Kepemimpinan Berlandaskan Keteladanan: DPD FERADI WPI Jawa Barat Gelar Musyawarah Daerah II

0
IMG-20260626-WA0050

BANDUNG || Jejak-indonesia.id – Prinsip “kepemimpinan adalah keteladanan” menjadi jiwa utama penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) Ke-II DPD FERADI WPI Jawa Barat. Acara yang berlangsung di Aborigin Resto, Pakutandang, Ciparay, Bandung ini menjadi bukti nyata pengabdian pimpinan terhadap kemajuan organisasi dan kepentingan anggotanya.

Berbeda dengan kebiasaan umum, seluruh biaya penyelenggaraan Musda Ke-I maupun Ke-II ini ditanggung sepenuhnya oleh Ketua DPD FERADI WPI Jawa Barat, H. Adang Bahrowi S, S.H., CH., CHT., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX. Tak hanya itu, para tamu dan peserta yang hadir akan disuguhi hidangan kuliner terbaik, disediakan penginapan secara cuma-cuma, serta menerima kelengkapan keanggotaan berupa slempang resmi dan kartu nama yang dibuatkan secara gratis.

Dalam keterangannya, H. Adang menyampaikan nilai-nilai yang ia pegang teguh: “Saya dididik oleh Pembina saya, Bapak Advokat Donny Andretti, bahwa seorang pemimpin haruslah menjadi teladan. Prinsipnya sederhana: bukan apa yang organisasi berikan kepada saya, melainkan apa yang dapat saya berikan untuk memajukan organisasi yang telah membesarkan saya. Saya bersyukur mendapat kepercayaan menangani berbagai perkara hukum, dan sebagian dari hasil pengabdian itu saya gunakan untuk menyelenggarakan Musda ini.”

Musda Ke-II ini dihadiri oleh perwakilan anggota dari berbagai wilayah di Jawa Barat. Agendanya mencakup pembahasan isu-isu strategis dalam dunia hukum, serta penguatan ikatan solidaritas antar-anggota. Ketua Umum FERADI WPI, Advokat Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.JKJ., C.MDF., C.FTAX, menyatakan harapannya: “Musda ini menjadi semangat baru bagi DPD Jawa Barat untuk lebih gencar memberikan layanan bantuan hukum pro bono bagi masyarakat kurang mampu, demi mewujudkan keadilan yang sesungguhnya.”

Sebagai organisasi yang menjunjung tinggi profesionalisme dan kemanusiaan, FERADI WPI tidak hanya bergerak dalam pembelaan hukum, tetapi juga membekali para anggotanya—termasuk tenaga paralegal dan asisten advokat—melalui pendidikan berkelanjutan. Setiap hari Senin diadakan pembelajaran mendalam mengenai hukum perdata, pidana, perpajakan, kenotariatan, serta penerapan ilmu hukum secara langsung di lapangan. Organisasi ini juga menanamkan nilai keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar setiap pembelaan senantiasa berpihak pada kebenaran.

Dengan penyelenggaraan yang sepenuhnya tanpa biaya bagi peserta, Musda Ke-II ini menjadi bukti nyata komitmen kepemimpinan yang tulus, mengutamakan pengabdian dan kebersamaan demi kemajuan organisasi serta kesejahteraan masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *