Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Banyuwangi, Jejak-indonesia.id | Dalam Islam, silaturahmi bukan sekadar anjuran sosial, melainkan bagian dari ibadah yang sarat nilai spiritual dan dampak nyata bagi kehidupan.

Dalam sebuah kajian bertajuk “Hikmah Silaturahmi dalam Perspektif Islam” yang digelar di Masjid Baitussalam, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi, pada Jumat malam (1/8/2025), disampaikan bahwa menjalin tali silaturahmi memiliki dampak besar, baik dari sisi ukhrawi maupun duniawi.

Setidaknya terdapat tujuh hikmah agung yang dapat dipetik dari menjalin tali silaturahmi, antara lain:

1. Rezeki Dilapangkan, Umur Diperpanjang
Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.” (HR Bukhari & Muslim). Hadis ini menegaskan bahwa keberkahan rezeki dan panjang umur tidak hanya ditentukan oleh usaha fisik semata, tetapi juga oleh hubungan sosial yang harmonis dan penuh kasih.

2. Memperpanjang Umur dalam Makna Hakiki
Menurut para ulama, makna “memperpanjang umur” tidak hanya secara kuantitatif, tetapi juga secara kualitas hidup. Hidup yang penuh keberkahan, kebermanfaatan, serta jauh dari dosa, adalah bentuk umur yang “panjang” dalam pandangan Islam. Silaturahmi membuka ruang untuk saling menasihati dan mengingatkan dalam kebaikan.

3. Menghibur dan Menguatkan Kerabat
Manusia sebagai makhluk sosial senantiasa membutuhkan kehadiran orang lain. Silaturahmi membuka ruang untuk saling menguatkan di kala duka dan saling bersyukur di kala suka. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman, “Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan pula.” (QS. Ar-Rahman: 60). Inilah semangat timbal balik yang menjadi fondasi interaksi sosial dalam Islam.

4. Bukti Ketaatan kepada Allah dan Hari Akhir
Hadis Nabi SAW menegaskan, “Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.” (HR Bukhari & Muslim). Maka jelaslah, silaturahmi adalah indikator keimanan seseorang, bukan sekadar tindakan etis, melainkan manifestasi iman yang konkret.

5. Meredam Konflik, Merawat Persatuan
Silaturahmi menjadi jembatan perdamaian di tengah perselisihan. Dalam banyak kasus, permusuhan antarkerabat atau saudara kerap dipicu oleh miskomunikasi. Silaturahmi yang tulus mampu mencairkan ketegangan dan membukakan jalan damai. Islam mengecam keras upaya memutus hubungan kekeluargaan.

6. Membuka Pintu Rahmat Ilahi
Dalam hadis qudsi, Allah SWT berfirman, “Aku adalah Maha Pengasih, dan Rahim adalah bagian dari nama-Ku. Siapa yang menyambungnya, maka Aku akan menyambung (rahmat)-Ku kepadanya, dan siapa yang memutusnya, maka Aku akan memutuskan (rahmat)-Ku darinya.” (HR Abu Dawud). Maka jelas, silaturahmi bukan hanya urusan horizontal antarmanusia, tetapi berkorelasi langsung dengan vertikal kepada Sang Khalik.

7. Jalan Menuju Surga
Nabi Muhammad SAW bersabda, “Wahai manusia, tebarkanlah salam, berilah makan, sambunglah tali persaudaraan, shalatlah di malam hari ketika manusia tidur, niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat.” (HR Ibnu Majah). Silaturahmi menjadi bagian dari amalan sosial yang bernilai tinggi di hadapan Allah SWT.

Silaturahmi: Spirit Peradaban Islam

Silaturahmi bukan sekadar budaya Timur, tetapi nilai luhur yang dijadikan pondasi dalam membangun masyarakat Islami. Dalam konteks kekinian, ketika sekat-sekat sosial makin terasa dan digitalisasi kerap membuat hubungan menjadi artifisial, Islam justru mengajak umatnya untuk memperkuat interaksi kemanusiaan secara langsung, hangat, dan tulus.

Maka, merajut silaturahmi sejatinya adalah membangun kembali fondasi ukhuwah, membentangkan jalan rezeki, menyuburkan cinta kasih, serta menegakkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Pewarta: redaksi
Media: Jejak-indonesia.id

Jayawijaya,Jejak-indonesia.id | Satgas Yonif 521/DY melalui Pos Bolakme yang diwakili langsung oleh Danpos Bolakme Letda Inf Reza Yudha Prasetya, S.Tr.Han ikut serta dalam rapat koordinasi dengan Kepala Distrik Bolakme dan instansi terkait dalam rangka menyambut HUT RI ke-80 Tahun 2025 yang dilaksanakan di lapangan kantor Distrik Bolakme, Distrik Bolakme, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Sabtu (02/08/2025).

Dalam arahannya Kepala Distrik Bolakme Bpk. Nius Wenda, S.IKom mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengibarkan Bendera Merah Putih serentak di lingkungan masing-masing.

” Seluruh Perangkat Daerah, unsur TNI-POLRI, hingga masyarakat di pelosok wilayah agar memasang Bendera Merah Putih dan umbul-umbul sebagai penyemarak dan sebagai wujud kecintaan pada tanah air “, imbau Kepala Distrik Bolakme. Menutup arahannya Kepala Distrik Bolakme mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak-bapak TNI-POLRI yang telah hadir dan membantu dalam rapat persiapan HUT RI ke-80 Tahun 2025 di Distrik Bolakme.

Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E,M.I.P Dansatgas Yonif 521/DY, makna persatuan menjadi refleksi dalam tema HUT ke-80 Republik Indonesia. *“Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”* merupakan visi besar negara yang diperjuangkan bersama oleh pemimpin dan seluruh rakyat Indonesia dan mencerminkan karakter bangsa Indonesia yang selalu menjunjung tinggi kerukunan antar warga dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari, seluruh elemen diharapkan bisa berkolaborasi sebagai momen kebangsaan yang inklusif dan partisipatif, melibatkan seluruh elemen bangsa, baik pemerintah, swasta, komunitas, maupun masyarakat umum.

Prajurit Macan Kumbang Berhasil” (Yonif 521/DY)

KEEROM, Jejak-indonesia.id |  Dalam upaya menanamkan kedisiplinan dan rasa kebersamaan sejak dini, personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brajasakti dari Pos Pitewi melaksanakan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada siswa SD Negeri Pitewi, Sabtu (02/08/2025).

Kegiatan yang dipimpin oleh Sertu Agusman Zendrato ini berlangsung penuh semangat. Dengan sabar, personel Satgas membimbing para siswa mempraktikkan gerakan baris berbaris, mulai dari sikap sempurna, penghormatan, hingga langkah tegap.

Sertu Agusman menjelaskan, pelatihan ini bukan sekadar mengajarkan teknik baris berbaris, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kekompakan yang penting untuk masa depan anak-anak.

“Harapan kami, anak-anak bisa membawa semangat disiplin ini ke dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah,” ujarnya.

Keceriaan tampak dari wajah para siswa yang antusias mengikuti setiap arahan. Suasana hangat dan penuh keakraban ini menjadi bukti nyata kedekatan Satgas Yonif 131/Brajasakti dengan masyarakat di perbatasan Papua.

Bersama Braja Sakti Membangun Negeri

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131 Braja Sakti

Aceh Utara, Jejak-indonesia.id | Personel Polsek Meurah Mulia, Polres Lhokseumawe, melaksanakan patroli malam dalam rangka mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas) di wilayah hukumnya, Kamis (31/7/2025) malam.

Patroli tersebut menyasar sejumlah titik rawan Guantibmas, antara lain Desa Mns Blang Cut, Desa Mns Barat Paya Itek, dan Desa Mns Mee.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.I.K., S.H., M.S.M., M.H melalui Kapolsek Meurah Mulia IPTU Mulyadi mengatakan, kegiatan patroli ini dilaksanakan untuk memberikan rasa aman sekaligus menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat.

“Selain tindakan preventif, patroli ini juga bertujuan mempererat komunikasi humanis dengan warga serta memberikan imbauan agar masyarakat segera melapor ke Polsek jika menemukan hal-hal yang mencurigakan,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalisir, dan masyarakat Kecamatan Meurah Mulia dapat menjalani aktivitas dengan lebih aman dan nyaman. (red)

Siliragung, Jejak-indonesia.id |  Dalam rangka menyukseskan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Tahun Anggaran 2025, Babinsa Desa Kesilir Sertu Bambang Darmawan melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat, bertempat di Pendopo Balai Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung. Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB ini berlangsung dengan penuh antusias hingga selesai, Kamis malam (31/07/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Kesilir Bapak Mujiono, Kadus Sumberbening Bapak Dedi, Kasatgas Linmas Desa Kesilir Bapak Abdurrahman beserta 26 anggota Linmas, serta Kasupblok Desa Kesilir Bapak Pairan bersama 11 anggota sublok.

Dalam paparannya, Sertu Bambang Darmawan menjelaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program TMMD, khususnya pada pembangunan irigasi yang berlokasi di Dusun Sumberbening, Desa Kesilir. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama anggota Linmas dan sublok, untuk turut menggerakkan warganya dalam kegiatan kerja bakti sebagai bentuk partisipasi nyata dalam pembangunan desa.

“Kegiatan TMMD bukan hanya tugas TNI semata, tapi juga bentuk kebersamaan antara TNI dan rakyat. Untuk itu, kami mengajak semua pihak agar turut serta, terutama dalam pengerahan tenaga masyarakat guna mempercepat pembangunan irigasi yang sangat dibutuhkan oleh warga Dusun Sumberbening,” ungkapnya dalam sosialisasi tersebut.

Kepala Desa Kesilir, Bapak Mujiono, turut memberikan dukungan atas ajakan Babinsa, serta mengapresiasi semangat kebersamaan yang terus dijalin antara aparat desa, TNI, dan warga. Ia berharap kegiatan pembangunan ini dapat membawa manfaat besar, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan hasil pertanian di wilayahnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami esensi dari pelaksanaan TMMD, yakni gotong royong dan kebersamaan dalam membangun desa menuju kehidupan yang lebih baik. (red)

error: Content is protected !!