Nurul Amin: Diam Bukan Berarti Lemah, Laskar Sakera Tetap Mengawal dan Mengawasi Situasi Banyuwangi

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Ketua Ormas Laskar Sakera DPC Banyuwangi, Nurul Amin, menyampaikan pesan tegas kepada pihak-pihak yang selama ini kerap meremehkan keberadaan dan pergerakan organisasinya. Menurutnya, sikap tenang yang selama ini ditunjukkan bukanlah bentuk ketidakmampuan, melainkan bagian dari strategi dalam membaca dan memahami perkembangan situasi yang terjadi di lapangan.

Dalam keterangannya pada Minggu (21/6), Nurul Amin mengingatkan agar tidak ada pihak yang merasa paling kuat, paling berpengaruh, atau bertindak tanpa memahami kondisi yang sebenarnya.

“Jangan merasa tinggi dalam bertindak jika tidak mengetahui pergerakan yang sedang berjalan. Terkadang yang terlihat diam bukan berarti tidak bergerak. Ada saatnya kami memilih senyap untuk mengamati, dan ada saatnya mengambil langkah yang diperlukan sesuai kondisi,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa Laskar Sakera tetap aktif melakukan konsolidasi, pengawasan, serta membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat. Menurut Nurul Amin, organisasi yang dipimpinnya lebih memilih bekerja daripada sekadar menunjukkan eksistensi melalui pernyataan-pernyataan yang bersifat sensasional.

Ia menegaskan bahwa kekuatan sebuah organisasi tidak selalu diukur dari seberapa keras suara yang disampaikan ke publik, melainkan dari kemampuan menjaga soliditas internal, loyalitas anggota, serta konsistensi dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Kami tidak pernah terpancing untuk menunjukkan siapa yang paling hebat. Yang terpenting adalah bagaimana organisasi tetap hadir, tetap solid, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Banyuwangi,” ujarnya.

Nurul Amin juga menekankan bahwa seluruh langkah yang dilakukan Laskar Sakera selalu mengedepankan aturan hukum, etika organisasi, serta prinsip menjaga stabilitas daerah. Karena itu, ia mengingatkan agar setiap perbedaan pandangan disikapi secara dewasa dan tidak berujung pada konflik yang merugikan masyarakat luas.

Di akhir pernyataannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan di Kabupaten Banyuwangi.

“Kami ingin Banyuwangi tetap aman, damai, dan kondusif. Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam kehidupan bermasyarakat, tetapi harus diselesaikan dengan cara yang bermartabat, beretika, dan sesuai aturan yang berlaku,” pungkas Nurul Amin.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa Laskar Sakera DPC Banyuwangi memilih tetap waspada, bekerja dalam senyap, dan fokus menjaga solidaritas organisasi demi kepentingan masyarakat serta kondusivitas daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *