Sorry, we're closed Opens Rabu at 9:00 am

Bulan: Desember 2025

Ketua FRB Irfan Hidayat SH MH,” Hasil Notulen hearing Komisi 4 DPRD Banyuwangi,PHP semata tanpa Reaksi “

BANYUWANGI || jejakindonesia.id -  Sebagaimana hasil Notulen hearing pada hari Senen 24)11/2025 Komisi 4 DPRD kabupaten Banyuwangi Jawa Timur merekomendasikan, "Agar pihak sekolah SMAN 1 Rogojampi untuk melakukan pembentukan ulang komite sesuai dengan Permendikbud no 75 tahun 2016," agar pihak sekolah SMAN 1 Rogojampi memaksimalkan kepengurusan komite menjadi 15 orang disesuaikan dengan jumlah wali murid yang ada., pada cabang dispendik provinsi Jawa Timur untuk memberikan pengawasan saat pembentukan komite yang baru.

Dalam agenda hearing Forum Rogojampi Bersatu (FRB) diruang komisi 4 DPRD yang dipimpin langsung Ketua komisi 4 Padmo dari fraksi PDI Perjuangan dan didampingi wakil ketua Yuliawan dari fraksi partai Demokrat, wakil ketua Ratih dari fraksi partai Nasdem, serta beberapa anggota komisi 4 antara lain, Yusieni dari fraksi partai Demokrat, Umi Kulsum dari fraksi partai Golkar, Pramudita dari fraksi PDI Perjuangan,Zaki Al-Mubarak dari fraksi PKB, Suwito dan Azrila dari fraksi Gerindra, yang mengundang hadirkan Ketua FRB Irfan Hidayat SH MH, Kepala sekolah SMAN 1 Rogojampi ELIS, perwakilan musyawarah Kerja kepala sekolah (MKKS) kabupaten Banyuwangi diwakili Ketut, dan perwakilan Kantor cabang dinas pendidikan provinsi Jawa Timur Arief.

Kacabdin provinsi Jawa Timur Arief mengatakan," terkait SK komite bahwa kegiatan administrasi itu tidak bisa dibatalkan mendadak.dikarenakan apabila tiba tiba dibatalkan maka harus ada pengganti karena tidak boleh kosong. dan cabang dinas pendidikan provinsi Jawa Timur meminta waktu 2 Minggu untuk melakukan riview kembali terhadap SK yang sudah dikeluarkan dan akan mengkomunikasikan terkait rekomendasi dari komisi 4 DPRD Banyuwangi pada pihak pihak terkait.

Fungsi lembaga Forum Rogojampi Bersatu (FRB) sebagai kontrol lembaga pendidikan yang ada di wilayah rogojampi khususnya, dalam hal ini Ketua FRB Irfan Hidayat SH MH, sekaligus Lowyer 11/12/2025 pada team media angkat bicara," Sangatlah menyayangkan dengan apa yang telah diucapkan oleh para Anggota dewan khususnya dikomisi IV DPRD Banyuwangi terkesan hanya Pemberi harapan Palsu (PHP) pada rakyat, wali murid dan lembaga, terbukti hasil Notulen hearing dilanggar dengan sengaja oleh Kepala sekolah SMAN 1 Rogojampi ELIS maupun Kacabdin provinsi Jawa Timur, hingga kini Komisi IV DPRD kabupaten Banyuwangi tak mampu berbuat apa apa...cetus, " Irfan Hidayat SH MH 11/12/2025

Pewarta : Iriek

PW FRN DPC Banyuwangi Apresiasi Aksi Humanis Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra di Lapangan AHY FC Bubuk

BANYUWANGI || jejakindonesia.id -  Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW FRN) DPC Banyuwangi memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, atas aksi humanis dan kedekatannya dengan masyarakat saat mengikuti pertandingan persahabatan di Lapangan AHY FC Bubuk, (11/12).

Dalam pertandingan tersebut, Kombes Pol Rama Samtama Putra terlihat turun langsung ke lapangan, bermain penuh semangat, dan berbaur tanpa jarak bersama warga serta komunitas olahraga. Aksi beliau berebut bola dan tampil sportif mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir.

Ketua PW FRN DPC Banyuwangi, Agus Samiaji, menyampaikan apresiasi mendalam.

“Kami sangat mengapresiasi langkah humanis Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra. Beliau pemimpin yang merakyat, tidak segan turun langsung, bermain bersama warga, dan menghadirkan suasana yang hangat. Ini bentuk nyata polisi hadir sebagai sahabat masyarakat,” ujar Agus Samiaji.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini mampu memperkuat hubungan emosional antara aparat kepolisian dan masyarakat.

“Kegiatan olahraga bersama seperti ini sangat positif. Selain mempererat silaturahmi, ini juga membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian,” tambahnya.

Pertandingan berlangsung penuh keakraban dan tawa, mencerminkan sinergi kuat antara kepolisian, komunitas olahraga, dan masyarakat Banyuwangi.

Tim

Polri Berikan Pendampingan Psikologis bagi Penyintas dan Personel di Sumbar

Sumatera Barat || jejakindonesia.id — Tim gabungan Polri melaksanakan kegiatan pemulihan psikologis bagi penyintas bencana dan personel tanggap darurat di Posko Bencana Nagari Pasie Laweh serta Korong Tanah Taban, pada Rabu, 10 Desember 2025. Kegiatan ini melibatkan 12 personel, terdiri dari Tim Trauma Healing Mabes Polri, Tim Polwan Mabes Polri, dan Bagpsi Ro SDM Polda Sumbar.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, tim memberikan pendampingan psikologis kepada 50 anak melalui art therapy dan play therapy, serta membagikan 50 paket sarana kontak berupa alat tulis dan permainan. Untuk penyintas dewasa, sebanyak 80 orang mengikuti sesi konseling dan dukungan psikososial guna membantu meredakan stres pascabencana.

Tak hanya fokus pada warga terdampak, tim juga memberikan intervensi psikologis NLP (Neuro Linguistic Programming) kepada 28 personel Brimob Resimen 3 Cikeas guna meningkatkan relaksasi, fokus, dan kesiapan mental selama menjalankan tugas. Selain itu, tim melakukan pendataan melalui kuesioner digital sebagai dasar pemetaan kondisi psikologis petugas.

Kegiatan ini mendapat respons positif. Anak-anak tampak lebih ceria, penerima bantuan sarana kontak merasa terbantu, para peserta konseling mengaku lebih tenang, dan personel Brimob menyampaikan bahwa sesi NLP membantu mereka merasa lebih segar dan nyaman.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri menegaskan pentingnya dukungan psikologis di wilayah bencana.

“Pemulihan psikologis merupakan bagian penting dari operasi kemanusiaan. Polri hadir bukan hanya untuk penanganan fisik, tetapi juga memastikan kondisi mental penyintas dan petugas tetap terjaga,” ujar Kabagpenum.

Ia menambahkan bahwa hasil asesmen psikologis yang diperoleh menjadi landasan penting bagi Polri dalam merancang dukungan lanjutan.

“Pemetaan kondisi mental petugas menjadi dasar dalam menyusun program yang lebih tepat sasaran, sehingga anggota di lapangan tetap siap dan kuat dalam menjalankan tugas,” lanjutnya.

Dengan hasil yang positif, kegiatan trauma healing dan dukungan psikososial ini menjadi bagian integral dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta menjaga ketahanan mental personel di wilayah terdampak bencana.

Mobil MBG Kehilangan Kendali, Siswa SDN 01 Kalibaru Jadi Korban: Pagi yang Mencekam di Cilincing

Kalibaru, Cilincing || jejakindonesia.id – Suasana pagi di SDN 01 Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, berubah mencekam ketika sebuah kendaraan Makanan Bergizi Gratis (MBG) tiba-tiba hilang kendali dan menerobos barisan siswa yang tengah mengikuti kegiatan baris-berbaris, Kamis (11/12/2025) sekitar pukul 07.00 WIB.

Mobil Granmax pengangkut makanan tersebut seharusnya mengantarkan paket gizi untuk para siswa. Namun, berdasarkan keterangan awal di lokasi, kendaraan itu mendadak melaju kencang ke arah lapangan upacara. Beberapa saksi menyebut pengemudi diduga salah menginjak pedal, yang semestinya rem namun justru gas, sehingga mobil langsung menerobos formasi siswa dan guru yang sedang belajar di lapangan.

Akibat benturan keras, sejumlah siswa dilaporkan terpental dan tergeletak. Bahkan, beberapa di antaranya sempat terjebak di kolong mobil sebelum akhirnya berhasil dievakuasi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait jumlah korban maupun kondisi terkini para siswa. Petugas kepolisian bersama instansi terkait telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

Pihak sekolah, dibantu warga sekitar, bergerak cepat memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi para korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Kejadian ini sontak memicu kepanikan orang tua murid yang berdatangan untuk memastikan keselamatan anak-anak mereka.

Peristiwa ini mengejutkan banyak pihak. Warga dan orang tua mempertanyakan bagaimana prosedur keselamatan kendaraan operasional MBG saat memasuki lingkungan sekolah. Netizen menilai kendaraan seharusnya lebih berhati-hati di area anak-anak. Masyarakat juga menekankan perlunya pengawasan lebih ketat dan penerapan standar keselamatan yang lebih tinggi agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan di lingkungan sekolah. Sekolah dan pihak terkait perlu memastikan kendaraan operasional yang masuk ke lingkungan anak-anak harus dikawal dengan protokol keamanan yang jelas. Langkah preventif menjadi kunci untuk melindungi siswa dari potensi bahaya.

Kasus ini menekankan perlunya pengawasan dan prosedur keselamatan yang ketat ketika kendaraan operasional masuk ke area sekolah. Orang tua dan pihak sekolah harus memastikan keamanan menjadi bagian utama dari operasional MBG, bukan sekadar fokus pada distribusi makanan.

Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah adanya keterangan resmi dari pihak berwenang.

Walikota Pasuruan Pimpin langsung Forum Group Discussion (FGD) bertema “Penegakan Hukum dalam Penataan Operasional Bentor dan Penanganan Balap Liar di KotaPasuruan”

PASURUAN || jejakindonesia.id - Wali Kota Pasuruan, MasAdi Wibowo, S.TP., M.Si memimpin langsung Forum Group Discussion (FGD) bertema "Penegakan Hukum dalam Penataan Operasional Bentor dan Penanganan Balap Liar di KotaPasuruan" yang berlangsung di Rumah Makan Kebon Pring,Rabu (11/12/2025).

Dalam kesempatan ini, Mas Adi didampingilangsung oleh Wakil Wali Kota Pasuruan, M.Nawawi, S.Kom,MM, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan serta pengadilannegeri Kota Pasuruan. Kegiatan ini juga dihadiri jajaran Forkopimda, mulai dari Kejaksaan Negeri,Kepolisian,Pengadilan Negeri hingga TNI serta OPD terkait seperti Dishub, Kominfo, serta Satpol PP
Dalam forum tersebut, Wali Kota meminta untuk membentuktim khusus yang bertugas melakukan sosialisasi, pengawasan,hingga tindakan hukum terkait pelanggaran bentor dan balapliar.

"Kita nanti akan lakukan sosialisasi, kemudian jika merekatidak mengindahkan kita peringatkan sampai peringatan ketigakalinya, baru kita tindak sesuai dengan hukum yang berlaku,"ujar Mas Adi saat memimpin diskusi.

Wali Kota juga menggarisbawahi bahwa upaya penertibanbentor dan balap liar bukan hanya kegiatan teknis, tetapibagian dari komitmen besar pemerintah dalam menjagaketertiban dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami ingin menghadirkan Kota Pasuruan yang aman, tertib,dan nyaman. Penertiban bentor, penanganan balap liar,merupakan upaya bersama untuk meningkatkan ketertiban dankesejahteraan masyarakat," kata Mas Adi.

Sementara itu, pihak kepolisian dan kejaksaan mengatakanbahwa siap melakukan tindakan kepada pelanggar aturan.

"Jika kemudian,kita harus menegakkan sesuai dengan pasal 277 tentang lalu lintas dan angkutan Jalan (LLAJ) dan para pelanggar tidak hanya di peringatkan atau di tilang namun dimasukkan di pidana, kami siap, " ujar salah satu peserta FGD dari kepolisian. Dari pihak pengadilan pun siap memproses.

Selain membahas dua isu tersebut, FGD juga menyoroti rencana penyaluran 100 becak listrik dari Presiden Republik
Indonesia untuk para tukang becak lansia. Wali Kota
menekankan pentingnya ketepatan sasaran agar bantuan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

error: Content is protected !!