BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan pendidikan. Salah satunya melalui gerakan SEMEGAH BERSINAR (Sekolah Menengah Kejuruan Bersih Narkoba) yang menyasar generasi muda sebagai garda terdepan dalam mewujudkan lingkungan sekolah bebas narkoba.
Kepala BNNK Banyuwangi, Kombes Pol. Rachmat Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., bertindak sebagai pembina upacara bendera di SMK Negeri 1 Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Senin (19/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 778 siswa kelas X dari 13 program keahlian, serta dihadiri jajaran kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan.
Dalam amanatnya, Rachmat mengajak seluruh siswa membangun karakter yang kuat, menjaga integritas, dan berani menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika. Ia menggunakan analogi fondasi bangunan untuk menggambarkan pentingnya menjaga masa depan sejak dini.
“Setinggi apa pun sebuah bangunan dirancang dan seindah apa pun arsitekturnya, jika fondasinya rapuh, gedung itu akan runtuh saat dihantam badai. Begitu pula dengan diri kalian. Cita-cita kalian adalah gedung pencakar langitnya, dan fondasi utamanya adalah karakter, moral, serta tubuh dan jiwa yang bersih dari narkoba. Jangan pernah biarkan racun narkoba meretakkan fondasi hidup kalian!” tegasnya dalam amanat upacara.
Ia mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkotika dapat membawa dampak serius terhadap kesehatan, kehidupan sosial, pendidikan, hingga masa depan generasi muda. Karena itu, para siswa diminta tidak mudah terpengaruh ajakan negatif, berani mengatakan tidak terhadap narkoba, serta mampu memilih lingkungan pergaulan yang positif.
Selain menyampaikan pesan pencegahan, Kepala BNNK Banyuwangi juga memberikan motivasi kepada para siswa agar tidak menyerah menghadapi tantangan hidup. Menurutnya, setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri, bangkit dari pengalaman buruk, dan meraih prestasi melalui pendidikan, kedisiplinan, serta pengembangan keterampilan.
Pesan tersebut menjadi penting bagi siswa sekolah kejuruan yang tengah mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan. Generasi muda diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi sesuai bidang keahlian, tetapi juga berkarakter, bertanggung jawab, dan mampu menjaga diri dari pengaruh negatif.
Suasana upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat saat seluruh peserta bersama-sama mengucapkan Ikrar Anti Narkoba. Ikrar tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat, aman, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Melalui gerakan SEMEGAH BERSINAR, BNNK Banyuwangi berharap kesadaran pelajar terhadap bahaya narkoba semakin meningkat. Keterlibatan sekolah, tenaga pendidik, keluarga, dan masyarakat dinilai penting agar upaya pencegahan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.
Penguatan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di lingkungan pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi muda Banyuwangi yang sehat, berprestasi, berakhlak mulia, serta memiliki daya saing untuk menyongsong masa depan.
BNNK Banyuwangi mengajak seluruh pelajar untuk berani menolak narkoba, menjaga pergaulan, dan menjadi bagian dari generasi Indonesia BERSINAR (Bersih Narkoba).
HUMAS BNNK BANYUWANGI
Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 81, Banyuwangi, Jawa Timur
Media sosial: @bnnk_banyuwangi
#BNNKBanyuwangi #SEMEGAHBERSINAR #IndonesiaBersinar #P4GN #BersihNarkoba #WarOnDrugsForHumanity

