Poros Tengah Desak Kalapas Malang Mundur: Soroti Pelayanan Tidak Profesional

MALANG || Jejak-indonesia.id — Kritik keras dilayangkan oleh Yudi Buleng dari Aliansi Poros Tengah terhadap kinerja Kepala Lapas Malang yang dinilai tidak menunjukkan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya.

Ia secara tegas menuntut agar Kalapas Malang segera mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab moral atas buruknya pelayanan yang dirasakan masyarakat.

Menurut Yudi Buleng, berbagai persoalan administratif, khususnya dalam proses pembebasan bersyarat (PB), menunjukkan adanya ketidakteraturan dan lemahnya sistem pelayanan di lingkungan Lapas dan Bapas Malang. Ia menyebut, masyarakat harus menghadapi prosedur yang berbelit, tidak transparan, serta minim kepastian “Kami sangat kecewa.

Jauh-jauh datang untuk mengurus hak warga binaan, tetapi justru dipersulit dengan proses yang tidak jelas dan tidak profesional,” tegas Yudi.

Ia menilai kondisi ini tidak bisa lagi dianggap sebagai persoalan teknis semata, melainkan mencerminkan kegagalan kepemimpinan di dalam institusi tersebut. Oleh karena itu, ia meminta adanya evaluasi menyeluruh dari Kementerian Hukum dan HAM terhadap kinerja Kalapas Malang.

Lebih lanjut, Yudi Buleng menekankan bahwa pelayanan publik, terlebih yang menyangkut hak-hak warga binaan, harus dijalankan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan humanitas. Ketika prinsip-prinsip tersebut diabaikan, maka kepercayaan publik terhadap institusi hukum akan semakin tergerus.

“Jika tidak mampu menjalankan tugas dengan profesional, lebih baik mundur. Ini demi menjaga marwah institusi dan kepercayaan masyarakat,” tambahnya.

Poros Tengah juga mendorong adanya pembenahan sistem pelayanan di Lapas dan Bapas Malang agar ke depan tidak lagi terjadi keluhan serupa.

Mereka menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada perubahan nyata.
Desakan ini menjadi peringatan serius bagi jajaran pemasyarakatan untuk segera berbenah, sebelum ketidakpuasan publik berkembang menjadi krisis kepercayaan yang lebih luas.

(RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *