Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Tahun: 2025

King Jabar Apresiasi Polres Bogor dalam Acara Santunan Anak Yatim di Cibungbulang

BOGOR || jejakindonesia.id – Tokoh Pemuda Bogor Barat sekaligus Advokat, H. Sukarman, S.Pd.I., S.H., M.H., yang akrab disapa King Jabar, memberikan apresiasi kepada Polres Bogor atas terselenggaranya acara Santunan Anak Yatim di wilayah Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

Acara yang diselenggarakan oleh DD Automobilindo ini turut menggandeng unsur Muspika dan Muspida Kabupaten Bogor, serta dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat. Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., diwakili oleh Kapolsek Cibungbulang Kompol M. Heri Hermawan yang menyampaikan sambutan dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan penuh berkah ini.

“Kami beserta jajaran turut berbahagia atas santunan anak-anak yatim ini. Terima kasih kepada penyelenggara yang telah menggandeng Muspika dan Muspida dalam kegiatan ini. Saya hadir mewakili Kapolres Bogor yang sedang bertugas di wilayah lain,” ujar Kompol M. Heri Hermawan.

Sementara itu, King Jabar dalam sambutannya menegaskan apresiasi kepada Polres Bogor, khususnya Kapolres beserta jajaran, serta Koramil Cibungbulang yang turut mendukung kegiatan hingga selesai. Ia berharap kegiatan santunan anak yatim dapat dilakukan secara berkala dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

“Semoga santunan ini membawa keberkahan, usaha kita semua dilancarkan, dan rizki yang diperoleh dapat terus dibagi untuk bekal ibadah,” ungkapnya.

Rangkaian acara turut dipimpin oleh Alqies Abuya Drs. KH. Tb. Mulyadi Mawahib al-Bantani, yang juga Dewan Penasehat Lintas Agama. Kehadiran beliau disambut hangat oleh para tamu undangan, tokoh masyarakat, serta anak-anak yatim yang hadir.

Bersama Berantas Narkoba, BNN Dan Iran Pererat Kerja Sama

JAKARTA  || jejakindonesia.id - Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, menerima audiensi dari Duta Besar Republik Islam Iran, H.E. Mohammad Boroujerdi, pada Jumat (26/9), di Lounge VVIP Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur. Pertemuan ini bertujuan untuk menindaklanjuti Nota Kesepahaman (MoU) yang telah disepakati sebelumnya oleh kedua belah pihak dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika, zat psikotropika, dan prekursor.

Dalam audiensi tersebut, Duta Besar Iran menyampaikan selamat atas pelantikan Kepala BNN RI dan Peringatan 80 tahun Kemerdekaan Indonesia. Delegasi Iran menyatakan kesiapan mereka untuk berkoordinasi dengan BNN dan menawarkan potensi kerja sama di berbagai bidang, termasuk deteksi penyelundupan, pencegahan, dan praktik rehabilitasi. Iran, yang secara geografis berdekatan dengan negara produsen narkotika, telah menjadi jalur transit penyelundupan narkotika menuju kawasan Barat dan Eropa.

Iran juga menawarkan bantuan alat deteksi dan unit deteksi K9 terlatih untuk melacak penyelundupan. Selain itu, mereka berbagi pengalaman tentang kompleksitas perbatasan Iran dengan Afghanistan, di mana penyelundupan narkotika menjadi sumber utama GDP Afghanistan. Untuk mengatasi masalah ini, Iran melakukan program pemberdayaan masyarakat di Afghanistan, seperti membina petani untuk menanam saffron dan padi.

Menyambut baik tawaran tersebut, Kepala BNN RI menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk menanggulangi peredaran gelap narkotika yang datang dari Timur Tengah dan kawasan Segitiga Emas (Golden Triangle). BNN juga tertarik untuk mempelajari program yang diterapkan Iran di wilayah perbatasan, terutama mengingat adanya kawasan penanaman ganja ilegal di Aceh.

Pertemuan ini menyepakati peningkatan kerja sama dalam pemberantasan penyelundupan gelap narkotika, yang mencakup pertukaran informasi, bantuan alat deteksi, dan metode rehabilitasi serta pengungkapan kasus penyelundupan. Sebagai bagian dari kerja sama, Duta Besar Iran mengundang Kepala BNN RI untuk berkunjung ke Iran guna meninjau langsung praktik pengawasan perbatasan mereka. Pihak Iran juga mengusulkan pertemuan rutin, baik secara virtual maupun tatap muka, antara BNN dan Iran.

#warondrugsforhumanity

Kapolres Pidie Jaya dan RAPI Bangun Sinergi Komunikasi Lewat Program Jumat Curhat

PIDIE JAYA || jejakindonesia.id – Polres Pidie Jaya kembali menggelar program Jumat Curhat sebagai wadah silaturahmi dan dialog bersama masyarakat, Jumat (26/9/2025). Kali ini, Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.I.K., M.M., berdiskusi dengan jajaran Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kabupaten Pidie Jaya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menekankan pentingnya kemitraan antara kepolisian dan RAPI, khususnya dalam memperkuat jaringan komunikasi publik. Menurutnya, RAPI memiliki peran vital dalam menyebarkan informasi cepat kepada masyarakat, terutama saat kondisi darurat maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

“RAPI bukan hanya komunitas komunikasi, tetapi juga mitra yang hadir bersama kepolisian dalam berbagai kegiatan, mulai dari operasi ketupat hingga mendukung kelancaran event keagamaan maupun kebencanaan,” ujar Kapolres.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kabag Ops Kompol Chairil Anshar, S.Sos., S.H., M.H., Kasi Humas AKP Mahruzar Hariadi, Ketua RAPI Pidie Jaya T. Barzaini (JZ01AYL), serta jajaran anggota RAPI.

Ketua RAPI Pidie Jaya, T. Barzaini, menyambut baik forum dialog yang digagas Polres. Ia menegaskan komitmen RAPI untuk terus bersinergi dengan kepolisian, terutama dalam mendukung layanan komunikasi masyarakat.

“Kami siap menjadi garda komunikasi masyarakat dan akan selalu hadir mendukung tugas-tugas kepolisian, termasuk pada event besar seperti MTQ ke-37 tingkat Provinsi Aceh di Pidie Jaya pada November mendatang,” tegas Barzaini.

Dalam ajang MTQ tersebut, RAPI akan berkontribusi dengan menyiapkan Bantuan Komunikasi (Bankom) demi kelancaran kegiatan keagamaan tingkat provinsi itu.

Melalui program Jumat Curhat ini, Polres Pidie Jaya berharap tercipta sinergi yang lebih solid dengan berbagai elemen masyarakat dalam memberikan pelayanan publik serta menjaga komunikasi humanis antara Polri dan komunitas.

Sumber: Humas Polres Pidie Jaya

@listyosigitprabowo
@marzukialba_bd91
@spripim.polri
@divisihumaspolri
@bidhumaspoldaaceh
@polisi_indonesia
@halo_polisi
.
.
#listyosigitprabowo #kapolri #divhumaspolri #kapoldaaceh #bidhumaspoldaaceh #̤p̤o̤l̤r̤i̤p̤r̤e̤s̤i̤s̤i̤

Pangdam Kasuari Kunker Ke Kodim 1806/Teluk Bintuni, Brigif 26/GP, dan Yonif 763/SBA “Bekerja untuk Kebaikan, Bukan Ketenaran”

Teluk Bintuni || jejakindonesia.id - Senantiasalah bekerja sama untuk kebaikan, bukan untuk mencari nama atau ketenaran tapi untuk keberhasilan tugas pokok.

Pesan penuh makna itu disampaikan Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, saat melakukan kunjungan kerja ke Kodim 1806/Teluk Bintuni, Rabu (24/9/2025). Didampingi Ketua Persit KCK Daerah XVIII/Kasuari, Ny. Mevi Christian K. Tehuteru, Pangdam menegaskan pentingnya ketulusan dalam menjalankan tugas, bukan demi popularitas, melainkan demi manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Pangdam menyadari masih banyak keterbatasan yang dihadapi satuan di Papua Barat, baik dari segi personel maupun fasilitas. Namun, ia mengingatkan agar hal itu tidak menjadi penghalang. Justru, setiap prajurit dituntut untuk lebih dekat dengan masyarakat, membaca situasi dengan cermat, serta menjadikan setiap kekurangan sebagai peluang untuk berbuat di bidang ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan, hingga pelayanan sosial.

“Kalau kita berhasil, pasti mendapat apresiasi dari komando atas. Dandim dan para Danramil harus jeli melihat kendala di lapangan dan menjadikan mana yang berdampak luas bagi masyarakat sebagai prioritas,” tegasnya.

Selain itu, Pangdam juga menekankan pentingnya menjauhi pelanggaran sekecil apapun. “Yang sudah terjadi, lupakan. Perbaiki dan tingkatkan kinerja. Jangan sampai ada pelanggaran berulang,” ujarnya mengingatkan.

Kepedulian Pangdam juga tercermin dari perhatiannya kepada Persit. Ia berharap para Ibu-ibu Persit dapat mendampingi suami, mendidik anak, sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan organisasi wanita di lingkup Pemerintah Daerah untuk membantu masyarakat.

“Mohon doa agar rencana peningkatan fasilitas dan pangkalan ini mendapat ridho Tuhan dan bisa terealisasi untuk kemajuan kita semua,” pungkasnya.

Tak hanya di Kodim 1806/Teluk Bintuni, pada kesempatan berbeda Pangdam bersama Ketua Persit KCK Daerah XVIII/Kasuari juga memberikan pengarahan kepada prajurit dan Persit Brigif 26/Gurana Piarawaimo dan Yonif 763/SBA.

Dalam arahannya, Pangdam mengingatkan pentingnya perhatian terhadap gizi anak-anak agar tumbuh sehat dan cerdas, sehingga kelak dapat meraih cita-citanya. Ia juga menekankan agar prajurit terus meningkatkan kemampuan diri, tidak berhenti pada pencapaian saat ini.

“Saya tidak butuh prajurit yang hanya siap saja, tetapi prajurit yang kritis, berani bertanya, dan berpikir cerdas. Dengan pemikiran-pemikiran itu, kalian bisa membantu komandan dalam mengambil keputusan,” ujarnya.

Pangdam juga berpesan agar pembinaan satuan dilakukan secara berkesinambungan, termasuk hubungan baik antara senior dan junior. Sementara kepada Persit, ia berpesan agar selalu mendampingi suami dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Di akhir pengarahannya, Pangdam kembali menekankan pentingnya terjun langsung membantu masyarakat.

“Mulailah dari hal-hal kecil, karena dari situlah akan lahir manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya penuh harap.

(Pendam XVIII/Kasuari)

Pelajar Banyuwangi Jawara di Olimpiade Matematika Gasing Nasional 2025

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Dua pelajar asal Kabupaten Banyuwangi sukses mencetak prestasi di ajang Olimpiade Matematika Gasing Tingkat Nasional (OGN) tahun 2025. Dua pelajar tersebut adalah Tristan Maheswara Dandiansyah sebagai peraih juara 1, dan Deva Yogiswara yang meraih juara 3.

“Selamat kepada seluruh pelajar yang telah bertanding. Terkhusus anak-anakku dari Banyuwangi, terima kasih kalian sudah membuat bangga Banyuwangi. Semoga ke depan prestasi kalian semakin meningkat, sehingga bisa menginspirasi para pelajar Banyuwangi yang lain,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat penutupan OGN 2025 di Banyuwangi, Rabu malam (24/9/2025).

Turut hadir dalam penutupan tersebut, perwakilan Yayasan Surya Institute, Asrida Sigiro; Bupati Humbang Hasundutan Oloan Panairan Nababan; Jajaran OPD Halmahera Tengah, Bangli, dan Batanghari. Serta segenap jajaran Pemkab Banyuwangi.

OGN 2025 digelar di Kabupaten Banyuwangi pada 22-24 September. Olimpiade ini diikuti 45 siswa SD jagoan matematika dari berbagai daerah di Indonesia. Di antaranya, Jayapura, Bitung, Batanghari, Halmahera Tengah, Bangli, Humbang Hasundutan, Kediri, dan Bojonegoro.

Sebagai tuan rumah, Banyuwangi menurunkan 5 tim atau 15 peserta. Dua peserta di antaranya berhasil menjadi Pemenang Individu. Tristan Maheswara Dandiansyah yang meraih Juara 1 merupakan siswa kelas 5 di SDN 8 Kembiritan, Kecamatan Genteng. Pelajar berkaca mata ini memang dikenal pandai matematika dan gemar mempelajarinya sejak masih TK.

“Dari kecil memang suka. Tapi sejak mengenal Gasing, jadi tambah semangat belajarnya. Gasing ini beda, karena belajarnya sambil bermain jadi enggak bosan,” ujar pelajar yang rajin mengikuti berbagai perlombaan matematika itu.

Selain Tristan, ada Deva Yogiswara yang meraih Juara 3. Deva merupakan siswa kelas 6 di SDN I Karangdoro, Kecamatan Tegalsari. Sama halnya dengan Tristan, Deva juga pecinta pelajaran matematika sejak usia anak-anak. Kemampuannya di bidang numerik terus mengalami peningkatan sejak dia mengenal metode Smart Gasing yang difasilitasi Pemkab Banyuwangi. Dia mengikuti program tersebut sejak kelas 4 SD.

“Senang bisa mengharumkan nama Banyuwangi. Sebenarnya gak menyangka bakal menang, tapi memang saya berusaha yang terbaik,” ungkap Deva.

Selain meraih Pemenang Individu, dua tim asal Banyuwangi juga masuk dalam jajaran tiga besar Tim Terbaik (The Best Team). Tim yang digawangi Tristan menyabet Tim Terbaik Pertama, sedangkan tim Deva meraih Tim Terbaik Kedua.

“Kita patut bangga pelajar Banyuwangi semakin banyak yang berprestasi, bukan hanya di tingkat Nasional tapi juga Internasional. Ke depan, kita akan terus menggelar berbagai program untuk mendongkrak kualitas SDM sehingga kita bisa mencetak lebih banyak lagi pelajar-pelajar berkualitas dari Banyuwangi,” tegas Ipuk.

Sebagai informasi, ada lima pos ujian yang dipertandingkan dalam OGN 2025. Yaitu, uji kemampuan numerasi; uji kreatif membuat alat peraga inovatif, berhitung sambil bermain. Peserta juga ditantang mengintegrasikan budaya lokal dalam pembelajaran matematika; uji berhitung cepat yang melatih cara berpikir cepat, tepat dan percaya diri.

Adapun pelaksanaannya dipusatkan di dua lokasi, yakni di gedung Universitas Islam Cordoba dan Hotel Aston Banyuwangi. Selain berkompetisi, peserta juga diajak city tour mengunjungi sejumlah destinasi wisata favorit dan tempat-tempat ikonik di Banyuwangi.

Pengalaman tersebut menyisakan kesan manis di hati para peserta. Salah satunya, Dylan Joseph dari Jayapura, Papua, yang mengaku sangat kerasan di Banyuwangi. Mengikuti olimpiade di Banyuwangi baginya sangat mengesankan.

“Senang sekali, di sini banyak teman, anaknya ramah-ramah. Makanannya juga enak, cocok di lidah saya. Tapi ada satu yang agak kaget awalnya, di sini jam 6 pagi sudah terang benderang,” seringainya