Opening soon Opens today at 9:00 am

Bulan: Desember 2025

Kapolresta Banyuwangi Pimpin Ramp Check di Pelabuhan ASDP Ketapang Jelang Nataru 2025–2026

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Menjelang lonjakan arus penumpang pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., memimpin langsung kegiatan Ramp Check di Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, Senin (22/12/2025) siang. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan keamanan, keselamatan, dan kelancaran layanan penyeberangan Jawa–Bali selama Operasi Lilin Semeru 2025.

Kegiatan tersebut melibatkan unsur gabungan dari Polresta Banyuwangi, TNI, KSOP Kelas III Tanjung Wangi, BPBD, Basarnas, serta manajemen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang Banyuwangi. Hadir pula Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono, S.I.K., dan General Manager ASDP Ketapang Ardhy Ekapaty beserta jajaran stakeholder terkait.

Kapolresta Banyuwangi menjelaskan bahwa ramp check difokuskan pada empat aspek krusial. Pertama, keselamatan kapal. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap kondisi fisik kapal, kelengkapan alat keselamatan, hingga dokumen kelaiklautan. Bersama KSOP, Polresta memastikan hanya kapal yang memenuhi standar yang diizinkan berlayar.

“Apabila ditemukan kapal yang tidak memenuhi persyaratan, maka tidak akan diberikan Surat Izin Berlayar (SIB),” tegas Kombes Pol. Rama Samtama Putra.

Kedua, keselamatan manusia atau penumpang, khususnya awak kapal dan pengemudi angkutan. Petugas melakukan tes urine secara acak terhadap sekitar 20 awak kapal (ABK) dan sopir bus. Hasilnya, seluruhnya dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.

“Ini menunjukkan kesiapan dan tanggung jawab awak transportasi, dalam memberikan pelayanan yang aman kepada masyarakat,” ujarnya.

Ketiga, pemeriksaan manifest penumpang dan kendaraan. Pengecekan dilakukan sejak kendaraan masuk gate pelabuhan hingga sinkronisasi data di atas kapal. Petugas memastikan kesesuaian data by name dan by address, identitas penumpang, serta jenis kendaraan yang diangkut.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan adanya ketidaksesuaian data barcode tiket dengan kondisi kendaraan di lapangan. Kendaraan tersebut langsung diputar balik untuk dilakukan verifikasi dan pemesanan ulang sesuai data yang benar.

Keempat, pemeriksaan sarana dan prasarana pelabuhan, termasuk moveable bridge (MB) 1 hingga 4 yang digunakan dalam proses bongkar muat. Dari hasil pengecekan bersama, seluruh fasilitas dinyatakan dalam kondisi baik, aman, dan layak operasional.

Kapolresta Banyuwangi menegaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri bersama seluruh stakeholder dalam mendukung Operasi Lilin Semeru 2025, khususnya pada simpul transportasi strategis seperti Pelabuhan Ketapang.

“Secara keseluruhan hasil pengecekan menunjukkan kondisi yang baik dan sesuai standar. Kami berharap pelayanan penyeberangan selama libur Natal dan Tahun Baru dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya.

Sementara itu, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang Banyuwangi, Ardhy Ekapaty, memastikan seluruh fasilitas pelabuhan berada dalam kondisi siap dan berfungsi optimal. Berbagai persiapan telah dilakukan jauh hari sebelum masa Nataru, mulai dari ramp check, kesiapan naval bridge (NB) di trestle dan landasan, hingga pengecekan rumah NB sebagai pusat pengoperasian.

“Seluruh fasilitas bekerja dan berjalan dengan baik. Perawatan rutin harian tetap kami lakukan secara konsisten,” jelasnya.

Terkait kebijakan pembatasan kendaraan, Ardhy menegaskan bahwa hal tersebut mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) lintas instansi yang biasanya diberlakukan pada momen Nataru dan angkutan Lebaran.

“Pada prinsipnya kendaraan logistik tetap dilayani karena merupakan kebutuhan penting. Namun prioritas utama tetap diberikan kepada kendaraan kecil dan penumpang,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, bahwa tingkat kepadatan penyeberangan pada malam sebelumnya masih relatif rendah, sekitar 1 persen. Untuk periode Nataru, ASDP memprediksi kenaikan trafik penumpang dan kendaraan berkisar 2 hingga 3 persen.

“Sejak sore kemarin mulai terlihat peningkatan. Namun berkat sinergi dengan Polri, KSOP, Basarnas dan BPBD, penumpukan kendaraan dapat segera diurai dan diseberangkan menuju Pelabuhan Gilimanuk,” ujarnya.

Ardhy memastikan antrean kendaraan tidak sampai meluber ke luar area pelabuhan. “Tidak terjadi kemacetan panjang hingga ke jalan umum,” tegasnya.

Menanggapi terkait pengaturan pengangkutan, khususnya untuk kendaraan truk besar jenis tronton dan box berukuran besar yang diarahkan ke Pelabuhan LCM Ketapang, ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan merupakan kewenangan langsung PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), melainkan berada di bawah otoritas instansi terkait lainnya.

Usai ramp check di area pelabuhan, Kapolresta Banyuwangi bersama rombongan melanjutkan pengecekan langsung ke KMP Wicitra Dharma III. Pemeriksaan meliputi ruang kemudi kapal, alat navigasi, serta kelengkapan keselamatan seperti pelampung, life raft, dan sekoci penyelamat.

Langkah ini menegaskan keseriusan aparat dan pengelola pelabuhan dalam menjamin keselamatan pelayaran serta memberikan rasa aman bagi masyarakat pengguna jasa penyeberangan Ketapang–Gilimanuk selama libur Nataru. (rag/bp-bwi)

Warga Kabat Resah, Balap Liar Kerap Terjadi di Jalan Desa Pondok Nongko

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Aktivitas balap liar yang marak terjadi di ruas jalan sekitar Desa Pondok Nongko, Kecamatan Kabat, yang mengarah ke Pantai Cemara, telah menimbulkan keresahan mendalam di kalangan masyarakat setempat. Warga melaporkan bahwa kegiatan ilegal ini dapat terjadi hingga tiga kali dalam seminggu.

​Keresahan warga sangat beralasan karena intensitas balap liar yang tinggi. Menurut keterangan dari warga setempat, balap liar tersebut sering terjadi pada sore hari, terutama pada akhir pekan, yaitu hari Jumat, Sabtu, dan Minggu.

​Salah satu warga, Bapak Misnadi, menyampaikan kekecewaannya mengenai situasi tersebut. "Balap liar yang sering terjadi di jalan desa Pondok Nongko arah ke Pantai Cemara tidak ada aparat yang mengamankan. Kami masyarakat sangat resah dan sangat terganggu adanya balap liar di jalan desa kami," ujar Misnadi.

​Dari pantauan yang dilakukan oleh tim mediabangsa.net, kegiatan balap liar di lokasi ini terorganisir dan bahkan telah menggunakan media sosial sebagai sarana promosi. Diketahui, terdapat akun media sosial Instagram dengan nama @KedawungRaceaway yang diduga menayangkan atau mendokumentasikan aksi balap liar tersebut.

​Masyarakat Kabat berharap penuh agar pihak kepolisian segera mengambil tindakan tegas. "Kami berharap balap liar ini ditindak oleh pihak Polresta Banyuwangi karena sangat merugikan masyarakat," tutup Misnadi, mewakili aspirasi warga yang terganggu oleh aktivitas berbahaya dan melanggar hukum ini.

Reporter : Rio

Pelayanan Nyata Polri Saat Nataru, Pos PA SATI Satlantas Polresta Banyuwangi Siaga 24 Jam di Pelabuhan Ketapang

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banyuwangi menghadirkan inovasi pelayanan publik dengan membuka Pos Pelayanan Tambal Ban dan Bensin Pemudik Gratis (PA SATI) di halaman parkir Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, selama pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025.

Layanan ini berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, sebagai bagian dari Pos Terpadu Pelayanan Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang diinisiasi Polresta Banyuwangi.

Mengusung tagline “Polisi Untuk Masyarakat”, pos terpadu tersebut tidak hanya menyediakan layanan tambal ban dan BBM gratis, namun juga dilengkapi dengan layanan kesehatan, informasi lalu lintas, serta layanan bantuan darurat Call Center Polri 110, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Salah satu layanan yang paling menarik perhatian publik adalah Pos PA SATI (Tambal Ban dan Bensin Pemudik Gratis) yang digagas langsung oleh Satlantas Polresta Banyuwangi. Layanan ini menyasar pemudik pengguna sepeda motor yang mengalami kendala darurat di perjalanan, seperti ban kempes maupun kehabisan bahan bakar.

Kasatlantas Polresta Banyuwangi, Kompol Elang Prasetyo, S.I.Kom., M.H., menjelaskan bahwa PA SATI merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam membantu masyarakat di jalur penyeberangan strategis Jawa–Bali.

“Kami menyiapkan unit sepeda motor yang dimodifikasi khusus untuk memberikan layanan tambal ban dan pengisian bensin gratis bagi pemudik. Ini bagian dari komitmen kami agar perjalanan masyarakat selama Nataru berlangsung aman dan lancar,” ujar Kompol Elang kepada Bratapos.com, Senin (22/12/2025) siang.

Dalam pelaksanaannya, Satlantas Polresta Banyuwangi menggandeng pelaku usaha tambal ban lokal, serta melibatkan personel kepolisian yang bertugas secara bergilir. Layanan PA SATI beroperasi 24 jam penuh selama Operasi Lilin Semeru 2025 berlangsung.

"BBM yang kami sediakan berupa Pertalite (Bensin), khusus untuk kondisi darurat, sehingga pemudik dapat melanjutkan perjalanan dengan aman tanpa terhambat di tengah arus lalu lintas padat menuju maupun dari Pelabuhan Ketapang," jelasnya.

Dengan slogan “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”, kehadiran PA SATI diharapkan mampu meminimalisasi potensi kecelakaan lalu lintas, mencegah penumpukan kendaraan akibat gangguan teknis, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan Polri selama masa libur panjang.

Langkah ini sekaligus mempertegas peran Polresta Banyuwangi sebagai garda terdepan pelayanan dan pengamanan arus mudik dan arus balik Nataru, khususnya di jalur vital penyeberangan Pelabuhan ASDP Ketapang–Gilimanuk. (rag)

Pelayanan Nyata Polri Saat Nataru, Pos PA SATI Satlantas Polresta Banyuwangi Siaga 24 Jam di Pelabuhan Ketapang

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banyuwangi menghadirkan inovasi pelayanan publik dengan membuka Pos Pelayanan Tambal Ban dan Bensin Pemudik Gratis (PA SATI) di halaman parkir Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, selama pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025.

Layanan ini berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, sebagai bagian dari Pos Terpadu Pelayanan Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang diinisiasi Polresta Banyuwangi.

Mengusung tagline “Polisi Untuk Masyarakat”, pos terpadu tersebut tidak hanya menyediakan layanan tambal ban dan BBM gratis, namun juga dilengkapi dengan layanan kesehatan, informasi lalu lintas, serta layanan bantuan darurat Call Center Polri 110, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Salah satu layanan yang paling menarik perhatian publik adalah Pos PA SATI (Tambal Ban dan Bensin Pemudik Gratis) yang digagas langsung oleh Satlantas Polresta Banyuwangi. Layanan ini menyasar pemudik pengguna sepeda motor yang mengalami kendala darurat di perjalanan, seperti ban kempes maupun kehabisan bahan bakar.

Kasatlantas Polresta Banyuwangi, Kompol Elang Prasetyo, S.I.Kom., M.H., menjelaskan bahwa PA SATI merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam membantu masyarakat di jalur penyeberangan strategis Jawa–Bali.

“Kami menyiapkan unit sepeda motor yang dimodifikasi khusus untuk memberikan layanan tambal ban dan pengisian bensin gratis bagi pemudik. Ini bagian dari komitmen kami agar perjalanan masyarakat selama Nataru berlangsung aman dan lancar,” ujar Kompol Elang kepada Bratapos.com, Senin (22/12/2025) siang.

Dalam pelaksanaannya, Satlantas Polresta Banyuwangi menggandeng pelaku usaha tambal ban lokal, serta melibatkan personel kepolisian yang bertugas secara bergilir. Layanan PA SATI beroperasi 24 jam penuh selama Operasi Lilin Semeru 2025 berlangsung.

"BBM yang kami sediakan berupa Pertalite (Bensin), khusus untuk kondisi darurat, sehingga pemudik dapat melanjutkan perjalanan dengan aman tanpa terhambat di tengah arus lalu lintas padat menuju maupun dari Pelabuhan Ketapang," jelasnya.

Dengan slogan “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”, kehadiran PA SATI diharapkan mampu meminimalisasi potensi kecelakaan lalu lintas, mencegah penumpukan kendaraan akibat gangguan teknis, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan Polri selama masa libur panjang.

Langkah ini sekaligus mempertegas peran Polresta Banyuwangi sebagai garda terdepan pelayanan dan pengamanan arus mudik dan arus balik Nataru, khususnya di jalur vital penyeberangan Pelabuhan ASDP Ketapang–Gilimanuk. (rag)

Kapolda Kalteng Hadiri Launching Kampung UMKM Misik Palangka Raya, Wujudkan Ekonomi Lokal yang Maju

Palangka Raya || jejakindonesia.id - Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng), Irjen Pol Iwan Kurniawan, menghadiri launching Kampung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Misik di Desa Misik, Kel. Kelampangan, Kec. Sebangau, Kota Palangka Raya, Senin (22/12/2025).

Acara ini juga dihadiri oleh Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, Pangdam XXII Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo.

Kapolda Kalteng menyatakan bahwa program ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas UMKM, serta mendorong pelaku UMKM untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan pasar yang semakin kompetitif.

"Kami dari jajaran Polda Kalteng sangat mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan perkembangan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat melalui program UMKM ini," ujarnya.

Irjen Iwan berharap Kampung UMKM Misik Kelampangan ini bisa menjadi role model pengembangan ekonomi kerakyatan yang mengedepankan inovasi, kolaborasi, dan semangat kewirausahaan masyarakat Kalteng, khususnya dalam pengelolaan Argowisata.

"Semoga dengan dilaunchingnya Kampung UMKM Misik Kelampangan sebagai salah satu pusat Argowisata ini bisa menjadi langkah konkret dalam meningkatkan ekonomi lokal dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat," pungkas Kapolda Kalteng.

error: Content is protected !!