Satlantas Jember Sidak Pelayanan Samsat, Pastikan Warga Dilayani Tanpa Pungli
JEMBER || Jejak-indonesia.id – Satlantas Polres Jember mengintensifkan pengawasan pelayanan di Kantor Samsat Bersama Jember Barat, Kecamatan Kaliwates.
Lewat program Polantas Menyapa, personel diterjunkan langsung untuk memastikan masyarakat memperoleh pelayanan administrasi kendaraan bermotor sesuai prosedur, tanpa praktik pungutan liar maupun percaloan, Senin (3/8/2026).
Tidak hanya memantau jalannya pelayanan, petugas juga berinteraksi dengan wajib pajak yang mengurus pengesahan STNK, penerbitan STNK dan BPKB, serta registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor (Regident Ranmor).
Masyarakat diberikan penjelasan mengenai alur pelayanan, kelengkapan persyaratan, hingga besaran biaya resmi yang berlaku.
Kasatlantas Polres Jember AKP Ade Andini mengatakan program tersebut menjadi bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap kualitas pelayanan publik di lingkungan Satlantas.
Kehadiran personel di ruang pelayanan sekaligus memastikan tidak ada masyarakat yang kesulitan memperoleh informasi.
“Pelayanan harus mudah, transparan, dan bebas dari pungutan liar. Itu yang terus kami tekankan kepada seluruh personel,” ujarnya.
Ade menegaskan setiap anggota yang bertugas di Samsat maupun Satpas diwajibkan memberikan pelayanan secara profesional, cepat, dan humanis. Selain melayani administrasi, petugas diminta proaktif membantu masyarakat yang mengalami kendala selama proses pengurusan dokumen kendaraan.
Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi langkah efektif untuk mencegah munculnya praktik percaloan.
Dengan mengetahui prosedur dan tarif resmi, masyarakat tidak memiliki alasan menggunakan jasa pihak ketiga yang menawarkan kemudahan di luar mekanisme yang telah ditetapkan.
Program Polantas Menyapa akan terus digelar secara berkala sebagai bagian dari komitmen Satlantas Polres Jember meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Langkah itu juga diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan Polri yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kebutuhan warga.
