Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Arsip untuk Redaksi » Halaman 35

Redaksi

IMG-20260809-WA0027

Operasi Gabungan di Laut Bintan Bongkar 1,3 Ton Ketamin, 65 Karung Disamarkan dalam Kemasan Teh Cina

BINTAN || Jejak-indonesia.id – Jalur laut Indonesia kembali menjadi arena pertarungan serius melawan peredaran narkotika lintas negara. Operasi gabungan aparat penegak hukum berhasil menggagalkan dugaan penyelundupan narkotika dalam skala besar setelah sebuah kapal yang melintas di perairan utara Berakit, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, diamankan dengan muatan sekitar 1,3 ton ketamin.

Penindakan ini menjadi sorotan bukan hanya karena besarnya barang bukti yang ditemukan, tetapi juga karena operasi tersebut melibatkan kolaborasi lintas lembaga dan pertukaran informasi intelijen internasional.

Tim gabungan terdiri dari Bareskrim Polri, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta TNI Angkatan Laut. Kapal yang menjadi target operasi dihentikan pada Kamis, 6 Agustus 2026, setelah pergerakannya dipantau secara intensif berdasarkan informasi intelijen.

Dalam operasi di laut, Satuan Tugas Patroli Laut Bea dan Cukai berkolaborasi dengan KRI Kerambit-627 TNI AL untuk melakukan pencegatan terhadap kapal yang telah masuk dalam pemantauan.

Informasi Awal Datang dari Thailand

Pengungkapan kasus ini bermula beberapa bulan sebelumnya.

Pada Mei 2026, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai disebut menerima informasi dari otoritas Thailand mengenai adanya pergerakan kapal mencurigakan yang diduga berkaitan dengan pengangkutan narkotika.

Informasi tersebut tidak berhenti sebagai laporan awal. Aparat kemudian melakukan pendalaman dan pemetaan terhadap kemungkinan jalur yang digunakan kapal target.

Memasuki awal Agustus 2026, informasi kembali diperkuat setelah data intelijen dari Taiwan Coast Guard diteruskan melalui Bareskrim Polri.

Dua informasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun operasi pengawasan.

Aparat kemudian memperketat pemantauan terhadap jalur pelayaran yang dinilai rawan dan berpotensi digunakan untuk memasukkan narkotika ke wilayah Indonesia.

Hingga akhirnya, pada Kamis (6/8/2026), kapal target terdeteksi berada di sekitar perairan utara Berakit, Bintan.

Tim patroli laut langsung bergerak.

Kapal kemudian berhasil dihentikan oleh unsur Bea dan Cukai yang berkolaborasi dengan KRI Kerambit-627. Seluruh awak kapal turut diamankan untuk kepentingan pemeriksaan dan pengembangan perkara.

Setelah situasi dinyatakan terkendali, kapal dikawal menuju Dermaga Kodaeral IV Batam.

Namun, penghentian kapal tersebut baru menjadi awal dari pengungkapan yang lebih besar.

Kompartemen Rahasia Dekat Anjungan Dibongkar

Pemeriksaan lanjutan pada Jumat, 7 Agustus 2026, mengungkap modus penyembunyian barang yang diduga dirancang agar tidak mudah ditemukan dalam pemeriksaan biasa.

Petugas menemukan sebuah kompartemen tersembunyi di dekat anjungan kapal.

Di balik ruang tersebut tersimpan puluhan karung yang diduga berisi narkotika.

Total terdapat 65 karung berisi sekitar 1.300 bungkus. Kemasan barang dibuat menyerupai produk teh Cina, sebuah modus penyamaran yang membuat muatan terlarang tersebut dari luar tampak seperti barang biasa.

Kecurigaan aparat kemudian dibuktikan melalui pemeriksaan menggunakan alat deteksi Rigaku.

Hasil pemeriksaan terhadap sampel menunjukkan barang tersebut positif mengandung ketamin.

Total berat barang bukti yang ditemukan diperkirakan mencapai 1,3 ton.

Jumlah tersebut menunjukkan skala pengiriman yang sangat besar sekaligus membuka pertanyaan mengenai jaringan yang berada di belakang kapal tersebut, mulai dari pemasok, pemodal, pengendali perjalanan, hingga pihak yang dipersiapkan menerima barang di tujuan akhir.

Operasi Intelijen Lintas Negara

Keberhasilan pengungkapan tersebut memperlihatkan bahwa perang terhadap jaringan narkotika internasional tidak dapat dilakukan satu institusi secara sendiri-sendiri.

Informasi awal dari Thailand, penguatan intelijen dari Taiwan Coast Guard, serta operasi lapangan yang melibatkan Bareskrim Polri, Bea dan Cukai, BNN dan TNI AL menunjukkan pentingnya pertukaran informasi serta koordinasi antarlembaga dan antarnegara.

Perairan Kepulauan Riau memiliki posisi geografis yang strategis karena berhadapan langsung dengan jalur pelayaran internasional. Kondisi tersebut sekaligus menghadirkan tantangan besar bagi aparat dalam mengawasi pergerakan kapal yang jumlahnya sangat tinggi.

Pengungkapan 1,3 ton ketamin ini pun menjadi alarm bahwa jalur laut masih berpotensi dimanfaatkan jaringan narkotika untuk mengangkut barang terlarang dalam jumlah besar.

Modus menyembunyikan narkotika dalam kompartemen khusus kapal semakin menunjukkan bahwa jaringan yang dihadapi aparat diduga memiliki perencanaan matang.

Mereka tidak sekadar membawa barang, tetapi diduga telah mempersiapkan tempat penyimpanan yang dirancang untuk mengelabui pemeriksaan.

Siapa Pengendali 1,3 Ton Ketamin?

Penangkapan kapal dan penyitaan barang bukti tentu belum menjadi akhir.

Justru setelah 1,3 ton ketamin ditemukan, pekerjaan besar aparat adalah membongkar siapa aktor utama di balik pengiriman tersebut.

Penyidikan perlu menelusuri asal barang, negara keberangkatan, rute perjalanan kapal, identitas serta peran setiap awak, sumber pembiayaan, pihak yang memerintahkan perjalanan hingga siapa penerima akhir muatan tersebut.

Aliran dana yang berkaitan dengan pengiriman juga menjadi bagian penting untuk ditelusuri guna mengetahui apakah perkara tersebut terhubung dengan jaringan kejahatan terorganisasi lintas negara.

Besarnya barang bukti membuat pengembangan perkara menjadi krusial. Penindakan terhadap awak dan kapal akan memiliki dampak lebih besar apabila aparat mampu bergerak sampai kepada pengendali serta struktur jaringan di belakangnya.

Jejak komunikasi, transaksi keuangan, dokumen pelayaran, kepemilikan kapal, perjalanan sebelumnya hingga hubungan para awak dengan pihak lain dapat menjadi pintu masuk untuk mengurai jaringan tersebut.

Laut Indonesia Tak Boleh Menjadi Koridor Narkotika

Pengungkapan di Bintan sekaligus menjadi peringatan keras bahwa pengamanan wilayah perairan Indonesia merupakan salah satu benteng penting dalam memutus rantai perdagangan narkotika internasional.

Dengan garis pantai yang sangat panjang serta ribuan jalur masuk melalui laut, pengawasan membutuhkan kemampuan intelijen, teknologi, patroli, serta kerja sama antarlembaga yang kuat.

Keberhasilan operasi kali ini memperlihatkan bagaimana informasi intelijen dapat diterjemahkan menjadi tindakan konkret di lapangan.

Satu kapal berhasil dihentikan.

Puluhan karung ditemukan.

Sekitar 1.300 bungkus diperiksa.

Dan sekitar 1,3 ton ketamin berhasil diamankan sebelum muatan tersebut mencapai tujuan akhirnya.

Kini publik menunggu pengembangan berikutnya.

Pertanyaan terbesarnya bukan lagi sekadar bagaimana 1,3 ton ketamin itu disembunyikan di dalam kapal, melainkan siapa yang mengendalikan pengiriman bernilai besar tersebut, dari mana barang berasal, dan kepada siapa muatan itu sebenarnya akan diserahkan.

Pengungkapan jaringan hingga ke aktor intelektual dan pemodal akan menjadi langkah penting untuk memastikan operasi besar di perairan Bintan tidak berhenti pada penyitaan barang bukti semata.

Kasus ini sekaligus mengirim pesan bahwa laut Indonesia tidak boleh dibiarkan menjadi koridor aman bagi jaringan narkotika internasional. Sinergi Bareskrim Polri, Bea dan Cukai, BNN, TNI AL serta kerja sama intelijen internasional menjadi benteng penting untuk menutup ruang gerak jaringan yang mencoba menjadikan wilayah Indonesia sebagai jalur maupun pasar peredaran narkotika.

IMG-20260809-WA0022

Kapolres Jember Ucapkan Selamat Ulang Tahun untuk Istri Tercinta, Doa Penuh Cinta dan Harapan

JEMBER || Jejak-indonesia.id – Momen penuh kehangatan dan kasih sayang mewarnai peringatan ulang tahun Ny. Rani Alaiddin, Ketua Bhayangkari Cabang Jember, yang genap berusia 39 tahun pada 9 Agustus 2026.

Ucapan istimewa datang dari sang suami, Kapolres Jember, yang menyampaikan doa dan harapan terbaik untuk perempuan yang selama ini menjadi pendamping hidup sekaligus sosok penting di balik perjalanan tugasnya sebagai anggota Polri.

Di tengah kesibukan menjalankan amanah sebagai pimpinan kepolisian di Kabupaten Jember, Kapolres Jember memberikan perhatian khusus kepada sang istri. Baginya, keluarga merupakan sumber kekuatan yang senantiasa memberikan dukungan dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam suasana penuh kehangatan, Kapolres Jember menyampaikan beberapa doa dan harapan untuk Ny. Rani Alaiddin.

“Selamat ulang tahun untuk istriku tercinta. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kebahagiaan, keberkahan dan umur yang panjang.”

Kapolres juga berharap perjalanan usia sang istri ke depan dipenuhi dengan ketenangan, kebahagiaan serta semakin banyak kesempatan untuk memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat.

“Tetaplah menjadi perempuan hebat, ibu yang penuh kasih sayang, sekaligus pendamping yang selalu memberikan kekuatan dalam setiap langkah dan tugas yang saya jalani.”

Menurutnya, menjadi pendamping seorang anggota Polri bukanlah perkara sederhana. Di balik tugas yang menuntut waktu, tenaga dan perhatian, terdapat keluarga yang senantiasa memberikan pengertian dan dukungan.

“Terima kasih atas kesabaran, pengertian dan dukungan yang selama ini diberikan. Kehadiranmu menjadi bagian penting dari kekuatan saya dalam menjalankan amanah sebagai Kapolres Jember.”

Sebagai Ketua Bhayangkari Cabang Jember, Ny. Rani Alaiddin tidak hanya mendampingi suami dalam kehidupan keluarga, tetapi juga menjalankan berbagai kegiatan Bhayangkari yang berkaitan dengan pembinaan keluarga besar Polri dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kapolres Jember berharap istrinya selalu diberikan kekuatan untuk menjalankan peran tersebut dengan penuh keikhlasan.

“Semoga di usia ke-39 tahun ini, semakin banyak kebahagiaan yang hadir dalam kehidupan kita. Semoga setiap langkahmu selalu diberikan kemudahan dan setiap doa yang dipanjatkan mendapatkan ridho dari Allah SWT.”

Ia juga menegaskan bahwa ulang tahun bukan sekadar bertambahnya usia, tetapi menjadi momentum untuk bersyukur atas perjalanan kehidupan yang telah dilalui bersama.

“Mari kita jadikan bertambahnya usia sebagai momentum untuk semakin bersyukur, memperbaiki diri dan memperkuat kebersamaan. Semoga keluarga kita senantiasa diberikan perlindungan, keharmonisan dan keberkahan.”

Kapolres Jember juga berharap kebersamaan dan keharmonisan keluarga dapat terus terjaga, sehingga menjadi energi positif dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.

“Selamat ulang tahun, sayang. Semoga selalu sehat, bahagia dan tetap menjadi pribadi yang menginspirasi. Terima kasih telah menjadi pendamping terbaik dalam perjalanan hidup dan pengabdian ini.”

Ucapan tersebut menjadi gambaran sederhana tentang pentingnya dukungan keluarga dalam kehidupan seorang anggota Polri. Di balik seragam dan tanggung jawab besar yang diemban, terdapat keluarga yang menjadi tempat kembali, sumber semangat dan kekuatan.

Selamat ulang tahun ke-39 untuk Ny. Rani Alaiddin. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, keberkahan, kesuksesan, serta menjadi inspirasi dan teladan bagi keluarga besar Bhayangkari Cabang Jember.

IMG-20260809-WA0021

Sambut HUT RI ke-81, Satpolairud Polresta Banyuwangi Amankan Lomba Perahu Layar di Pantai Tanjung

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Banyuwangi melaksanakan pengamanan kegiatan lomba perahu layar di Pantai Tanjung, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan pengamanan dimulai sekitar pukul 07.30 WIB hingga selesai. Pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipasi sekaligus memastikan seluruh rangkaian perlombaan berlangsung aman, tertib dan kondusif.

Dalam kegiatan tersebut, Kasat Polairud Polresta Banyuwangi bertindak sebagai Perwira Pengendali. Sejumlah personel Satpolairud turut diterjunkan, di antaranya IPDA Darmawan selaku Wakasat Polairud, Aiptu I Gede Eka, Aiptu Erman Wahyudi, Aiptu Nurachmad H, Aipda Haerul Umam, Bripda Luthfan, serta personel BKO Ditpolairud Polda Jawa Timur.

Lomba perahu layar yang digelar di kawasan Pantai Tanjung tersebut diikuti oleh 22 peserta. Kehadiran personel kepolisian di lokasi difokuskan pada pengamanan jalannya perlombaan serta pemantauan situasi di sekitar kawasan perairan dan pesisir.

Sejumlah unsur terkait juga hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain AKP Kirman selaku Kapolsek Kalipuro, Supriyanto dari Dinas Perikanan, serta Ali Murtado selaku Lurah Klatak.

Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cukup mendukung pelaksanaan kegiatan. Sekitar pukul 08.00–15.00 WIB, cuaca cerah dengan kondisi ombak mengalun, angin relatif landai dan air dalam kondisi surut.

Dari hasil pelaksanaan pengamanan, seluruh rangkaian kegiatan lomba perahu layar berlangsung aman, lancar dan terkendali. Tidak dilaporkan adanya gangguan keamanan maupun kejadian menonjol selama kegiatan berlangsung.

Pengamanan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada peserta maupun masyarakat yang hadir sekaligus mendukung kegiatan masyarakat dalam menyemarakkan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di Pantai Tanjung, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, terpantau aman dan kondusif.

IMG-20260809-WA0016

Ledy Sulap Lahan Kosong Jadi Kebun Mini Pembibitan Agrobisnis di Villa Situbondo

SITUBONDO || Jejak-indonesia.id — Lahan kosong yang sebelumnya tidak dimanfaatkan kini disulap menjadi kebun mini pembibitan berbagai tanaman oleh Ledy, warga Villa Situbondo, Desa Sumber Kolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Lahan pribadi tersebut dimanfaatkan secara produktif untuk menanam beragam tanaman sekaligus menjadi bagian dari pengembangan agrobisnis skala rumahan.

Berdasarkan pantauan pada Minggu (9/8/2026), kebun mini tersebut tampak ditanami berbagai jenis tanaman. Mulai dari bibit terong, cabai, rambi, bawang, pisang, sawi, hingga sejumlah tanaman lainnya.

Pemanfaatan lahan dilakukan dengan penataan sederhana. Area yang sebelumnya kosong kini terlihat hijau dan produktif.

Ledy mengatakan, pemanfaatan lahan tersebut berawal dari keinginannya agar tanah milik pribadi yang sebelumnya tidak memberikan manfaat dapat digunakan untuk kegiatan yang lebih produktif. Selain menjadi tempat bercocok tanam, lahan tersebut juga dimanfaatkan sebagai lokasi pembibitan yang memiliki potensi dikembangkan menjadi usaha agrobisnis.

“Saya memanfaatkan lahan kosong ini, lahan saya pribadi, yang dulunya tidak bermanfaat, sekarang jadi bermanfaat,” ujar Ledy.

Menurutnya, pemanfaatan lahan kosong tidak harus selalu dalam skala besar. Dengan kreativitas dan kemauan, lahan yang terbatas pun dapat dijadikan ruang hijau, kebun pembibitan maupun kegiatan produktif lainnya yang memberikan manfaat bagi pemilik dan lingkungan sekitar.

Ledy berharap langkah sederhana tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat di Kabupaten Situbondo agar tidak membiarkan lahan kosong terbengkalai.

“Harapan kita kepada masyarakat di Situbondo, agar lahan kosong dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk bisa dibuat lahan hijau sebagai tempat pembibitan atau yang lain. Yang penting lahan kosong bisa bermanfaat,” pungkas Ledy. (Wan)

IMG-20260809-WA0012

Kapolsek Selesai dan Personel Turun Langsung, Berikan Bantuan Kepada Warga Terdampak Musibah

LANGKAT || Jejak-indonesia.id – Sebagai wujud nyata kepedulian serta kehadiran Kepolisian Republik Indonesia di tengah masyarakat, Kapolsek Selesai beserta jajaran personel memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya tertimpa batang pohon kelapa sawit dan mengalami kerusakan.

Kegiatan sosial ini dilaksanakan di dua lokasi, yaitu Jalan Jamin Ginting, Desa Kuta Parit, serta Dusun Sukerojo, Desa Padang Brahrang, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat.

Bantuan yang diserahkan diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga yang sedang berduka dan menghadapi kesulitan pascamusibah. Lebih dari itu, langkah ini menjadi bukti bahwa Polri senantiasa hadir, peduli, dan siap menjawab kebutuhan masyarakat yang memerlukan pertolongan.

"Kehadiran kami bukan sekadar menyerahkan bantuan materi, melainkan ingin menyampaikan bahwa kami satu rasa, satu nasib, dan selalu berada di sisi masyarakat — baik dalam keadaan gembira maupun saat sedang diuji kesulitan," ungkap Kapolsek Selesai.

Kegiatan ini juga sekaligus mempererat ikatan emosional antara kepolisian dan masyarakat, mewujudkan sinergi yang harmonis dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kemanusiaan di wilayah Kecamatan Selesai.

 

Polri Hadir, Polri Peduli, Masyarakat Terayomi.
Bersama Masyarakat, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif.

error: Content is protected !!