Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Lainya » Halaman 3

Lainya

IMG-20260607-WA0090

Jelang Lomba Nasional, RBK Arena Gelar Kontes Burung Kicau Scala Lokal sebagai Ajang Pemanasan

ALAS MALANG || Jejak-indonesia.id – Menjelang pelaksanaan lomba resmi yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Mei 2026 mendatang, Rumah Budaya Kebo-keboan (RBK) Arena menggelar kontes burung kicau bertajuk Scala Lokal. Acara tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 6 Juni 2026, dan berpusat di lokasi RBK Arena, Desa Alas Malang, Kecamatan Singojuruh.

Kegiatan ini disiapkan sebagai wadah latihan dan ajang silaturahmi bagi para penghobi burung kicau di wilayah tersebut. Menurut H. Irwan, salah satu penggiat di lingkungan RBK Arena, kegiatan ini memiliki makna ganda. Selain bertujuan menjaga kelestarian alam dan populasi burung, kontes ini juga menjadi sarana pemanasan yang sangat penting menjelang lomba utama bertaraf Nasional pada tanggal 21 mendatang.

“Lomba burung kicau RBK Arena Cup ini kami adakan agar para peserta dan burung-burung kesayangannya lebih siap dan matang. Nanti pada acara puncak tanggal 21, persaingan akan lebih ketat karena bertaraf Nasional. Kami juga telah menyiapkan trofi bergengsi serta hadiah-hadiah mewah bagi para pemenang nanti,” ujar H. Irawan.

Dalam kontes Scala Lokal kali ini, panitia menyediakan beragam kategori perlombaan yang mencakup berbagai jenis burung populer di kalangan kicau mania. Adapun kategori yang dipertandingkan meliputi:

- Murai RBK
- Ijo RBK
- Kenari
- Murai BURSA
- Ijo BINTANG
- Murai Eksekutif
- Ijo Eksekutif
- Murai Favorit
- Ijo Favorit

Antusiasme peserta terlihat cukup tinggi, mengingat kegiatan ini menjadi tolak ukur persiapan sekaligus ajang unjuk kemampuan sebelum bersaing di tingkat yang lebih tinggi nanti. Kehadiran kegiatan ini juga semakin mengukuhkan peran RBK Arena sebagai pusat kegiatan budaya dan hobi yang terus mendukung pelestarian satwa sekaligus memajukan dunia kicauan di daerah tersebut.(Inv81)

IMG-20260602-WA0066

Polda Banten Terima Kunjungan Puslitbang Polri, Teliti Pemberantasan Korupsi dan Tinjau SPPG MBG

SERANG || Jejak-indonesia.id – Polda Banten menerima kunjungan Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri dalam rangka pelaksanaan penelitian strategis terkait optimalisasi pemberantasan tindak pidana korupsi di kewilayahan serta optimalisasi peran Polri dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pada Selasa (02/06).

Kegiatan penelitian yang berlangsung selama empat hari, mulai 2 hingga 5 Juni 2026 tersebut dipimpin oleh Ketua Tim Kombes Pol Ida Bagus Made, S.I.K., M.M., didampingi narasumber dari BRIN Bintang Dwitya Cahyono, S.E., M.SE., Sekretaris Tim Kompol Wibowo Saputra, S.Pd., S.I.K., serta anggota tim lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Puslitbang Polri melalui Ketua Tim Kombes Pol Ida Bagus Made menyampaikan apresiasi atas penerimaan dan sambutan hangat yang diberikan oleh jajaran Polda Banten terhadap pelaksanaan kegiatan penelitian tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih atas penerimaan dan sambutan yang hangat dari jajaran Polda Banten. Kami berharap kegiatan penelitian ini dapat terlaksana dengan lancar dan memberikan manfaat bagi kita semua serta menjadi bahan evaluasi dan perbaikan bagi institusi Polri ke depan," ujar Kombes Pol Ida Bagus Made.

Kombes Pol Ida Bagus Made menjelaskan bahwa penelitian yang dilaksanakan kali ini berbeda dari biasanya karena mengangkat dua tema sekaligus. Tema pertama yakni Optimalisasi Pelaksanaan Fungsi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di Kewilayahan Ditinjau dari Aspek Sumber Daya, Mindset Personel dan Kelembagaan. Penelitian tersebut merupakan tindak lanjut atas kebutuhan Kortastipidkor Polri dalam menghadapi berbagai tantangan pelaksanaan tugas di kewilayahan.

"Masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi, antara lain keterbatasan jumlah personel dan kompetensi yang belum merata, pola pikir yang masih lebih berorientasi pada penindakan dibandingkan pencegahan, serta belum adanya struktur kelembagaan Kortastipidkor di tingkat Polda yang menyebabkan koordinasi dan jangkauan kerja belum optimal," jelasnya.

Selain itu, penelitian kedua mengangkat tema Optimalisasi Peran Polri dalam Mendukung Program Makan Bergizi Gratis guna Aksi Pemenuhan Gizi Penerima Manfaat dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, penelitian tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai area yang perlu ditingkatkan sekaligus mengembangkan solusi inovatif guna mendukung efektivitas dan efisiensi pelaksanaan program pemenuhan gizi di bawah naungan Polri.

"Penelitian ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja SPPG di bawah naungan Polri dalam mendukung program pemerintah terkait Makan Bergizi Gratis. Harapannya, hasil penelitian ini dapat membantu mewujudkan tujuan besar Indonesia Emas 2045," tambahnya.

Sementara itu, Kapolda Banten diwakili oleh Kabagbinkar Biro SDM Polda Banten AKBP Oky menyambut baik pelaksanaan penelitian tersebut dan menegaskan komitmen Polda Banten untuk mendukung penuh kegiatan yang dilaksanakan oleh Puslitbang Polri.

"Polda Banten siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan penelitian ini. Kami berharap hasil penelitian dapat menghasilkan rekomendasi yang konstruktif dan aplikatif guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas Polri, baik dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi maupun dalam mendukung program-program strategis pemerintah," ujarnya.

Oky juga menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh responden dalam memberikan data, informasi, dan masukan yang objektif sehingga hasil penelitian benar-benar menggambarkan kondisi riil di llapangan. Pada kesempatan tersebut, Kepala Puslitbang Polri turut mengajak seluruh responden di lingkungan Polda Banten untuk memberikan jawaban dan pendapat secara jujur, terbuka, dan konstruktif.

Menurutnya, setiap masukan yang diberikan akan menjadi bahan utama dalam penyusunan rekomendasi yang nantinya disampaikan kepada pimpinan Polri.

"Melalui penelitian ini kami berharap dapat memperoleh gambaran yang komprehensif sesuai kondisi riil di lapangan, sehingga dapat melahirkan rekomendasi yang menjadi acuan bagi pimpinan Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja Polri, serta memberikan kontribusi nyata dalam pemberantasan korupsi dan mendukung program Makan Bergizi Gratis," tutup Kombes Pol Ida Bagus Made.

Usai kegiatan penerimaan tim penelitian, Tim Puslitbang Polri melaksanakan pengecekan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Polda Banten. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penelitian lapangan guna memverifikasi kesiapan operasional, efektivitas pelaksanaan program, serta kualitas layanan pemenuhan gizi yang diberikan kepada para penerima manfaat.

"Pengecekan SPPG ini merupakan bagian penting dari penelitian yang kami laksanakan. Kami ingin memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai standar, mulai dari aspek operasional, keamanan pangan, kualitas gizi, hingga tata kelola administrasi. Hasil penelitian ini nantinya akan menjadi bahan rekomendasi strategis bagi pimpinan Polri dalam mendukung keberhasilan program nasional Makan Bergizi Gratis," ujar Kombes Pol Ida Bagus Made.

Dalam peninjauan tersebut, tim melakukan verifikasi terhadap standar keamanan pangan (food safety), kelayakan fasilitas dapur, kualitas makanan yang diproduksi, serta kelengkapan dokumen pendukung seperti sertifikat laik higienis, sertifikat halal, dan hasil uji laboratorium air. Selain itu, tim juga melaksanakan supervisi, wawancara, serta pengisian kuesioner kepada pengelola SPPG guna memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kesiapan operasional dan berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan.

(Bidhumas).

IMG-20260512-WA0088

Polda Babel Limpahkan Tersangka Pemilik Truk Berisi Jutaan Batang Rokok Ilegal Ke Kejari Belitung

BABEL || Jejak-indonesia.id - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bangka Belitung melakukan pelimpahan tahap II perkara tindak pidana rokok ilegal di Belitung dengan tersangka MR alias Ro (43).

Pelimpahan tahap II dilakukan setelah berkas dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Babel dan Kejaksaan Negeri Belitung.

Terkait pelimpahan tahap II perkara rokok ilegal itu turut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Agus Sugiyarso, Selasa (12/5/26) malam.

"MR alias Ro ini dilakukan penahanan di Mapolda pada Rabu 4 Maret 2026 lalu. Hari ini Selasa 12 Mei 2026, sudah dilimpahkan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21 oleh JPU Kejati Babel dan Kejari Belitung,"kata Agus di Mapolda.

Agus menyebutkan, penyidik Subdit I Indagsi kini telah menyerahkan tersangka MR alias Ro termasuk sejumlah barang bukti dalam perkara tersebut ke Kejaksaan Negeri Belitung.

Dirinya juga menambahkan, upaya ini sebagai wujud komitmen Kapolda Babel Irjen Viktor Sihombing dalam menindak tegas aktivitas ilegal yang merugikan negara.

"Ini semua adalah bagian dari proses hukum yang sedang berjalan. Harapannya ini segera diproses sampai tahap persidangan sehingga tersangka ini bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,"tegasnya.

Sebagaimana diketahui, penyidik Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Babel resmi menetapkan MR alias Ro sebagai tersangka dalam perkara rokok ilegal di Belitung.

Warga Pangkallalang Tanjung Pandan Belitung ini diketahui merupakan pemilik dari 1 unit truk yang berisi jutaan batang rokok ilegal yang diamankan oleh Satrekrim Polres Belitung pada pertengahan Februari lalu

Penetapan tersangka MR alias Ro ini sendiri dilakukan setelah penyidik Subdit I Indagsi memanggil dan memeriksa para saksi di Mapolres Belitung.

IMG-20260331-WA0045

INTELKAM POLRES BANGLI LAKUKAN MONITORING HARGA DAN KETERSEDIAAN SEMBAKO, PASAR KAYUAMBUA TERPANTAU STABIL

BANGLI || Jejak-indonesia.id - Selasa 31 Maret 2026. Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat serta memastikan ketersediaan bahan pokok, Unit Intelkam Polres Bangli melaksanakan kegiatan pemantauan dan monitoring harga sembako di Pasar Kayuambua.

Kegiatan yang berlangsung pada pukul 07.00 hingga 08.40 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Intelkam IPDA I Gde Putra Sentana bersama anggota, bertempat di Pasar Kayuambua, Desa Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pengamanan tertutup (pamtup) sekaligus pengecekan langsung terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah toko dan lapak pedagang. Monitoring ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya lonjakan harga, kelangkaan barang, maupun potensi gangguan distribusi.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi harga sembako di Pasar Kayuambua secara umum masih dalam keadaan stabil. Hal ini mencakup komoditas dari sektor pertanian, peternakan, hingga perindustrian yang tidak mengalami kenaikan signifikan.
Selain itu, stok bahan pokok terpantau masih mencukupi, dengan distribusi yang berjalan lancar. Daya beli masyarakat serta aktivitas pengunjung pasar juga berada dalam kondisi normal tanpa adanya gejolak yang berarti.

Melalui kegiatan ini, diharapkan situasi kamtibmas tetap kondusif serta kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. Unit Intelkam Polres Bangli akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan sembako tetap terjaga

IMG-20260325-WA0032

Wabup Banyuwangi Imbau Pemudik Manfaatkan WFA, Arus Balik Ketapang Mulai Meningkat

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengimbau para pemudik yang akan kembali ke Pulau Bali agar mengatur waktu perjalanan secara bijak guna menghindari kepadatan arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ketapang.

Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, menyarankan masyarakat memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang telah diberlakukan pemerintah sebagai alternatif untuk menghindari puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada 26 hingga 29 Maret 2026.

“Pemudik bisa menggeser jadwal perjalanan lebih awal atau memilih waktu di luar periode puncak. Kebijakan WFA ini sangat membantu untuk fleksibilitas waktu,” ujarnya, Selasa. (24/03/2026)

Ia juga mengingatkan pentingnya pemudik untuk terus memantau perkembangan informasi lalu lintas penyeberangan agar perjalanan tetap nyaman dan terhindar dari antrean panjang di lintas Ketapang–Gilimanuk.

Menurut Mujiono, pergerakan arus balik pada H+3 Lebaran mulai menunjukkan peningkatan. Kawasan Pelabuhan Ketapang terpantau semakin padat, terutama oleh kendaraan roda dua yang mendominasi penyeberangan menuju Bali.

Sementara itu, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang, Arief Eko, memastikan seluruh kesiapan operasional telah dioptimalkan untuk mengantisipasi lonjakan pengguna jasa.

“Kami terus mempercepat proses bongkar muat kapal serta mengatur arus kendaraan di buffer zone agar tetap terkendali. Koordinasi dengan seluruh pihak terkait juga diperkuat,” katanya.

Ia menegaskan bahwa skema operasional, termasuk langkah darurat, telah disiapkan guna menjaga kelancaran penyeberangan dalam berbagai kondisi di lapangan.

Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran, jumlah penumpang yang menyeberang dari Ketapang ke Gilimanuk pada H+2 Lebaran mencapai 38.212 orang, meningkat tipis dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 37.943 orang. Selama periode tersebut, tercatat 177 trip pelayaran yang beroperasi.

Untuk kendaraan, sepeda motor mengalami lonjakan signifikan hingga 6.534 unit atau naik 34,2 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara kendaraan roda empat tercatat 4.290 unit, mengalami penurunan 12,9 persen.

Adapun kendaraan logistik seperti truk mencapai 464 unit atau naik 30 persen, sedangkan bus tercatat 283 unit. Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang mencapai 11.571 unit, meningkat 10,5 persen dibandingkan tahun lalu.

Pantauan di lapangan pada Selasa malam menunjukkan arus balik tetap berjalan lancar meskipun volume kendaraan terus bertambah. Sepeda motor masih menjadi moda transportasi yang paling dominan, disusul kendaraan pribadi.

Pemerintah daerah bersama operator penyeberangan berharap, dengan pengaturan waktu perjalanan dan kesiapan operasional yang matang, arus balik Lebaran tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan terkendali.

error: Content is protected !!