PASURUAN || Jejak-indonesia.id – Kebakaran hebat melanda pabrik pengolahan kayu PT Gwenelda Prima Makmur, yang beralamat di Jalan Raya Pasuruan–Malang KM 20, Desa Cobanblimbing, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, pada Senin (7/9/2026).
Peristiwa yang diduga bermula dari gangguan teknis pada mesin pengoven kayu ini menghanguskan area pabrik seluas sekitar satu hektar, namun beruntung tidak menimbulkan korban jiwa.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Keselamatan Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Bambang Susilotomo, menjelaskan bahwa kejadian pertama kali dilaporkan warga kepada pihak Polsek Wonorejo.
Segera setelah menerima laporan, petugas meluncur ke lokasi dan berkoordinasi dengan tim Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Kabupaten maupun Kota Pasuruan.
Empat unit mobil pemadam gabungan dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api. Petugas sempat menghadapi kendala berupa akses jalan yang sempit, sehingga menyulitkan pergerakan kendaraan maupun pengambilan air untuk pemadaman.
Setelah berjuang melawan api, tim damkar akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan kobaran api, dilanjutkan dengan proses pembasahan menyeluruh guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Akibat peristiwa ini, sekitar 80 persen bangunan beserta fasilitas pengoven kayu di kompleks pabrik hangus tak tersisa. Kobaran api juga menghanguskan tumpukan bahan baku kayu RST Balsa kering di dalam ruang oven, serta sejumlah unit mesin blower dan peralatan produksi lainnya. Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, memperkirakan total kerugian material mencapai kurang lebih Rp5 miliar.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Yang diduga menjadi titik awal kebakaran adalah mesin pengoven kayu, namun penyebab pasti terjadinya gangguan teknis tersebut masih dalam tahap penyelidikan mendalam,” ungkap Joko.
Hingga saat ini, pihak kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan pemeriksaan dan penyelidikan menyeluruh guna memastikan penyebab pasti kebakaran sekaligus menelusuri seluruh dampak yang ditimbulkan dari peristiwa ini.

