Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Sosial » Halaman 23

Sosial

IMG-20260205-WA0063

Menjaga Laut, Merawat Harapan: Brimob Sumut Bersihkan Pantai Sirao

SUMATERA || Jejak-indonesia.id - Personel Kompi 4 Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melaksanakan kegiatan pembersihan sampah di kawasan Pantai Sirao, Kota Gunungsitoli, pada Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepedulian Brimob terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mendukung terciptanya ruang publik yang sehat dan nyaman bagi masyarakat.

Pembersihan dilakukan secara menyeluruh di sepanjang area pantai dengan melibatkan personel Brimob yang turun langsung mengumpulkan sampah plastik, ranting, serta material lain yang berpotensi mencemari lingkungan pesisir. Selain menjaga kebersihan, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kelestarian pantai sebagai salah satu aset lingkungan dan pariwisata daerah.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil Komandan Kompi 4 Batalyon C, Iptu Ari Budi Dermawan, S.H. Ia menegaskan bahwa kehadiran Brimob tidak hanya berfokus pada tugas pengamanan, tetapi juga memiliki peran sosial dalam mendukung kehidupan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
“Pantai merupakan ruang bersama yang harus kita jaga. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan, karena lingkungan yang bersih akan menciptakan rasa nyaman dan aman bagi semua,” ujar Iptu Ari Budi Dermawan.

Dengan adanya aksi bersih pantai ini, diharapkan Pantai Sirao dapat tetap terjaga kebersihannya dan menjadi ruang publik yang nyaman, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan pesisir secara berkelanjutan.

IMG-20260204-WA0011

Masyarakat Pesisir Banyuwangi Dapat Bntuan, Program Ekonomi Produktif Tahun 2025 dari Kementerian Kelautan Dan Perikanan

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id — Program Ekonomi Produktif Tahun 2025 dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui jalur aspirasi Bapak Sonny T. Danaparamita kembali menyentuh masyarakat pesisir Kabupaten Banyuwangi. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Selasa, 3 Februari 2026, berlokasi di kawasan Pantai Pulau Merah dan Pantai Mustika.

Bantuan tersebut disalurkan kepada dua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) yang selama ini aktif berperan dalam menjaga kelestarian laut sekaligus mengembangkan potensi ekonomi berbasis pesisir.

Penerima manfaat pertama yakni Kelompok Pokmaswas Pulau Merah Bahari yang diketuai oleh Poniran. Kelompok ini menerima bantuan berupa life jacket dan peralatan scuba diving untuk menunjang keselamatan serta efektivitas pengawasan wilayah perairan Pulau Merah.

Sementara itu, penerima manfaat kedua adalah Kelompok Pokmaswas Gua Pitu Bedil, yang diketuai oleh Budi Wahyono. Kelompok ini memperoleh bantuan life jacket, alat snorkel, serta baju adat Gandrung sebagai dukungan terhadap penguatan ekonomi produktif berbasis wisata bahari dan pelestarian budaya lokal.

Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Banyuwangi, serta didampingi oleh penyuluh perikanan, sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung kemandirian dan keberlanjutan masyarakat pesisir.
Dihubungi terpisah, Sonny T. Danaparamita menyampaikan harapannya agar bantuan yang disalurkan ini dapat semakin memotivasi Pokmaswas penerima manfaat, tidak hanya dalam konteks pengembangan ekonomi produktif, tetapi juga dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya alam pesisir.

Sonny menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat yang diwakilinya, khususnya masyarakat pesisir yang memiliki peran strategis dalam menjaga ekosistem kelautan. Menurutnya, peningkatan kesejahteraan masyarakat harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian alam.

Ia juga menyadari bahwa aktivitasnya yang cukup padat di Jakarta terkadang membuat masyarakat membutuhkan waktu untuk dapat bertemu secara langsung. Untuk menjawab hal tersebut, Sonny hingga saat ini telah membentuk empat (4) Rumah Aspirasi di daerah pemilihannya, yang berfungsi sebagai wadah terbuka untuk menampung ide, gagasan, serta aspirasi dari seluruh konstituennya.

Melalui program ini, diharapkan kelompok Pokmaswas di Banyuwangi semakin optimal dalam menjalankan fungsi pengawasan, pengelolaan, serta pengembangan ekonomi produktif berbasis kelautan dan pariwisata secara berkelanjutan.

IMG-20260201-WA0010

Bersihkan Rumah Allah Pascabanjir, Polri dan Warga Bener Meriah Gotong Royong Siapkan Meunasah Sambut Ramadan

Bener Meriah || Jejak-indonesia.id — Pasca bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bener Meriah, kepedulian Polri terhadap pemulihan kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan.

Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Polri bersama masyarakat bergotong royong membersihkan rumah ibadah agar kembali layak digunakan untuk beribadah.

Polres Bener Meriah bersama personel Brimob Polda Aceh yang tergabung dalam BKO, berkolaborasi dengan masyarakat melaksanakan bakti sosial pascabanjir di Meunasah Al Taqwa, Kampung Lampahan Timur, Kabupaten Bener Meriah. Jumat, (30/1/2026).

Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan lumpur, sampah, serta normalisasi area meunasah yang terdampak banjir sekaligus memastikan sarana ibadah dapat kembali digunakan dengan aman dan nyaman, khususnya untuk menyambut Bulan suci Ramadhan.

Kabag SDM Polres Bener Meriah, AKP Yulizan, mengatakan bahwa bakti sosial tersebut untuk mempercepat pemulihan kehidupan warga.
“Hari ini Polres Bener Meriah bersama personel Brimob Polda Aceh dan masyarakat melaksanakan kerja bakti membersihkan Meunasah Al Taqwa, Harapannya meunasah ini dapat kembali digunakan untuk beribadah, terutama menyambut ibadah tarawih di bulan suci Ramadan nanti,” ujar AKP Yulizan.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Meunasah Al Taqwa Lampahan Timur, Tengku Rizal Pahlevi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan Polri. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolda Aceh, Bapak Kapolres Bener Meriah, serta Satuan Brimob Polda Aceh yang telah membantu membersihkan dan menormalisasikan kembali meunasah kami. Insyaallah, menjelang Ramadan, meunasah ini sudah bisa digunakan kembali oleh masyarakat,” ungkapnya.

Ungkapan syukur juga disampaikan oleh warga setempat yang merasakan langsung manfaat dari kegiatan tersebut. Salah seorang warga dan jamaah Meunasah Al Taqwa, Abdul Rahman (47), mengaku terharu atas kepedulian Polri.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Meunasah ini sempat penuh lumpur akibat banjir. Dengan bantuan Bapak-bapak Polisi, sekarang sudah bersih dan bisa kami persiapkan untuk ibadah Ramadan. Semoga menjadi amal ibadah bagi semuanya,” tuturnya.

Melalui kegiatan bakti sosial Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan mengabdi kepada masyarakat, menjaga sinergi, serta membantu memulihkan kehidupan sosial dan keagamaan warga, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadan yang penuh berkah.

1769820155399

Saat Warga Bangkit, Brimob Polda Sumut Turun Tangan Pulihkan Rumah dan Fasilitas Ibadah di Batang Toru

SUMATRA || Jejak-indonesia.id - Dalam upaya mendukung pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana alam, personel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumatera Utara kembali menunjukkan kepeduliannya melalui kegiatan bakti kemanusiaan di sejumlah desa di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, pada Jumat (30/1/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Huta Godang, Desa Anggoli, Desa Aek Ngadol, serta Desa Garoga, dengan fokus pada pembersihan rumah warga terdampak, perbaikan saluran air bersih masjid, hingga membantu pengecatan hunian sementara (huntara). Upaya ini dilakukan secara bergotong royong sebagai bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang berupaya bangkit.

Sebanyak tiga unit rumah warga dibersihkan dari sisa material tanah dan pasir akibat bencana, yakni rumah milik Bapak Dedi Siregar, Bapak Sihar Siregar, dan Bapak Edi Siswanto. Selain itu, personel Brimob turut membantu perbaikan saluran air bersih di Masjid Taqwa Muhammadiyah Desa Anggoli serta melanjutkan proses pengecatan hunian sementara di Desa Garoga agar segera layak dan nyaman ditempati.

Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Danki-1 Penugasan AKP Januar Fazhari, S.H., dengan melibatkan personel yang terbagi dalam beberapa regu dan didukung peralatan kerja seperti cangkul, sekop, chainsaw, mesin air, hingga alat berat beko sorong.

AKP Januar Fazhari menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Brimob untuk terus hadir membantu masyarakat, tidak hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga dalam pemulihan pascabencana.
“Kami berupaya semaksimal mungkin membantu masyarakat agar aktivitas dan kehidupan mereka dapat kembali berjalan normal. Perbaikan rumah, fasilitas ibadah, hingga hunian sementara ini diharapkan bisa meringankan beban warga dan mempercepat proses pemulihan,” ujarnya.

IMG-20260129-WA0017

ASN Banyuwangi Turut Bahagia Bisa Membantu Warga dalam “ASN Berbagi”

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id - Program gotong royong penanganan kemiskinan ASN Banyuwangi Berbagi tidak hanya memberikan manfaat bagi warga kurang mampu, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat langsung di lapangan.

Lewat program yang digagas Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani ini, ribuan ASN door to door membagikan paket sembako kepada warga yang kurang secara ekonomi, sekaligus menumbuhkan empati dan kepuasan batin.

Seperti yang dirasakan Sekretaris Kelurahan Sobo, Ayu Widuri, keterlibatan langsung dalam penyaluran bantuan memberi pengalaman emosional.

“Ketika saya membantu masyarakat secara langsung, ada kebahagiaan luar biasa di hati. Ada kepuasan batin. Masyarakat bahagia, saya juga ikut bahagia,” ujar Ayu saat menyalurkan bantuan sembako di Kelurahan Sobo, Rabu (28/1/2026).

Program ASN Berbagi dilaksanakan rutin setiap bulan, diikuti oleh PNS termasuk PPPK penuh waktu.

"Saya percaya ketika kita membantu orang lain, rezeki tidak akan berkurang. Insyaallah justru bertambah, baik berupa kesehatan, ketenangan, maupun rezeki lain yang tidak bisa diukur dengan materi," katanya.

Hal senada disampaikan Mursidi, ASN Banyuwangi dari Kelurahan Sobo. Ia mengaku ada rasa tenang yang muncul saat dirinya ikut terlibat langsung membantu warga kurang mampu.

"Setelah memberi bantuan, perasaan saya jadi lebih tenang," tutur Mursidi.

Dia berharap program Banyuwangi Berbagi terus berjalan dan membawa keberkahan, baik bagi masyarakat maupun para ASN.

"Mudah-mudahan program dari pemerintah ini membawa berkah bagi kita semua," ungkapnya.

ASN lainnya yang terlibat dalam program ini, Ratna Juwita mengaku bangga sekaligus haru dengan program ASN Berbagi ini yang menjadikan wajib melihat sekeliling untuk berbagi. Menurutnya, ini akan menumbuhkan rasa empati dan pengingat di kalangan ASN bahwa masih banyak keluarga tidak mampu yang ada di lingkungannya.

“Kami merasa inilah implementasi filosofi 'Kalau kita sedih lihatlah ke bawah'. Bukan berarti merendahkan orang lain, namun mengingatkan kita semua agar dalam memandang dunia kita tidak meremehkan nikmat Allah, harus mensyukuri setiap nikmat yang kita dapat,” kata Ratna.

ASN Berbagi telah berjalan dua tahun terakhir. Setiap ASN telah mendapatkan data warga miskin yang telah tertera di aplikasi Smart Kampung. Data tersebut merupakan data warga miskin yang masuk dalam desil 1 dan desil 2 yang dikeluarkan oleh Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dari pemerintah pusat.

Seiring berjalannya waktu, program ini tidak hanya melibatkan ASN saja, program ini juga mendapatkan banyak dukungan dari lintas sektor. Seperti kepolisian, TNI, BUMN, BUMD, para pengusaha hingga organisasi profesi di Banyuwangi.

Sejak tahun 2025 lalu, program ini diikuti oleh banyak kalangan masyarakat. Seperti organisasi HIPMI, Kadin, Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Apoteker Indonesia Banyuwangi, hingga Ikatan Bidan Indonesia. Termasuk juga partisipasi dari rumah sakit swasta hingga pengusaha konstruksi.

Dengan berbagai program yang digulirkan Bupati Ipuk, angka kemiskinan Banyuwangi terus menurun setiap tahun. Tercatat 8,07 persen (2021); 7,51 persen (2022), 7,34 persen (2022), 6,8 persen (2024) dan mencapai angka terendah sepanjang sejarah daerah yakni 6,13 persen di tahun 2025. (*)

error: Content is protected !!