Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Bulan: September 2025

Kalapas Banyuwangi Hadiri Forum Diskusi PW-FRN, Dorong Publikasi Positif Warga Binaan

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menghadiri Forum Diskusi yang digelar oleh Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW-FRN) Counter Polri Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Banyuwangi, pada Sabtu (13/9/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas IIA Banyuwangi menyampaikan pentingnya sinergi antara lembaga pemasyarakatan dengan insan pers, khususnya dalam mendukung program-program Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI).

I Wayan Nurasta Wibawa berharap para wartawan yang tergabung dalam PW-FRN dapat membantu menyebarkan informasi positif mengenai pembinaan warga binaan serta mendukung langkah-langkah yang dijalankan sesuai arahan Menteri Hukum dan HAM RI.

“Mohon kerja samanya untuk bersama-sama mendukung dan membantu program bapak Menteri Hukum dan HAM, agar apa yang menjadi tujuan pembinaan di lapas dapat tersampaikan kepada masyarakat secara luas,” ujarnya.

Forum diskusi ini juga menjadi ajang silaturahmi dan komunikasi antara aparat pemasyarakatan dengan insan pers di Banyuwangi, demi menciptakan sinergi yang konstruktif dalam membangun informasi publik yang transparan.

Binter Terbatas Satgas Yonif 521/DY Komunikasi Sosial (KOMSOS) di Kampung Muaranawa

JAYAPIRA || jejakindonesia.id - Binter Terbatas TNI Salah satu bentuk kegiatan pembinaan teritorial yang dilakukan TNI untuk membangun kemanunggalan dengan rakyat dan memperkuat pertahanan wilayah secara terbatas di Kamp. Muaranawa Distrik Airu, Kabupaten Jayapura.(13/09/2025).

Kegiatan ini melibatkan aspek ketahanan wilayah, komunikasi sosial, dan bakti TNI, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat dalam aspek geografi, demografi, dan sosial untuk menciptakan kondisi juang yang tangguh.

Danpos Muaranawa Letda Andik P.W., Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Satgas Yonif 521/DY untuk mendekatkan diri dengan Masyarakat dan memberi kontribusi positif masyarakat dengan mengunjungi rumah-rumah warga untuk mempererat tali silaturahmi dan keakraban dengan warga binaan supaya terjalin kemanunggalan TNI *"Bersama TNI rakyat kuat"* .

Bpk. Isak Hore Umur 46th Menyampaikan Kehadiran Bapak TNI kita dapat Komunikasi langsung di tengah - tengah Masyarakat tanpa canggung dan mengetahui langsung berbagai kesulitan yang di Hadapi masyarakat dan memberikan solusi serta bantuan yang di butuhkan masyarakat.

Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E,M.I.P Dansatgas Yonif 521/DY,
Kegiatan Binter Terbatas di harapkan dapat Mengikuti perkembangan zaman dan situasi yang dinamis agar kegiatan Binter tetap efektif dan relevan.

Kolaborasi dengan berbagai komponen bangsa lainnya untuk mencapai tujuan bersama dapat memperkuat hubungan antara TNI dengan Masyarakat serta meningkatkan semangat kebersamaan dalam menjaga keutuhan wilayah dan ketertiban masyarakat.

*Prajurit Kumbang Berhasil (Yonif 521/DY)*

Polres Probolinggo Safari Jum’at Wujudkan Kemitraan yang Solid dan Lingkungan Kondusif

PROBOLINGGO || jejakindonesia.id - Dalam upaya memelihara keamanan dan memperkuat jalinan silaturahmi antara Kepolisian dengan masyarakat dalam hal ini tokoh agama dan ulama, Kapolres Probolinggo AKBP M Wahyudin Latif mengadakan Safari Jum'at.

Kegiatan ini rutin diselenggarakan dengan berkunjung ke para tokoh agama dan ulama yang ada di wilayah hukum Polres Probolinggo Polda Jatim.

Kali ini program Safari Jumat dilaksanakan oleh Kapolres Probolinggo ke Pondok Pesantren (Ponpes) Raudlatul Jannah Gending, Jum'at (12/9/2025).

Kunjungan yang digelar bersamaan dengan pelaksanaan Shalat Jum'at ini bertujuan mempererat Polri dengan tokoh agama serta para santri dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.

Kedatangan Kapolres Polres Probolinggo beserta rombongan disambut hangat oleh pengasuh Ponpes, Umi Toha, serta ratusan para santri.

AKBP Latif mengatakan, bahwa agenda Safari Jum'at tidak hanya menjadi ajang silaturahim, tetapi juga wujud kolaborasi strategis antara kepolisian dengan tokoh agama di Probolinggo.

“Sinergi ini untuk menjaga ketertiban, khususnya di area pondok pesantren yang menjadi tempat menimba ilmu para santri,” kata AKBP Latif.

Menurut AKBP Latif, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk mendampingi masyarakat dalam menjalankan ibadah sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

"Kemitraan yang solid antara Polri, tokoh agama dan masyarakat adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan, terutama di tengah dinamika ini,” tutur AKBP Latif.

Respons positif datang dari pengasuh dan santri Ponpes Raudlatul Jannah yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran Polri dalam memperkuat semangat kebersamaan.

“Dukungan ini menjadi energi positif bagi kami untuk tetap fokus pada kegiatan keagamaan,” ujar Umi Toha.

Polres Madiun Kota Patroli Gabungan Skala Besar Wujud Sinergi Harkamtibmas

MADIUN || jejakindonesia.id – Polres Madiun Kota Polda Jatim menggelar Patroli Gabungan Skala Besar pada Jumat malam (12/9/2025) untuk menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Hal itu demi kondusifitas wilayah dan memastikan keamanan masyarakat di Kota Madiun tetap terjamin.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kabagops Polres Madiun Kota, Kompol Suprapto, S.Pd., dengan melibatkan berbagai unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, hingga perwakilan perguruan pencak silat se-Kota Madiun.

Patroli dilaksanakan mulai pukul 20.00 WIB hingga 24.00 WIB dengan rute menyusuri titik-titik strategis di wilayah hukum Polres Madiun Kota.

Lokasi yang menjadi sasaran antara lain Balai Kota Madiun, Kantor BRI, Rumah Dinas Wali Kota, Alun-Alun Madiun, Padepokan PSHT Pusat, Kantor DPRD, Stadion Wilis, Kantor Kejaksaan, Kantor Pengadilan Negeri, hingga Kodim 0803 Madiun.

Sebanyak 83 personel gabungan diterjunkan dalam patroli ini, terdiri dari personel Polres Madiun Kota,Kodim 0803,Brimob Polda Jatim Yon C Madiun, Denpom TNI AD, Yonif 501/BY, Kopasgat 461 dan Sathanlan Lanud Iswahyudi, Satpol PP, Dishub Kota Madiun dan perwakilan perguruan pencak silat.

Kegiatan ini bertujuan menciptakan kondisi yang aman, nyaman, serta mendukung kelancaran lalu lintas di wilayah Kota Madiun.

Selain itu, patroli skala besar ini juga menjadi bentuk nyata sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat dalam menjaga ketertiban bersama.

Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, S.I.K., menegaskan bahwa langkah ini merupakan upaya preventif untuk menjaga situasi tetap kondusif.

“Patroli gabungan skala besar ini adalah komitmen kami bersama TNI, Pemerintah Kota , dan masyarakat untuk menjaga Madiun tetap aman," ujar AKBP Wiwin.

Menurutnya, sinergitas harus terus dijaga agar potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini, sekaligus memberikan rasa aman bagi warga.

"Dengan adanya patroli gabungan tersebut, Polres Madiun Kota berharap masyarakat semakin merasa terlindungi serta turut berperan aktif dalam mendukung keamanan dan ketertiban di lingkungannya," pungkas Kapolres Madiun Kota.

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2025 Polresta Banyuwangi Sita 150 gram Sabu dan 159 Ribu Okerbaya dari 43 Tersangka

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Polresta Banyuwangi Polda Jatim berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba dan obat keras berbahaya (okerbaya) dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2025, yang berlangsung sejak 30 Agustus hingga 10 September 2025.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra dalam keterangan pers, Jumat (12/9/2025), mengatakan pengungkapan ini merupakan bagian dari langkah strategis menekan peredaran narkoba sekaligus mewujudkan Banyuwangi yang bebas narkoba.

“Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2025 ini bertujuan menekan angka peredaran sekaligus menciptakan Kota Banyuwangi yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Kombes Rama.

Dari hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2025, Polisi mengamankan tersangka 43 orang terdiri dari 41 laki-laki dan 2 perempuan.

"Ada 37 kasus Narkoba yang berhasil kami ungkap terdiri dari 13 kasus narkotika dan 24 kasus okerbaya," terang Kombes Rama.

Sementara itu barang bukti yang berhasil disita petugas antara lain 150,45 gram Sabu dan 159.496 butir pil (Trihexyphenidyl dan Tramadol)

Barang bukti lain berupa uang tunai: Rp5.495.000,sepeda motor 9 unit, Handphone 31 unit dan Timbangan elektrik 9 buah.

Beberapa tersangka okerbaya dengan barang bukti terbesar antara lain inisial BDT yang diamankan di Tegal Drimo dengan 33.460 butir pil Trihexyphenidyl dan Tramadol.

Selain itu tersangka MN diamankan di Tegalsari dengan 96.000 butir pil Trihexyphenidyl dan ZA serta DAS yang diamankan di Banyuwangi dengan 17.000 butir pil Trihexyphenidyl.

Kapolresta Banyuwangi menyebut para tersangka memiliki peran beragam mulai dari bandar, kurir, hingga pengecer.

Polisi juga melakukan pemetaan sejumlah lokasi yang kerap dijadikan tempat transaksi narkoba.

Untuk Tersangka narkotika dijerat Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009, ancaman pidana minimal 5 tahun hingga seumur hidup.

Sedangkan tersangka okerbaya dijerat Pasal 435 juncto 138 ayat 2 & 3 subsider Pasal 436 ayat 2 juncto Pasal 145 ayat 1 UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Kesehatan, ancaman maksimal 12 tahun penjara atau denda Rp5 miliar.

Polresta Banyuwangi Polda Jatim menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran narkoba dan obat keras berbahaya demi melindungi generasi muda.

Dari hasil operasi ini, diperkirakan hampir 150.000 anak-anak dan 1.500 warga terselamatkan dari dampak negatif narkoba dan oker bahaya.

“Target operasi ini jelas, yaitu menciptakan kondisi aman dan nyaman bagi masyarakat Banyuwangi,” tutup Kapolresta Kombes Pol. Rama Samtama Putra. (*)

error: Content is protected !!