Polda Banten Musnahkan Ribuan Botol Miras Hasil Operasi Pekat Maung 2026

SERANG || Jejak-indonesia.id – Polda Banten melaksanakan pemusnahan barang bukti minuman keras hasil Operasi Pekat Maung 2026 yang bertempat di Halaman Polda Banten pada Kamis (12/03).

Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Banten Andra Soni, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Kepala Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Irjen Pol Hermanta, Danrem 064/MY Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, Pejabat Utama Polda Banten, serta FKUB Provinsi Banten.

Dalam kesempatannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menjelaskan Operasi Pekat Maung 2026 dilaksanakan selama 10 hari. “Mulai tanggal 16 hingga 25 Februari 2026 dengan sasaran berbagai bentuk penyakit masyarakat, seperti peredaran minuman keras tanpa izin, prostitusi, premanisme, narkoba, serta penyakit masyarakat lainnya,” jelas Kapolda Banten.

Selanjutnya, Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa dari hasil pelaksanaan operasi tersebut, Polda Banten berhasil menyita sebanyak 7.733 botol minuman keras. “Saya bersama Gubernur, Danrem, dan FKUB melaksanakan pemusnahan barang bukti berupa minuman keras sebanyak 7.733 botol dari berbagai merek sebagai bentuk komitmen dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” katanya.

“Polda Banten berhasil mengungkap 4 kasus narkotika dengan jumlah tersangka sebanyak 4 orang, yang terdiri dari 1 orang pengedar dan 3 orang pemakai. Dari pengungkapan tersebut, petugas menyita barang bukti narkotika jenis sabu seberat 7,62 gram, serta hasil tes urine menunjukkan 3 orang positif menggunakan sabu. Sementara itu, dalam penindakan terhadap praktik prostitusi, Polda Banten juga berhasil meringkus 2 orang,” kata Kapolda Banten.

Diakhir, Kapolda Banten menghimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. “Kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing serta menjauhi berbagai bentuk penyakit masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri,” tutupnya (Bidhumas).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *