Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Sosial » Halaman 24

Sosial

IMG-20260129-WA0016

Bupati Ipuk Kembali Gerakkan ASN Banyuwangi Berbagi, Salurkan Puluhan Ribu Paket Sembako

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Gerakan sosial Aparatur Sipil Negara (ASN) Banyuwangi Berbagi kembali digulirkan. Kali ini program yang digelar tiap bulan tersebut, menyalurkan puluhan ribu paket sembako kepada keluarga miskin yang telah masuk dalam database kemiskinan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani serta ribuan ASN mendatangi rumah-rumah keluarga pra sejahtera untuk menyalurkan bantuan paket sembako, Rabu (28/1/2026). Di antaranya Bermawi (81), warga Lingkungan Wonosari, RT 02/RW 01, Kelurahan Sobo.

Bermawi hidup seorang diri. Istrinya telah meninggal dunia dan tidak memiliki anak. Ia juga tak memiliki rumah dan selama ini menumpang di rumah Ketua RT, Selamet. Sehari-hari, dia bekerja serabutan sebagai buruh tani dan membantu pekerjaan ringan warga sekitar demi menyambung hidup.

“Alhamdulillah, terima kasih. Bantuan ini sangat berarti untuk saya,” ucap Bermawi lirih, usai menerima paket sembako.

Ipuk mengatakan, ASN Banyuwangi Berbagi merupakan gerakan sosial yang telah berjalan secara konsisten sejak dua tahun terakhir sebagai bentuk kepedulian bersama.

“Ini adalah gerakan rutin yang telah kita lakukan bersama-sama sejak 2024 lalu. Kami dorong ASN untuk terus melakukan aksi sosial, berbagi rejeki untuk meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu,” kata Ipuk.

Setiap ASN telah mendapatkan data warga miskin yang telah tertera di aplikasi Smart Kampung. Data tersebut merupakan data warga miskin yang masuk dalam desil 1 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kemensos.

“Kami berharap lewat program yang kami lakukan secara berkelanjutan ini ditambah berbagai program pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan lainnya akan semakin mengurangi penduduk miskin Banyuwangi secara signifikan,” harap Ipuk.

Tidak hanya melibatkan ASN saja, program ini juga mendapatkan banyak dukungan dari lintas sektor. Seperti kepolisian, TNI, BUMN, BUMD, para pengusaha hingga organisasi profesi di Banyuwangi.

“Program Banyuwangi Berbagi ini terbuka, kami mengajak dan memberikan kesempatan semua pihak bisa terlibat karena kami menyadari penanganan kemiskinan harus bersama-sama. Tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan harus melibatkan banyak pihak termasuk para ASN,” jelas Ipuk.

Sejak 2025 lalu, program ini diikuti oleh banyak kalangan masyarakat. Seperti organisasi HIPMI, Kadin, Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Apoteker Indonesia Banyuwangi, hingga Ikatan Bidan Indonesia. Termasuk juga partisipasi dari rumah sakit swasta hingga pengusaha konstruksi.

Dengan berbagai program yang digulirkan Bupati Ipuk, angka kemiskinan Banyuwangi terus menurun setiap tahun. Tercatat 8,07 persen (2021); 7,51 persen (2022), 7,34 persen (2022), 6,8 persen (2024) dan mencapai angka terendah sepanjang sejarah daerah yakni 6,13 persen di tahun 2025.

Salah satu ASN yang terlibat dalam program ini, Ratna Juwita mengaku bangga sekaligus haru dengan program ASN Berbagi ini yang menjadikan wajib melihat sekeliling untuk berbagi. Menurutnya, ini akan menumbuhkan rasa empati dan pengingat mereka bahwa masih banyak keluarga tidak mampu yang perlu dibantu.

“Kami merasa inilah implementasi filosofi “Kalau kita susah, lihatlah ke bawah". Bukan berarti merendahkan yang lain, namun mengingatkan kita semua agar dalam memandang dunia kita tidak meremehkan nikmat Allah, harus mensyukuri setiap nikmat yang kita dapat,” kata Ratna.

Ditambahkan Asisten Administrasi Umum Budi Santoso, bahwa program ASN Banyuwangi melibatkan oleh PNS dan PPPK penuh waktu.

“Semua ASN Banyuwangi, kecuali PPPK Paruh Waktu, dilibatkan dalam program ini. Semakin tinggi jabatan ASN maka semakin banyak sembako yang akan disalurkan. Sehingga di program ini sembako yang terkumpul lebih dari jumlah sasaran yang dijangkau,” ujar Budi.

Ditambahkan dia, program ini sekaligus bentuk “ground check” para warga miskin yang ada di database kemiskinan. ASN secara tidak langsung akan ikut memantau warga yang menajadi sasarannya.

“ASN kami minta juga untuk melihat kondisi sasaran warganya. Apakah sudah dapat bantuan rutin dari pemerintah, apakah ada keluarga yang sakit untuk perlu segera ditangani. Semua dilaporkan di aplikasi Smart Kampung,” kata Budi. (*)

IMG-20260126-WA0006

Ketua Umum Bhayangkari Salurkan Bantuan Lewat Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat untuk Korban Longsor di Cisarua

BANDUNG || jejak-indonesia.id - Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sapta Dewi Magdalena atau yang sering disebut dengan Ny. Juliati Sigit Prabowo menyalurkan bantuan lewat Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat Ny. Diana Herutami Gastini atau yang dikenal dengan Ny. Diana Rudi Setiawan. bantuan yang disalurkan adalah bantuan kemanusiaan kepada para korban bencana tanah longsor dan banjir bandang di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap warga terdampak bencana, Minggu (25/1/2026)

Bantuan tersebut diserahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, khususnya bayi, anak-anak, dan keluarga yang terdampak langsung akibat bencana alam yang melanda wilayah tersebut. Paket bantuan yang diberikan meliputi berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan sehari-hari.

Adapun bantuan yang disalurkan antara lain pampers berbagai ukuran, susu bayi dan balita, makanan dan bubur bayi, vitamin anak, selimut, kasur, pakaian layak pakai anak-anak dan dewasa, kaos kaki anak, handuk, sabun mandi, sampo sachet, pembalut, minyak telon, minyak kayu putih, tolak angin, air mineral, serta makanan siap saji seperti pop mie goreng dan pop mie kuah.

Ketua Umum Bhayangkari lewat Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian Bhayangkari kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah, sekaligus bentuk dukungan moril agar para korban tetap kuat dan tabah menghadapi situasi sulit pascabencana.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para korban dan membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa tanggap darurat,” ujarnya.

Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat juga menyatakan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi kebencanaan, sebagai bagian dari dukungan kemanusiaan dan pengabdian sosial.

Bandung, 25 Januari 2026

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

1769137173526

Polri Hadir Mengawal Hunian Tetap Warga Terdampak Bencana di Tapanuli Selatan

Tapanuli Selatan || jejak-indonesia.id — Komitmen Polri dalam mendukung pemulihan pascabencana alam di Kabupaten Tapanuli Selatan kembali ditunjukkan melalui kegiatan pengecekan hunian tetap (Huntap) yang dilaksanakan di Posko Induk Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kamis (22/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Tim Audit Tematik Itwasum Polri, Irwasda Polda Sumatera Utara, Dansat Brimob Polda Sumut, serta Komandan Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumut.

Peninjauan difokuskan pada kesiapan lahan dan perencanaan Huntap sebagai bagian dari upaya memastikan warga terdampak bencana memperoleh hunian yang layak dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan meninjau sejumlah aspek teknis serta mendengarkan pemaparan terkait progres dan kendala di lapangan.

Proses pembangunan Huntap harus dilaksanakan secara terukur, transparan, dan mengedepankan kebutuhan masyarakat terdampak.

Pengecekan ini penting untuk memastikan setiap tahapan perencanaan berjalan sesuai aturan dan benar-benar menjawab kebutuhan warga. Huntap bukan hanya soal bangunan, tetapi tentang keberlanjutan hidup masyarakat setelah bencana.

Sementara itu, terkait rencana penggunaan lahan Huntap di Desa Huta Godang, akan dilakukan koordinasi lanjutan dengan pihak-pihak terkait guna memastikan kesiapan lokasi serta kesesuaian dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan perannya tidak hanya dalam aspek pengamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana, dengan memastikan setiap kebijakan dan langkah pembangunan berorientasi pada kepentingan dan keselamatan warga.

IMG-20260119-WA0064

Polres Probolinggo Salurkan Bantuan Sosial Warga Terdampak Banjir

PROBOLINGGO || jejakindonesia.id – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Probolinggo mengakibatkan terjadinya bencana banjir di sejumlah wilayah, sehingga merendam permukiman warga.

Sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap masyarakat terdampak, Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif meninjau langsung ke beberapa lokasi terdampak banjir di Kabupaten Probolinggo, Minggu (18/1/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan guna memastikan kondisi warga serta situasi keamanan pascabanjir tetap aman dan kondusif.

Adapun lokasi yang dikunjungi Kapolres Probolinggo meliputi Desa Jati Urip dan Desa Opo-Opo di Kecamatan Krejengan, serta Pondok Pesantren Raudhatul Hasaniyah yang berada di Desa Mojolegi, Kecamatan Gading.

Di lokasi tersebut, Kapolres Probolinggo meninjau kondisi pemukiman warga, fasilitas umum, serta dampak luapan air yang menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu.

“Kami hadir untuk memberikan dukungan moril kepada warga yang terdampak banjir serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” ujar AKBP Latif.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Probolinggo juga menyalurkan bantuan sosial berupa bingkisan bahan kebutuhan pokok kepada warga terdampak banjir dan pihak pondok pesantren.

“Bantuan sosial ini merupakan wujud empati Polri agar dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak,” ujar AKBP Latif.

Lebih lanjut, Kapolres Probolinggo menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait dalam penanganan pascabanjir.

“Kami akan terus bersinergi dengan pihak terkait guna membantu proses pemulihan dan memastikan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal,”kata AKBP Latif.

Kapolres Probolinggo juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan selalu mengutamakan keselamatan.

Kegiatan peninjauan dan penyaluran bantuan sosial tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Warga mengapresiasi perhatian dan kepedulian Polres Probolinggo terhadap kondisi masyarakat yang terdampak banjir.

Salah seorang warga yang mengaku bernama Buhari mengatakan Kehadiran Polri sangat berarti dan memberikan semangat bagi warga yang terdampak banjir.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Kapolres Probolinggo dan jajaran yang sudah datang langsung serta memberikan bantuan kepada kami ,” ucap Buhari. (*)

IMG-20260118-WA0019

Aksi Humanis Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Selamatkan Korban Laka Tunggal

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Di tengah sorotan publik terhadap institusi kepolisian, sikap sigap dan empati aparat di lapangan tetap menjadi harapan masyarakat.

Hal itulah yang ditunjukkan Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polresta Banyuwangi, Kompol Elang Prasetyo, saat turun langsung menolong korban kecelakaan lalu lintas di depan Terminal Brawijaya, Banyuwangi.

​Peristiwa tersebut terjadi ketika Kompol Elang sedang melakukan pemantauan arus lalu lintas.

Sebuah kecelakaan tunggal mendadak terjadi, mengakibatkan seorang pengendara tergeletak di bahu jalan dalam kondisi terluka dan membutuhkan pertolongan segera.

​Tanpa ragu, Kompol Elang menghentikan aktivitasnya. Ia langsung mendekati korban, memberikan bantuan pertama, sekaligus memastikan kondisi korban tetap aman dari risiko kecelakaan lanjutan.

Aksi cepat tersebut dilakukan sebelum bantuan medis tiba di lokasi.

​Bersama personel Satlantas yang berjaga, Kompol Elang juga sigap mengamankan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah kemacetan serta memastikan proses evakuasi berjalan lancar.

Tak berselang lama, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Yasmin Banyuwangi guna mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

​Kompol Elang Prasetyo menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama kepolisian, terlebih saat berada di jalan raya yang memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan.

​“Ketika ada warga yang membutuhkan pertolongan, sudah menjadi kewajiban kami untuk membantu secepat mungkin. Kehadiran Polisi di tengah masyarakat diharapkan benar-benar dirasakan, memberikan rasa aman secara nyata dan humanis,” ujar Kompol Elang.

Ia juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, meningkatkan kewaspadaan, serta mengutamakan keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya demi mencegah terjadinya kecelakaan.

Usai memastikan korban mendapatkan penanganan medis yang layak, Kompol Elang kembali melanjutkan tugasnya mengatur arus lalu lintas di sekitar Terminal Brawijaya.

Aksi sederhana namun penuh kepedulian ini menjadi gambaran bahwa kehadiran Polisi bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang siap hadir di saat genting. (*)

error: Content is protected !!