BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Upaya pencarian terhadap korban yang dilaporkan hilang di perairan Pantai Pulau Merah terus dilakukan. Memasuki hari kedua, Kamis (16/7/2026), personel Satpolairud Polresta Banyuwangi bersama tim SAR gabungan kembali melaksanakan operasi pencarian di kawasan pesisir Pantai Pulau Merah hingga wilayah Karang Junjun, Pasir Pendek, Tanjungan Karang Jahe.
Kegiatan SAR berlangsung mulai pukul 09.00 WIB dengan melibatkan personel Satpolairud Polresta Banyuwangi, Basarnas Banyuwangi, Pos TNI AL (Posal) Pancer, serta keluarga korban. Operasi pencarian dipimpin di lapangan oleh jajaran Satpolairud Polresta Banyuwangi, dengan Aipda I Wayan Wedhana selaku Kanit Polairud Unit Selatan turut terlibat dalam pelaksanaan pencarian.
Tim gabungan menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban hilang, termasuk area sekitar tempat kejadian perkara (TKP) hingga perairan Karang Junjun. Pencarian dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel mengingat kondisi cuaca dan gelombang laut yang cukup ekstrem.
Namun, sekitar pukul 11.00 WIB, operasi SAR terpaksa dihentikan sementara karena kondisi cuaca tidak memungkinkan. Gelombang tinggi, angin kencang dari arah timur, serta arus laut yang kuat ke arah barat dinilai berisiko bagi keselamatan tim pencari.
Hingga operasi SAR hari kedua berakhir, korban atas nama M. Japar Sodik masih belum berhasil ditemukan. Meski demikian, seluruh rangkaian kegiatan pencarian berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Pihak Satpolairud Polresta Banyuwangi bersama tim SAR gabungan menyatakan akan terus melakukan upaya pencarian sesuai perkembangan kondisi cuaca dan tetap mengedepankan aspek keselamatan seluruh personel yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut.
Situasi di lokasi selama kegiatan berlangsung dilaporkan dalam keadaan aman dengan kondisi cuaca cerah, namun disertai gelombang besar dan arus laut yang cukup kuat sehingga menjadi tantangan utama dalam proses pencarian korban.
