres Paser Terima Penghargaan Kapolda Kaltim Berkat Kegiatan Inovatif HUT Polairud ke-75

PASER || jejakindonesia.id - Kepolisian Resor (Polres) Paser menerima penghargaan dari Kapolda Kalimantan Timur atas berbagai kegiatan inovatif yang dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Polairud ke-75. Kamis ( 4 /12/2025 ).

Penghargaan tersebut diserahkan di Mako Ditpolairud Polda Kaltim dan diterima oleh perwakilan Polres Paser.

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada Kapolres Paser AKBP Novy Adi Wibowo, S.I.K., M.H yang dinilai berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Program Bedah Rumah, pemberian bantuan sosial berupa paket sembako, peralatan rumah tangga, serta sepasang hewan ternak kepada warga yang membutuhkan.

Selain itu, Kasat Polairud Polres Paser IPTU Andi Ferial.J, S.H, turut menerima penghargaan dari Dirpolairud Polda Kaltim atas berbagai kegiatan inovatif yang dilaksanakan selama HUT Polairud ke-75.

Kegiatan tersebut meliputi Bedah Rumah, Lomba Balap Perahu, hingga aksi bersih pantai Buradaya Pasir Mayang yang melibatkan masyarakat dan berbagai instansi terkait.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polres Paser dalam mendukung program kepolisian yang humanis, mendekatkan diri kepada masyarakat, serta menjaga kelestarian lingkungan.

Melalui penghargaan ini, Polres Paser diharapkan terus menjadi inspirasi dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan menciptakan dampak positif bagi daerah.

Humas Polres Paser

Polres Madiun Bersama Forkopimda Cek Stabilitas Harga Bapokting Jelang Nataru

MADIUN || jejakindonesia.id – Memastikan ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 ( Nataru), Polres Madiun Polda Jatim bersama Forkopimda Kabupaten Madiun sidak di sejumlah pasar, Kamis (4/12/2025).

Wakapolres Madiun Kompol Mukhamad Lutfi mengatakan, kegiatan tersebut untuk monitoring dan pemantauan harga.

Selain sidak di sejumlah pasar, rombongan Forkopimda Madiun dan Polres Madiun juga mengunjungi Penggilingan dan Gudang BULOG Kecamatan Balerejo.

Wakapolres Madiun mengatakan pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap upaya pengawasan dinamika harga serta distribusi bahan pokok di wilayah Kabupaten Madiun.

"Kami memastikan tidak adanya permainan harga, serta mengawal pendistribusian barang kebutuhan pokok hingga ke tingkat konsumen," kata Kompol Lutfi.

Di tempat terpisah, Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara juga menegaskan Polres Madiun Polda Jatim berkomitmen penuh menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah Kabupaten Madiun.

Ia mengatakan, menjelang Natal dan Tahun Baru, masyarakat harus merasa aman dan tidak perlu khawatir akan lonjakan harga.

"Kami memastikan seluruh jajaran bergerak, melakukan pemantauan secara ketat, serta siap menindak apabila ditemukan praktik penimbunan, spekulasi harga, atau distribusi tidak wajar," ujarnya.

Dalam pemeriksaan sejumlah komoditas, harga kebutuhan pokok terpantau stabil dengan rincian sebagai berikut Beras SPHP: Rp55.000 / 5 kg, Beras Premium: Rp59.500 / 5 kg, Minyak Goreng: Rp17.000 / liter,Gula Pasir: Rp14.000 / kg,Telur Ayam: Rp23.500 / kg,Bawang Putih: Rp11.500 / ½ kg dan Cabai Rawit: Rp4.000 / 100 gr.

Kapolres Madiun menambahkan bahwa Polres Madiun Polda Jatim akan meningkatkan patroli pangan, koordinasi dengan dinas terkait, serta melakukan pengecekan berkala ke pasar tradisional, toko retail, dan gudang logistik.

"Kami ingin memastikan masyarakat Madiun dapat menyambut Natal dan Tahun Baru dengan tenang," pungkasnya. (*)

Polres Gresik dan BMH Gelar Pemeriksaan Gratis di Ponpes Al Amin

GRESIK || jejakindonesia.id - Polres Gresik Polda Jatim menggelar kegiatan Bakti Sosial Kesehatan yang bersinergi dengan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Gresik.

Kegiatan ini adalah bagian dari komitmen Polres Gresik Polda Jatim menghadirkan layanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat.

Gelaran pelayanan kesehatan gratis ini dilaksanakan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Amin, Desa Mojowuku, Kecamatan Kedamean, Kamis (4/12/2025), dan memberikan manfaat langsung kepada santri serta warga sekitar.

Tercatat sebanyak 85 peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan mata, hingga konsultasi kesehatan umum.

Antusiasme masyarakat terlihat dari padatnya antrean peserta sejak kegiatan dimulai, menunjukkan kebutuhan tinggi terhadap layanan medis yang mudah diakses, khususnya bagi masyarakat pedesaan.

Pelayanan kesehatan dipimpin langsung oleh Kasidokkes Polres Gresik, Iptu Sugioto, bersama tim tenaga medis Sidokkes.

Dukungan layanan juga diperkuat oleh klinik mitra, termasuk Klinik Mata Utama Gresik, sehingga pemeriksaan dapat dilakukan secara holistik.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu memberikan apresiasi atas keberlangsungan kegiatan ini.

Ia menegaskan bahwa akses kesehatan merupakan hak seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

“Kami ingin program ini benar-benar hadir hingga ke lapisan masyarakat terluar, termasuk lingkungan pendidikan berbasis pesantren. Harapan kami, santri maupun warga sekitar dapat merasakan manfaat kesehatan secara langsung,” ungkap AKBP Rovan.

Kegiatan ini menjadi ajang kolaborasi multipihak, mulai dari jajaran pengurus Yayasan BMH Gresik, pimpinan Ponpes Al Amin, hingga elemen Forkopimcam dan Kapolsek Kedamean.

Tak sekadar pemeriksaan medis, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kesehatan yang bersifat preventif dan humanis.

Respons positif dari peserta dan pihak pesantren menunjukkan bahwa layanan kesehatan semacam ini dibutuhkan dan relevan bagi masyarakat.

Dari keberhasilan pelaksanaan di Mojowuku, kegiatan serupa diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain. (*)

Polres Malang Cek Kelayakan Bus Pariwisata Jelang Nataru

MALANG || jejakindonesia.id – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Satlantas Polres Malang Polda Jatim mulai memastikan seluruh moda transportasi massal dalam kondisi aman dan siap angkut penumpang.

Salah satu yang menjadi sorotan yaitu inspeksi kelayakan bus pariwisata, yang digelar bersama Ditlantas Polda Jatim.

Pemeriksaan dilakukan di beberapa Perusahaan Outo Bus yang ada di Kabupaten Malang.

Tim gabungan dari Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jatim, Satlantas Polres Malang, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Malang mendatangi garasi bus dan langsung melakukan pengecekan satu per satu armada.

Pengecekan meliputi kondisi teknis seperti rem, ban, mesin, lampu-lampu, sistem kemudi hingga kelengkapan keselamatan mulai dari APAR, pintu darurat, hingga palu pemecah kaca.

Dokumen kendaraan dan surat-surat pengemudi juga tak luput dari pemeriksaan.

Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska, mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari penguatan kesiapan jelang membludaknya mobilitas masyarakat di akhir tahun.

"Menjelang Nataru, pergerakan masyarakat naik drastis. Karena itu kami pastikan seluruh sarana transportasi massal, khususnya bus pariwisata, dalam kondisi layak jalan dan aman," ujar AKP Chelvin,Kamis (4/12).

AKP Chelvin menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin ada kejadian kecelakaan yang bersumber dari kelalaian teknis kendaraan.

Pemeriksaan dilakukan detail dan berlapis, terlebih karena bus pariwisata banyak digunakan rombongan wisata maupun perjalanan keluarga.

"Kami tidak mau ada insiden fatal hanya karena armada tidak terawat. Ramcheck ini dilakukan ketat dan akan berlanjut hingga masa operasi Nataru," tegasnya.

Ia juga menyebut bahwa keterlibatan Ditlantas Polda Jatim membuat standar pemeriksaan semakin terukur.

Satlantas Polres Malang Polda Jatim memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan di berbagai PO bus lainnya untuk memberi rasa aman bagi masyarakat yang akan berlibur.

"Dengan dukungan Ditlantas, pengawasan jadi semakin komprehensif dan terintegrasi," jelasnya. (*)

Pegiat Cagar Budaya Tolak Penggunaan Gedung Eks. Djakarta Lloyd untuk Tempat Hiburan Malam

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Rencana pemanfaatan sebuah bangunan berstatus cagar budaya sebagai tempat hiburan malam menuai polemik dan mendapat penolakan keras dari LSM REJOWANGI dan LSM ALIANSI RAKYAT BANYUWANGI hingga tokoh adat setempat. Mereka menilai rencana tersebut tidak hanya mengabaikan nilai sejarah bangunan EKS. Gedung Djakarta Lloyd berpotensi merusak warisan budaya yang seharusnya dilindungi.

Ketua LSM ARB ( Aliansi Rakyat Banyuwangi ), Mujiono Mandar mendapatkan info ada rencana jahat yang akan di lakukan para investor dengan memanfaatkan gedung tersebut di atas, saya mendengar bahwa di bekas gedung Djakarta Lloyd akan segera Lounching tempat hiburan malam / Diskotik pada tanggal 15 Desember 2025, ucap Mujiono Mandar,
kami MENOLAK KERAS pembangunan tersebut, jika pihak investor tetap bersikeras membuka tempat hiburan di maksud, maka kami akan MEMBUBARKAN PAKSA tempat hiburan yang di maksud, ucap Mujiono Mandar.

Ratusan warga bersama komunitas pecinta sejarah akan menggelar aksi di depan lokasi tempat hiburan malam tersebut. Mereka membawa spanduk bertuliskan :

" SELAMATKAN CAGAR BUDAYA "

Ketua komunitas LSM ARB mengatakan bahwa penggunaan bangunan cagar budaya sebagai tempat hiburan malam bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.“

Cagar budaya bukan untuk dikomersialkan secara serampangan. Apalagi dijadikan tempat hiburan malam yang tidak sesuai nilai sejarah dan karakternya,” ujar Mujiono Mandar

Warga sekitar juga menyampaikan kekhawatiran terkait potensi gangguan ketertiban, kebisingan, dan kerusakan fisik bangunan. Menurut mereka, aktivitas hiburan malam yang melibatkan musik keras, getaran, dan modifikasi ruangan dapat mempercepat kerusakan struktur bangunan yang berusia ratusan tahun.

Sementara itu Mujiono Mandar berharap pihak - pihak terkait segera mengevaluasi semua perijinan nya

Para pemerhati budaya berharap pemerintah tegas dalam melindungi aset sejarah bangsa. Mereka menegaskan bahwa cagar budaya seharusnya dimanfaatkan untuk kegiatan edukatif, pariwisata budaya, atau fungsi publik lainnya yang tidak merusak nilai kesejarahannya.

Aksi penolakan ini direncanakan akan terus dilanjutkan hingga pemerintah memastikan bahwa bangunan tersebut tidak di alihfungsikan menjadi tempat hiburan malam.

Hendro MSB

error: Content is protected !!