Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Sosial » Halaman 12

Sosial

IMG-20260525-WA0110

Polres Blitar Kota Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi Penghubung Dua Desa

BLITAR || Jejak-indonesia.id – Jembatan Merah Putih Presisi yang menghubungkan Desa Ringinanom, Desa Karanggondang, dan Desa Kebonagung di Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar kini telah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Jembatan yang dibangun oleh Polres Blitar Kota Polda Jatim yang bersinergi dengan masyarakat dan pemerintah setempat itu telah diresmikan oleh Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo bersama Bupati Blitar Drs. Rijanto, M.M pada Kamis (21/5/26) yang lalu.

Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo mengatakan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung akses transportasi dan konektivitas antarwilayah.

“Jembatan ini kami resmikan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat, terutama untuk mendukung akses transportasi dan konektivitas warga,” ujar AKBP Kalfaris.

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program pembangunan Jembatan Presisi yang dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia.

Untuk wilayah hukum Polres Blitar Kota, pembangunan dipusatkan di Desa Ringinanom karena akses tersebut sangat dibutuhkan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan jembatan baru itu diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat sekitar.

“Dengan adanya jembatan ini, masyarakat lebih mudah mengakses layanan umum maupun pusat aktivitas ekonomi karena jaraknya menjadi lebih dekat dan nyaman dilalui,” katanya.

Sementara itu, Bupati Blitar Rijanto menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Blitar Kota atas kontribusi dalam pembangunan infrastruktur yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini menunjukkan bahwa pembangunan daerah membutuhkan sinergi dan kolaborasi semua pihak,” ujar Rijanto.

Ia mengungkapkan, sebelum dibangun secara permanen, akses penghubung antar desa tersebut sempat ambrol dan hanya diperbaiki secara swadaya oleh warga menggunakan sesek atau anyaman bambu.

Jembatan Merah Putih Presisi dibangun dengan bentang sepanjang sekitar 19,6 meter dan lebar 2,5 meter.

Pembangunan dilakukan dengan melibatkan tenaga ahli konstruksi guna memastikan kualitas dan keamanan bangunan.

Selain melibatkan tenaga ahli, sejumlah personel Polres Blitar Kota juga diterjunkan langsung membantu proses pembangunan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat. (*)

1779685735329

Pemdes Krueng Lingka Barat Salurkan BLT Dana Desa, Santunan Anak Yatim dan Jerih Guru Ngaji

ACEH UTARA || Jejak-indonesia.id – Pemerintah Gampong Krueng Lingka Barat, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap Januari, Februari dan Maret tahun 2026 kepada 20 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Senin (25/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di meunasah gampong setempat itu turut dirangkaikan dengan penyaluran santunan kepada anak yatim serta pembayaran jerih bagi para guru ngaji di lingkungan Gampong Krueng Lingka Barat.

Penyaluran bantuan tersebut dihadiri aparatur gampong, perangkat tuha peut, pendamping desa, tokoh masyarakat, serta para penerima manfaat. Suasana kegiatan berlangsung tertib dan penuh rasa kebersamaan, terlebih menjelang Hari Raya Idul Adha yang tinggal menghitung hari.

Geuchik Gampong Krueng Lingka Barat, Marhedi Razali, mengatakan bahwa program tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah gampong terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga kurang mampu, anak yatim dan para guru ngaji yang selama ini turut berperan dalam pembinaan keagamaan di desa.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan diharapkan mampu meringankan kebutuhan ekonomi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang lebaran.

“Dengan adanya kegiatan hari ini, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima, terlebih dalam menghadapi Lebaran Idul Adha yang sudah di depan mata,” ujar Marhedi Razali.

Ia juga menegaskan bahwa penyaluran BLT Dana Desa dilakukan secara transparan dan sesuai dengan data penerima yang telah melalui proses musyawarah gampong. Pemerintah desa, kata dia, terus berupaya memastikan bantuan tepat sasaran agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.

Selain penyaluran BLT-DD, pemberian santunan kepada anak yatim disebut sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah gampong agar anak-anak yatim tetap mendapat perhatian dan dukungan dari lingkungan sekitar. Sementara pembayaran jerih guru ngaji diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi muda di bidang keagamaan.

Marhedi juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan mendukung program-program pembangunan gampong demi kemajuan bersama. Ia berharap hubungan harmonis antara pemerintah desa dan masyarakat tetap terjalin dengan baik sehingga berbagai program sosial dan pembangunan dapat berjalan lancar.
Para penerima bantuan mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Pemerintah Gampong Krueng Lingka Barat. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu, khususnya di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga menjelang Hari Raya Idul Adha.

Dengan adanya penyaluran BLT, santunan anak yatim, serta pembayaran jerih guru ngaji tersebut, Pemerintah Gampong Krueng Lingka Barat berharap kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat tetap terjaga.

 

(Amliadi)

IMG-20260525-WA0042

Lewat Kebersamaan dan Gotong Royong, Warga Pesisir Wujudkan Kepedulian Lingkungan demi Kelestarian Alam Hijau

CILEGON || Jejak-indonesia.id - Polsek Cinangka Polres Cilegon Polda Banten melaksanakan kegiatan patroli Serta memberikan Himbauan kepada pengunjung pantai yang berwisata dan Sambang kepada petugas penjaga pantai dan juga antisipasi harkamtibmas di Wilayah Hukum Polsek Cinangka Polres Cilegon Polda Banten, senin (25/05/2026).

Pada kesempatan ini Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga melalui Kapolsek Cinangka Polres Cilegon AKP Rusnata menyampaikan bahwa dalam meningkatkan pelayanan polri kepada masyarakat, polsek Cinangka melakukan patroli dialogis guna tercipta kondusifitas yang aman.

"Adapun tujuan pelaksanaan giat ini guna menghadirkan polri ditengah-tengah masyarakat, sehingga masyarakat merasakan terayomi, tutur Kapolsek Cinangka.

Dalam giat tersebut Personil Polsek Cinangka Polres Cilegon melaksanakan patroli dan mengunjungi tempat-tempat rawan kriminalitas juga berdialog dengan pengurus pantai yang berada di daerah hukum Polsek Cinangka.

PhotoGrid_Site_1779597825915

Pemdes Gampong Alue Keutapang Salurkan BLT Dana Desa Tiga Bulan untuk 10 KPM

ACEH UTARA || Jejak-indonesia.id – Pemerintah Gampong Alue Keutapang, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Kamis (7/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di meunasah gampong setempat dengan melibatkan aparatur desa serta masyarakat penerima bantuan.

Penyaluran BLT-DD tersebut merupakan bagian dari program pemerintah dalam membantu masyarakat kurang mampu dan rentan secara ekonomi agar dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Dalam penyaluran kali ini, bantuan diberikan untuk tiga bulan sekaligus, yakni Januari, Februari, dan Maret 2026.
Setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan, sehingga total yang diterima masing-masing penerima manfaat mencapai Rp600 ribu. Proses pembagian bantuan berlangsung tertib dan lancar sejak pagi hingga selesai.

Geuchik Gampong Alue Keutapang, Syarifuddin, saat dihubungi media ini pada Minggu (24/5/2026), membenarkan bahwa pihak pemerintah desa telah menuntaskan penyaluran bantuan langsung tunai kepada warga yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat.

“Alhamdulillah, pembagian BLT Dana Desa untuk warga Gampong Alue Keutapang sudah selesai dilaksanakan beberapa waktu lalu. Ada 10 penerima manfaat yang menerima bantuan sesuai hasil pendataan dan musyawarah desa,” ujar Syarifuddin.

Ia menjelaskan, para penerima bantuan merupakan warga yang dinilai layak menerima sesuai kriteria yang telah ditetapkan pemerintah, di antaranya masyarakat miskin, lanjut usia, serta warga yang memiliki keterbatasan ekonomi dan belum tersentuh bantuan sosial lainnya secara maksimal.

Menurutnya, penyaluran BLT Dana Desa tersebut juga menjadi bentuk komitmen pemerintah gampong dalam memastikan dana desa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, proses penetapan penerima dilakukan secara transparan agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat.

“Kami berupaya agar bantuan ini tepat sasaran. Seluruh penerima telah melalui proses verifikasi dan musyawarah bersama perangkat desa serta unsur masyarakat lainnya,” katanya.

Syarifuddin berharap bantuan yang diterima masyarakat dapat dipergunakan dengan baik, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga di tengah kondisi ekonomi yang masih belum stabil.

“Kami berharap bantuan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat, apalagi kebutuhan hidup saat ini terus meningkat. Walaupun jumlahnya terbatas, setidaknya dapat sedikit membantu warga,” tambahnya.

Warga penerima bantuan terlihat antusias mengikuti kegiatan penyaluran tersebut. Mereka mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah desa yang dinilai terus berupaya membantu masyarakat kecil melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan.

Selain penyaluran BLT-DD, Pemerintah Gampong Alue Keutapang juga terus menjalankan sejumlah program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat lainnya yang bersumber dari Dana Desa, baik di bidang infrastruktur, sosial, maupun peningkatan ekonomi masyarakat.

Pemerintah desa juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan mendukung berbagai program pembangunan gampong demi terciptanya kesejahteraan bersama. Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat semakin harmonis serta mampu memperkuat semangat gotong royong di lingkungan gampong.

Program BLT Dana Desa sendiri merupakan salah satu kebijakan pemerintah pusat yang terus dilanjutkan untuk membantu masyarakat desa yang terdampak kondisi ekonomi, sekaligus sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat di tingkat gampong.

 

(AMLIADI)

IMG-20260519-WA0050

Pemasangan Pintu dan Jendela RTLH TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Capai Tahap Finishing

MANOKWARI || Jejak-indonesia.id — Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 1801/Manokwari terus mempercepat pengerjaan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kampung Tanah Rubuh, Distrik Manokwari Utara, Kabupaten Manokwari, Selasa (19/5/2026).

Pada tahap pengerjaan saat ini, personel Satgas TMMD bersama masyarakat melaksanakan pemasangan pintu dan jendela rumah sebagai bagian dari proses finishing RTLH yang menjadi sasaran fisik program TMMD Ke-128.

Kepala tukang RTLH, Serka Gani Hasan, mengatakan pemasangan pintu dan jendela dilakukan untuk mempercepat penyelesaian rumah agar segera dapat ditempati oleh warga penerima manfaat.

“Pekerjaan saat ini sudah masuk tahap pemasangan pintu dan jendela. Kami bersama anggota Satgas dan warga terus bekerja agar pembangunan RTLH selesai tepat waktu dan hasilnya maksimal,” ujar Serka Gani Hasan.

Ia menambahkan, semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat menjadi faktor utama dalam kelancaran pembangunan RTLH di Kampung Tanah Rubuh.

Program TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari tidak hanya bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dengan progres pembangunan yang terus berjalan, diharapkan rumah yang dibangun melalui program TMMD ini dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat penerima bantuan.

Sumber: Pendim 1801 Manokwari

error: Content is protected !!