Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Redaksi

Polda Jatim Dalami Dugaan Kasus Pencabulan di Ponpes Bangkalan

BANGKALAN || jejakindoneaia.id - Dugaan kasus pencabulan yang melibatkan seorang pengajar salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) di Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, memasuki tahap penyelidikan serius oleh pihak kepolisian.

Terduga pelaku berinisial U, diduga melakukan tindakan asusila terhadap sejumlah santri.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan adanya proses penanganan kasus tersebut.

Ia memastikan bahwa penyidik tengah memanggil saksi-saksi untuk dimintai keterangan sebagai bagian dari pengungkapan kasus.

“Hari ini dijadwalkan pemeriksaan sebagai saksi. Tidak menutup kemungkinan jika yang bersangkutan cukup bukti, bisa ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, Rabu (10/12/2025).

Menurutnya, tim penyidik bekerja secara profesional dan berhati-hati, mengingat perkara ini melibatkan anak-anak di bawah umur serta institusi pendidikan berbasis pesantren.

Polda Jatim juga memastikan pendampingan psikologis bagi para korban untuk mengurangi trauma selama proses pemeriksaan.

Lebih lanjut, Polda Jatim menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan perkembangan selanjutnya akan disampaikan setelah pemeriksaan lanjutan terhadap pihak-pihak terkait. (*)

Persewangi Banyuwangi Siap Tampil di Liga 4 Kapal Api PSSI Jatim 2025/2026, Targetkan Juara Grup K

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Persewangi Banyuwangi menyatakan kesiapan penuh menghadapi kompetisi Liga 4 Kapal Api PSSI Jawa Timur (Jatim) 2025/2026. Pada musim ini, Persewangi tergabung dalam Grup K dan akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertandingan yang digelar pada 11–15 Desember 2025 di Stadion Diponegoro Banyuwangi.

Pertandingan pembuka Persewangi akan berlangsung pada Kamis, 11 Desember 2025 pukul 15.00 WIB, menghadapi PSSS Situbondo.

Chief Operating Officer (COO) Persewangi Banyuwangi, M. Syarief Hidayatullah, memastikan tim datang dengan persiapan matang untuk mengamankan posisi puncak Grup K.

> “Kami membawa 27 pemain, dengan 11 pemain berasal dari Banyuwangi dan sisanya dari berbagai daerah seperti Papua dan Pekanbaru. Target kami jelas: juara grup dan melangkah ke babak berikutnya,” ujarnya dalam konferensi pers, Senin (9/12/2025).

Dibawah Komando Pelatih Francis Reynald Wewengkang

Untuk musim 2025/2026, Persewangi diperkuat jajaran pelatih baru yang dinilai mampu membawa perubahan positif. Pelatih kepala Francis Reynald Wewengkang, yang bergabung sejak Oktober 2025, akan memimpin strategi di lapangan.

Ia didampingi:

Joice Sorongan sebagai pelatih kiper

Rahmad Darmawan sebagai penasihat teknis

Kombinasi pelatih muda dan berpengalaman ini diharapkan menjadi fondasi kuat permainan Persewangi.

*Jadwal Pertandingan Grup K Liga 4 Kapal Api PSSI Jatim 2025/2026*

Seluruh laga Grup K akan digelar di Stadion Diponegoro Banyuwangi dengan dua jadwal pertandingan per hari, pukul 13.00 WIB dan 15.00 WIB.

Berikut jadwal pertandingan Persewangi:

Laga 1 – Kamis, 11 Desember 2025 – 15.00 WIB

Persewangi vs PSSS Situbondo
(Stadion Diponegoro Banyuwangi)

Laga 2 – Sabtu, 13 Desember 2025 – 15.00 WIB

Persewangi vs Persebo 1964 Bondowoso
(Stadion Bondowoso)

Laga 3 – Senin, 15 Desember 2025 – 15.00 WIB

Persewangi vs Mitra Surabaya
(Stadion Diponegoro Banyuwangi)

Dengan keuntungan bermain di kandang untuk dua pertandingan dan dukungan penuh suporter setia, Persewangi menaruh harapan tinggi untuk mencatatkan hasil terbaik.

Tim berharap momentum bermain di Stadion Diponegoro dapat menjadi energi tambahan untuk meraih poin maksimal. (ydh)

Pelayanan Kesehatan Gratis Satgas Yonif 521/DY Pengobatan ke Masyarakat di Distrik Kelila

Distrik Kelila || jejakindonesia - Personil Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 521/DY Pos Kelila melaksanakan memeriksa kesehatan warga yang sedang sakit secara gratis di Distrik Kelila, Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan (10/12/2025).

Sebagai bentuk kepedulian Personil Pos Kelila kepada masyarakat Distrik Kelila Prajurit Satgas pamtas Kewilayahan Yonif 521/DY bergerak cepat melaksanakan memeriksa kesehatan terhadap masyarakat di Distrik Kelila yang sangat membutuhkan.

Sementara Danpos Kelila Letda Inf Imam Akbar Amrullah S.Tr.Han mengatakan " Kegiatan ini adalah bagian dari rasa kemanusiaan, upaya untuk meningkatkan kualitas kesehatan warga Distrik Kelila serta sebagai upaya sarana pendekatan kepada warga agar lebih akrab dengan masyarakat."

Sedangkan Ibu Bidan Ferli di saat mendampingi keluarga yang sedang sakit menyampaikan sangat banyak terimakasih kepada Tim Kesehatan Satgas Yonif 521/DY yang sudah terlibat membantu memeriksa kesehatan dan memberikan obat obatan dan makanan ringan secara gratis.

Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata,S.E,M.I.P,
Fokus utama program ini adalah peningkatan kesadaran kesehatan, deteksi dini penyakit, termasuk penyakit endemik seperti malaria, serta menjangkau mereka yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan.

Kegiatan ini sebagai bentuk perhatian pelayanan Kesehatan yang dilakukan oleh Personil Tim Kesehatan Satgas Yonif 521/DY untuk membantu kesulitan masyarakat yang mempunyai keluhan kesehatan serta untuk meningkatnya hubungan yang baik dengan masyarakat di wilayah penugasan yang lebih baik.

*Prajurit Macan Kumbang Berhasil (Yonif 521/DY)*

Mulai 21 Desember, Bandara Banyuwangi Layani Penerbangan Langsung ke Lombok

BANYUWANGI || jejakindonesia – Konektivitas menuju Banyuwangi kini semakin bertambah. Mulai 21 Desember 2025 mendatang, Lion Air Group melalui maskapai Wings Air membuka rute baru Lombok – Banyuwangi pulang pergi (PP).

Rute ini dijadwalkan beroperasi empat kali dalam sepekan, memberikan pilihan perjalanan tambahan bagi masyarakat dan wisatawan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut baik pembukaan rute tersebut. Ia mengapresiasi maskapai Wings Air yang kembali menghadirkan konektivitas baru untuk Banyuwangi.

“Ini kabar baik untuk Banyuwangi. Kehadiran rute baru ini akan mendorong perekonomian dan pariwisata daerah. Terlebih sebentar lagi mau libur akhir tahun,” ujar Ipuk, Rabu (10/12/2025).

Ipuk mengatakan, penerbangan rute ini akan memperluas akses bagi pelaku bisnis, wisatawan, dan masyarakat yang membutuhkan perjalanan lebih cepat dan efisien dari Lombok menuju Banyuwangi dan sebaliknya.

Saat ini Bandara Banyuwangi telah melayani rute Jakarta setiap hari, serta rute Surabaya empat kali dalam sepekan, yakni Rabu, Kamis, Jumat, dan Minggu.

“Dengan tambahan rute Lombok-Banyuwangi, pilihan menuju Banyuwangi semakin beragam,” lanjut Ipuk.

Adapun jadwal penerbangan Lombok-Banyuwangi beroperasi pada Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Pesawat berangkat dari Lombok pukul 12.30 WITA dan tiba di Banyuwangi pukul 12.30 WIB. Dari Banyuwangi, pesawat lepas landas pukul 12.55 WIB dan tiba di Lombok pukul 14.25 WITA.

Selain itu, Wings Air juga menambah jadwal penerbangan Surabaya – Banyuwangi pp setiap hari. Dengan jadwal Banyuwangi – Surabaya pukul 07.00 WIB dan Surabaya – Banyuwangi pukul 15.25 WIB.

General Manager Bandara Banyuwangi, Mohamad Holik Muardi, membenarkan penambahan rute tersebut. Ia menyebut bandara telah menerima surat dari maskapai Wings Air terkait operasional penerbangan baru.

“Penerbangan perdana ke Lombok dimulai 21 Desember,” ujar Holik.

Alasan penambahan rute ini, imbuhnya, karena Banyuwangi dan Lombok secara geografis memiliki beragam destinasi yang banyak diminati wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Semoga penambahan rute Banyuwangi-Lombok ini berdampak positif pada peningkatan trafik,” harapnya. (*)

Babuk 300 Liter Ditindak Lanjuti Oleh Polda Sulut, Tangki Dengan Kendaraan Milik Dari Mafia BBM Frenli dan Haji Nur Hilang Tanpa Arah

MANADO || jejakindonesia.id - Pada tahun 2024 yang lalu Polda Sulut berhasil menindaklanjuti Gudang penimbunan solar ilegal yang berada di Desa Koka, Kecamatan Tombulu, Minahasa dan Beberapa kendaraan milik dari mafia BBM FRENLY Rompas.

Dari penindakan tersebut, Polisi berhasil mengamankan barang bukti 15.000 liter solar. perinciannya, 5 ribu di Tandon yang terdapat dalam gudang, 2 ribu dalam tandon yang sudah termuat dalam mobil Box 8 ribu liter berada dalam Mobil Tangki Industri milik PT Sri karya Lintas Sindo (Sri karya Sukses Group). Sementara sebanyak 8 unit kenderaan roda 4 (R4) ikut diamankan.

Setelah berjalannya waktu awak media mendapatkan informasi dari video yang sempat viral dari salah satu Oknum mafia BBM berinisial RS alias Riko Soleman, bahwa Babuk yang pernah di tangkap oleh Polda Sulut sudah tidak terlihat lagi di halaman kediaman Mapolda.

Menurut keterangan isi dalam video yang viral di medsos, bahwa Riko Soleman di panggil oleh Anggota Tipiter Polda untuk melakukan penyerahan berkas kepada kejaksaan dan penyerahan tersangka dikarenakan kasus tersebut kemungkinan masuk di tahap kedua.

Riko Soleman juga meminta kepada rekan-rekan wartawan agar supaya mengawal kasus yang menimpa dirinya. Dikarenakan tidak ada keadilan bagi saya.

"Mengapa??? Krna barang bukti saya hanya 300 Liter dan berkas saya di tindak lanjuti oleh Polda Sulut ke kejaksaan. Akan tetapi mengapa Babuk dari Oknum Owner Haji Nur pemilik PT SKS Sri Karya Lintasindo di lepas oleh anak buah Kapolda dan ada Oknum-oknum tertentu yang melepas, bukan hanya itu juga ada 8 KL dan beberapa unit kendaraan yang parkir di depan ruangan tahanan milik dari Oknum mafia BBM Frenli Rompas juga di lepas oleh pihak Polda".

Riko juga mendapatkan informasi bahwa kopensansi yang Haji Nur berikan kurang lebih 600 juta kalau mafia Frenli Rompas saya tidak mendapatkan informasi dan saya juga berharap kepada Gubernur YSK bisa monitor kasus ini. Kenapa kendaraan mereka di lepas padahal kedua mafia tersebut sangat terbilang besar sedangkan saya hanya 300 Liter di proses lanjut.

Setelah melihat video yang viral di medsos awak media mencoba mengkonfirmasi kepada pihak Polda Sulut akan tetapi sampai ini belum juga memberikan keterangan secara resmi mengenai Babuk yang di lepas oleh Polda.

Menanggapi viralnya vidio dari Riko Soleman ketua PPWI Sulut Hendra Tololiu, bahwa Tim Tipiter Polda Sulut Kompol Rio Gumara dan (Dirreskrimsus) Polda Sulut, Kombes Pol FX Winardi Prabowo, menjadi sorotan publik, dikarenakan Babuk yang seharusnya tidak bisa di lepas entah kenapa bisa di lepas begitu saja, apakah Hukum di Negara ini bisa di beli???.Ujar Ketua PPWI Sulut

"Saya menunggu tindakan tegas dari Propam Polda Sulut, terhadap Oknum-oknum yang terlibat dalam lepasnya barang bukti (Babuk) tersebut". Ucap Ketua PPWI Sulut dengan nada geram

Ketua PPWI Sulut juga menegaskan bagi Seluruh Aparat pegang hukum (APH) yang ada di Manado ,Minut dan Bitung , hentikan (STOP). Praktik Tangkap Lepas Babuk Tanpa Ada Dasar Proses Hukum yang Sah ini perintah tegas dari Presiden Prabowo, Kapolri dan Panglima TNI

"Ini Negara Hukum Jadi Barang Yang sudah di tangkap Harus Di Perjelaskan Ke Publik, jangan hanya diam atau bisu setelah mendapatkan upeti dari semua hasil lepasnya Babuk tersebut".

Ketua PPWI Sulut juga minta Presiden RI, Jendral Kepolisian dan Kapolda Sulut agar segera tindakan terhadap Oknum-oknum Polisi yang sudah melanggar kode etik dan sudah merusak citra Polri. Tegas Ketua PPWI Sulut

 

Tim**