Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Polri

BALI || Jejak-indonesia.id – Satuan Lalulintas dengan meningkatnya tingkat Laka-lantas maka Satuan Lalulintas Polres Karangasem meberikan trobosan kreatif dengan melaksanakan pengaturan dan penjagaan pada sore hari sehingga masyarakat lebih tertib dalam berlalulintas

Pos Sore yang terletak di sebelah utara Polres Karangasem tepatnya di Pasar Senggol Amlapura ini bertujuan menekan angka pelanggaran dan diharapkan mampu mengurangi angka lakalantas di Wilayah Hukum Polres Karangasem

Seperti yang dilaksanakan Pada Hari Sabtu, 4 April 2026 , pukul 17.00 wita sampai selesai personel Unit Regident di perintahkan untuk melaksanakan pengaturan dan peneguran di Pasar Senggol

Kasat Lantas Polres Karangasem AKP I Gusti Agung Putu Maha Putra, S.H., M.H.yang ditemui di ruang kerjanya mengatakan, “kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan maupun pejalan kaki di jalan Pasar Senggol Amlapura sangat menjadi perhatian kami dari satlantas maka dari itu sudah terpotong personil setiap hari untuk mengatensi arus lalin di seputaran sehingga Pengunjung pasar merasa aman dan nyaman beraktifitas di pasar Ksatrian Amlapura, “ucap Kasat Lantas.”

RIU || Jejak-indonesia.id – Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan turun langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sekodi, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Jumat (3/4/2026), untuk memastikan proses pemadaman berjalan maksimal sekaligus memberikan dukungan moril kepada tim gabungan di lapangan.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda didampingi Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) bidang perlindungan hutan, Prof. Bambang Hero Suharjo, serta Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar.

Kehadiran mereka menjadi simbol kuat bahwa penanganan karhutla di Riau dilakukan secara terpadu, menggabungkan pendekatan operasional dan ilmiah.

Di tengah kondisi lapangan yang masih dipenuhi titik api, Irjen Herry menyapa langsung personel BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, relawan, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA) yang terus berjibaku melakukan pemadaman.

“Kami hadir di sini untuk memberikan motivasi, dukungan moril dan memastikan bahwa upaya pemadaman dilakukan secara maksimal. Ini tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri, tetapi harus kolaboratif melibatkan semua pihak,” ujar Kapolda.

Ia menegaskan bahwa langkah strategis yang saat ini dilakukan adalah menemukan dan memutus titik api sedini mungkin agar kebakaran tidak meluas, terlebih menjelang puncak musim kemarau.

“Lebih baik bekerja keras sekarang sebelum memasuki puncak kemarau, daripada nanti memadamkan dalam kondisi yang jauh lebih besar dan sulit,” tegasnya.

Kapolda juga menekankan bahwa selain pemadaman, aspek penegakan hukum menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla. Sepanjang 2025, Polda Riau telah menangani 74 kasus karhutla dengan jumlah tersangka yang sama.

“Penegakan hukum harus tegas dan berkeadilan. Tidak boleh ada toleransi bagi pelaku pembakaran, baik yang disengaja maupun yang berlindung di balik alasan kelalaian,” jelasnya.

Sebagai langkah pencegahan, Polda Riau bersama stakeholder telah memasang ratusan papan imbauan di wilayah rawan karhutla. Plang tersebut tidak hanya berisi ancaman pidana, tetapi juga larangan pemanfaatan lahan bekas terbakar.

“Kami ingin ada efek jera. Lahan yang sudah terbakar tidak boleh dimanfaatkan kembali, termasuk untuk penanaman sawit. Ini bagian dari upaya moratorium agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.

Sementara itu, Prof. Bambang Hero Suharjo mengingatkan bahwa situasi tahun ini memerlukan kewaspadaan ekstra seiring munculnya sinyal fenomena Super El Nino yang berpotensi memicu kekeringan panjang dan memperparah karhutla.

Ia menjelaskan, Super El Nino ditandai dengan kenaikan suhu permukaan laut hingga 2,7 derajat celsius di atas rata-rata, yang berdampak pada perubahan sirkulasi atmosfer global dan memicu cuaca ekstrem.

“Dengan kondisi 2,7 derajat ini, ini persis seperti kejadian kebakaran 1997–1998, di mana lahan yang terbakar mencapai 10 hingga 11 juta hektare dan menimbulkan korban jiwa hingga ratusan orang,” kata Bambang.

Dalam peninjauan di Bengkalis, ia juga menyoroti kondisi tinggi muka air di kanal yang telah melebihi ambang batas aman, sehingga memperbesar potensi kebakaran.

“Ini harus segera dimitigasi secara komprehensif. Karena ke depan akan semakin kering dan kita akan kekurangan air,” ujarnya.

Bambang menegaskan bahwa kunci utama menghadapi ancaman tersebut adalah langkah preventif dan peringatan dini, sebagaimana juga ditekankan dalam berbagai studi ilmiah terbaru.

Ia turut mengapresiasi pendekatan Green Policing yang dijalankan Polda Riau, khususnya dalam upaya penanaman pohon sebagai bagian dari strategi jangka panjang pengendalian karhutla.

“Penanaman pohon ini bukan sekadar simbolik. Secara scientific, itu adalah cara untuk menekan emisi gas rumah kaca akibat kebakaran. Kalau tidak diimbangi, emisi yang kita lepaskan akan semakin besar,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda kembali menegaskan bahwa penanganan karhutla harus dilakukan secara terintegrasi, tidak hanya dari sisi pemadaman, tetapi juga pencegahan, penegakan hukum, dan pendekatan ekologis.

“Kita bergerak bersama mencari titik api secara strategis, tujuannya agar tidak terjadi rembetan di tempat lain. Ini adalah komitmen bersama lintas sektor untuk melindungi lingkungan dan masyarakat,” pungkas Irjen Herry. []

KLUNGKUNG || Jejak-indonesia.id – Personel Polsubsektor Lembongan melaksanakan pengamanan kegiatan ibadah umat Kristiani dalam rangka Perayaan Jumat Agung Tahun 2026 yang digelar di dua lokasi, yakni BPI GKPB Batu Karang dan PI GPDL Petra, Desa Jungut Batu dan Desa Lembongan, Nusa Penida, Klungkung, (3/4).

Kegiatan pengamanan dilaksanakan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah, sekaligus memastikan seluruh rangkaian Perayaan Paskah di wilayah hukum Polsek Nusa Penida berjalan dengan aman dan kondusif

Dalam pelaksanaannya, pengamanan dipimpin oleh Ps Kapolsubsektor Bripka I Ketut Astrawan, S.H., dengan mengerahkan personel yang ditempatkan di titik-titik strategis, baik di area rumah ibadah maupun di sekitar lingkungan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

Kehadiran personel kepolisian diharapkan mampu memberikan rasa tenang bagi umat yang melaksanakan ibadah, sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan lancar dan khusyuk.

Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, S.H., menyampaikan bahwa pengamanan kegiatan keagamaan merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk selalu hadir dalam setiap kegiatan keagamaan guna memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan penuh kekhidmatan,” ujarnya.

KLUNGKUNG || Jejak-indonesia.id – Personel Polsek Nusa Penida melaksanakan pengamanan kegiatan ibadah umat Kristiani dalam rangka Perayaan Jumat Agung Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Serbaguna Sion Homestay, Desa Klumpu, Nusa Penida, Klungkung, (3/4).

Ibadah yang mengusung tema “Kristus Bangkit Harapan Masih Ada” tersebut diikuti oleh sekitar 30 hingga 40 jemaat yang melaksanakan ibadah dengan penuh khidmat.

Pengamanan dilakukan guna memastikan kegiatan ibadah berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta memberikan rasa nyaman bagi seluruh jemaat yang hadir.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan di sekitar lokasi serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan kondusif.

Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, S.H., menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan keagamaan merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pengamanan pada setiap kegiatan keagamaan agar umat dapat beribadah dengan aman dan khusyuk,” ujarnya.

KLUNGKUNG || Jejak-indonesia.id – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Polres Klungkung melalui Satuan Samapta terus menggencarkan patroli malam dengan metode Blue Light Patrol, (3/4)..

Patroli ini dilaksanakan dengan menyalakan lampu rotator biru sebagai bentuk kehadiran polisi di lapangan sekaligus memberikan efek cegah terhadap potensi tindak kriminalitas di wilayah hukum Polres Klungkung.

Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli antara lain kawasan pertokoan, pasar malam, alun-alun, perkantoran, jalur sepi dengan penerangan terbatas, hingga lingkungan pemukiman warga. Selain itu, personel juga melakukan pemantauan di tempat ibadah untuk memastikan kegiatan masyarakat berjalan dengan aman dan lancar.

Kehadiran personel di titik-titik rawan diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus meminimalisir peluang terjadinya kejahatan, khususnya pada malam hari.

Kasat Samapta Polres Klungkung, AKP I Gusti Lanang Jelantik, S.H, M.H., menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif yang terus ditingkatkan.

“Patroli Blue Light ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan situasi tetap aman dan masyarakat merasa terlindungi,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, mengingat terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif merupakan tanggung jawab bersama.

Dengan intensitas patroli yang terus ditingkatkan, Polres Klungkung berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

error: Content is protected !!