Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Polri

Operasi Ketupat Toba 2026, Brimob Sumut Amankan Sholat Idul Fitri di Kota Sibolga dengan Humanis dan Profesional

SUMATRA || Jejak-indonesia.id - Dalam rangka mendukung kelancaran Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Toba 2026, personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melaksanakan pengamanan Sholat Idul Fitri 1447 H di wilayah Kota Sibolga, Sabtu (21/03/2026).

Kegiatan pengamanan dipusatkan di dua lokasi utama, yakni Masjid Agung Sibolga dan Lapangan Simare-mare, yang dipadati oleh umat Muslim yang melaksanakan ibadah Sholat Idul Fitri. Pengamanan ini dipimpin langsung oleh Danton II Kompi 2 Batalyon C Pelopor, IPDA Andrico P. Sembiring, S.H., bersama 10 personel yang disiagakan dengan perlengkapan lengkap guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas.

Sejak pagi hari, personel telah menempati titik-titik strategis di sekitar lokasi ibadah, melakukan pemantauan serta pengamanan secara intensif. Dengan mengedepankan pendekatan humanis, kehadiran Brimob tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menghadirkan ketenangan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah di hari yang suci.

Pelaksanaan Sholat Idul Fitri berlangsung dengan khidmat, tertib, dan lancar. Masyarakat yang memadati lokasi ibadah pun menyambut baik kehadiran aparat keamanan, yang dinilai sigap dan profesional dalam menjalankan tugasnya.

Keberhasilan pengamanan ini menjadi wujud nyata komitmen Brimob Sumut dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam momentum penting keagamaan.

Ketum PW-FRN Counter Polri Agus Flores Sampaikan Ucapan Idulfitri kepada Pejabat Negara dan Tokoh Nasional

JAKARTA || Jejak-indonesia.id – Ketua Umum PW-FRN Counter Polri, Agus Flores, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah secara pribadi maupun organisasi kepada sejumlah pejabat tinggi negara, pimpinan institusi, hingga tokoh nasional. Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan sekaligus mempererat tali silaturahmi di momentum hari kemenangan umat Islam.

Agus Flores mengungkapkan, sebelumnya ucapan Idulfitri terlebih dahulu disampaikan oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo, yang kemudian disusul oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, serta Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dan sejumlah pejabat lainnya.

“Terima kasih banyak atas ucapan dan perhatian yang telah diberikan. Secara pribadi dan organisasi, kami juga menyampaikan ucapan yang sama kepada para tokoh dan pejabat yang dimuliakan Allah SWT,” ujar Agus Flores. Sabtu, (21/03/2026)

Ucapan tersebut ditujukan kepada Presiden RI ke-6 dan ke-7 Joko Widodo, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, serta Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Selain itu, juga kepada Wakapolri Dedy Prasetyo, Kabareskrim Polri Syahardiantono, dan Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi Mohammad Fadil Imran.

Lebih lanjut, ucapan juga disampaikan kepada Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto, Kadiv Humas Polri Johnny Eddizon Isir, serta jajaran Kapolda, yakni Kapolda Jawa Barat Rudi Setiawan, Kapolda Gorontalo Widodo, dan Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri.

Tak hanya itu, ucapan serupa juga ditujukan kepada Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, Ketua Umum Pemuda Bugis Makassar Pusat Daeng Rizal, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tanjung, Kalapas Kuala Tungkal Iwan Darmawan, Kepala Divisi Hukum Pemuda Pancasila Pusat Zainal Dante, serta jajaran Divisi Humas Polri seperti Bayu Seno.

Menurut Agus Flores, Idulfitri merupakan momentum penting untuk memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat penegak hukum. Ia berharap semangat kebersamaan, saling memaafkan, serta kepedulian sosial terus terjaga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Semoga Idulfitri ini membawa keberkahan, mempererat persatuan, dan meningkatkan sinergitas kita semua dalam membangun bangsa,” pungkasnya.

Kapolres Simalungun Cek Langsung Pelabuhan Tiga Raja, Pastikan Keamanan Penyeberangan ke Samosir

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id - Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.I.K., S.H., M.M., melakukan pengecekan langsung ke Pelabuhan Kapal Tiga Raja, Parapat, dan menyampaikan himbauan kepada pegawai pelabuhan untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat yang melakukan penyeberangan, Jumat (19/3/2026). Pengecekan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga selesai ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Toba 2026 untuk memastikan keamanan transportasi laut menjelang perayaan Idul Fitri.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi Sabtu siang sekitar pukul 14.30 WIB menjelaskan, Kapolres turun langsung ke pelabuhan untuk memastikan keamanan dan kesiapan pelayanan penyeberangan dari Kota Wisata Parapat menuju Kabupaten Samosir.

"Kapolres menyampaikan himbauan kepada pegawai Pelabuhan Tiga Raja untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memastikan keamanan masyarakat dalam melakukan penyeberangan dari Kota Wisata Parapat menuju Kabupaten Samosir, begitu pula sebaliknya," ujar AKP Verry Purba.

Dalam kunjungannya, Kapolres menjelaskan bahwa kapal motor yang berlabuh di Pelabuhan Tiga Raja merupakan angkutan umum masyarakat dan dapat mengangkut kendaraan roda dua atau sepeda motor.

"Kapolres mengatakan bahwa kapal motor yang berlabuh di Pelabuhan Tiga Raja merupakan angkutan umum masyarakat dan bisa mengangkut kendaraan roda dua atau sepeda motor," ungkap Kasi Humas.

Kapolres memberikan penekanan khusus kepada pegawai pelabuhan untuk selalu memeriksa perlengkapan keamanan di atas air guna memastikan keselamatan penumpang.

"Kapolres mengingatkan untuk selalu memeriksa perlengkapan keamanan di atas air. Ini sangat penting untuk memastikan keselamatan penumpang selama penyeberangan," ujar AKP Verry.

Kapolres juga memberikan peringatan tegas agar kapal tidak pernah mengangkut penumpang dan kendaraan sampai overload atau melebihi kapasitas yang dapat membahayakan keselamatan.

"Kapolres mengingatkan untuk tidak pernah mengangkut sampai overload atau hal-hal yang dapat membahayakan keselamatan penumpang. Keselamatan adalah prioritas utama," ungkap Kasi Humas.

Kapolres menanyakan langsung kepada petugas loket tentang jadwal dan ketersediaan kapal untuk memastikan pelayanan penyeberangan berjalan lancar setiap jam.

"Kapolres menanyakan kepada petugas loket bahwa setiap jam tersedia pengangkutan untuk masyarakat dapat menyeberang di perairan Danau Toba. Beliau memastikan pelayanan berjalan optimal," ujar AKP Verry.

Informasi tentang ketersediaan kapal setiap jam ini sangat penting bagi masyarakat yang ingin melakukan penyeberangan, terutama saat musim mudik seperti sekarang ini.

"Dengan ketersediaan kapal setiap jam, masyarakat dapat merencanakan perjalanan mereka dengan lebih baik dan tidak perlu menunggu terlalu lama untuk menyeberang," ungkap Kasi Humas.

Kepada masyarakat yang hadir di pelabuhan, Kapolres menyampaikan himbauan penting tentang penggunaan Call Center Polri 110 untuk melaporkan semua kejadian kepada pihak kepolisian.

"Kepada masyarakat, Kapolres menyampaikan himbauan dalam penggunaan Call Center Polri di 110 untuk dapat melaporkan semua kejadian kepada pihak kepolisian. Layanan ini tersedia 24 jam," ujar AKP Verry.

Himbauan penggunaan Call Center 110 ini sangat penting agar masyarakat dapat dengan cepat mendapatkan bantuan jika terjadi situasi darurat atau kejadian yang memerlukan penanganan kepolisian.

"Masyarakat diimbau untuk tidak ragu menghubungi 110 jika memerlukan bantuan atau ingin melaporkan kejadian yang mencurigakan. Petugas kami siap membantu 24 jam," ungkap Kasi Humas.

Pengecekan di Pelabuhan Tiga Raja ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Toba 2026 dalam rangka pelayanan dan pengamanan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di wilayah Kabupaten Simalungun.

"Pengecekan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Toba 2026. Kami memastikan semua moda transportasi, termasuk transportasi laut, aman dan siap melayani masyarakat," ujar AKP Verry.

Pelabuhan Tiga Raja Parapat merupakan jalur penyeberangan utama dari Kabupaten Simalungun menuju Kabupaten Samosir yang ramai dilalui wisatawan dan masyarakat lokal.

"Pelabuhan Tiga Raja adalah jalur penyeberangan utama menuju Samosir. Keamanan dan kelancaran di pelabuhan ini sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat dan wisatawan," ungkap Kasi Humas.

Kapolres juga berinteraksi langsung dengan masyarakat yang sedang menunggu kapal untuk menyeberang, memberikan himbauan keselamatan dan mendengar aspirasi mereka.

"Kapolres berinteraksi langsung dengan masyarakat, memberikan himbauan keselamatan, dan mendengar keluhan atau saran mereka terkait pelayanan penyeberangan," ujar AKP Verry.

Pegawai pelabuhan memberikan respons positif terhadap himbauan dan arahan yang disampaikan Kapolres, berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan dan keamanan.

"Pegawai pelabuhan menyambut baik himbauan Kapolres dan berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan serta menjaga keamanan penumpang dengan lebih baik," ungkap Kasi Humas.

Kapolres juga memastikan bahwa perlengkapan keselamatan seperti pelampung dan alat komunikasi darurat tersedia dengan baik di setiap kapal yang beroperasi.

"Kapolres memastikan perlengkapan keselamatan seperti pelampung dan alat komunikasi darurat tersedia dengan baik. Ini adalah standar keselamatan yang harus dipenuhi," ujar AKP Verry.

Pengecekan di pelabuhan juga mencakup koordinasi dengan pihak terkait seperti pengelola pelabuhan dan Syahbandar untuk memastikan operasional penyeberangan berjalan sesuai prosedur keselamatan.

"Kapolres berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan operasional penyeberangan berjalan sesuai prosedur keselamatan yang telah ditetapkan," ungkap Kasi Humas.

Hingga saat ini, situasi di Pelabuhan Tiga Raja terpantau aman dan kondusif. Penyeberangan berjalan lancar dengan penumpang yang tertib.

"Situasi di Pelabuhan Tiga Raja aman dan kondusif. Penyeberangan berjalan lancar dan penumpang tertib mengikuti prosedur yang ada," pungkas AKP Verry Purba.

Polda Sumut Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H, Perkuat Iman dan Soliditas Personel

MEDAN || Jejak-indonesia.id – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi dengan khidmat di lingkungan Mapolda Sumut sebagai momentum memperkuat keimanan, ketakwaan, serta profesionalisme dalam mendukung transformasi Polri yang presisi untuk masyarakat.

Pelaksanaan Shalat Idul Fitri tersebut diikuti oleh Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. dan para pejabat utama (PJU) Polda Sumut, serta seluruh personel Polda Sumut yang beragama Islam bersama keluarga mereka. Kehadiran pimpinan dan anggota beserta keluarga mencerminkan kebersamaan serta soliditas di lingkungan Polda Sumut.

Kegiatan ibadah ini mengusung tema “Ramadan dan Idul Fitri Meningkatkan Iman, Takwa dan Profesionalisme Guna Menguatkan Soliditas dalam Mendukung Transformasi Polri untuk Masyarakat”. Tema tersebut menjadi pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai spiritual yang telah dibangun selama bulan suci Ramadan.

Suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan mewarnai pelaksanaan Shalat Idul Fitri, yang sekaligus menjadi sarana refleksi bagi seluruh personel untuk kembali kepada fitrah serta meningkatkan kualitas diri, baik secara spiritual maupun profesional.

Momentum Idul Fitri juga dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi antara pimpinan, anggota, dan keluarga besar Polda Sumut. Kebersamaan ini diharapkan mampu memperkuat soliditas internal sebagai fondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Melalui peringatan Hari Raya Idul Fitri, Polda Sumut meneguhkan komitmen untuk terus meningkatkan kinerja yang profesional, humanis, dan berintegritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selain itu, nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang tumbuh selama Ramadan diharapkan dapat terus terjaga dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Dengan semangat Idul Fitri 1447 H, Polda Sumut terus berupaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah Sumatera Utara, sekaligus mendukung terwujudnya Polri yang semakin dipercaya oleh masyarakat.

Kapolri Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terjadi Dua Gelombang, Masyarakat Diimbau Atur Waktu Perjalanan

MEDAN || Jejak-indonesia.id – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang pada akhir Maret, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pascalibur Idul Fitri.

Hal itu disampaikan Kapolri saat doorstop di Pos Pengamanan Terpadu Lapangan Merdeka, Medan, Jumat (20/3), usai memimpin pengecekan situasi kamtibmas secara daring terhadap jajaran Polda di seluruh Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolri didampingi Panglima TNI Laksamana TNI Agus Subianto, Kadiv Humas Polri, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, Pangdam I/Bukit Barisan, Wakil Gubernur Sumatera Utara, serta Wali Kota Medan.

“Puncak arus balik diperkirakan akan terjadi di kisaran tanggal 24 atau 25 Maret 2026, dan yang kedua adalah tanggal 28 dan 29 Maret 2026,” ujar Kapolri.

Ia menjelaskan, prediksi tersebut menjadi dasar bagi seluruh jajaran untuk menyiapkan langkah antisipasi, baik dari sisi rekayasa lalu lintas maupun pengamanan di lapangan.

Kapolri menekankan pentingnya strategi penguraian kepadatan, terutama di jalur-jalur utama seperti tol Trans Jawa, jalur arteri, serta titik-titik rawan kemacetan.

Selain itu, pemerintah juga mendorong masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan guna menghindari penumpukan kendaraan pada puncak arus balik.

“Kementerian Perhubungan menyarankan agar masyarakat bisa menghindari puncak arus balik dengan menjalankan program work from anywhere (WFA) pada tanggal 25, 26, dan 27,” katanya.

Menurut Kapolri, kebijakan tersebut diharapkan mampu mendistribusikan pergerakan kendaraan sehingga tidak terfokus pada satu waktu tertentu.

Di sisi lain, pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga ke atas tetap diberlakukan hingga 29 Maret 2026, kecuali untuk kendaraan yang mengangkut kebutuhan pokok masyarakat.

“Kebijakan ini tetap berjalan sampai dengan tanggal 29, kecuali yang memang diberikan prioritas karena menyangkut kebutuhan masyarakat sehari-hari,” ujarnya.

Kapolri juga mengingatkan bahwa potensi kepadatan tidak hanya terjadi di jalur mudik dan balik, tetapi juga di kawasan destinasi wisata yang dipadati masyarakat setelah Hari Raya.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh jajaran untuk meningkatkan pengawasan dan memastikan standar keselamatan dipenuhi, khususnya di lokasi wisata air.

“Tolong betul-betul dipastikan untuk keselamatan masyarakat yang melaksanakan kegiatan wisata, khususnya di wisata air, kapasitas jangan sampai melebihi dan alat-alat penyelamat harus disesuaikan dengan jumlah pengunjung,” katanya.

Selain faktor kepadatan, kondisi cuaca juga menjadi perhatian serius dalam pengamanan arus balik tahun ini. Kapolri menyebutkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah melakukan operasi modifikasi cuaca guna mengurangi potensi hujan ekstrem.

“Ini bagian dari upaya untuk mengelola agar tidak terjadi banjir dan tanah longsor di jalur mudik maupun balik, dan alhamdulillah berhasil mengurangi potensi hujan ekstrem,” ujarnya.

Meski demikian, Kapolri menegaskan seluruh satuan tugas di lapangan harus tetap siaga menghadapi potensi bencana, terutama di wilayah rawan longsor dan banjir.

Ia juga menginstruksikan agar pos-pos terpadu yang telah disiapkan dapat dimaksimalkan, tidak hanya untuk pengamanan tetapi juga sebagai pusat layanan bagi masyarakat.

Kapolri mengimbau para pemudik untuk memanfaatkan fasilitas tersebut guna beristirahat dan menjaga kondisi fisik selama perjalanan arus balik.

“Manfaatkan rest area dan pos-pos terpadu yang ada, jangan dipaksakan apabila kondisi lelah karena keselamatan adalah yang utama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolri mengapresiasi sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam pengamanan arus mudik yang dinilai berjalan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Ia berharap pola koordinasi tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan dalam menghadapi arus balik Lebaran 2026.

“Terima kasih kepada seluruh stakeholder dan anggota di lapangan yang telah bekerja keras, sehingga pengamanan mudik berjalan dengan baik,” katanya.

Kapolri menegaskan bahwa seluruh jajaran akan terus siaga hingga seluruh rangkaian arus balik selesai, guna memastikan masyarakat dapat kembali ke tempat asal dengan aman dan lancar.