We're open Closes at 5:00 pm

Polri

Polda Bali Terjunkan Ratusan Personel Pertebal Pengamanan di Gereja

BALI || jejakindonesia.id - Polda Bali tidak ingin menganggap remeh pengamanan perayaan Hari Raya Natal tahun 2025.S elain mengerahkan personel yang terlibat dalam Operasi Lilin Agung, Polda Bali juga mempertebal pengamanan dengan menambah kekuatan di sejumlah gereja.

Sebanyak 157 personel Polda Bali ditugaskan untuk memperkuat pengamanan di sembilan gereja yang berada di wilayah Denpasar dan Badung. Langkah ini dilakukan guna memastikan pelaksanaan ibadah Natal berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Adapun sembilan gereja yang mendapatkan pengamanan tambahan tersebut yakni Gereja Katedral Renon, Gereja Maranata Jalan Untung Surapati, Gereja Mawar Sharon Jalan Mahendradata, Gereja Huria Kristen Batak Jalan Pulau Belitung, Gereja Gembala Yang Baik Jalan Sari Dana Ubung, Gereja Lembah Pujian Jalan Antasura, Gereja Santo Petrus Jalan Gunung Batok, Gereja Baitani Jalan Teuku Umar, serta Gereja Katolik Fransiskus Xaverius Kuta.

Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Bali, Kombes Pol. Soelistijono, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa penambahan personel dilakukan untuk mengoptimalkan pengamanan selama pelaksanaan ibadah Natal.

“Pengamanan gereja menjadi prioritas utama. Penguatan sistem keamanan dilakukan melalui pengamanan ring 1, ring 2, dan ring 3, termasuk peningkatan Standard Operational Procedure (SOP),” tegas Karo Ops saat memimpin apel di halaman depan Mapolda Bali, Rabu (24/12/2025).

Perwira lulusan Akademi Kepolisian tahun 1995 ini juga menekankan kepada seluruh personel pengamanan agar mengedepankan langkah-langkah preventif serta menjalin komunikasi aktif dengan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri di lapangan harus bersifat visibel, menenangkan, tidak menimbulkan rasa intimidasi, serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Polri harus hadir secara nyata di tengah masyarakat untuk memastikan umat dapat melaksanakan ibadah Natal dengan rasa aman dan nyaman,” pungkasnya.

Mendapat Nilai Hampir Sempurna! Polri Peringkat Pertama Keterbukaan Informasi Publik Nasional 2025

Jejakindoneaia || Polri meraih predikat Informatif dengan nilai 98,90 dan menempati peringkat pertama kategori Lembaga Negara dan Lembaga Pemerintahan Non-Kementerian versi Komisi Informasi Pusat.

Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 yang diselenggarakan Komisi Informasi Pusat RI.

Selain nilai tertinggi, Polri juga menerima penghargaan Arkaya Wiwarta Prajanugraha sebagai bentuk apresiasi tertinggi bagi badan publik terbaik secara nasional.

Monev KIP merupakan agenda tahunan untuk mengukur tingkat kepatuhan badan publik terhadap Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Penilaian dilakukan secara bertahap melalui pengisian kuesioner mandiri, verifikasi faktual, uji akses, presentasi, wawancara publik, hingga penetapan hasil akhir.

Dalam proses tersebut, Komisi Informasi menilai aspek layanan informasi publik, kualitas dan jenis informasi, komitmen organisasi, inovasi pelayanan, serta pemanfaatan digitalisasi.

Ketua Komisi Informasi Pusat Donny Yoesgiantoro menyatakan capaian Polri mencerminkan konsistensi dan keseriusan dalam menjalankan prinsip keterbukaan informasi.

Menurutnya, Polri tidak hanya patuh secara administratif, tetapi juga mampu menghadirkan layanan informasi yang berkualitas dan mudah diakses masyarakat.

Polri dinilai unggul dalam penyediaan dokumen publik, sarana dan prasarana layanan informasi, pengadaan barang dan jasa, serta pengembangan kelembagaan dan website.

Komitmen pimpinan, kesesuaian dokumen, dan inovasi pelayanan turut menjadi faktor penentu nilai tinggi tersebut.

Atas capaian ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga meraih predikat pimpinan badan publik terbaik bersama sejumlah kementerian dan lembaga lainnya.

Komisi Informasi berharap prestasi Polri dapat menjadi contoh bagi badan publik lain dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik.

Optimalkan Operasi Lilin 2025, Komjen Pol. Wahyu Widada Tinjau Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Puncak Jelang Nataru 2025/2026

BOGOR || jejakindoneaia.id - Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Pol. Wahyu Widada meninjau kesiapan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, menjelang puncak arus libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Peninjauan dilakukan karena jalur Puncak menjadi salah satu titik dengan mobilitas tinggi, baik bagi wisatawan maupun pengendara yang melintas dari Jakarta menuju Bandung dan sebaliknya.

“Saya selaku Pawasops Operasi Lilin 2025 dari Mabes Polri melakukan pengecekan kesiapan jalur Puncak. Jalur ini selalu menjadi perhatian karena menjadi akses utama wisatawan dan arus kendaraan dari Jakarta menuju Bandung,” kata Komjen Pol. Wahyu Widada, Rabu (24/12/2025).

Berdasarkan hasil pemantauan, Komjen Pol. Wahyu Widada menilai kesiapan personel yang bersiaga di kawasan Puncak sudah berjalan dengan baik. Ia juga mencermati dinamika volume kendaraan yang cenderung fluktuatif dari hari ke hari.

Menurutnya, perubahan volume kendaraan tersebut membutuhkan langkah antisipatif berupa rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan sistem satu arah (one way) dari arah atas maupun bawah untuk mengurai kepadatan.

"Terjadi fluktuasi arus kendaraan pada hari-hari tertentu. Karena itu, rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah perlu dilakukan secara situasional agar kepadatan dapat terurai,” ujar Komjen Pol. Wahyu Widada.

Komjen Pol. Wahyu Widada mengapresiasi kesiapan jajaran kepolisian di wilayah tersebut dan berharap seluruh rencana pengamanan dan pengaturan lalu lintas dapat berjalan optimal selama masa libur Natal dan Tahun Baru.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kapolres dan seluruh personel yang telah mempersiapkan pengamanan dengan baik. Semoga pelaksanaannya nanti berjalan lancar,” pungkasnya.

Wujud Nyata Komitmen Polri Jaga Kerukunan, Kapolda Jabar Hadiri Peresmian GBI Bethel Summarecon

BANDUNG || jejakindoneaia.id - Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menghadiri acara peresmian Gedung Gereja Bethel Indonesia (GBI) yang berlokasi di The Journey Discovery Center, Summarecon Bandung, Selasa (23/12/2025). Kehadiran Kapolda Jabar ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam menjaga kerukunan serta memberikan jaminan keamanan bagi setiap aktivitas keagamaan di wilayah Jawa Barat.

Gedung yang beralamat di Jl. Magna Boulevard No. 1 tersebut diresmikan secara khidmat dengan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan tokoh lintas agama. Kapolda menilai, keberadaan rumah ibadah yang representatif memiliki peran strategis dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis dan damai.

Pesan Toleransi dan Persaudaraan Dalam sambutannya, Irjen Pol. Rudi Setiawan menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas ibadah ini diharapkan dapat menjadi pusat pembinaan iman sekaligus ruang sosial yang mempererat tali persaudaraan antarwarga.

“Selamat atas peresmian Gedung GBI Bethel Summarecon Bandung. Kami berharap tempat ibadah ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sebagai sarana mempererat toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Jawa Barat yang kita cintai ini,” ungkap Kapolda Jabar.

Jaminan Keamanan Kamtibmas Selain memberikan ucapan selamat, Kapolda Jabar menegaskan komitmen institusi Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif. Ia memastikan bahwa seluruh jajaran Polda Jawa Barat siap memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dari berbagai latar belakang keyakinan dalam menjalankan ibadahnya.

“Polri hadir untuk seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun kepercayaan. Kami siap memberikan perlindungan maksimal agar setiap kegiatan keagamaan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kekhidmatan,” pungkasnya.

Peresmian gedung ini ditutup dengan prosesi simbolis dan doa bersama, menandai dimulainya penggunaan gedung tersebut bagi jemaat dan masyarakat. Kehadiran Kapolda Jabar dalam momen ini diharapkan semakin memperkokoh sinergi antara aparat keamanan dengan komunitas keagamaan guna menjaga persatuan bangsa di wilayah Jawa Barat.

Apresiasi Masyarakat Osing, Kapolresta Banyuwangi Terima Gelar Warga Kehormatan

BANYUWANGI || jejakindoneaia.id — Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H. dianugerahi sebagai Warga Kehormatan Suku Osing dalam prosesi adat yang digelar di Rumah Kebangsaan Karangrejo, Selasa malam (23/12/2025).

Penganugerahan tersebut merupakan bentuk apresiasi masyarakat Osing atas kinerja dan pengabdian Kapolresta selama kurang lebih satu tahun tiga bulan dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keharmonisan sosial di wilayah Banyuwangi.

Selama masa tugas tersebut, situasi kamtibmas terjaga dalam kondisi aman dan kondusif melalui pendekatan kepemimpinan yang humanis dan sinergis dengan masyarakat.

Dalam prosesi adat, Kapolresta Banyuwangi bersama Ibu Bhayangkari Ny. dr. Novana Oktavia Mantiri Rama Samtama Putra menerima selendang kehormatan adat Osing sebagai simbol penghormatan, kepercayaan, dan ikatan persaudaraan antara masyarakat dan Polri.

Perwakilan masyarakat Osing, Hakim Sa’id, menyampaikan bahwa kepemimpinan Kapolresta Banyuwangi dinilai mampu membangun kebersamaan dan kolaborasi yang selaras dengan nilai kearifan lokal Osing.

Sementara itu, Kombes Pol Dr. Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H. menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan serta permohonan maaf kepada masyarakat Banyuwangi apabila selama pelaksanaan tugas masih terdapat kekurangan. Ia juga menyatakan bahwa Banyuwangi akan selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdiannya.

Selain pelaksanaan tugas kepolisian, dukungan peran sosial dan kemasyarakatan Ibu dr. Novana Oktavia Mantiri Rama Samtama Putra turut berkontribusi dalam kegiatan sosial yang mendukung terciptanya situasi masyarakat yang aman, tenteram, dan harmonis.

Penganugerahan ini menjadi wujud hubungan kemitraan yang baik antara Polri dan masyarakat adat Osing dalam menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat harmoni sosial di Bumi Blambangan.

error: Content is protected !!