Sorry, we're closed Opens Kamis at 9:00 am

Bulan: Oktober 2025

Kogabwilhan III Gelar Bhakti Sosial di Kuyawage

LANI JAYA || jejakindonesia.id - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III kembali menunjukkan komitmennya sebagai garda terdepan bangsa, tak hanya dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga dalam mengabdi kepada masyarakat.

Dipimpin langsung oleh Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Bambang Trisnohadi, yang didampingi Danrem 172/PWY, Brigjen TNI Tagor Rio Pasaribu, Wapang Koops TNI Habema, Brigjen TNI Ahmar Fikri Musmar, S.E dan pejabat utama Kogabwilhan III melaksanakan kunjungan kerja ke Pos Kotis Satgas Yonif 408/Sbh sekaligus menggelar Bhakti Sosial di Kampung Luarem, Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya. Jumat, (17 Oktober 2025).

Kegiatan Bhakti Sosial ini menjadi bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat di wilayah pegunungan terpencil Papua. Rombongan disambut hangat oleh Dansatgas Yonif 408/Sbh Letkol Inf Afdal, S.I.P, bersama prajurit, tokoh agama, kepala suku dan masyarakat Kuyawage.

Kegiatan diawali dengan pelayanan kesehatan gratis oleh tim Satgaskes Koops TNI Habema, dilanjutkan sambutan hangat dari Pangkogabwilhan III kepada masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, TNI menyalurkan berbagai bantuan, antara lain 1.300 paket susu dan 1.300 paket biskuit dari Presiden Republik Indonesia, 1.300 paket sembako, baju anak-anak, 5 sepeda, 10 gitar, 20 Alkitab, serta kacamata, senso, dan alat pertanian untuk membantu kebutuhan warga.

Suasana kebersamaan semakin terasa saat digelarnya kegiatan memasak bersama bertajuk “Kuali Merah Putih” yang dipimpin oleh tokoh publik dan chef nasional Bobon Santoso.

Prajurit TNI dan warga Kuyawage bahu-membahu memasak dan menikmati hidangan bersama dalam suasana penuh kekeluargaan.

💫Usai kegiatan sosial, Letjen TNI Bambang Trisnohadi beserta rombongan melakukan peninjauan Pos Kotis Satgas Yonif 408/Sbh TK Kuyawage untuk melihat langsung kondisi prajurit dan sarana pendukung di lapangan.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh kehangatan. Momentum ini menjadi simbol bahwa di usia ke-80 tahun, TNI terus mengabdi tanpa batas, bersatu dengan rakyat, dan memperkuat kehadiran negara hingga ke pelosok dan perbatasan Papua.

#Kogabwilhan III untuk Indonesia ✨

Sumber: Pen Kogabwilhan III

Hadiri Musda X di Kantor Gubernur, Kapolda Kalteng Ajak FKPPI Perkuat Sinergi Dalam Pembangunan Daerah

Palangka Raya || jejakindonesia.id - Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan, menghadiri sekaligus mengapresiasi atas terlaksananya Musyawarah Daerah (Musda) X Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) Prov. Kalteng, di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur. Sabtu (18/10/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kalteng mengajak FKPPI untuk memperkuat sinergi dalam pembangunan daerah.

"Saya berharap FKPPI dapat menjadi mitra Polri dan pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kalimantan Tengah," ungkapnya.

Irjen Iwan juga menekankan pentingnya kerjasama antara FKPPI dan Polri dalam membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera.

"Semoga melalui Musda X FKPPI Kalteng ini, dapat dijadika momentum penting dalam meningkatkan peran dan kontribusi dalam pembangunan daerah, sekaligus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara," tandasnya.

KBO Sat Lantas Polres Simalungun Salurkan Bantuan Minggu Kasih, Wujud Kepedulian Polri kepada Warga Kurang Mampu

SIMALUNGUN || jejakindonesia.id - Kepala Bagian Operasional (KBO) Sat Lantas Polres Simalungun IPTU N.H Simanjuntak, SH., MH., bersama empat personil jajaran Sat Lantas menggelar kegiatan Minggu Kasih dengan menyalurkan paket sembako kepada warga kurang mampu di Dusun Pancur Napitu, Kelurahan Tiga Balata, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun, Minggu (19/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai ini merupakan bentuk kepedulian Sat Lantas Polres Simalungun terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan. Program Minggu Kasih ini menjadi bukti nyata bahwa Polri tidak hanya bertugas mengatur lalu lintas dan penegakan hukum, tetapi juga hadir untuk kepentingan sosial kemasyarakatan.

Saat dikonfirmasi pada hari Minggu, 19 Oktober 2025 sekira pukul 17.00 WIB, KBO Sat Lantas Polres Simalungun IPTU N.H Simanjuntak, SH., MH., menjelaskan bahwa kegiatan Minggu Kasih ini adalah program rutin yang dilaksanakan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat.

"Kegiatan Minggu Kasih ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian Sat Lantas Polres Simalungun kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami tidak hanya bertugas di jalan mengatur lalu lintas, tetapi juga ingin hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membantu mereka yang kurang mampu," ujar IPTU N.H Simanjuntak.

Dalam kegiatan tersebut, tim Sat Lantas Polres Simalungun menyalurkan paket sembako yang berisi kebutuhan pokok kepada warga Dusun Pancur Napitu. Paket bantuan yang diserahkan terdiri dari beras seberat 5 kilogram, minyak makan 1 kilogram, dan telur ayam sebanyak 10 butir. Meskipun sederhana, bantuan ini sangat berarti bagi warga penerima yang memang membutuhkan.

"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ini adalah wujud nyata bahwa Polri untuk rakyat dan Polri dicintai rakyat," ucap KBO Sat Lantas Polres Simalungun.

Kehadiran IPTU N.H Simanjuntak bersama empat personil Sat Lantas Polres Simalungun di Dusun Pancur Napitu disambut hangat oleh warga setempat. Masyarakat yang menerima bantuan mengucapkan terima kasih dan merasa senang dengan kegiatan Minggu Kasih yang dilaksanakan oleh jajaran Polres Simalungun, khususnya Sat Lantas.

Salah seorang warga penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada tim Sat Lantas Polres Simalungun. "Kami sangat berterima kasih kepada Bapak KBO Sat Lantas dan personil yang telah datang ke tempat kami untuk memberikan bantuan. Ini sangat membantu kebutuhan keluarga kami," ungkap warga dengan penuh rasa haru.

Hasil yang dicapai dari kegiatan Minggu Kasih ini sangat positif. Masyarakat Dusun Pancur Napitu merasa senang dan mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Sat Lantas Polres Simalungun. Warga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa mendatang, sehingga Polres Simalungun, khususnya Sat Lantas, semakin dicintai oleh masyarakat.

"Antusiasme dan apresiasi masyarakat terhadap kegiatan ini sangat baik. Mereka berharap Polres Simalungun, khususnya Sat Lantas, dapat terus dekat dengan masyarakat dan semakin dicintai oleh rakyat," kata IPTU N.H Simanjuntak.

Kegiatan yang berlangsung dengan lancar ini juga didukung oleh cuaca cerah sepanjang pelaksanaan, sehingga tidak ada kendala yang berarti dalam proses penyaluran bantuan kepada warga. Suasana yang penuh kekeluargaan tercipta antara personil Sat Lantas dan masyarakat, menunjukkan kedekatan emosional yang terjalin dengan baik.

IPTU N.H Simanjuntak menegaskan bahwa Sat Lantas Polres Simalungun akan terus berkomitmen untuk menjalankan program-program sosial kemasyarakatan seperti Minggu Kasih ini. Hal ini dilakukan untuk membangun kepercayaan dan kedekatan dengan masyarakat, sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat.

"Kami akan terus melaksanakan kegiatan-kegiatan seperti ini karena ini bagian dari tugas kami untuk melayani masyarakat. Sat Lantas tidak hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan masyarakat," tegas KBO Sat Lantas Polres Simalungun.

Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara Sat Lantas Polres Simalungun dengan masyarakat di wilayah Kabupaten Simalungun.

Cyber Presisi: Polri Hadir Lindungi Rakyat dari Ancaman Siber Tanpa Sekat

JAKARTA || jejakindonesia.id – Dalam era digital yang semakin maju, tantangan terhadap keamanan siber semakin kompleks dan tak terlihat. Menyikapi kondisi tersebut, Polri melalui program unggulannya Cyber Presisi tampil di garis depan untuk memberikan perlindungan menyeluruh kepada masyarakat dari berbagai bentuk kejahatan siber.

Cyber Presisi merupakan inisiatif Polri yang dirancang untuk menangkal berbagai serangan siber yang berpotensi merusak stabilitas individu hingga sistem nasional. Dari pencurian data pribadi hingga ancaman terhadap infrastruktur digital negara, semuanya menjadi perhatian utama dalam sistem keamanan berbasis presisi ini.

Menanggapi peran vital Cyber Presisi, Presiden HAI HAC (Haidar Alwi Institute Humanitarian and Anti-Corruption), Ir. R. Haidar Alwi, MT memberikan apresiasi tinggi atas kinerja Polri yang disebutnya telah menunjukkan kecerdasan dan integritas dalam melindungi rakyat.

> “Polri Presisi hadir menjaga rakyat dari kejahatan siber yang tak terlihat. Dari data pribadi hingga sistem nasional, semua dilindungi dengan kecerdasan dan integritas,” tegas Haidar Alwi dalam keterangannya.

Sebagai tokoh yang dikenal aktif dalam gerakan sosial dan anti-korupsi, Haidar Alwi menilai bahwa keberadaan Cyber Presisi bukan hanya menjadi alat pertahanan, tetapi juga bukti komitmen Polri dalam menyesuaikan diri dengan tantangan zaman.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan aparat penegak hukum dalam menjaga ruang digital tetap bersih dan aman. Mengusung semangat "Rakyat Bantu Rakyat", Haidar mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap ancaman siber dan tidak ragu melapor jika menjadi korban kejahatan digital.

> “Cyber crime itu nyata dan bisa menyerang siapa saja, kapan saja. Tapi dengan sistem yang presisi dan pengawasan yang kuat, kita bisa cegah dampak terburuknya,” tambah Haidar.

Cyber Presisi: Pilar Keamanan di Era Digital
Cyber Presisi bukan sekadar program, melainkan transformasi menyeluruh dari cara Polri menghadapi kejahatan digital. Dengan dukungan teknologi mutakhir, personel terlatih, serta kerja sama lintas sektor, program ini dirancang untuk memberikan respons cepat, akurat, dan profesional terhadap segala bentuk ancaman siber.

Langkah-langkah yang dilakukan Polri melalui Cyber Presisi antara lain:
Monitoring dan deteksi dini aktivitas siber mencurigakan.Perlindungan data pribadi masyarakat.Penindakan tegas terhadap pelaku kejahatan siber.Edukasi publik mengenai keamanan digital.

Dengan berkembangnya teknologi dan meningkatnya aktivitas masyarakat di dunia digital, kehadiran Polri melalui Cyber Presisi menjadi sangat relevan dan penting. Dukungan dari masyarakat serta tokoh seperti Haidar Alwi menjadi bukti bahwa keamanan siber adalah tanggung jawab bersama.

Bersaing dengan 270 Desa dari 65 Negara, Desa Kemiren Banyuwangi Masuk Jaringan Desa Wisata Terbaik PBB

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Kabupaten Banyuwangi kembali meraih prestasi dunia. Kali ini Desa Wisata Adat Osing Kemiren Banyuwangi, masuk menjadi bagian Jaringan Desa Wisata Terbaik Dunia, The Best Tourism Villages Upgrade Programme 2025, dari United Nations Tourism (UN Tourism) - Badan Pariwisata Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Penetapan ini dilakukan saat ajang Best Tourism Villages by UN Tourism-2025 Ceremony & Third Annual Network Meeting, di Huzhou, China, Jumat (17/10/2025).

Tahun ini ajang tersebut diikuti lebih dari 270 desa wisata dari 65 negara anggota UN Tourism, yang kemudian dipilih melalui proses penilaian ketat oleh dewan ahli independen.

Dewan penilai independen menilai kandidat berdasarkan beberapa kriteria utama. Meliputi, potensi dan pelestarian sumber daya alam dan budaya. Keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Pengembangan pariwisata dan integrasi rantai nilai lokal. Tata kelola, infrastruktur, serta keamanan dan keselamatan wisatawan.

Setelah seleksi ketat, terpilih 72 desa dari Afrika, Amerika, Asia, Eropa, dan Timur Tengah, yang menjadi bagian dari Jaringan Desa Wisata Terbaik. Terdiri dari 52 best tourism village dan 20 best torism village update programme. Desa Kemiren Banyuwangi masuk dalam The Best Tourism Villages Upgrade Programme 2025.

Dengan terpilihnya Desa Kemiren, maka desa yang mayoritas dihuni oleh suku Osing-suku asli Banyuwangi-tersebut masuk dalam jaringan destinasi pedesaan global UN Tourism.

Sekretaris Jenderal UN Tourism, Zurab Pololikashvili, mengatakan pariwisata terbukti menjadi katalis pembangunan yang inklusif dan berkeadilan bagi masyarakat pedesaan.

“Pariwisata mampu menjadi alat yang kuat untuk mendorong kemakmuran bersama, pertumbuhan inklusif, dan kesetaraan wilayah. Desa Wisata Terbaik 2025 menunjukkan bagaimana komunitas lokal melestarikan warisan budaya dan alam mereka, sambil menciptakan peluang ekonomi baru. Dengan memanfaatkan potensi pariwisata, mereka membangun masa depan yang berkelanjutan tanpa meninggalkan siapa pun,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi merupakan salah satu desa wisata budaya yang kaya akan tradisi dan kearifan lokal. Desa ini dihuni oleh masyarakat asli Suku Osing, yaitu suku asli Banyuwangi yang masih mempertahankan adat dan budaya leluhur mereka.

Keunikan budaya Osing terlihat dari bahasa, arsitektur rumah tradisional, serta berbagai ritual dan upacara adat yang masih dijalankan hingga kini. Desa Kemiren menjadi tempat yang ideal untuk mengenal lebih dekat budaya khas Banyuwangi.

Desa ini bukan hanya menjadi tempat wisata, tetapi juga pusat pelestarian budaya Osing yang semakin langka di tengah arus modernisasi. Di desa ini kita terdapat sanggar tari Gandrung, beragam tradisi adat seperti Tumpeng Sewu, Barong Ider Bumi, hingga mocoan Lontar Yusuf.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengaku bangga atas prestasi internasional yang diraih Desa Kemiren.

"Prestasi ini adalah buah dari semangat gotong royong, dan komitmen kuat masyarakat Banyuwangi, khususnya warga Kemiren dalam melestarikan budaya serta mengembangkan pariwisata berkelanjutan," kata Ipuk.

Menurut Ipuk raihan ini buah dari kekuatan budaya lokal dan pembangunan pariwisata yang berpihak pada lingkungan dan kearifan lokal.

"Kemiren telah menunjukkan bahwa desa dengan akar budaya yang kuat bisa maju dan mendunia tanpa kehilangan jati dirinya. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat ekosistem pariwisata yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis budaya," tambah Ipuk.

Dalam ajang tersebut Banyuwangi diwakili oleh Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata, Hariyanto, dan perwakilan Desa Kemiren, Muhamad Nanda Al Hakim Akbar.

Prestasi ini mengulang sukses Banyuwangi di kancah pariwisata dunia. Sebelumnya pada 2016, Banyuwangi meraih UNWTO Awards for Excellence and Innovation in Tourism (kini UN Tourism) untuk kategori "Inovasi Kebijakan Publik dan Tata Kelola", mengalahkan nominator dari Kolombia, Kenya, dan Puerto Rico.

error: Content is protected !!