Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Bulan: Desember 2025

Polri Serahkan Sertifikat Audit Sistem Pengamanan Objek Vital Nasional Tahun 2025

JAKARTA || jejakindonesia.id - Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri secara simbolis menyerahkan Sertifikat Audit Penerapan Sistem Pengamanan Objek Vital Nasional dan Objek Tertentu serta Hotel Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Auditorium Lantai 3 PT PLN (Persero), Senin (15/12/2025), sekitar pukul 10.45 WIB.

Penyerahan sertifikat dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memastikan sistem pengamanan pada objek vital nasional dan objek tertentu berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Sertifikat audit diberikan kepada sejumlah BUMN dan perusahaan yang dinilai telah memenuhi kriteria pengamanan.

Kabaharkam Polri Komjen Pol. Karyoto, S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa audit sistem pengamanan ini bertujuan untuk memberikan penilaian secara objektif dari pihak eksternal, bukan hanya mengandalkan evaluasi internal perusahaan. “Pada hari ini secara simbolis kami menyerahkan sertifikat hasil audit sistem pengamanan kepada beberapa BUMN dan perusahaan-perusahaan yang sudah eksis secara nasional. Maksud dan tujuan audit ini adalah untuk memberikan penilaian dari luar, bukan hanya dari internal,” ujar Komjen Pol. Karyoto.

Ia menegaskan bahwa Polri memiliki kewajiban untuk melaksanakan audit sistem pengamanan guna membantu perusahaan mencapai standar pengamanan terbaik, khususnya bagi perusahaan yang masuk dalam kategori objek vital nasional. “Audit ini bertujuan untuk ikut membantu sebuah perusahaan agar mendapatkan standar pengamanan yang benar-benar terbaik. Dari internal terkadang merasa sudah cukup dan sudah baik, padahal masih ada hal-hal yang perlu ditingkatkan,” jelasnya.

Menurutnya, hasil audit akan menjadi dasar pemberian masukan terkait kekurangan sistem pengamanan, baik yang perlu diperbaiki maupun yang belum tersedia untuk segera diadakan. Hal tersebut dinilai penting guna menjamin keberlangsungan proses produksi dan bisnis perusahaan.

“Dengan pengamanan yang semakin baik, risiko dapat diminimalisasi dan dikurangi. Melalui identifikasi risiko, fase-fase antisipasi dapat dilakukan,” ungkap Komjen Pol. Karyoto.

Ia juga berharap ke depan semakin banyak perusahaan, baik BUMN maupun non-BUMN, yang bersedia mengikuti audit dan memperoleh sertifikasi sistem pengamanan. “Apabila seluruh sistem sudah disusun dengan baik dan mitigasi dilakukan secara optimal, saya yakin risiko terhadap bencana non-alam seperti kebakaran dan kerusakan lainnya dapat diperkecil,” pungkasnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran perusahaan akan pentingnya sistem pengamanan terpadu guna menjaga stabilitas, keselamatan, dan keberlanjutan operasional objek vital nasional.

Hari Juang Kartika: Satgas Yonif 123/Rajawali Bangun Pasar Baru Bagi Pedagang Kampung Ayis Fayit

FAYIT || jejakindonesia.id – Dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika, Satuan Tugas (Satgas) Yonif 123/Rajawali Pos Fayit melaksanakan kegiatan pembangunan pasar untuk masyarakat yang berjualan di Kampung Ayis, Distrik Fayit, Papua Selatan, Senin (15 Desember 2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan fasilitas yang lebih nyaman dan teratur bagi para pedagang setempat, sekaligus wujud kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat.

‎Sebelumnya, para pedagang di Kampung Ayis hanya berjualan di lokasi yang tidak teratur, terutama di pinggir jalan, yang seringkali menyebabkan kesesakan dan kurangnya keamanan. Dengan dibangunnya pasar ini, diharapkan aktivitas perdagangan dapat berjalan lebih lancar dan nyaman bagi kedua pedagang maupun pembeli.

‎Komandan Satgas Yonif 123/Rajawali, Letkol Inf Anhar Agil Gunawan menyatakan bahwa kegiatan pembangunan ini merupakan wujud penerapan semangat Kartika Eka Paksi, yaitu "Jujur, Bertanggung Jawab, dan Peduli". "Kita ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh kepada TNI. Pembangunan pasar ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian lokal dan kesejahteraan warga," ujarnya.

‎Masyarakat Kampung Ayis menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Satgas Yonif 123/Rajawali. Seorang pedagang mengatakan bahwa dia sangat senang dengan adanya pasar baru karena akan membuatnya lebih mudah menjual barang dagangannya tanpa harus khawatir akan cuaca buruk atau kesesakan jalan.

‎Pembangunan pasar yang dibangun secara gotong-royong antara Satgas TNI dan warga masyarakat sudah bisa digunakan dalam kegiatan berjualan sehari-hari.

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123 Rajawali

Rumah Warga di Petamanan Diduga Dilempari Bom Molotov, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif

PASURUAN || jejakindonesia.id – Sebuah peristiwa dugaan pelemparan bom molotov terjadi di sebuah rumah warga yang beralamat di Jalan Sunan Ampel Barat II Nomor 22, RT 04 RW 05, Kelurahan Petamanan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, pada Minggu (14/12/2025) siang. Peristiwa tersebut saat ini tengah dalam penanganan aparat kepolisian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian diketahui sekitar pukul 13.26 WIB. Anggota Polsek Bugul Kidul menerima laporan dari masyarakat pada pukul 14.30 WIB terkait adanya pelemparan bom molotov ke rumah milik Saudara Ali Zaenal Abidin. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas segera mendatangi lokasi kejadian.

Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun, di lokasi kejadian ditemukan satu buah botol bekas yang diduga digunakan sebagai bom molotov, yang berada di teras rumah dalam kondisi telah terbakar dan api sudah padam.

Kronologis kejadian bermula saat Saudari Nabila, yang berada di dalam rumah, mendapati adanya bekas botol beling terbakar di teras rumahnya. Setelah kejadian tersebut, ia keluar rumah untuk memastikan kondisi sekitar, kemudian menyampaikan informasi tersebut kepada kakaknya, Saudara Ahmad Sauomi. Keduanya kembali ke lokasi dan memastikan bahwa api telah padam.

Selanjutnya, Sdri. Fatimah selaku mertua dari Saudari Nabila menghubungi Pak Haji Samsul untuk memberitahukan peristiwa tersebut. Setelah melihat langsung ke lokasi, Pak Haji Samsul kemudian melaporkan kejadian itu ke Call Center Polri 110. Laporan tersebut diteruskan kepada petugas jaga Polsek Bugul Kidul yang kemudian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Sejumlah unsur kepolisian turut hadir dalam penanganan peristiwa tersebut, di antaranya Kapolsek Bugul Kidul beserta anggota, KSPKT Polres Pasuruan Kota, Pamapta Polres Pasuruan Kota, Regident Satreskrim, anggota Satreskrim, serta anggota Satintelkam Polres Pasuruan Kota guna melakukan pengamanan dan penyelidikan awal.

Hingga saat ini, pelaku pelemparan masih dalam proses penyelidikan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Pasuruan Kota. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti untuk mengungkap motif dan pelaku kejadian.

Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi, pada Senin (15/12/2025). Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta segera melapor apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

 

(RED)

Kolaborasi Polisi dan Masyarakat, Puslitbang Polri Jaring Masukan di Polres Metro Jakarta Barat Wujudkan Polri Presisi

JAKARTA || jejakindonesia.id - Sebagai bagian dari komitmen Polri dalam mewujudkan institusi yang semakin profesional, modern, dan dipercaya masyarakat, Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri mendatangi Polres Metro Jakarta Barat pada Senin (15/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk menghimpun data, masukan, serta informasi terkait pelaksanaan tugas pokok Polri pada fungsi pembinaan dan operasional, khususnya dalam menjaga harkamtibmas, penegakan hukum, serta pelayanan kepada masyarakat di kewilayahan.

Penelitian ini menjadi ruang dialog yang terbuka dan partisipatif, melibatkan perwakilan anggota Polri dari Polres Metro Jakarta Barat, Polres Metro Jakarta Selatan, Polres Tangerang Selatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, hingga mahasiswa dan pelajar.

Melalui forum diskusi kelompok terarah (FGD), wawancara, pengisian kuesioner, serta observasi langsung ke tempat pelayanan dan kantor polsek, Puslitbang Polri berupaya menangkap suara lapangan secara utuh, termasuk aspirasi dan harapan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.

Hadir diantaranya tim Puslitbang Polri diantaranya Kombes Pol Moh. Nurhidayat, S.H., S.I.K., M.M.(Ketua tim) Pembina utama Moch. Nurhasim (narsum dari BRIN) AKBP Arianto Salkery, S.H., M.H beserta tim

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H. yang diwakili oleh Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Dr. Tri Suhartanto, S.H., M.H., M.Si menegaskan bahwa Polri saat ini tengah menjalani proses transformasi besar-besaran.

Transformasi tersebut mencakup pembinaan internal, peningkatan kapasitas personel, pemanfaatan teknologi, serta penataan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.

Ia berharap hasil penelitian ini dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus rekomendasi strategis bagi pimpinan Polri dalam menjawab tantangan tugas ke depan.

Sementara itu, Ketua Tim Puslitbang Polri Kombes Pol Moh. Nurhidayat, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan bahwa penelitian ini memiliki peran penting dalam merumuskan kebijakan Polri yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

" Seluruh kritik dan saran yang dihimpun, termasuk dari masyarakat, akan difilter dan diolah secara objektif sebagai bahan masukan bagi Kapolri dalam membentuk harapan masyarakat untuk Polri yang lebih baik lagi," ujarnya

Melalui kegiatan ini, Polres Metro Jakarta Barat menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.

Harapannya, sinergi antara Polri dan masyarakat dapat semakin kuat demi terwujudnya rasa aman, keadilan, serta pelayanan kepolisian yang humanis dan berkeadilan bagi semua.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

Dorong Kemandirian Pembudidaya Ikan, Sonny T Danaparamita Perkuat Pokdakan Banyuwangi Lewat Bantuan Nila

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Upaya memperkuat sektor perikanan budidaya berbasis masyarakat terus dilakukan Anggota DPR RI Komisi IV, Sonny T Danaparamita, SH, MH. Salah satunya melalui penyaluran bantuan benih dan calon indukan ikan nila kepada kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) di berbagai wilayah Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (13/12/2025).

Program bantuan tersebut menyasar Pokdakan di sejumlah kecamatan dengan tujuan mendorong kemandirian usaha perikanan rakyat serta memperluas pemerataan akses sarana produksi bagi pembudidaya ikan skala kecil.

Sebanyak 200.000 ekor benih ikan nila disalurkan kepada delapan Pokdakan yang berada di Kecamatan Kalibaru, Genteng, Gambiran, Glenmore, dan Sempu. Distribusi dilakukan secara bertahap agar bantuan tepat sasaran dan dapat langsung dimanfaatkan oleh masing-masing kelompok.

Selain benih, Sonny juga menyalurkan 1.000 ekor calon indukan ikan nila kepada Pokdakan dan Balai Usaha Perikanan (BUP) di wilayah Genteng dan Kabat. Indukan tersebut diharapkan mampu menunjang keberlanjutan produksi benih mandiri di tingkat lokal.

Koordinator Rumah Aspirasi GARASI, Prayogi Adi Pratama, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Sonny T Danaparamita dalam mendukung program pemerintah di sektor pangan dan perikanan.

“Penguatan Pokdakan menjadi kunci agar pembudidaya tidak hanya bergantung pada pasokan luar. Dengan indukan dan benih yang memadai, kelompok bisa mengembangkan usaha secara berkelanjutan,” ujarnya.

Respon positif disampaikan para penerima manfaat. Syaifullah Hadi, Ketua Pokdakan Berkah Air Tawar di Desa Genteng Kulon, menilai bantuan calon indukan ikan nila sangat membantu kelompoknya dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi.

Hal senada disampaikan Agus Abdul Halim, Ketua Pokdakan Kalibaru Fish. Ia berharap dukungan tersebut dapat memperkuat ketahanan ekonomi anggota Pokdakan serta membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat di sektor perikanan budidaya.

Melalui penyaluran bantuan ini, Sonny T Danaparamita menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama pembudidaya ikan, khususnya di Banyuwangi, guna mewujudkan perikanan rakyat yang tangguh dan berdaya saing. (*)

error: Content is protected !!