Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Lainya » Halaman 4

Lainya

IMG-20260324-WA0023

Suntikan Semangat di Tengah Arus Lebaran 2026, Kapolda Jabar Beri Tali Asih untuk Petugas

BANDUNG || Jejak-indonesia.id - Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.H., S.I.K., M.H., menunjukkan perhatian khusus terhadap para petugas garda terdepan pengamanan Lebaran 2026. Dalam kunjungan kerjanya di wilayah hukum Polres Bogor, Senin (23/3/2026), Kapolda Jabar menyerahkan tali asih kepada personel gabungan yang bertugas di Pos Polisi Hoegeng Simpang Gadog, Kabupaten Bogor.

Langkah ini merupakan bentuk penghargaan tinggi atas dedikasi tanpa lelah para petugas dalam mengawal kelancaran arus lalu lintas dan pengamanan wisata di salah satu titik paling strategis di Jawa Barat.

Pemberian tali asih ini menyasar personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya. Simpang Gadog sendiri merupakan urat nadi utama menuju kawasan wisata Puncak yang kerap mengalami lonjakan volume kendaraan signifikan, terutama pada masa liburan dan arus balik Idul Fitri 1447 H.

Kehadiran Kapolda di tengah para petugas menjadi suntikan moral yang sangat berarti bagi personel yang telah bersiaga penuh meninggalkan waktu bersama keluarga demi melayani masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolda Jabar yang didampingi oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Bogor menyatakan bahwa pemberian tali asih ini adalah wujud nyata perhatian pimpinan terhadap kesejahteraan dan semangat kerja personel di lapangan. Beliau menekankan bahwa kelancaran arus lalu lintas yang dirasakan masyarakat saat ini merupakan hasil dari kerja keras, kesabaran, dan profesionalisme para petugas yang tidak berhenti mengatur pergerakan kendaraan di bawah cuaca yang tidak menentu.

“Kegiatan ini adalah bentuk penghargaan kami kepada seluruh personel yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Kami sangat mengapresiasi sinergitas yang terjalin erat antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga kondusivitas serta memberikan pelayanan terbaik kepada para pemudik dan wisatawan di wilayah Bogor,” ujar Kapolda Jabar di sela-sela kegiatan.

Sinergitas lintas sektoral yang ditunjukkan di Pos Hoegeng Simpang Gadog ini menjadi model ideal pengamanan terpadu. Dengan adanya dukungan moral dan materiel ini, diharapkan seluruh personel tetap termotivasi dan optimal dalam menjalankan sisa masa operasi pengamanan.

Melalui pelayanan yang humanis dan kehadiran petugas yang sigap, Polda Jabar berkomitmen memastikan masyarakat dapat menikmati sisa masa libur Lebaran dengan aman, nyaman, dan berkesan hingga kembali ke rutinitas masing-masing.

IMG-20260311-WA0085

Menghidupkan Malam Ramadhan, Menjemput Lailatul Qadar

Penulis: Taufiq Tantowi

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id || Ramadhan selalu datang membawa harapan. Ia bukan sekadar bulan menahan lapar dan dahaga, tetapi bulan yang penuh rahmat, ampunan, dan kesempatan bagi setiap Muslim untuk memperbaiki diri. Di bulan suci inilah manusia diajak kembali merenungi perjalanan hidupnya, memperbanyak ibadah, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

Salah satu keistimewaan terbesar Ramadhan adalah hadirnya Lailatul Qadar, malam yang disebut dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Malam penuh kemuliaan yang nilainya jauh melampaui waktu manusia pada umumnya. Setiap doa yang dipanjatkan, setiap sujud yang ditunaikan, dan setiap ayat yang dibaca pada malam itu memiliki nilai pahala yang sangat besar.

Karena itulah, sepuluh malam terakhir Ramadhan menjadi waktu yang sangat istimewa bagi umat Islam. Rasulullah SAW memberikan teladan yang jelas bagaimana beliau menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah. Beliau memperbanyak shalat malam, membaca Al-Qur’an, berdzikir, serta membangunkan keluarganya agar bersama-sama meraih keberkahan Lailatul Qadar.

Namun dalam realitas kehidupan modern saat ini, tidak sedikit orang yang justru kehilangan fokus di penghujung Ramadhan. Kesibukan mempersiapkan hari raya, berbelanja kebutuhan Lebaran, hingga berbagai urusan dunia sering kali membuat sebagian orang lupa bahwa di akhir Ramadhan tersimpan kesempatan luar biasa yang mungkin tidak datang dua kali dalam hidup.

Padahal, Ramadhan sejatinya adalah momentum untuk kembali membersihkan hati dan memperbaiki diri. Berburu Lailatul Qadar bukan hanya tentang mencari malam tertentu, tetapi tentang kesungguhan dalam meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat keimanan. Malam-malam terakhir Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperbanyak doa, memohon ampun atas dosa yang telah lalu, serta berharap kehidupan yang lebih baik di masa depan.

Tidak ada seorang pun yang tahu apakah ia masih akan bertemu Ramadhan di tahun berikutnya. Karena itu, setiap detik di bulan suci ini seharusnya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Sepuluh malam terakhir adalah puncak perjalanan spiritual seorang Muslim dalam Ramadhan.

Pada akhirnya, berburu Lailatul Qadar bukan sekadar tradisi ibadah tahunan, tetapi sebuah upaya sungguh-sungguh untuk meraih ampunan dan keberkahan dari Allah SWT. Semoga kita semua diberi kekuatan untuk menghidupkan malam-malam terakhir Ramadhan dan dipertemukan dengan Lailatul Qadar, malam yang penuh kemuliaan dan ampunan bagi hamba-hamba-Nya. 🤲✨

(tfq)

IMG-20260311-WA0076

Oknum Mengaku dari PT Sang Hyang Seri Tagih Sewa Ruko Tanpa Kwitansi, Penyewa Diminta Transfer ke Rekening Pribadi

Banyuwangi, Jejak-indonesia.id || Sengketa pengelolaan lahan dan bangunan ruko di wilayah Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, menjadi perhatian publik setelah muncul dugaan penarikan pembayaran sewa dari para penyewa oleh sejumlah oknum yang mengaku sebagai pengamanan aset perusahaan.

Kuasa hukum Sri Hartatik dari Kantor Hukum Mahardika & Partners, Supriyadi., S.H., M.H., C.Md., C.MSP, menjelaskan bahwa kliennya merupakan pihak yang mengelola bangunan ruko yang berdiri di atas lahan yang sebelumnya disewa oleh almarhum suami Sri Hartatik dari perusahaan negara yang saat ini berada dalam pengelolaan PT Sang Hyang Seri.

Di atas lahan tersebut keluarga Sri Hartatik telah membangun sejumlah bangunan ruko dengan biaya sendiri yang kemudian disewakan kepada masyarakat untuk kegiatan usaha.

Namun menurut keterangan para penyewa, dalam beberapa waktu terakhir sering datang sekelompok orang ke lokasi ruko untuk meminta pembayaran sewa.

“Menurut keterangan penyewa, mereka biasanya datang secara beramai-ramai sekitar lima hingga enam orang dengan postur badan besar. Mereka kemudian meminta para penyewa untuk melakukan pembayaran sewa ruko,” ujar Supriyadi.

Para penyewa mengaku merasa takut karena kedatangan rombongan tersebut sehingga akhirnya melakukan pembayaran kepada pihak yang datang tersebut.

Para penyewa juga mengaku bahwa pihak yang datang tidak memberikan kwitansi atau tanda terima resmi atas pembayaran yang dilakukan.

Sebaliknya, para penyewa hanya diminta melakukan pembayaran melalui transfer ke rekening pribadi atas nama Joko Suharmanto dan Imam Nahrowi dengan keterangan pembayaran sewa ruko.

Dalam bukti transaksi yang dimiliki pihak pemilik bangunan, tercatat pembayaran sebesar Rp5 juta kepada rekening Joko Suharmanto serta pembayaran Rp10 juta kepada rekening Imam Nahrowi dengan keterangan pelunasan sewa ruko.

Selain itu, dalam proses mediasi yang sempat berlangsung antara para pihak, seseorang bernama Imam Nahrowi juga ikut hadir dan sempat menyampaikan dirinya sebagai bagian dari pihak perusahaan.

Namun menurut kuasa hukum Sri Hartatik, ketika diminta menunjukkan legalitas maupun kedudukan resminya dalam perusahaan, yang bersangkutan tidak dapat menunjukkan dokumen atau surat tugas yang sah.

“Dalam forum mediasi yang bersangkutan sempat terlibat dalam diskusi bahkan sempat terjadi perdebatan. Namun ketika diminta menunjukkan dasar legalitasnya dalam perusahaan, yang bersangkutan tidak dapat menunjukkannya,” ujar Supriyadi.

Berdasarkan informasi yang kemudian diperoleh, Imam Nahrowi disebut bukan merupakan karyawan resmi perusahaan.

Di sisi lain, pihak yang mengaku dari manajemen perusahaan juga menyampaikan bahwa Sri Hartatik tidak memperpanjang kontrak lahan.

Namun pernyataan tersebut dipertanyakan oleh pihak kuasa hukum karena kliennya memiliki bukti pembayaran uang muka sewa lahan sebesar Rp50 juta pada tahun 2024 yang tercatat dalam kwitansi resmi perusahaan.

“Hal ini menimbulkan pertanyaan logis. Jika klien kami telah melakukan pembayaran uang muka sewa lahan pada tahun 2024, mengapa kontrak lama tahun 2014 kembali dijadikan dasar penagihan kepada para penyewa,” kata Supriyadi.

Kuasa hukum Sri Hartatik juga menunjukkan bukti komunikasi melalui pesan WhatsApp dengan pihak yang mengaku dari manajemen perusahaan sebelum somasi dilayangkan.

Dalam percakapan tersebut terlihat bahwa kuasa hukum telah memperkenalkan diri sebagai pengacara Sri Hartatik serta meminta koordinasi dengan pihak perusahaan.

Bahkan dalam pesan tersebut pihak yang dihubungi mengakui telah menerima somasi yang dikirimkan oleh kuasa hukum.

“Artinya sebelum langkah hukum diambil, kami telah mencoba melakukan komunikasi dan koordinasi terlebih dahulu,” jelas Supriyadi.

Atas peristiwa tersebut pihak kuasa hukum menyatakan telah menyiapkan langkah hukum untuk meminta klarifikasi resmi dari pihak perusahaan serta menelusuri dugaan penarikan pembayaran oleh oknum yang mengaku mewakili perusahaan.

Kasus ini pun menimbulkan perhatian masyarakat terkait mekanisme penarikan pembayaran sewa serta kewenangan pihak yang menerima pembayaran dari para penyewa ruko tersebut. (Red)

IMG-20260224-WA0024

Hadir di Banyuwangi, KEDAI KOPI SEDARAH Cocok Menjadi Tempat Nongkrong dan Bukber Bersama di Bulan Puasa 

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id ||  24 Februari 2026, Keliling kota Banyuwangi sore-sore mencari lokasi Bukber di lukan puasa memang suka bawa kejutan.

Salah satunya penemuan baru ini, Angkringan "KEDAI KOPI SEDARAH"

Terletak di Jl. Trunojoyo, Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi. Barat KPU Pertigaan ke Selatan arah SMPN 2 Banyuwangi.

Buka setiap hari dari pukul 07.00 – hingga habis

Ini langsung mencuri perhatian.

Karena suasananya Nyaman dan Bisa menikmati Lagu-lagu yang kita inginkan, bisa karaoke bersama keluarga, teman kuliah, dan lain-lain

Buat warga sekitar Banyuwangi Kedai Kopi Sedarah hadir dengan konsep sederhana, khas, dan tetap merakyat.

Menu yang disajikan pun otentik angkringan.

Mulai dari Minuman dingin:

Es Soda Gembira

Es Josua

Es Susu Vanilla

Es Susu Coklat

Es Milo

Es Pop ice All varian

Es Nutrisari Allvarian

Es Tea

Es Coffee

Es Jeruk

Es Juzz Buah

Es milkshake Taro

Es milkshake Vanilla

Es milkshake coklat

Es milkshake thai tea

Es milkshake Avocado

Es milkshake Bubblegum

Es milkshake strawberry.

Dll.

Minuman Hot/Hangat

STMJ

Susu Vanila panas

Susu Coklat panas

Milo Panas

Kopi hitam

Kopi Susu

White coffee

Energen All varian

Wedang Jahe

Wedang Jeruk

Teh Manis Panas

Makanan:

Nasi Bungkus

Indomie Goreng

Indomie Kuah

Pisang bakar

Roti Bakar

Pentol Bakar

Sate Ati ampela

Sate usus

Sate Telur puyuh

Pentol Bakar

Tahu Walik

Tahu Kocek

Pisang Goreng

Sawi Goreng

Sawi krispy

Nugget

Sossis

Semuanya dengan harga super terjangkau.

 

Tapi jangan khawatir, masih banyak pilihan lain yang nggak kalah menggoda.

Dari sisi tempat, Kedai Kopi Sedarah punya seating area yang cukup luas dan nyaman.

Bahkan cocok banget buat gathering, nongkrong bareng, atau sekadar ngobrol santai.

Tempatnya juga strategis, mudah dijangkau dari pusat kota atau kampus sekitar.

Buat kamu pencinta kuliner malam.

Dan cari tempat yang vibesnya hangat tapi tetap bersahabat di kantong.

Kedai Kopi Sedarah! jelas wajib dicoba.

(RED)

AddText_02-18-02.44.10

SEGENAP PIMPINAN dan ANGGOTA DPRD KOTA PASURUAN beserta seluruh jajaran sekretariat dan staf mengucapkan:

Jejak-indonesia.id || Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 Hijriah / 2026 Masehi

Semoga bulan suci Ramadhan ini menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, membersihkan hati, serta menumbuhkan kejujuran, keadilan, dan kepedulian sosial dalam setiap pengabdian kepada masyarakat.

Semoga setiap amal ibadah yang kita tunaikan diterima oleh Allah SWT, dan Ramadhan ini menghadirkan keberkahan, kedamaian, serta semangat baru dalam membangun Kota Pasuruan yang lebih adil, sejahtera, dan bermartabat.

Marhaban Ya Ramadhan.
Semoga kita semua diberi kekuatan untuk menjalani ibadah dengan penuh keikhlasan dan ketakwaan.

error: Content is protected !!