Polri Turun Langsung, Stabilitas Harga Bapokting di Pasar Nangkaan Bondowoso Terjaga

BONDOWOSO || Jejak-indonesia.id – Ativitas pasar tradisional kembali menjadi fokus pengawasan pasca Idul Fitri. Tim gabungan lintas instansi turun langsung ke Pasar Tradisional Nangkaan, Bondowoso, guna memastikan stabilitas harga, ketersediaan stok, serta kualitas bahan pokok yang beredar di tengah masyarakat.

Langkah terpadu ini melibatkan Satuan Reserse Kriminal Polres Bondowoso bersama sejumlah instansi terkait, di antaranya Perum Bulog, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Bondowoso. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Bondowoso, Iptu Wawan Triono, S.H., M.H., Rabo (1/4/2026)

Pemeriksaan difokuskan pada berbagai komoditas utama seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, serta kebutuhan pokok lainnya. Selain memantau pergerakan harga, petugas juga melakukan pengecekan terhadap keaslian produk, distribusi barang, hingga kelengkapan izin usaha para pedagang.

Kegiatan ini bertujuan menjaga stabilitas pangan daerah sekaligus melindungi masyarakat dari potensi praktik curang seperti penimbunan, peredaran barang tidak layak konsumsi, maupun manipulasi harga. Pengawasan ini juga memberikan kepastian bagi konsumen dalam memperoleh bahan pokok yang aman dan berkualitas.

Kasat Reskrim Polres Bondowoso, Iptu Wawan Triono, S.H., M.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi segala bentuk pelanggaran yang merugikan masyarakat. “Kami hadir untuk memastikan distribusi berjalan lancar, harga tetap wajar, serta tidak ada praktik kecurangan di pasar. Ini adalah bentuk perlindungan nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Bondowoso AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M melalui jajaran Satreskrim menyampaikan bahwa pengawasan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. “Kami ingin memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan aman, nyaman, dan harga yang terjangkau. Sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan,” tegasnya.

Dengan pengawasan yang konsisten dan kolaboratif, diharapkan kondisi pasar di Bondowoso tetap kondusif pasca Lebaran. Upaya ini tidak hanya menjaga keseimbangan harga dan pasokan, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap kehadiran pemerintah dalam melindungi kepentingan masyarakat secara menyeluruh. (msb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *