BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id — Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Perkasa 05 mengalami blackout atau mesin mati saat berlayar dari Dermaga LCM Gilimanuk, Bali, menuju Dermaga LCM Ketapang, Banyuwangi, Sabtu (29/8/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi di perairan Selat Bali sekitar pukul 16.25 WITA. Saat kejadian, kondisi laut dilaporkan berombak sedang dengan angin sedang, sementara cuaca dalam kondisi cerah.
Berdasarkan laporan awal, KMP Perkasa 05 bertolak dari Dermaga LCM Gilimanuk sekitar pukul 16.00 WITA dengan membawa 25 penumpang, terdiri dari 23 orang dewasa dan 2 anak-anak, serta 15 unit kendaraan.
Sekitar pukul 16.25 WITA, mesin kapal mengalami blackout sehingga kapal kehilangan tenaga dan kemudian hanyut ke arah selatan di perairan Selat Bali.
Situasi tersebut kemudian mendapat penanganan. Sekitar pukul 17.00 WITA, seluruh penumpang KMP Perkasa 05 yang berjumlah 25 orang dievakuasi menggunakan KMP Trimaajaya.
Para penumpang selanjutnya dibawa menuju Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, dan diarahkan ke ruang tunggu atas pelabuhan untuk memastikan keselamatan serta penanganan lebih lanjut.
Hingga laporan awal diterima, seluruh penumpang telah berhasil dievakuasi. Belum terdapat informasi mengenai korban maupun kondisi lebih lanjut terkait penyebab terjadinya blackout pada KMP Perkasa 05.
Pihak terkait masih melakukan penanganan dan pemantauan terhadap kondisi kapal. Perkembangan situasi akan dilaporkan lebih lanjut.
Redaksi — Peristiwa tersebut menjadi perhatian mengingat jalur Selat Bali merupakan salah satu jalur penyeberangan penting yang menghubungkan Bali dan Jawa. Pemeriksaan terhadap sistem mesin kapal diperlukan untuk memastikan faktor penyebab blackout dan mencegah kejadian serupa terulang.
