We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: Desember 2025

DETIKPOSNEWS.com Rayakan Anniversary 1 Tahun, Teguhkan Komitmen Jurnalisme Profesional & Terpercaya

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Media Online, Cetak, dan Streaming DETIKPOSNEWS.com resmi memperingati Anniversary 1 Tahun kiprahnya di dunia jurnalistik nasional dengan menggelar Tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) Perdana, Minggu (21/12/2025) siang, di Kedai Southel, Dusun Payaman, Kelurahan/Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi.

Mengusung Tema Nasional “Setahun Mengawal Fakta, Menjadi Pilar Informasi Terpercaya”, peringatan satu tahun media di bawah naungan PT. DETIK POS GRUP ini menjadi momentum refleksi sekaligus peneguhan komitmen dalam menghadirkan pemberitaan yang akurat, berimbang, independen, dan bertanggung jawab di tengah derasnya arus informasi digital.

Acara tasyakuran berlangsung khidmat dan penuh keakraban, dihadiri ratusan insan pers se-Banyuwangi, mulai dari pimpinan redaksi media cetak, media online, radio, hingga jurnalis lintas platform. Kehadiran para praktisi media tersebut mencerminkan kuatnya solidaritas dan sinergi antar insan pers dalam menjaga marwah dan profesionalisme jurnalistik.

Pimpinan Redaksi sekaligus Owner DETIKPOSNEWS.com, Marta Yofi Winatha, menegaskan bahwa usia satu tahun bukan sekadar capaian waktu, melainkan wujud tanggung jawab moral media dalam mengawal kebenaran dan kepentingan publik.

“Satu tahun perjalanan DETIKPOSNEWS.com adalah proses panjang mengawal fakta di tengah tantangan disrupsi informasi. Kami berkomitmen untuk terus hadir sebagai media yang profesional, tajam dalam analisis, dan terpercaya bagi masyarakat,” tegas Marta.

Ia menambahkan, ke depan DETIKPOSNEWS.com akan terus meningkatkan kualitas pemberitaan berbasis Kode Etik Jurnalistik, memperluas jangkauan media online, cetak, dan streaming, serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia demi menghadirkan konten yang edukatif, kritis, dan mencerahkan publik.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW FRN) DPC Banyuwangi, Agus Samiaji, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi serta dukungan DETIKPOSNEWS.com terhadap organisasi FRN.

“Kami sangat mengapresiasi sinergi dan kerja sama yang telah terjalin. Dukungan dari DETIKPOSNEWS.com menjadi motivasi bagi kami untuk terus bergerak dan berbuat yang terbaik,” ujar Agus.

Ia juga menyampaikan dukungan penuh agar ke depan semakin berkembang menjadi media yang profesional, konsisten, dan bertanggung jawab dalam menyajikan informasi yang berimbang.

Hal senada disampaikan Kepala Biro GIRIPOS.com Wilayah Banyuwangi, Ruslan Abdul Gani, yang mewakili rekan-rekan jurnalis.

“DETIKPOSNEWS.com telah menunjukkan konsistensi menjaga independensi dan kualitas pemberitaan. Di usia satu tahun ini, kami berharap terus menjadi pilar informasi yang mencerdaskan publik,” ungkap Ruslan.

Perayaan Anniversary 1 Tahun DETIKPOSNEWS.com menjadi simbol optimisme media lokal untuk terus tumbuh dan beradaptasi di era digital tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar jurnalistik.

Dengan slogan “Professional – Tajam – Terpercaya”, DETIKPOSNEWS.com menegaskan tekadnya untuk memperkuat peran sebagai referensi informasi publik yang kredibel, sekaligus mitra strategis masyarakat dalam mengawal demokrasi, transparansi, dan kepentingan publik.

Melalui momentum HUT perdana ini, DETIKPOSNEWS.com menegaskan langkah untuk terus berinovasi, memperluas jaringan nasional, serta menjaga kepercayaan publik sebagai media nasional berbasis lokal yang berintegritas. (rag)

ASN Banyuwangi Berbagi Donasikan Ratusan Juta, Disalurkan untuk Warga Miskin dan Korban Bencana

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Pemkab Banyuwangi kembali melaksanakan donasi “ASN Berbagi” yang dikumpulkan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Banyuwangi. Kali ini donasi yang dikumpulkan mencapai Rp 500 juta lebih dan akan disalurkan untuk warga pra sejahtera Banyuwangi dan korban bencana Sumatera.

Dana untuk korban bencana Sumatera tersebut akan disalurkan melalui Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) Sumatera, yang turut aktif menyalurkan bantuan langsung ke lokasi bencana.

ASN Berbagi merupakan program rutin bulanan yang dijalankan oleh ASN Banyuwangi. Biasanya, dana yang terkumpul dalam program ini digunakan untuk mendukung berbagai program pengentasan kemiskinan daerah.

“Khusus bulan ini, donasi yang dikumpulkan oleh ASN di Banyuwangi, selain akan disalurkan untuk warga pra sejahtera Banyuwangi, juga untuk membantu saudara-saudara kita yang mengalami musibah bencana di Sumatera Aceh,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Sabtu (20/12/2025).

Donasi tersebut diserahkan saat Puncak Hari Jadi Banyuwangi yang digelar di Gesibu Banyuwangi pada Sabtu malam (20/12/2025).

Salah satu artis penampil band Kotak pun terinspirasi turut menyumbangkan sebagian pendapatannya untuk diserahkan ke korban Bencana Sumatera.

Dalam acara tersebut juga mengumpulkan donasi yang dikoordinir Baznas dari para penonton yang hadir, dan terkumpul Rp 8,5 juta.

“Kami menyalurkan donasi ASN Berbagi melalui rekan-rekan Ikawangi Sumatera yang sudah bergerak langsung di lapangan. Mereka tentu lebih memahami bantuan apa yang paling dibutuhkan dan paling urgen bagi para korban,” tambah Ipuk.

Ipuk berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana.

“Semoga bantuan dari ASN Banyuwangi ini dapat sedikit meringankan kesulitan yang sedang dihadapi saudara-saudara kita,” imbuhnya.

Sebelumnya, program Banyuwangi Berbagi yang digulirkan setiap bulan telah banyak dimanfaatkan untuk mendukung pengentasan kemiskinan di daerah. Bentuk bantuan yang disalurkan beragam, mulai dari paket sembako, bantuan bahan pangan berprotein untuk penanganan stunting, bantuan biaya hidup bagi warga pra sejahtera, hingga dukungan pendidikan.

“Ini adalah bentuk gotong royong bersama untuk mempercepat program pengentasan kemiskinan di Banyuwangi,” kata Ipuk.

Lapas Banyuwangi Bekali Warga Binaan Perempuan Keterampilan Anyaman Kreatif untuk Pulihkan Rasa Percaya Diri

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi terus berinovasi dalam memberikan pembinaan bagi para penghuninya. Pada Sabtu (20/12), suasana di blok hunian perempuan tampak lebih dinamis dari biasanya. Puluhan Warga Binaan perempuan nampak antusias mengikuti pelatihan pembuatan tas anyaman kreatif.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber istimewa, yakni seorang guru TK yang juga merupakan praktisi sekaligus produsen tas anyaman berpengalaman. Keahlian instruktur yang terbiasa melayani pesanan pasar ini diharapkan dapat menularkan standar kualitas produk yang tinggi kepada para peserta.

Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, melalui keterangannya menyampaikan bahwa pelatihan ini mengedepankan orientasi non profit yang tidak semata-mata mencari keuntungan finansial.

Fokus utama program ini adalah sebagai sarana untuk mengisi waktu dengan produktif sekaligus sebagai bentuk rehabilitasi mental bagi para Warga Binaan.

"Kami ingin para Warga Binaan menemukan kembali rasa percaya diri mereka. Melalui karya nyata seperti tas anyaman ini, mereka bisa melihat bahwa mereka memiliki potensi besar yang bermanfaat bagi masyarakat," ungkapnya.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta diajarkan teknik pembuatan berbagai varian produk yang sedang tren di masyarakat. Mulai dari tas ukuran mini dan kecil untuk kebutuhan fashion, tas khusus keperluan sosial seperti pengajian dan hajatan, hingga tas souvenir untuk kado dan acara aqiqah.

Wayan menambahkan, selain memberikan keterampilan teknis (hard skill) sebagai bekal kemandirian ekonomi saat bebas nantinya, kegiatan ini terbukti membawa dampak psikologis yang positif.

“Diharapkan melalui kegiatan ini pola pikir Warga Binaan perlahan berubah menjadi lebih inovatif dan kreatif, sehingga tercipta lingkungan hunian yang lebih harmonis dan penuh semangat melalui aktivitas seni,” harapnya.

Pelatihan ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan ruang di dalam Lapas bukan merupakan penghalang untuk tetap berkarya. Dengan tangan dingin dan semangat yang terjaga, para srikandi Lapas Banyuwangi ini kini mampu mengubah tali anyaman menjadi produk bernilai jual, sekaligus menenun kembali harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Pastikan Penumpang Aman Selama Nataru, Satpolairud Polres Gresik Cek Kelayakan Kapal

GRESIK || jejakindonesia.id - Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), aparat keamanan laut di Kabupaten Gresik memperketat pengawasan terhadap armada transportasi laut. Pada Sabtu (20/12/2025), Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Gresik bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) kesiapan kapal di Pelabuhan Umum Gresik.

Pengecekan tersebut difokuskan pada kapal penyeberangan KMP Gili Iyang, yang menjadi salah satu armada vital penunjang mobilitas masyarakat, khususnya selama periode libur panjang Nataru.

Dalam sidak tersebut, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh melalui uji petik terhadap kelayakan kapal, baik dari sisi teknis maupun aspek keselamatan. Pemeriksaan meliputi fungsi sistem navigasi dan komunikasi, kelengkapan alat keselamatan seperti life raft, sekoci, life jacket, dan life buoy, serta kesiapan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Selain itu, kebersihan dan kenyamanan fasilitas kapal turut menjadi perhatian, termasuk penegasan terhadap kapasitas muatan agar tidak melebihi batas yang telah ditetapkan demi menjamin keselamatan pelayaran.

Tak hanya melakukan pemeriksaan fisik, Kasatpolairud Polres Gresik juga berdialog langsung dengan para kru dan Anak Buah Kapal (ABK). Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh awak kapal dalam menghadapi potensi kondisi darurat, termasuk gangguan teknis di tengah pelayaran.

Kepada petugas pengatur muatan, Satpolairud memberikan imbauan tegas agar melakukan pemeriksaan ketat terhadap barang bawaan penumpang. Langkah ini bertujuan mencegah masuknya bahan berbahaya dan beracun (B3) maupun material mudah terbakar ke dalam kapal.

Kasatpolairud Polres Gresik, AKP I Nyoman Ardita, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat selama masa libur Nataru.

“Tujuan utama kami adalah memastikan seluruh armada berada dalam kondisi prima dan siap beroperasi dengan prinsip zero accident. Kami ingin masyarakat dapat bepergian dengan aman, nyaman, dan selamat hingga tiba di tujuan,” tegasnya.

Seiring dengan prediksi meningkatnya jumlah penumpang di Pelabuhan Gresik dalam sepekan ke depan, pengawasan dan pemeriksaan kapal akan terus dilakukan secara rutin hingga berakhirnya Operasi Nataru, guna memastikan keselamatan pelayaran tetap terjaga.
(Redho)

Bersama Band Kotak, Banyuwangi Gelar Konser Kemanusiaan Untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Puncak Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-254, Pemkab Banyuwangi menggelar konser dan drama musikan “Tandang Bareng” kemanusiaan untuk menggalang donasi bagi korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Konser amal ini menghadirkan band papan atas Indonesia, Kotak. Mereka tampil bersama para seniman dan musisi Banyuwangi di Gesibu Blambangan, Sabtu malam (20/12/2025). Ribuan warga Banyuwangi hadir dan memadati acara untuk menyaksikan konser kemanusiaan tersebut.

Vokalis Kotak, Tantri Syalindri Ichlasari mengaku senang bisa kembali tampil di Banyuwangi setelah penantian panjang. Terakhir kali Kotak manggung di Banyuwangi sekitar 15 tahun lalu.

“Butuh 15 tahun akhirnya Kotak bisa menginjakkan kaki kembali di Banyuwangi. Banyuwangi itu selalu punya cerita dan kesan baik buat Kotak. Terima kasih banyak untuk kehadiran teman-teman semua malam ini,” ujar Tantri dari atas panggung.

Tantri mengatakan, konser tersebut bukan sekadar hiburan dalam rangka perayaan Harjaba ke-254. Namun, kegiatan itu menjadi bentuk solidaritas untuk membantu saudara-saudara yang terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Penonton diajak berdonasi melalui kotak amal yang diedarkan panitia saat konser berlangsung.

“Kami mohon bantuan teman-teman semua. Berapapun bentuk donasinya, akan sangat berarti untuk saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya.

Di sela konser, Tantri juga mengajak penonton untuk sejak berdoa bersama mendoakan para korban terdampak bencana.

Gitaris Kotak, Mario Marcella Handika Putra mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Banyuwangi dan masyarakat yang tetap menunjukkan kepedulian kepada korban bencana, meski sedang merayakan hari jadi daerah.

“Di tengah perayaan, Banyuwangi masih memikirkan saudara-saudara kita yang terkena bencana. Terima kasih untuk Pemkab Banyuwangi dan seluruh masyarakat Banyuwangi atas konser kemanusiaan ini,” kata gitaris asal Banyuwangi yang sudah 20 tahun membersamai Kotak ini.

Senada, bassis Kotak Swasti Sabdastantri juga mengapresiasi antusiasme penonton. Dia mengaku terharu dengan sambutan hangat masyarakat Banyuwangi sepanjang konser berlangsung.

“Terima kasih banyak untuk semua atas antusiasme dan kehangatan malam ini, juga untuk seluruh kerabat Kotak,” ucap Chua sapaan akrabnya.

Dari konser kemanusiaan tersebut, donasi yang berhasil dihimpun mencapai sekitar Rp8.459.500. Selain itu, Kotak juga mendonasikan Sebagian pendapatannya saat tampil di Banyuwangi untuk disalurkan membantu para korban bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Sebagai informasi, Hari Jadi Banyuwangi ke-254 diisi dengan berbagai kegiatan sosial. Sebelumnya Pemkab mengumpulkan lebih 1.000 paket sembako dari pengganti karangan bunga ucapan Harjaba.

Lalu, melalui program “Banyuwangi Berbagi”, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berhasil menghimpun dana sebesar Rp500 juta yang berasal dari partisipasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Banyuwangi.

Dari hasil keseluruhan penggalangan donasi ini kemudian akan disalurkan kepada warga prasejahtera dan korban terdampak bencana di Aceh dan Sumatera.

error: Content is protected !!