Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Berita » Halaman 218

Berita

IMG-20260428-WA0077

Kapolres Pelabuhan Belawan Silaturahmi dengan LAAB, Buka Ruang Dialog Bersama Masyarakat

BELAWAN || Jejak-indonesia.id – Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi, SIK., MH., CPHR., melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan pengurus organisasi kemasyarakatan Lembaga Asli Anak Belawan (LAAB) pada Senin (27/4/2026) di Muara Seafood, Jalan Karo, Kecamatan Medan Belawan. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres bertemu dengan pengurus LAAB di antaranya Ust. Nabawi selaku Ketua Umum, Ust. Mansur sebagai Penasehat, serta Robert selaku Ketua Harian.

Turut mendampingi Kapolres yakni Wakapolres Kompol Dedy Dharma, Kasat Intelkam AKP Teguh Raya Putra, Kasi Humas Kompol Edy Suranta, dan Kapolsek Belawan AKP Ponijo, S.IP.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres menegaskan komitmennya untuk membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dengan masyarakat.

“Selaku pimpinan di Polres Pelabuhan Belawan, kami membuka pintu selebar-lebarnya kepada masyarakat untuk berdialog, sehingga kami dapat memahami persoalan yang ada dan menentukan solusi yang tepat,” ujar AKBP Rosef Efendi.

Ia juga menegaskan bahwa sebagai anggota Polri, pihaknya memiliki tanggung jawab penuh dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Secara pribadi dan institusi, kami telah disumpah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat serta bertanggung jawab penuh terhadap keamanan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan,” tambahnya.

Kapolres berharap adanya dukungan dari tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan agar upaya kepolisian dapat berjalan maksimal.

“Kami berharap dukungan dari tokoh-tokoh dan organisasi yang ada di Belawan serta seluruh masyarakat, sehingga upaya yang kami lakukan dapat maksimal dalam menciptakan rasa aman,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa Polri akan terus berupaya menghilangkan rasa takut masyarakat terhadap tindak kriminalitas.

“Kami akan memaksimalkan upaya-upaya Polri untuk menghilangkan rasa takut masyarakat atas tindakan kriminal yang terjadi,” tegasnya.

Sementara itu, pengurus LAAB menyampaikan harapan agar Kapolres dapat meluangkan waktu untuk berdialog langsung dengan masyarakat.

“Kami berharap Bapak Kapolres dapat melaksanakan kegiatan dialog dengan masyarakat agar keluh kesah warga dapat tersampaikan secara langsung,” ujar salah satu pengurus.

Pihak LAAB juga menyatakan kesiapan untuk mendukung kepolisian dalam menjaga keamanan di wilayah Belawan.

“LAAB siap membantu Polres Pelabuhan Belawan dalam pengungkapan kasus-kasus kejahatan yang meresahkan masyarakat dan berharap upaya tersebut dapat terus berkelanjutan,” ungkapnya.

Selain itu, para ulama yang tergabung dalam LAAB juga siap berperan aktif dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat.

“Kami para ulama siap menjadi media penyampaian pesan kamtibmas kepada masyarakat agar Belawan menjadi wilayah yang aman dan nyaman,” tutupnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat sinergi antara kepolisian dan organisasi kemasyarakatan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

IMG-20260428-WA0064

Coba Kelabuhi Petugas, Pengunjung Lapas Banyuwangi Tertangkap Tangan Buang Paket Diduga Sabu ke Tempat Sampah

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi dalam memberantas peredaran gelap narkotika kembali teruji. Petugas penggeledahan berhasil mengungkap barang terlarang yang dibawa oleh seorang pengunjung wanita berinisial EM, yang mencoba membuang paket diduga sabu itu saat akan digeledah, Selasa (28/04).

Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin, mengungkapkan bahwa insiden tersebut bermula dari kecurigaan petugas terhadap gerak-gerik EM saat berada di area pemeriksaan. EM yang saat itu berencana mengunjungi kerabatnya berinisial LK, tampak gelisah ketika diminta memasuki ruang penggeledahan badan.

"Saat hendak dilakukan penggeledahan sesuai SOP, pengunjung EM menunjukkan gelagat mencurigakan. Ia tiba-tiba berbalik arah dan mencoba keluar ruangan dengan dalih ingin membuang sampah," ujar Solichin dalam keterangan resminya.

Petugas yang sigap tidak langsung percaya begitu saja. Curiga dengan alasan yang tidak masuk akal tersebut, petugas membuntuti EM. Benar saja, petugas memergoki EM sedang merogoh saku celananya dan melemparkan sesuatu ke dalam bak sampah.

“Setelah dilakukan pengecekan seketika, petugas menemukan sebuah paket klip plastik transparan berisi serbuk kristal putih yang diduga kuat sebagai narkotika jenis sabu,” ungkap Solichin.

Tak berhenti di situ, petugas langsung mengamankan EM dan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap barang bawaannya. Hasilnya, petugas kembali menemukan satu paket klip kecil berisi serbuk serupa yang disembunyikan di dalam dompet.

"Dari hasil interogasi awal, EM mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya pribadi, yang ia klaim sebagai sisa konsumsi," tambah Solichin.

Pihak Lapas juga sempat memanggil warga binaan berinisial LK untuk dimintai keterangan. Namun, LK membantah keterlibatan dirinya dan menyatakan tidak mengetahui perihal barang yang dibawa oleh pengunjungnya tersebut.

Guna kepentingan penyidikan lebih lanjut, pihak Lapas Banyuwangi telah berkoordinasi dan menyerahkan EM beserta barang bukti kepada Satuan Resnarkoba Polresta Banyuwangi.

"Kami terus memperketat pengawasan di pintu masuk utama. Tidak ada toleransi bagi siapa pun, baik pengunjung maupun oknum yang mencoba memasukkan barang terlarang ke dalam Lapas. Temuan ini sekarang sudah kami serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk dikembangkan," tegas Solichin.

IMG-20260428-WA0056

PDI Perjuangan Kota Pasuruan Memfasilitasi Nobar Pertandingan Arema FC dengan Persebaya

PASURUAN || Jejak-indonesia.id – DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan menunjukkan kedekatannya dengan masyarakat dengan memfasilitasi kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan panas Big Match Arema FC denga Persebaya Surabaya di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Jalan KH. Mas Mansyur No. 03, Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Selasa (28/04/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan penggemar Persebaya yang tergabung dalam komunitas Bonpas (Bonek Pasuruan). Suasana berlangsung meriah, penuh semangat, namun tetap kondusif dan tertib hingga akhir acara.

Sejak awal pertandingan, para suporter tampak antusias memenuhi halaman kantor partai sambil membawa atribut kebanggaan Persebaya. Yel-yel dukungan, nyanyian khas Bonek, hingga sorakan semangat terus menggema mengiringi jalannya pertandingan.

Acara dipandu dengan meriah oleh Fajar, warga Kandang Sapi, yang bertindak sebagai dirigen lapangan. Iringan musik drumband menambah semarak suasana dan membakar semangat para pendukung Bajol Ijo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, di antaranya H. Pari Kesit selaku Wakabid Kehormatan Partai dan Kaderisasi, serta Tuji selaku Wakil Sekretaris bersama unsur sekretariatan.

Koordinator acara, Rizaldi Ramdahni, menyampaikan apresiasi tinggi kepada PDI Perjuangan Kota Pasuruan yang telah membuka ruang dan memfasilitasi kegiatan positif bagi para pecinta sepak bola.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PDI Perjuangan Kota Pasuruan yang sudah memfasilitasi acara nobar ini. Terima kasih juga kepada jajaran kepolisian yang turut membantu keamanan sehingga acara berjalan lancar dan tertib,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu suporter Persebaya, Angga (23), warga Karanganyar, mengaku senang dengan adanya kegiatan nobar tersebut karena menjadi wadah silaturahmi antarpendukung.
“Acara seperti ini sangat bagus. Selain seru menonton bareng, kami juga bisa kumpul, saling kenal, dan menunjukkan bahwa suporter bisa tertib, kompak, dan damai,” katanya.

Di tempat terpisah, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Mahfud Husari, S.T., menegaskan bahwa kantor partai harus menjadi rumah bersama bagi masyarakat.

“Kantor PDI Perjuangan adalah kantor rakyat. Siapapun yang ingin menggunakan untuk kegiatan positif kami persilakan. Apalagi acara kebudayaan, musik, olahraga, dan kegiatan kemasyarakatan lainnya, kami selalu terbuka dan mendukung,” tegas Mahfud Husari.

Menurutnya, partai politik tidak boleh berjarak dengan rakyat. Kantor partai harus menjadi ruang kebersamaan, tempat tumbuhnya kreativitas, persaudaraan, dan semangat gotong royong.

Kegiatan nobar ini pun menjadi bukti bahwa sepak bola mampu menyatukan masyarakat lintas kalangan. Dengan suasana tertib dan penuh kegembiraan, acara berlangsung sukses serta meninggalkan kesan positif bagi para peserta yang hadir.

IMG-20260428-WA0044

Memperingati Hari (K3) Polrestabes Bandung Melaksanakan Olahraga Bersama Forkopimda

Polrestabes Bandung - Plt. Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Adiwijaya, S.I.K., melalui Wakapolrestabes Bandung AKBP Dr. Dedi Wahyudi, S.Sos., S.I.K., M.H., M.I.K., melaksanakan kegiatan olahraga bersama Forkopimda Kota Bandung dalam rangka memperingati Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Sedunia, bertempat di Lapangan Apel Mapolrestabes Bandung, Selasa (28/4Bandung

Kegiatan tersebut diikuti oleh personel gabungan dari Polrestabes Bandung, Kodim, Lanud, Lanal, Dishub, dan Satpol PP dengan jumlah keseluruhan sebanyak 515 personel.

Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin oleh Wakapolrestabes Bandung, dilanjutkan dengan olahraga gerak jalan, senam aerobik, serta makan bersama sebagai bentuk sinergitas dan soliditas Forkopimda Kota Bandung dalam membangun kebersamaan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin koordinasi dan kolaborasi yang semakin kuat antar unsur Forkopimda dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif di Kota Bandung.

IMG-20260428-WA0039

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Lakukan Mitigasi Kemarau Ekstrem 2026, Tinjau Waduk Prijetan dan Galakkan Penghijauan

LAMONGAN || Jejak-indonesia.id - Menyikapi ancaman fenomena El Nino serta prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait puncak musim kemarau yang diperkirakan melanda 61,4 persen wilayah Indonesia pada Agustus mendatang, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan mengambil langkah taktis melalui aksi mitigasi di lapangan.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan, Erna Sujarwati, turun langsung melakukan peninjauan debit air sekaligus memimpin aksi penghijauan di Waduk Prijetan, Desa Mlati, Kecamatan Kedungpring, Minggu (26/4/2026).

Langkah ini merupakan implementasi nyata dari instruksi “Tiga Pilar Partai” dalam menjaga kedaulatan pangan serta kelestarian ekosistem di tengah ancaman cuaca ekstrem.

### Menjaga Napas Irigasi Petani

Waduk Prijetan memiliki peran strategis sebagai sumber pengairan bagi lahan pertanian di wilayah Kedungpring dan sekitarnya. Waduk yang dibangun sejak tahun 1917 pada masa kolonial Belanda ini hingga kini menjadi salah satu penopang utama sektor pertanian di Lamongan.

Dalam peninjauan tersebut, Erna Sujarwati menegaskan pentingnya memastikan kesiapan infrastruktur air dalam menghadapi potensi penurunan volume air selama musim kemarau.

“Ketersediaan air di Waduk Prijetan saat ini sekitar 87 persen. Kita harus memastikan apakah kapasitas tersebut masih mampu memenuhi kebutuhan pengairan sawah petani di tengah ancaman El Nino yang cukup ekstrem. Apalagi saat ini air mulai dialirkan secara berkala untuk mendukung masa tanam palawija,” ujarnya.

Sebagai bagian dari 44 waduk dan rawa yang tersebar di Lamongan, Waduk Prijetan memegang peran krusial. Oleh karena itu, pengelolaan distribusi air yang tepat dan bijak menjadi kunci untuk menjaga produktivitas pertanian tetap stabil.

### Penghijauan dan Penguatan Ekosistem

Selain fokus pada aspek pengairan, Erna Sujarwati juga menginisiasi aksi penghijauan sebagai bentuk pelestarian lingkungan. Bersama pengurus PAC Kedungpring, dilakukan penanaman pohon klengkeng sepanjang kurang lebih 150 meter di jalur menuju waduk.

Penanaman pohon produktif ini memiliki dua tujuan utama, yakni menjaga stabilitas tanah agar tidak mudah tererosi serta meningkatkan nilai ekonomi dan estetika kawasan, mengingat Waduk Prijetan juga merupakan destinasi wisata lokal.

Melalui langkah ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi siklus cuaca ekstrem.

### Dorong Pembenahan dan Peran Masyarakat

Sementara itu, Koordinator Waduk Prijetan, Fahrudin Yusuf, menekankan perlunya pengembalian fungsi waduk secara optimal seperti kondisi awal.

Ia menyampaikan beberapa poin penting yang perlu menjadi perhatian bersama, antara lain penurunan kapasitas tampungan air waduk dari semula sekitar 12 juta meter kubik menjadi 9,3 juta meter kubik akibat sedimentasi.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya penegasan batas genangan air antara kawasan bendungan dan Perhutani. Menurutnya, kawasan hutan yang kini beralih fungsi menjadi lahan pertanian turut mempercepat sedimentasi sehingga berdampak pada berkurangnya kapasitas tampungan waduk.

Fahrudin juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan akses menuju bendungan yang dinilai masih kurang memadai, serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan waduk.

“Masyarakat harus ikut serta merawat bendungan secara bersama-sama, karena sebagian besar mata pencaharian warga sekitar bergantung pada waduk, khususnya sebagai nelayan,” ujarnya.

### Komitmen Hadapi Kemarau Ekstrem

Melalui rangkaian kegiatan ini, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan menegaskan komitmennya dalam menghadapi ancaman kemarau ekstrem secara terencana dan berkelanjutan.

Upaya ini tidak hanya berfokus pada penyediaan air untuk pertanian, tetapi juga mencakup pelestarian lingkungan dan penguatan peran masyarakat, sehingga Waduk Prijetan sebagai aset strategis daerah dapat terus memberikan manfaat lintas generasi.

error: Content is protected !!