Opening soon Opens today at 9:00 am

Polri

Safari Ramadan, Ngabuburit Asik Bersama Pak Polisi dan Ngaji Bareng Kapolres di Kampung Ramadan Raudhatul Athfal Dengilo

GORONTALO || Jejak-indonesia.id - Kapolres Pohuwato AKBP Busroni, S.I.K.,M.H., memanfaatkan waktu hari libur dengan mengunjungi Kampung Ramadan Raudhatul Athfal Dengilo. Sabtu, (28/2/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres mengisi kegiatan ngabuburit asik bersama Pak Polisi dengan mengajar mengaji anak-anak binaan Kapolsubsektor Dengilo, Ipda Adam Ahmad.

Kegiatan berlangsung penuh keakraban dan keceriaan. Anak-anak tampak antusias mengikuti bimbingan membaca Al-Qur’an sambil menunggu waktu berbuka puasa. Kehadiran Kapolres memberikan motivasi tersendiri bagi anak-anak dalam belajar agama.

Kapolres Pohuwato mengatakan bahwa Safari Ramadan ini menjadi sarana Polri untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus membina generasi muda melalui kegiatan keagamaan di bulan suci Ramadan.

“Melalui kegiatan ngabuburit asik bersama Pak Polisi dan ngaji bareng ini, kami ingin menanamkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an sejak dini. Ini juga menjadi momen untuk mempererat hubungan Polri dengan masyarakat,” ujar Kapolres Pohuwato.

Sementara itu, Ipda Adam Ahmad menjelaskan bahwa Kampung Ramadan Raudhatul Athfal Dengilo menjadi wadah pembinaan anak-anak belajar membaca Al-Qur'an untuk mengisi kegiatan khususnya di bulan suci ramadan.

“Kami berupaya memberikan pembinaan keagamaan kepada anak-anak agar mereka memiliki bekal iman dan akhlak yang baik.

Kehadiran Bapak Kapolres menjadi motivasi besar bagi anak-anak untuk semakin semangat belajar mengaji,” ungkapnya

Usai kegiatan mengaji, Safari Ramadan Kapolres Pohuwato dilanjutkan dengan buka puasa bersama personel Polsubsektor Dengilo.

Bukan Rutinitas Biasa, Kakorlantas: Operasi Ketupat 2026 adalah Bakti Polri untuk Keamanan dan Kenyamanan Masyarakat

JAKARTA || Jejak-indonesia.id – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menegaskan, Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi kemanusiaan yang mencerminkan kehadiran negara dan Polri dalam melayani masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.

“Operasi Ketupat 2026 adalah operasi kemanusiaan. Operasi Ketupat bukan hanya operasi di bidang lalu lintas, bukan hanya mengamankan arus mudik dan balik, tetapi negara hadir, Polri hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memastikan rangkaian bulan suci Ramadan dan Idulfitri berjalan dengan aman, tertib, dan kondisi aman di bidang kriminalitas dan lancar di bidang lalu lintas,” ujar Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., dalam keterangannya, Sabtu (28/1/2026).

Karenanya kata Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menetapkan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, sebagai semangat utama seluruh jajaran Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Ini tagline dari Bapak Kapolri, sehingga kehadiran Polri menyelesaikan persoalan selama operasi ketupat. Tentunya negara hadir untuk menjaga perjalanan pulang. Mudik adalah cerita keluarga. Tugas kami menjaganya. Mudik bukan hanya soal perjalanan Tapi soal pulang dengan selamat,” ucap Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.

Dalam memberikan keamanan dan kenyamanan perjalanan, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menekankan lima klaster yang harus diamankan, di antaranya jalan tol, jalan nasional atau jalan kabupaten, pelabuhan penyebrangan, tempat-tempat ibadah, dan tempat wisata. Hal ini telah menjadi atensi khusus yang dipersiapkan untuk kelancaran selama pelaksanaan Operasi Ketupat.

“Termasuk keramaian dari tempat-tempat wisata yang ada di Indonesia kami identifikasi, kami amankan termasuk jalur-jalur jalur yang menuju ke tempat wisata, jalur alternatif. Demikian juga, bandara, terminal, termasuk stasiun juga kami amankan,” tutur Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.

Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menegaskan, Operasi Ketupat bukan hanya menjaga perjalanan ke kampung, tetapi memastikan masyarakat selamat pada saat berangkat, selamat pada saat berkumpul keluarga, serta bahagia selamat pada saat kembali.

“Bagi kami sangat sederhana, bahwa Operasi Ketupat selamat perginya dan selamat kembalinya. Oleh sebab itu, kami mohon dengan semangat anggota di lapangan, mari kita jaga setiap perjalanan masyarakat,” jelas Kakorlantas Polri.

Kakorlantas Polri juga menekankan kata kunci bersama dalam menyukseskan pelaksanaan Operasi Ketupat agar berjalan dengan lancar. Melalui kolaborasi, komunikasi, dengan stakeholder menjadi salah satu kata kunci “Together We Can“, berhasil bersama-sama dan kuat untuk membawa Operasi Ketupat lebih baik.

“Kita hadir lebih awal, pulang paling akhir. Bekerja sebelum terjadi kemacetan, bekerja sebelum terjadi situasi yang tidak kondisi, dan polri hadir untuk bisa mengamankan dari sisi kriminalitas dan sisi kamseltibcarlantas,” pungkas Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.

Ramadan Berkah, Polres Malang Bagikan Ratusan Takjil ke Pengguna Jalan

MALANG || Jejak-indinesia.id - Polres Malang membagikan ratusan paket takjil gratis kepada para pengguna jalan yang melintas di depan Mapolres Malang, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan ini digelar menjelang waktu berbuka puasa sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang masih berada di perjalanan saat azan magrib tiba.

Pembagian takjil dilakukan oleh personel Polres Malang secara langsung kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas. Selain berbagi makanan dan minuman untuk berbuka, petugas juga menyampaikan imbauan tertib berlalu lintas agar masyarakat tetap mengutamakan keselamatan di jalan.

Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan kegiatan berbagi takjil tersebut akan dilaksanakan rutin setiap hari selama Ramadan 1447 H (2026 M).

"Sebanyak 300 paket takjil kami siapkan setiap hari dan dibagikan kepada pengguna jalan di depan Mapolres Malang menjelang waktu berbuka," ujar AKP Bambang saat dikonfirmasi, Sabtu (28/2).

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat yang belum sempat berbuka di rumah, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan antara Polri dan warga.

"Ramadan adalah momentum untuk berbagi dan memperkuat kebersamaan. Kami ingin kehadiran Polri dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat," tambahnya.

AKP Bambang menegaskan, selama Ramadan jajaran Polres Malang juga meningkatkan kegiatan preventif seperti patroli dan pengamanan guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif.

"Kami berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman, serta tetap menjaga ketertiban selama berada di jalan," pungkasnya.

Kegiatan pembagian takjil ini pun mendapat respons positif dari para pengguna jalan yang merasa terbantu, khususnya bagi mereka yang masih dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba.

Polri Mutasi 54 Personel, Termasuk Tiga Perwira yang Menjalani Evaluasi Internal

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Polri memutasi sejumlah personel yang tengah menghadapi permasalahan etik dan pidana untuk melakukan evaluasi internal. Beberapa yang dimutasi adalah Kapolresta Sleman Polda DIY nonaktif Kombes Pol. Edy Setyanto Erning Wibowo dan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro.

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Telegram (ST) Kapolri Nomor ST/440/II/KEP./2026 tertanggal 27 Februari 2026. Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, mengonfirmasi bahwa pergeseran jabatan ini merupakan bentuk penegakan disiplin dan penyegaran organisasi.

"Untuk kategori evaluasi atau demosi, terdapat tiga pejabat yang mengalami pergeseran jabatan. Salah satunya adalah Kombes Pol. Edy Setyanto Erning Wibowo yang sebelumnya menjabat Kapolresta Sleman Polda DIY. Ia kini dimutasikan ke Divkum Polri," ujar Irjen Pol. Johnny dalam keterangan resminya, Sabtu (28/2/2026).

Posisi Kapolresta Sleman kini ditempati oleh Kombes Pol. Adhitya Panji Anom, yang sebelumnya menjabat sebagai Akreditor Propam Kepolisian Madya TK III Divpropam Polri.

AKBP Didik Putra Kuncoro juga dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres Bima Kota Polda NTB dan dimutasikan sebagai Pamen Yanma Polri. Jabatan Kapolres Bima Kota kini diserahkan kepada AKBP Mubiarto Banu Kristanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat PJR Ditlantas Polda NTB.

Pejabat ketiga yang terkena mutasi evaluasi adalah AKBP Natalena Eko Cahyono. Ia yang sebelumnya menjabat Kapolres Bungo Polda Jambi, kini dimutasikan menjadi Pamen Polda Jambi. Kursi Kapolres Bungo kini diisi oleh AKBP Zamri Elfino, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Jambi.

Mutasi ini menjadi sinyal tegas Kapolri dalam melakukan pembenahan di tubuh Korps Bhayangkara terhadap personel yang bermasalah, sekaligus memberikan promosi bagi personel yang berprestasi.

Bareskrim Polri Bongkar Lokasi Pengolahan Timah Ilegal di Belitung Timur, Dua Orang Jadi Tersangka

BELITUNG TIMUR || Jejak-indonesia.id - Tim Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri berhasil mengungkap lokasi pengolahan timah ilegal di Desa Mayang, Kecamatan Kelapa Kampit, Belitung Timur, pada Sabtu (28/2/2026). Operasi ini merupakan pengembangan dari kasus penyelundupan yang sebelumnya diungkap bersama Bea Cukai Batam.

Direktur Tipidter Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Mohammad Irhamni, menjelaskan bahwa lokasi tersebut merupakan fasilitas pemurnian bijih timah sebelum diselundupkan ke luar negeri. Di TKP, petugas menyita sejumlah peralatan pengolahan, termasuk meja goyang yang digunakan untuk meningkatkan kadar timah guna menaikkan nilai jual.

"Hasil pemeriksaan menunjukkan para pelaku diduga telah melakukan penyelundupan sebanyak empat kali dengan estimasi puluhan ton pasir timah. Timah ilegal ini dikumpulkan dari tambang rakyat, lalu disiapkan untuk dikirim ke Malaysia dan diduga dijual ke sebuah perusahaan smelter berinisial M," ujar Brigjen Pol. Irhamni saat memimpin penggeledahan.

Penindakan tegas ini merupakan tindak lanjut dari gelar perkara yang dilakukan pada Jumat (27/2/2026). Penyidik resmi menetapkan dua orang, yakni Berinisial A dan M, sebagai tersangka. Keduanya dijerat dengan Pasal 161 UU No. 3 Tahun 2020 tentang Mineral dan Batubara (Minerba) atas dugaan menampung, mengangkut, dan menjual pasir timah secara ilegal.

Berdasarkan keterangan tersangka A, tim gabungan bergerak cepat memasang garis polisi (police line) di gudang pengolahan Kelapa Kampit. Petugas menyita barang bukti berupa alat timbangan, sampel pasir timah, serta catatan transaksi pembelian.

Selain menggeledah gudang, tim juga menyisir titik pengiriman di pesisir Pantai Seliu, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung. Lokasi ini diduga kuat menjadi "jalur tikus" utama untuk menyelundupkan timah ke mancanegara. Di sana, petugas melakukan olah TKP dan pengambilan titik koordinat guna memperkuat penyidikan.

Dalam konferensi pers di lokasi pengolahan, Brigjen Pol. Mohammad Irhamni yang didampingi Kapolres Belitung AKBP Sarwo Edi Wibowo dan Kapolres Belitung Timur AKBP Indra F. Dalimunthe, menegaskan Polri terus berkomitmen untuk memberantas praktik-pratik ilegal yang merugikan pendapatan negara tersebut.