We're open Closes at 5:00 pm

Tahun: 2025

PW FRN Counter Polri Fokus Persiapan Diklat Kedua dalam Rapat Koordinasi Jawa Barat

TAMBUN || jejakindonesia.id  – Setelah melakukan rangkaian kunjungan kerja ke beberapa daerah, Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW FRN) Counter Polri, Agus Flores, kembali mengadakan rapat koordinasi yang digelar di kantor DPW FRN Jawa Barat. Senin (8/9/2025).

Sebelum acara dimulai, Agus Flores disambut hangat oleh jajaran pengurus DPW, DPC, serta anggota yang hadir. Kehadiran Ketua Umum ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antar struktur organisasi.

Rapat yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut turut dihadiri perwakilan DPP, Apris, pengurus DPW Jawa Barat, DPW Jabodetabek, serta jajaran DPC Bekasi Raya.

Dalam sambutannya, Agus Flores menyampaikan rasa bahagia dapat kembali hadir dan berkumpul di kantor DPW Jawa Barat. Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas di semua tingkatan organisasi.

“Mari kita jaga kekompakan kita sebagai pengurus baik di DPW maupun DPC,” tegasnya.

Lebih lanjut, Agus Flores juga mengingatkan bahwa dalam waktu dekat FRN akan melaksanakan Diklat ke-2 khusus untuk para Ketua DPW dan Sekjen. Ia berharap kegiatan tersebut dapat berjalan sukses dengan persiapan yang matang.

Angkat Kekayaan Kuliner Lokalnya, Banyuwangi Gelar Festival Sego Lemeng dan Kopi Uthek

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Kabupaten Banyuwangi dikenal dengan khazanah kulinernya. Salah satunya adalah Sego Lemeng dan Kopi Uthek yang bisa ditemukan di Desa Banjar, Kecamatan Glagah, Banyuwangi.

Untuk mengenalkan kuliner tersebut, maka digelarlah Festival Sego Lemeng dan Kopi Uthek di Desa Banjar, Sabtu (6/9/2025).

Sego lemeng dan kopi uthek merupakan kuliner khas Suku Osing dari Desa Banjar.

Sego lemeng adalah nasi yang digulung dengan daun pisang dan diisi dengan cacahan daging ayam dan ikan laut/ikan asin. Lalu gulungan nasi tersebut dimasukkan ke dalam bilah bambu dan dibakar sebelum dimakan.

Paduan aroma daun pisang dan bau asap dari pembakaran bambu yang terperangkap di dalam sego lemeng itu menghasilkan citarasa sego lemeng yang khas, gurih dan sedap.

Minuman kopi uthek adalah kopi yang disuguhkan secara unik. Tidak menggunakan gula putih sebagai pemanis, namun diganti dengan gula aren (nira) dalam bentuk patahan-patahan kecil.

Cara meminumnya, gula aren tersebut digigit sembari kopi diminum.

Festival makanan dan minuman khas Desa Banjar ini berlangsung meriah. Ratusan pengunjung baik warga Banyuwangi hingga turis mancanegara hadir untuk menikmati segi lememng dan minum kopi uthek.

“Saya sudah mencoba nasi lemak. Enak. Rasanya sangat otentik,” kata Stefano, wisatawan asal Italia yang hadir di festival tersebut.

Melengkapi kemeriahan festival, beragam kesenian tradisional juga ditampilkan. Mulai ragam tarian tradisional, hadrah, hingga musik gamelan.

“Saya sangat beruntung bisa ke sini. Kulinernya nikmat, warganya ramah, budayanya juga beragam. Saya sangat suka musik, tarian dan alamnya. Ini akan menjadi memori indah,” imbuh Stefano.

Fedtival tersebut dibuka Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono. Dikatakan dia, festival ini digelar untuk menjaga kelestarian kuliner khas yang turun temurun.

"Tak hanya itu, event yang menjadi rangkaian agenda Banyuwangi Festival 2025 itu juga menjadi upaya untuk mempromosikan pariwisata Desa Banjar," kata Mujiono.

Desa yang terletak di kaki Gunung Ijen ini dikenal memiliki panorama alam yang sangat indah dengan banyak hamparan hijau persawahan, serta view panorama pegunungan yang memukau.

Potensi ini kemudian dipadukan dengan kisah historis nasi lemang yang konon merupakan bekal para gerilyawan saat berjuang melawan penjajah Kolonial Belanda. Saat berjuang merebut kemerdekaan, banyak warga yang berjuang dan bersembunyi di hutan. Di sanalah, mereka membuat sego lemeng untuk bertahan hidup. (*)

Perkuat Kolaborasi Strategis, Tim PKDN Sespimti Polri Kunjungi Kantor Kejati Kalteng

Palangka Raya || jejak-indonesia.id - Tim PKDN (Praktik Kerja Dalam Negeri) dari Kelompok Belajar (Pokjar) VI, Sekolah Staff Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg ke-34 Tahun 2025, melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Tengah (Kalteng), Senin (8/9/2025).

Dalam kunjungan yang dipimpin oleh Irjen Pol Abioso Seno Aji, S.I.K. M.H didampingi Brigjen Pol Slamet Hariyadi, Brigjen Pol Hemat Sikumbang, Kombes Pol Muhammad Anwar R dan Kombes Pol Mugi Sekar Jaya, serta tujuh Serdik Pokja VI PKDN Sespimti, tersebut disambut hangat oleh, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalteng, Agus Sahat bersama sejumlah staffnya.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, melalui Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji, menerangkan bahwa tujuan kunjungan tim Pokja VI PKDN Sespimti ke kantor Kejati Kalteng ialah dalam rangka pendalaman materi untuk memperkuat kolaborasi strategis antar aparat penegak hukum di wilayah hukum Polda Kalteng.

"Kunjungan ini juga merupakan implementasi dari tema yang diangkat dalam PKDN kali ini yaitu, 'Mewujudkan Digital Leadership dan Kolaborasi guna Menegakkan Supremasi Hukum'," ujar Kabidhumas.

Kombes Erlan juga mengatakan, dalam kunjungan tersebut Kajati Kalteng turut mengapresiasi atas kehadiran tim Serdik Sespimti di wilayahnya.

"Kajati mengungkapkan apresiasinya karena Serdik Sespimti tidak hanya membawa konsep pendidikan dan pelatihan yang berkualitas, tetapi juga memahami pentingnya kolaborasi antar institusi," beber Erlan.

Kabidhumas menerangkan, pada kesempatan itu Kajati yang juga sebagai alumni Sespimti angkatan 31, menilai bahwa konsep kolaboratif yang diusung oleh Serdik PKDN Sespimti ini sangat relevan dan strategis untuk diterapkan di Kalteng.

"Kolaborasi antar institusi sangat penting untuk mencapai tujuan bersama, terutama dalam menangani permasalahan yang kompleks dan berimplikasi besar," terangnya.

Kabidhumas berharap melalui kerja sama yang erat dan kolaboratif yang diterapkan ini, dapat mendukung upaya dalam mewujudkan supermasi hukum di wilayah Kalteng, guna memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan dan kemaslahatan masyarakat Kalteng.

Danpasmar 1 Hadiri Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta

JAKARTA || jejak-indonesia.id - Komandan Pasmar 1 (Danpasmar 1) Mayjen TNI (Mar) Ili Dasili, S.E., didampingi oleh Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Danpasmar 1 Kolonel Marinir Budi Wijani menghadiri Rapat Paripurna DKI Jakarta di Ruang Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Jl. Kebon Sirih No. 18, Jakarta Pusat, Senin (08/09/2025).

Rapat Paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah dan dihadiri juga oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.

Pada rapat ini juga untuk mendengarkan tanggapan anggota DPRD DKI Jakarta mengenai dua Ranperda strategis, yaitu Ranperda tentang APBD Tahun Anggaran 2026 dan Ranperda perubahan bentuk badan hukum PAM Jaya menjadi Perseroan Terbatas (Perseroda).

Lebih lanjut, Danpasmar 1 juga mengatakan bahwa kehadiran Pasmar 1 dalam forum ini mencerminkan sinergi dan soliditas TNI AL, khususnya Korps Marinir, dengan pemerintah daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung pembangunan daerah, serta memperkuat koordinasi lintas sektor.

Kedatangan kami dalam rapat ini mencerminkan komitmen TNI AL Korps Marinir Pasmar 1 dalam mendukung pemerintah daerah serta mempererat soliditas antara TNI, Polri, dan Forkopimda dalam menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran pembangunan di wilayah khususnya di wilayah DKI Jakarta, jelasnya.

Sumber: Dispen Kormar, Pasmar 1

Kedokteran Hewan Unair Banyuwangi Segera Terakreditasi Unggul, Bupati Ipuk: Dampak Positif bagi Peternakan Daerah

BANYUWANGI || jejak-indonesia.id - Program Studi (Prodi) Kedokteran Hewan Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Unair Banyuwangi selangkah lagi mendapat akreditasi "Unggul" yang merupakan akreditasi tertinggi. Bagi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, akreditasi ini tidak hanya baik untuk Unair Banyuwangi, namun juga berdampak positif bagi sektor peternakan daerah.

Saat ini Prodi yang dibuka Unair Banyuwangi sejak 2014 tersebut terakreditasi "Baik Sekali" pada 2023. Kini akreditasi tersebut ditingkatkan dengan menjalani re-akreditasi untuk mendapatkan predikat “Akreditasi Unggul”.

Bupati Ipuk mengatakan selama ini hadirnya prodi Kedokteran Hewan Unair Banyuwangi membawa dampak positif bagi sektor peternakan. Bukan sekadar sebagai pengungkit SDM di sektor peternakan, tapi juga mampu menggerakkan ekonomi rakyat. Salah satunya, melalui pendampingan yang dilakukan para mahasiswa kepada para peternak Banyuwangi, sehingga hasil ternaknya semakin meningkat.

“Semoga kolaborasi ini bisa terus kita tingkatkan. Pemkab terus berkomitmen mendukung proses pengembangan dan peningkatan kualitas SDM,” ungkap Ipuk.

“Selamat kepada FIKKIA Unair Banyuwangi yang terus berkomitmen memberikan kualitas pendidikan yang terbaik. Semoga proses akreditasi kali ini berjalan lancar dan mendapatkan hasil yang sesuai harapan,” tambah Ipuk.

Predikat Unggul merupakan level tertinggi yang hanya bisa diraih oleh perguruan tinggi dengan akreditasi A, dan telah memenuhi semua standar mutu yang ditetapkan. Persyaratan meliputi kualitas kurikulum, kompetensi dosen, hingga luaran program studi.

Tim asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) terdiri dari Prof. Dr. Yusuf Ridwan dari IPB, Prof. Dr. Joko Prastowo dari Universitas Gadjah Mada, dan Dr. Hapsari Mahatmi dari Universitas Udayana, selama lima hari akan melakukan asesmen lapangan.

Asesmen dilaksanakan selama 5 hari, mulai 8 hingga 12 September 2025, di kampus FIKKIA Unair Banyuwangi.

Dekan FIKKIA Unair Banyuwangi Prof Soetojo mengatakan, selain re-akreditasi Prodi Kedokteran Hewan, saat ini juga dilaksanakan proses akreditasi pada Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH). Program ini telah dibuka di Unair Banyuwangi sejak 2024.

“Kami juga targetkan PPDH bisa mendapat Akreditasi Unggul. Semuanya sudah kita persiapkan secara matang, semoga hasilnya sesuai harapan,” kata Soetojo.