We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: Desember 2025

Sepanjang 2025, Polres Gresik Berhasil Ungkap Ratusan Kasus Kriminal dan Narkoba

GRESIK || jejakindonesia.id - Menutup kalender tahun 2025, Kepolisian Resor (Polres) Gresik menggelar konferensi pers akhir tahun sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas kinerja kepada publik. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Mapolres Gresik, Jumat (19/12), dan dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu.

Dalam pemaparannya, Kapolres Gresik menyampaikan bahwa sepanjang Januari hingga Desember 2025, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Gresik relatif aman dan kondusif. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak terlepas dari sinergi lintas sektor serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan masing-masing.

Di bidang penegakan hukum, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik berhasil mengungkap sebanyak 92 kasus tindak pidana dengan total 136 tersangka. Penanganan perkara difokuskan pada kejahatan konvensional dan kejahatan jalanan (street crime) yang dinilai meresahkan masyarakat.

“Sepanjang 2025, kami memberikan atensi khusus pada kasus konvensional. Di antaranya 24 kasus pencurian dengan pemberatan (curat), 23 kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta 3 kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang berhasil kami ungkap,” jelas Kapolres.

Selain itu, Polres Gresik juga menunjukkan komitmen kuat dalam perlindungan perempuan dan anak. Sejumlah kasus menonjol berhasil ditangani, mulai dari kasus pembuangan bayi hingga hubungan sedarah (inses). Tercatat pula pengungkapan 8 kasus persetubuhan anak, 2 kasus pencabulan, dan 2 kasus tindak pidana kekerasan seksual (TPKS).

Di sisi lain, penanganan konflik sosial turut menjadi perhatian, termasuk 6 kasus pengeroyokan yang melibatkan kelompok silat serta 21 kasus perjudian, baik online maupun konvensional.

Pada sektor pemberantasan narkoba, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gresik mencatat capaian signifikan dengan mengungkap 147 kasus dan mengamankan 204 tersangka.

Adapun barang bukti yang berhasil disita meliputi 807,062 gram sabu, 32,681 gram ganja, 172 butir ekstasi, serta 8.149 butir pil koplo. Kapolres menegaskan bahwa pengungkapan tersebut telah menyelamatkan ribuan generasi muda di Gresik dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

Di bidang lalu lintas, Polres Gresik mulai mengoptimalkan penegakan hukum berbasis teknologi melalui penerapan ETLE statis dan mobile. Ribuan pelanggar berhasil ditindak, termasuk 318 kendaraan berknalpot tidak sesuai spesifikasi (knalpot brong) yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat karena menimbulkan kebisingan.

Sementara itu, dalam upaya cipta kondisi, Satuan Samapta Polres Gresik berhasil menyita 2.500 botol minuman keras.

Polres Gresik juga menetapkan dua tersangka kasus penyebaran data pribadi lewat Aplikasi Gomatel-R4.

Konferensi pers akhir tahun tersebut ditutup dengan pemusnahan barang bukti berupa knalpot brong, narkotika, dan ribuan botol minuman keras. Pemusnahan dilakukan langsung oleh Kapolres Gresik bersama jajaran Forkopimda menggunakan alat berat.

Momen humanis juga terlihat saat Kapolres Gresik menyerahkan kembali satu unit mobil hasil kejahatan kepada pemiliknya secara gratis.

“Pengambilan barang bukti yang telah ditemukan tidak dipungut biaya apa pun. Ini merupakan bentuk pelayanan kami kepada masyarakat,” tegas Kapolres.

Mengakhiri keterangannya, Kapolres Gresik mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan, khususnya narkoba dan kekerasan terhadap anak. Jika mengetahui adanya tindak pidana, segera laporkan ke kantor polisi terdekat, melalui Call Center 110, atau WhatsApp #Lapor Cak Roma di 0811-8800-2006,” pungkasnya.
(Redho)

Sambut Perayaan Hari Natal, Satgas Pamtas Kewilayahan RI-PNG Yonif 410/Alugoro Bersama Masyarakat Laksanakan Gotong Royong

TAHOTA || jejakindonesia.id — Wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali ditunjukkan melalui kegiatan gotong royong persiapan perayaan Natal di Distrik Tahota. Prajurit TNI AD bersama masyarakat setempat bahu-membahu melaksanakan pembangunan dan penataan sarana pendukung gereja sebagai persiapan menyambut Hari Raya Natal.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 14 Desember 2025, dengan fokus pada pemasangan dan perakitan rangka dekorasi gereja menggunakan material sederhana yang tersedia di lingkungan sekitar, seperti bambu dan kayu. Seluruh proses dikerjakan secara gotong royong oleh personel TNI AD dan warga, mencerminkan semangat kebersamaan, persaudaraan, dan toleransi antar umat beragama.

Kehadiran prajurit TNI AD dalam kegiatan ini tidak hanya membantu percepatan pekerjaan, tetapi juga memberikan rasa aman dan semangat bagi masyarakat. Interaksi yang terjalin selama kegiatan berlangsung menunjukkan hubungan yang harmonis antara TNI dan warga Distrik Tahota.

Melalui kegiatan ini, TNI AD berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran dan kekhusyukan perayaan Natal. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

TNI AD akan terus berkomitmen untuk hadir dan membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara.

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas Kewilayahan RI-PNG Yonif 410 Alugoro

Pengendara Terjatuh Akibat Jalan Rusak Parah, Warga Kedungrejo Muncar Desak Pemkab Banyuwangi Bertindak Cepat

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Kondisi akses jalan milik Pemerintah Kabupaten Banyuwangi di Jalan Gintik, wilayah Dusun Stoplas, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, menuai keluhan serius dari warga. Kerusakan jalan yang semakin parah dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat, terutama saat musim hujan.
‎Pantauan di lapangan menunjukkan, hampir sepanjang ruas jalan mengalami kerusakan berat. Aspal mengelupas, lubang-lubang besar menganga, serta genangan air kerap menutupi badan jalan ketika hujan turun. Kondisi tersebut membuat pengendara kesulitan melintas dan rawan terjadi kecelakaan.

‎Seorang warga Desa Kedungrejo menyampaikan bahwa jalan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat.

‎ “Jalan ini urat nadi aktivitas warga, mulai dari ekonomi, pendidikan, sampai akses kesehatan dan industri. Kalau hujan, lubang tertutup air dan tidak terlihat. Sudah sering motor jatuh, bahkan mobil rusak. Kami berharap Pemkab Banyuwangi segera memperbaiki,” ujarnya kepada awak media, Sabtu (20/12/2025).

‎Keluhan serupa juga datang dari para pelaku usaha dan nelayan setempat. Mereka menilai kerusakan jalan sangat menghambat distribusi barang dan aktivitas perdagangan, sehingga berdampak langsung pada perekonomian warga. Selain itu, kondisi jalan yang rusak parah juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

‎Warga menegaskan bahwa jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Oleh karena itu, mereka mendesak adanya respons cepat dan langkah konkret, bukan sekadar peninjauan lapangan tanpa tindak lanjut.

‎ “Kami tidak ingin menunggu sampai ada korban jiwa. Jalan ini harus segera diperbaiki secara serius,” tegas warga lainnya.

‎Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, pada Sabtu (20/12/2025) sekitar pukul 13.00 WIB, terjadi kecelakaan tunggal yang dialami seorang pengendara sepeda motor. Pengendara tersebut terjatuh di tengah jalan saat berusaha menghindari lubang yang cukup dalam.

‎ “Saya menghindari lubang, tapi malah kehilangan keseimbangan,” ungkap

‎korban kepada awak media.
‎Hingga berita ini diturunkan, warga Desa Kedungrejo masih menunggu langkah nyata dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk segera menindaklanjuti keluhan tersebut, termasuk perbaikan permanen agar akses jalan kembali aman, layak, dan mendukung aktivitas masyarakat

Tonting YWPJ Awali Upacara Hari Juang Korps Infanteri Ke-77 Dipimpin Pangdam Kasuari

MANOKWARI || jejakindonesia.id — Hari Juang Infanteri merupakan momentum bersejarah untuk meneguhkan jati diri prajurit Infanteri sebagai garda terdepan TNI Angkatan Darat yang profesional, tangguh, dan manunggal dengan rakyat. Hari Juang Korps Infanteri ke-77 dilaksanakan di Lapangan Markas Kodam XVIII/Kasuari, Jumat (19/12/2025).

Rangkaian upacara dipimpin oleh Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, kegiatan yang di awali dengan tradisi Peleton Beranting dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Prajurit Korps Infanteri dan pembacaan pesan Jenderal Besar Soedirman, serta penandatanganan naskah serah terima simbol Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya.

Pada kesempatan ini, Pangdam menyampaikan bahwa Hari Juang Infanteri ditetapkan berdasarkan peristiwa bersejarah Agresi Militer Belanda II. Momentum tersebut menjadi pengingat akan peran prajurit Infanteri sebagai pasukan garis depan dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia dari agresi militer Belanda saat itu.

Pesan moral perjuangan tersebut tercermin dalam tema tahun ini “Mewujudkan Prajurit dan Satuan Infanteri yang Prima, Bersama dengan Rakyat dalam Rangka
Mendukung Tugas Pokok TNI AD.” Hal ini menegaskan akan pentingnya kualitas, kesiapan, profesionalisme prajurit Infanteri, serta tetap bersinergi dengan rakyat sebagai kekuatan utama pertahanan negara.

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh prajurit serta pasukan tradisional Kodam XVIII/Kasuari,

Sumber: Pendam XVIII Kasuari

Breaking News: Polsek Muara Batang Gadis, Dibakar Massa

MANDAILING NATAL || jejakindonesia.id - Ratusan massa di Desa Singkuang, Kabupaten Mandailing Natal, diduga bakar Polsek Muara Batang Gadis, Polres Madina, Minggu (20/12).

Bangunan Polsek Muara Batang Gadis di Desa Singkuang I, hangus dibakar oleh ratusan massa yang mengamuk. Amukan warga tersebut diduga akibat kekecewaan masyarakat terhadap tindakan pihak kepolisian yang diduag melepas salah seorang terduga bandar narkoba yang diamankan masyarakat.

Kepala Desa Singkuang I, Buyung Umak mengakatakan, kejadian itu sekira pukul 11.00 WIB. Saat itu ratusan datang ke Mapolsek Muara Batang Gadis guna mempertanyakan alasan pihak kepolisia melepas terduga bandar narkoba yang diamakan langsung oleh masyarakat.

Massa kian mengamuk dan membakar 1 unit sepedamotor yang sedang parkir di sekitar alaman Polsek Muara Batang Gadis.

“Awalnya, massa membakar sepedamotor yang terparkir di alaman mapolsek, selanjutnya, api merembet membakar lokasi parkir hingga bangunan polsek,”tuturnya ketika dihubungi melalui telepon selulet.

Lebih lanjut Kades menjelaskan, peristiwa tersebut berawal ditangkapnya salah seorang terduga bandar narkoba oleh masyarakat pada, Sabtu (19/12). Saat itu massa menemukan alat bukti untuk memakai sabu-sabu.

Setelah warga menangkapnya, terduga pelaku langsung dilaporkan ke kantor polisi.”Setelah terduga bandar narkoba itu diserahkan ke Mapolsek, ternyata, ada yang melihat oknum bandar narkoba sudah dilepas”tuturnya.

error: Content is protected !!