Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Politik

IMG-20250910-WA0073

Kapolda Kalteng Terima Audiensi PMKRI Palangka Raya, Bahas Sengketa Agraria dan Dugaan Kasus Pidana

Palangka Raya || jejakindonesia.id - Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Kapolda Kalteng), Irjen Pol Iwan Kurniawan, menerima audiensi Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Palangka Raya di Lobi Mapolda setempat, Rabu (10/09/2025).

Dalam audiensi tersebut, Kapolda turut didampingi, Dirreskrimum Kombes Pol Nuredy, dan sejumlah pejabat utama Polda.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Kalteng menyampaikan apresiasi atas kehadiran PMKRI yang datang untuk menyampaikan aspirasi dan masukan kepada pihak kepolisian.

"Saya sangat senang dengan kehadiran mereka. Ada dua hal penting yang disampaikan, yaitu terkait sejumlah permasalahan agraria serta dugaan tindak pidana. Ini menjadi masukan yang sangat baik bagi kami dan tentu akan kami tindak lanjuti," ujar Kapolda.

Lebih lanjut, Irjen Iwan menjelaskan bahwa terkait konflik agraria, pihaknya akan menelaah terlebih dahulu apakah terdapat unsur pidana atau murni perdata.

"Kalau memang ada unsur pidana, tentu akan kami proses secara hukum. Namun jika masuk ranah perdata, maka akan diarahkan ke mekanisme perdata. Sementara untuk dugaan pelanggaran yang dilakukan anggota, akan kita serahkan ke proses yang berlaku. Jika terbukti, tentu akan diproses, namun jika tidak, tetap kita pastikan hak-hak anggota diberikan," tegas Kapolda.

Sementara itu, perwakilan PMKRI Cabang Palangka Raya, Monica Anjeli, menuturkan bahwa pihaknya mengangkat dua isu utama dalam audiensi, yakni sengketa agraria dan kasus yang diduga mengandung unsur pidana.

"Harapan besar kami adalah adanya tindakan tegas dari Kapolda Kalteng dalam menangani kasus-kasus yang kami sampaikan. Kami ingin agar setiap proses hukum dapat ditegakkan secara adil dan transparan, baik itu yang melibatkan aparat kepolisian, perusahaan, maupun masyarakat," kata Monica.

Ia juga berharap, pertemuan ini tidak hanya berhenti pada kesempatan kali ini, melainkan bisa terus berlanjut sebagai ruang aspirasi mahasiswa dan masyarakat.

"Semoga silaturahmi ini tidak berhenti hari ini saja. Kami berharap aspirasi bisa terus disampaikan di ruang-ruang diskusi berikutnya, dan PMKRI dapat berperan sebagai perwakilan masyarakat," pungkasnya.

prabowo-dan-pimpinan-parta-news31082025_1756634062

Presiden RI Prabowo Subianto Minta Kepada Masyarakat Indonesia Tetap Jaga Persatuan

JAKARTA || jejakindonesia.id - Presiden RI Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan ketua umum partai politik baik yang di dalam maupun di luar pemerintahan beserta ketua dari lembaga negara.Prabowo Subianto menyerukan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga persatuan nasional di tengah dinamika sosial politik yang belakangan memanas.

Ia menegaskan bahwa Indonesia kerap diintervensi dan diadu domba oleh pihak-pihak yang tidak menginginkan bangsa ini sejahtera.

"Kita selalu diintervensi, selalu diadu domba. Jangan kita mau terus diadu domba," tegas Prabowo usai menemui para pimpinan partai politik di Istana Negara, Jakarta, Ahad (31/8/2025).

Prabowo meminta masyarakat menaruh kepercayaan penuh kepada pemerintah, bahwa pemerintah yang ia pimpin bersama partai politik, baik di dalam maupun di luar koalisi, berkomitmen memperjuangkan kepentingan Rakyat.

Dalam hal ini, Presiden Prabowo mengatakan dirinya terus memantau perkembangan situasi yang terjadi Jakarta dan beberapa kota lain di indonesia. Negara menghormati dan terbuka tethadap kebebasan penyampaian pendapat dan aspirasi yang murni dari masyarakat.

Presiden Prabowo menerima laporan dari ketua umum partai politik bahwa mereka telah mengambil langkah tegas terhadap anggota DPR masing-masing yang menyampaikan pernyataan-pernyataan yang keliru.

Pimpinan DPR RI juga menyampaikan akan dilakukan pencabutan bebrapa kebijakan DPR RI termasuk besaran tunjangan anggota DPR RI dan juga moratorium kunjungan kerja ke luar negeri.

Presiden Prabowo minta seluruh warga untuk percaya kepada pemerintah karena pemerintah yang ia pimpin bersama dengan semua partai politik termasuk partai politik di luar pemerintahan bertekad untuk selalu memperjuangkan kepentingan rakyat dan bangsa termasuk rakyat yang paling kecil dan tertinggal.

 

(RED)

error: Content is protected !!