Doa dan Shalawat HUT Bhayangkara ke-80 di Banyuwangi, Ketum FRN: Nama dan Amanah Dipertaruhkan Demi Kesuksesan Acara
BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Menjelang pelaksanaan acara Doa dan Shalawat dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang akan digelar di Banyuwangi, Jawa Timur, pada Minggu (28/6), Ketua Umum PW-FRN, Agus Flores, menegaskan bahwa kesuksesan kegiatan tersebut menjadi tanggung jawab besar yang harus dijaga dengan penuh kesungguhan.
Menurut Agus Flores yang memiliki nama lengkap R. Mas MH Agus Rugiarto, S.H., M.H., penyelenggaraan acara tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan amanah yang diberikan oleh sejumlah pejabat tinggi Polri yang menaruh kepercayaan terhadap pelaksanaan kegiatan di Banyuwangi.
“Ini amanah terbesar yang diberikan beberapa jenderal kepada kami. Karena itu, nama baik organisasi dan kepercayaan yang telah diberikan harus dijaga dengan sebaik-baiknya agar acara berjalan sukses,” ujar Agus Flores, Kamis (25/6).
Ia menyebutkan, dukungan dan kepercayaan tersebut datang dari sejumlah petinggi Polri, di antaranya Kakorlantas Polri, Kapolda Kalimantan Barat, Kapolda Kalimantan Tengah, serta Dirlantas Korlantas Polri.
Agus menegaskan seluruh panitia dan relawan yang terlibat telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan acara berlangsung aman, tertib, dan khidmat. Kegiatan doa dan shalawat ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Polri, ulama, tokoh masyarakat, serta masyarakat luas dalam semangat kebersamaan dan persatuan.
Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menjadi sarana memanjatkan doa bersama demi keamanan, ketertiban, dan kemajuan bangsa.
“Kepercayaan yang diberikan para jenderal kepada kami harus dibuktikan dengan kerja nyata. InsyaAllah seluruh panitia akan bekerja maksimal agar acara ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
