Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Tahun: 2025

Polres Madiun Kota Salurkan 4 Ton Beras SPHP untuk 4 Desa

MADIUN || jejakindonesia.id – Polres Madiun Kota Polda Jatim bersama Bulog kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan pangan masyarakat.

Melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) sebanyak 4 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) didistribusikan di wilayah Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Rabu–Kamis (17–18/9/2025) kemarin.

Kali ini Kapolsek Jiwan beserta jajaran Binmas dan seluruh Bhabinkamtibmas turun langsung mendampingi distribusi beras murah tersebut.

Adapun teknis pendistribusian dilakukan menggunakan mobil dinas back bone dengan harga terjangkau, yakni Rp57.500 per bungkus berisi 5 kilogram.

Beras SPHP disalurkan untuk warga Desa Bedoho, Desa Bukur, Desa Wayut dan Desa Bibrik.

Dalam Dua hari, total 800 bungkus atau 4 ton beras berhasil disalurkan kepada warga.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan disambut antusias masyarakat.

Bahkan sejak 11 Agustus hingga 18 September 2025, Polsek Jiwan tercatat telah menyalurkan total 19 ton beras SPHP dari Bulog.

Angka tersebut menunjukkan konsistensi Polres Madiun Kota dalam mendukung stabilisasi pangan dan menjaga daya beli masyarakat.

Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, S.I.K menegaskan, program ini merupakan bentuk nyata sinergi Polri dengan Bulog dan pemerintah dalam menghadapi dinamika harga pangan.

“Distribusi beras SPHP ini adalah bagian dari upaya kami membantu warga, memastikan pasokan pangan terjangkau, serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Madiun Kota,” ujar Kapolres Madiun Kota.

Dengan adanya program Gerakan Pangan Murah ini, diharapkan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari tanpa terbebani kenaikan harga, sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Sampaikan Bela Sungkawa Polres Probolinggo Kunjungi Keluarga Korban Penembakan KKB Papua

PROBOLINGGO || jejakindonesia.id - Kapolres Probolinggo AKBP M Wahyudin Latif yang diwalili Wakapolres Probolinnggo Kompol Haris Darma Sucipto menyambangi rumah duka korban kebrutalan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Rombongan Polres Probolinggo Polda Jatim itu datang di Desa Jorongan, Leces, Kabupaten Probolinggo, untuk turut berbelasungkawa, atas meninggalnya Misto (45).

Ia meninggal setelah ditembak di bagian leher oleh orang tak dikenal yang diduga anggota KKB di Kampung Wundu, Distrik Dokome, Kabupaten Puncak Jaya pada Selasa (16/9/2025).

Saat kejadian, korban tengah beraktivitas di jalur transportasi Puncak Jaya yang kemudian ada penyerangan oleh kelompok kriminal bersenjata.

Jenazah Misto tiba dirumah duka pada Kamis (18/9) sekitar pukul 22.00 WIB dan langsung dimakamkan di pemakaman setempat.

Saat dirumah duka, Kompol Haris selain menyampaikan rasa bela sungkawa yang mendalam kepada keluarga korban juga memberikan santunan dari Polres Probolinggo.

"Semoga santunan dari bapak Kapolres Probolinggo ini sedikit membantu pihak keluarga yang ditinggalkan serta diberikan ketabahan dalam menghadapi ujian ini," kata Kompol Haris.

Kompol Haris menambahkan, bahwa dirinya sangat mengutuk keras tindakan keji yang dilakukan otk yang menyebabkan hilangnya nyawa korban.

"Kami sangat mengutuk keras tindakan ini. Semoga pelaku segera tertangkap dan tidak ada lagi kejadian serupa," ucap Kompol Haris.

Kadiv Humas Beri Motivasi dan Pemahaman Tugas Kepolisian Pada Siswa Labschool Kebayoran

JAKARTA || jejakindonesia.id - Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho menghadiri Acara Parent’s Day di SMP Labschool Kebayoran, Jakarta Selatan. Dalam acara ini terdapat 15 perwakilan profesi yang memaparkan peran serta tugas mereka untuk menjadi rujukan bagi para siswa memilih minatnya.

Irjen Sandi hadir menjelaskan tugas-tugas dalam profesi kepolisian kepada para siswa kelas 7 dan 8. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan bisa membangun motivasi siswa Labschool Kebayoran untuk mencapai cita-citanya.

“Kepolisian adalah aparat negara yang bertugas untuk memelihara keamanan dan ketertiban, kemudian melindungi mengayomi dan melayani masyarakat, dan yang paling akhir adalah penegakan hukum,” ujar Irjen Pol. Sandi, Jumat (19/9/25).

Ditambahkan Kadiv Humas, untuk menggapai cita-cita dalam profesi apapun, para siswa harus patuh, taat aturan, setta menghormati orang tua dan guru. Tak terkecuali untuk menjadi seorang polisi yang mengabdi pada negeri ini.

"Kepolisian memang memiliki tugas utama yaitu memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum serta melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Di samping itu tentunya banyak tantangan tugas ke depan, karena bentuk kejahatan dan gangguan keamanan saat ini terus berkembang seiring kemajuan teknologi," jelas Kadiv Humas.

Ia menyampaikan, polisi adalah sahabat seluruh masyarakat, termasuk para siswa sekolah. Oleh karenanya, Irjen Pol. Sandi berharap siswa-siswa tak takut bertanya maupun meminta pertolongan dan perlindungan kepada polisi.

Menurut Irjen Pol. Sandi, pada dasarnya semua profesi adalah mulia, termasuk Kepolisian. Namun, jiwa patriot pengabdian kepada negeri menjadi yang harus ditanamkan dalam diri sejak dini sebagai bentuk kecintaan kepada tanah air Indonesia.

Lebih lanjut Kadiv Humas mengingatkan kepada para siswa tersebut bahwa masa depan ada di tangan mereka masing-masing sebagai penerus bangsa. Jika ada yang ingin menjadi polisi nantinya, Irjen Sandi menekankan agar mereka menjadi polisi jujur, adil, dan dekat dengan rakyat.

“Dalam menggapai cita-cita, kita pedomani kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas,” ungkap Irjen Sandi

PAN Bantu Rakyat, DPD Banyuwangi Hadir untuk Mendengar Aspirasi dan Bantu Masyarakat

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Banyuwangi, Danu Budiyono terus membangun kedekatan dengan masyarakat.

Mereka hadir dan rutin turun langsung door to door, untuk mendengar dan membantu keluh kesah masyarakat guna mencarikan solusi.

"Kami beserta jajaran hadir ke desa, rumah-rumah warga, maupun ke simpul tokoh masyarakat dan pemuda," kata Ketua Harian DPD PAN Banyuwangi, Danu Budiyono, Kamis (18/9/2025).

Menurut Danu, acara tersebut dilaksanakan secara rutin minimal dalam tiga bulan sekali.

"Kemarin malam kami hadir di kediaman salah satu tokoh Pemuda Banyuwangi di Desa Sumbersari, Kecamatan Srono. Ada sekitar 50 orang dari organisasi kepemudaan," ungkap Danu.

Danu mengatakan, dari pertemuan bersama tersebut banyak input, kritik maupun harapan mereka kedepan untuk PAN.

"Salah satunya mereka berharap kami bisa membantu membuka dan mencarikan lapangan pekerjaan. Dan kami berkomitmen untuk segera membantunya," ujar Danu.

Terpisah, jajaran DPD PAN Banyuwangi juga hadir di Lapangan Surya Futsal Glagah untuk bertemu dan mendengarkan suara para pelaku usaha bidang olahraga.

"Sekitar 50 orang perwakilan pelaku usaha dibidang olahraga seperti tenis meja, badminton, futsal, sepak bola berkeluh kesah. Mereka cerita suka duka maupun harapan kedepan," terang Danu.

Dari sejumlah pertemuan rutinan itu, pihaknya berjanji akan bersungguh-sungguh membantu masyarakat dengan melakukan komunikasi terhadap otoritas terkait.

"Tentu juga ikut sosialisasi bagaimana agar olahraga ini bisa tumbuh dan bermanfaat untuk masyarakat," tuturnya.

Diakhir sesi, DPD PAN Banyuwangi menutup acara dengan makan bersama warga dan bagi-bagi bingkisan berupa sembako kepada masyarakat.

Kapolda Sulteng Hadiri Peletakan Batu Pertama Mushollah Raudhatul Ilmi di Sekolah YKB

PALU || jejakindonesia.id - Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Dr. Agus Nugroho yang juga selaku Penasihat Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Daerah Sulteng menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Mushollah Raudhatul Ilmi di Sekolah Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Sulawesi Tengah, Kamis (18/9/2025).

Peletakan batu pertama ini turut dihadiri Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf bersama pejabat utama (PJU) Polda Sulteng, Kapolresta Palu, serta jajaran pengurus Bhayangkari.

Hadir pula Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Sulteng Ny. Narny Helmi Kwarta, Wakil Ketua Pengurus YKB Daerah Sulteng Ny. Santi Asep Ahdiatna, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Selain unsur kepolisian, dukungan juga datang dari berbagai pihak. Turut hadir perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi Pusat, Yayasan Buddha Tzu Chi Palu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palu, Kepala Dinas DPMPTSP Palu, Dekan FKIP Universitas Tadulako, serta staf pemerintah daerah. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan lintas sektor untuk pembangunan fasilitas ibadah tersebut.

Dalam rangkaian kegiatan, dilakukan penandatanganan prasasti Mushollah Raudhatul Ilmi oleh Ketua Pengurus YKB Daerah Sulteng Ny. Fera Agus Nugroho. Prosesi ini disaksikan langsung oleh Kapolda Agus Nugroho selaku penasihat yayasan, sebagai simbol komitmen bersama dalam pembangunan sarana ibadah di lingkungan sekolah.

Kapolda Sulteng Irjen Pol. Agus Nugroho mengatakan, bahwa pembangunan mushollah ini menjadi langkah penting untuk memperkuat nilai-nilai spiritual bagi siswa, guru, maupun masyarakat sekitar sekolah.

Menurutnya, kehadiran mushollah akan semakin melengkapi fasilitas pendidikan dan mendukung pembentukan karakter generasi muda.

“Semoga dengan berdirinya Mushollah Raudhatul Ilmi ini dapat menjadi tempat ibadah yang nyaman, sekaligus pusat pembinaan akhlak bagi anak-anak kita di Yayasan Kemala Bhayangkari,” kata Irjen Agus Nugroho.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung, termasuk Yayasan Buddha Tzu Chi dan pemerintah daerah. Sinergi ini, kata Kapolda, merupakan bentuk nyata kebersamaan dalam membangun fasilitas pendidikan dan keagamaan di Sulawesi Tengah.

Peletakan batu pertama ini menjadi tonggak awal pembangunan mushollah yang diharapkan selesai tepat waktu, sehingga segera dapat dimanfaatkan oleh siswa, guru dan masyarakat sekitar.