RAJA AMPAT || Jejak-indonesia.id – Kapolres Raja Ampat AKBP Jems Oktovainus Tegai S.I.K., menghadiri Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Halaman Kantor Bupati Raja Ampat pada Senin (1/6/2026).
Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam S.Ip, M.M., M.Ec.Dev., dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Dandim 1805/Raja Ampat Letkol Inf. Syahrul Usman, S.H., M.I., Danyon TP 863/BB Letkol Inf. Muhammad Junaidi, Danki Brimob Kompi 4 Batalyon B Pelopor Iptu Ever Rumaropen serta pejabat instansi vertikal dan pemerintah daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Raja Ampat membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Amanat tersebut menekankan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan. Momen ini merupakan refleksi untuk memastikan nilai-nilai luhur Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman berbangsa.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema ini menegaskan relevansi Pancasila dalam menjaga keutuhan bangsa sekaligus menjadi jawaban atas kebutuhan perdamaian dunia.
“Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” ujar Bupati Orideko saat membacakan amanat.
Amanat tersebut juga menegaskan Pancasila sebagai “bintang penuntun” yang terbukti menjaga persatuan di tengah keberagaman suku dan pulau. Di tengah dunia yang diwarnai berbagai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap menjadi contoh nyata bagaimana keberagaman dapat dipersatukan dalam satu ikatan kebangsaan yang kuat.
Pancasila juga menjadi “jangkar moral” dalam menghadapi tantangan global, mulai dari perkembangan teknologi yang sangat cepat hingga dinamika geopolitik dunia yang semakin kompleks.
Kehadiran Kapolres Raja Ampat bersama unsur Forkopimda dalam upacara ini menjadi simbol komitmen kuat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Sinergi ini ditujukan untuk memperkuat persatuan serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Raja Ampat.
Upacara berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh khidmat. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari unsur TNI, Polri, ASN, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk penghormatan tertinggi terhadap fondasi negara.
